KONSEP DASAR ANC 1

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Slide1:

KONSEP DASAR ASUHAN KEHAMILAN PART 1 Oleh : Wida Rahma A, S.ST

Slide2:

Filosofi Asuhan Kehamilan Filosofi  pernyataan mengenai keyakinan dan nilai /value yang dimiliki yang berpengaruh terhadap perilaku seseorang / kelompok ( Ika.P , 2010). Filosofi Asuhan Kehamilan :  keyakinan yang dianut oleh bidan dan dijadikan sebagai panduan yang diyakini dalam memberikan asuhan kebidanan pada klien selama masa kehamilan ( Ika.P , 2010).  keyakinan / pandangan hidup bidan yang digunakan sebagai kerangka berpikir dalam memberikan asuhan kepada klien ( Suryati , 2011).

Slide3:

Filosofi Asuhan Kehamilan Keyakinan tentang kehamilan dan persalinan  proses alami , namun tetap harus diwaspadai karena kondisi yang semua normal dapat tiba-tiba menjadi tidak normal. Keyakinan tentang perempuan  perempuan merupakan pribadi yang unik , mempunyai hak untuk mengontrol dirinya sendiri , memiliki kebutuhan , harapan dan keinginan yang patut dihormati . Keyakinan mengenai fungsi profesi dan pengaruhnya  memastikan kesejahteraan perempuan bersalin dan bayinya . Proses fisiologi dan normal harus dihargai dan dipertahankan , bila terjadi masalah bidan menggunakan teknologi tepat guna dan melakukan rujukan bila perlu .

Slide4:

4. Keyakinan tentang pemberdayaan dan pembuatan keputusan  semua keputusan yang dipilih merupakan tanggung jwb bersama antara perempuan , keluarga dan pemberi asuhan . 5. Keyakinan tentang asuhan  melakukan asuhan kebidanan secara aman dan selamat . 6. Keyakinan tentang kolaborasi  intervensi dan penggunaan teknologi dalam asuhan hanya berdasarkan indikasi . Bidan adalah praktisi yang mandiri dan bekerjasama mengembangkan kemitraan dengan anggota tim kesehatan yang lain. 7. Keyakinan tentang fungsi profesi dan manfaatnya  asuhan , dukungan , bimbingan , dan kepedulian kepada klien untuk membantu mengatasi masalah kesehatan reproduksinya dilakukan secara berkesinambungan .

Slide5:

Lingkup Asuhan Kebidanan Ruang lingkup asuhan kehamilan meliputi asuhan kehamilan normal dan identifikasi kehamilan dalam rangka penapisan untuk menjaring keadaan resiko tinggi dan mencegah adanya komplikasi kehamilan .

Slide6:

Lingkup Asuhan Kebidanan Mengumpulkan data riwayat kesehatan dan kehamilan serta menganalisa tiap kunjungan / pemeriksaan ibu hamil . Melaksanakan pemeriksaan fisik secara sistematis dan lengkap . Melakukan pemeriksaan abdomen.

Slide7:

4 . Melakukan penilaian pelvic. 5. Menilai keadaan janin . 6. Menghitung usia kehamilan . 7. Mengkaji status nutrisi dan hubungan dengan pertumbuhan janin . 8. Mengkaji kenaikan BB ibu dan hubungannya dengan komplikasi . 9. Memberi penyuluhan dan tanda-tanda bahaya . 10. Melakukan penatalaksanaan kehamilan dgn anemia ringan , hiperemesis tgkat I, abortus dan PER.

Slide8:

11. Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara mengurangi ketidaknyamanan kehamilan . 12. Memberikan imunisasi . 13. Mengidentifikasi penyimpangan kehamilan normal dan penanganannya termasuk rujukan tepat . 14. Memberikan bimbingan dan persiapan persalinan , kelahiran dan menjadi orang tua . 15. Bimbingan dan penyuluhan tentang perilaku kesehatan selama hamil / 16. Penggunaan secara aman atau obat-obatan tradisional yang tersedia .

Slide9:

Prinsip Pokok Asuhan Kehamilan Kehamilan adalah proses yang normal Tanggung Jawab Otonomi Jangan membahayakan Pemberdayaan Next

Slide10:

Sebagai bidan , kita membantu dan melindungi proses kelahiran tersebut . Sebagai bidan kita percaya bahwa model asuhan kebidanan yang membantu dan melindungi proses kelahiran normal adalah yang paling sesuai bagi sebagian besar wanita . Tidak perlu melakukan intervensi yang tidak di dukung oleh bukti ilmiah ( evidence based practice ). Back

Slide11:

Ibu adalah pelaku utama dalam asuhan kehamilan . Oleh karena itu bidan harus memberdayakan ibu ( dan keluarga ) dengan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mereka melalui pendidikan kesehatan . Sebagai bidan harus membantu ibu melahirkan daripada untuk mengontrol persalinannya . Kita harus menghormati bahwa ibu sebagai aktor utama . Back

Slide12:

Pengambil keputusan adalah ibu dan keluarga . Untuk dapat mengambil suatu keputusan mereka memerlukan informasi . Bidan harus memberikan informasi yang akurat tentang resiko dan manfaat dr semua prosedur , obat-obatan , maupun tes / pemeriksaan sebelum mereka memutuskan untuk menyetujuinya . Back

Slide13:

Intervensi harus dilaksanakan atas dasar indikasi yang spesifik , bukan sebagai rutinitas , obat atau prosedur dapat membahayakan bagi ibu dan bayinya . Back

Slide14:

Setiap penolong persalinan harus bertanggung jawab terhadap kualitas asuhan yang ia berikan . Asuhan yang berkualitas tinggi berfokus pada klien dan sayang ibu berdasarkan bukti ilmiah sekarang ini adalah tanggung jawab semua bidan . back

Slide15:

Sejarah Asuhan Kehamilan Pada zaman pemerintahan hindia belanda , AKI dan anak sangat tinggi  tenaga persalinan dukun . Tahun 1807 dukun dilatih untuk melakukan pertolongan persalinan . Pada tahun 1849 dibuka pendidikan dokter di jawa batavia , tepatnya di RSPAD Gatot Subroto . Tahun 1851 dibuka pendidikan bidan bagi wanita pribumi di batavia oleh Dr. W. Bosh, lulusan ini kemudian bekerja di RS dan juga masyarakat .

Slide16:

Tahun 1952 diadakan pelatihan bidan formal, didirikan BKIA dengan bidan sebagai penanggung jawab pelayanan kepada masyarakat . Tahun 1957 terbentuklah pelayanan terintegrasi pada masyarakat yang dinamakan Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas ). Bidan yang bertugas berfungsi memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak , termasuk pelayanan KB dan posyandu . Tahun 1990 pelayanan kebidanan diberikan secara merata dan dekat dengan masyarakat 1992 perlunya mendidik bidan di desa .

Slide17:

Titik tolak konferensi kependudukan di dunia di kairo tahun 1994 yang menekankan pada kesehatan reproduksi memperluas garapan pelayanan bidan area tsb meliputi : Safe motherhood KB Penyakit Menular Seksual Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan Reprodusksi Orang tua

Slide18:

Tujuan Asuhan Kehamilan Tujuan Umum Menurunkan / mencegah kesakitan dan kematian maternal dan perinatal

Slide19:

Tujuan Khusus Memonitor kemajuan kehamilan guna memastikan kesehatan ibu dan perkembangan bayi normal. Mengenali secara dini penyimpangan dari normal dan memberikan penatalaksanaan yang diperlukan . Membina hubungan saling percaya antara ibu dan bidan dalam rangka mempersiapkan ibu dan keluarga secara fisik , emosional , dan logis untuk menghadapi kelahiran serta kemungkinan adanya komplikasi .

Slide20:

Refocusing Asuhan Kehamilan Fokus Lama : Mengumpulkan data untuk identifikasi ibu yang beresiko tinggi dan merujuknya . Temuan-temuan fisik (TB,BB, ukuran pelviks , edema kaki, posisi dan presentasi janin dibawah usia 36 minggu dsb ) yang memperkirakan kategori resiko ibu . Pengajaran atau pendidikan kesehatan yang ditujukan untuk mencegah resiko / komplikasi .

Slide21:

Refocusing terbaru : Membantu setiap bumil dan keluarganya membuat perencanaan persalinan . Membantu setiap bumil dan keluarganya mempersiapkan diri menghadapi komplikasi ( deteksi dini , mempersiapkan orang yang membuat keputusan , danan kegawatdaruratan , komunikasi , transportasi , donor darah ) pada setiap kunjungan . Melakukan skrining / penapisan kondisi-kondisi yang memerlukan persalinan RS. Mendeteksi dan menangani komplikasi (pre eklampsia , perdarahan pervaginam , anemia berat , penyakit menular seksual , tuberculosis, malaria, dsb ) Mendeteksi kehamilan ganda . Memberikan imunisasi tetanus toxoid .

Slide22:

7. Memberikan suplemen zat besi dan folat . 8. Untuk populasi tertentu : penanganan presumtif untuk menurunkan insiden anemia berat , terapi preventif malaria, suplementasi yodium dan vit A.

authorStream Live Help