ANATOMI FISIOLOGI GENITAL FEMALE

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

ANATOMI FISIOLOGI ORGAN GENITALIA WANITA:

ANATOMI FISIOLOGI ORGAN GENITALIA WANITA Nugroho Wirastanto 20060310067

PowerPoint Presentation:

Organa genitalia feminina externa Mons Pubis : peninggian membulat jaringan lemak didepan symphisis pubis. Pada gadis dewasa ditumbuhi pubes ( rambut kemaluan) Labium majus : membatasi celah rima pudendi. Mengandung akhiran ligamentum teres uteri , otot polos, saraf dan lemak. Labium minus : Kearah depan kedua labium minus berhubungan dan membentuk preputium clitoridis dan frenulum clitoridis .

PowerPoint Presentation:

Vestibulum vaginae : yaitu ruangan yang sebelah lateral dibatasi oleh kedua labium minus, Disini terdapat lubang - lubang : - ostium urethrae externum - ostium vaginae - muara gld. vestibularis major - muara gld. vestibularis minor muara gld. Paraurethralis Clitoris , homolog dengan penis , mengandung jaringan erektil. Glandula vestibularis major ( Gld. Bartholini ), dibelakang labia mayor Jika infeksi : Bartholinitis abses bartholini , kiste bartolini

PowerPoint Presentation:

Vascularisasi : a. pudenda externa a. pudenda interna a. profunda clitoridis dan a. dorsalis clitoridis a. vaginalis anterior. Aliran limfe : menuju ke nnll. inguinalis superficialis  Klinis: penyebaran kanker Inervasi : n. ilioinguinalis, n. pudendus, n. dorsalis clitoridis dan plexus uterovaginalis.

PowerPoint Presentation:

OTOT PELVIS M. psoas major, psoas minor, m. iliacus Terdiri dari otot & lig. yg membentuk dasar panggul ( diaphragma pelvicum) yg meliputi: pars muscularis : m. levator ani ada 3 bag : m. pubococygeus, m. iliococygeus & m. ischicocygeus

OTOT DASAR PANGGUL:

OTOT DASAR PANGGUL

PowerPoint Presentation:

Otot daerah perineum ( bag. Permukaan dr exitus pelvis), dibagi 2 regio : regio analis : m. sphincter ani externa regio urogenitalis : m. bulbospongiosum m. ischiocavernosum m. transversus perinei superfiscial

Organa Genitalia Feminina Interna:

Organa Genitalia Feminina Interna

Organ genitalia interna:

Organ genitalia interna

OVARIUM - sepasang, homolog dgn testis, 3 x 1,5 x 1 cm - Lokasi : di fossa ovarica - Posisi bervariasi (nullipara : axis panjang melintang, primigravida berubah) - Pembungkus : peritoneum viscerale (mesovarium) -Penggantung : lig. Suspensorium ovarii (vasa ovarica & saraf) lig. Ovarii proprium mesovarium :

OVARIUM - sepasang, homolog dgn testis, 3 x 1,5 x 1 cm - Lokasi : di fossa ovarica - Posisi bervariasi (nullipara : axis panjang melintang, primigravida berubah) - Pembungkus : peritoneum viscerale (mesovarium) -Penggantung : lig. Suspensorium ovarii (vasa ovarica & saraf) lig. Ovarii proprium mesovarium

- Struktur Ovarium ; Cortex : tdp folikel & corpus luteum, Medulla : lebih vasculer - Perkembangan folikel : fol. Primer fol. Sekunder fol. Vesicularis (Graaf) ovulasi Ovum corpus haemorhagicum c. luteum c.albicans :

- Struktur Ovarium ; Cortex : tdp folikel & corpus luteum , Medulla : lebih vasculer - Perkembangan folikel : fol. Primer fol. Sekunder fol. Vesicularis ( Graaf ) ovulasi Ovum corpus haemorhagicum c. luteum c.albicans

PowerPoint Presentation:

- Vascularisasi : a. ovarica (mll. Lig Susp.ovarii & mesovarium) a. uterina ( mll. Lig. Ovarii proprium) beranastomosis di mesovarium - Inervasi : plexus ovaricus (mll.lig. Susp.ovarii) Komponen : simp, parasimp & serabut aferen autonom

Tuba:

Tuba

2. TUBA UTERINA - Lokasi di tepi atas lig. Latum, panjang 10 CM - 4 Bag : -pars intramuralis tdpt ostium uterinum tubae - isthmus - ampula tempat fertilisasi - infundibulum (berbentuk corong, mempunyai fimbria tubae , berakhir ostium abdominale tubae ke cavum peritonei -Klinis : Pelvikal peritonitis >> pd wanita krn infeksi organ.genital interna melalui ostium abdominale tubae peritonium.:

2 . TUBA UTERINA - Lokasi di tepi atas lig . Latum , panjang 10 CM - 4 Bag : -pars intramuralis tdpt ostium uterinum tubae - isthmus - ampula tempat fertilisasi - infundibulum ( berbentuk corong , mempunyai fimbria tubae , berakhir ostium abdominale tubae ke cavum peritonei - Klinis : Pelvikal peritonitis >> pd wanita krn infeksi organ.genital interna melalui ostium abdominale tubae peritonium .

TRANSPORTASI OVUM Ovulasi : ovarium ovum fimbria tuba uterina (dgn kontraksi ritmik dinding tubae kearah uterus, aksi cilia dan sekresi-absorbsi cairan) ampula Konsepsi - konsepsi + (fertilisasi) ampula ampula : + sperma tuba tuba uterina (5 hr) cavum uteri (absorbsi) cavum uteri menstruasi endometrium (nidasi) :

TRANSPORTASI OVUM Ovulasi : ovarium ovum fimbria tuba uterina (dgn kontraksi ritmik dinding tubae kearah uterus, aksi cilia dan sekresi-absorbsi cairan) ampula Konsepsi - konsepsi + (fertilisasi) ampula ampula : + sperma tuba tuba uterina (5 hr) cavum uteri (absorbsi) cavum uteri menstruasi endometrium (nidasi)

Konsepsi di ampula , karena : - mucosa ampula convoluted & mempunyai cilia bergerak aliran berlawanan aliran turbulen - mucosa ampula vasculer & berfungsi untuk sekresi - absorbsi cairan sekresi dgn progesteron Kelainan : kehamilan ektopik:

Konsepsi di ampula , karena : - mucosa ampula convoluted & mempunyai cilia bergerak aliran berlawanan aliran turbulen - mucosa ampula vasculer & berfungsi untuk sekresi - absorbsi cairan sekresi dgn progesteron Kelainan : kehamilan ektopik

UTERUS - bentuk : buah pir, ukuran 7,5 x 5 x 3 cm - posisi : antefleksi ( < aksis corpus & cervix ke depan) anteversi (< aksis uterus & vagina ke depan) mencegah prolapsus uteri dipertahankan oleh lig. Teres uteri pada umumnya retroversi 2 facies : - fac. Intestinalis excavatio rectouterina /cavum douglasi - fac. Vesicalis excavatio vesicouterina :

UTERUS - bentuk : buah pir , ukuran 7,5 x 5 x 3 cm - posisi : antefleksi ( < aksis corpus & cervix ke depan ) anteversi (< aksis uterus & vagina ke depan ) mencegah prolapsus uteri dipertahankan oleh lig . Teres uteri pada umumnya retroversi 2 facies : - fac. Intestinalis excavatio rectouterina / cavum douglasi - fac. Vesicalis excavatio vesicouterina

Uterus dan Vagina:

Uterus dan Vagina

3 bagian : - cervix uteri : portio vaginalis portio supravaginalis canalis cervicis uteri ( ostium uteri externum - ost. Uteri internum, tdp plica palmatae) - isthmus : bagian tersempit - corpus : cavum uteri, fundus uteri 3 lapisan dinding : str. basale - endometrium ( mucosa, kelenjar >>) str. fungsionale stratum longitud.ext - myometrium (otot polos stratum circulare (vasc >>) stratum longitud.int bertambah panjang (gravid : 7-10x) - perimetrium (peritoneum):

3 bagian : - cervix uteri : portio vaginalis portio supravaginalis canalis cervicis uteri ( ostium uteri externum - ost . Uteri internum , tdp plica palmatae ) - isthmus : bagian tersempit - corpus : cavum uteri, fundus uteri 3 lapisan dinding : str. basale - endometrium ( mucosa, kelenjar >>) str. fungsionale stratum longitud.ext - myometrium ( otot polos stratum circulare ( vasc >>) stratum longitud.int bertambah panjang (gravid : 7-10x) - perimetrium (peritoneum)

Dinding Uterus:

Dinding Uterus

Parametrium : jar.ikat di ka-ki uterus di dlm lig latum (isi : jar.ikat, vasa , saraf) Penggantung Uterus : - Lig cardinale (sisi lat portio supravag - dinding pelvis) - Lig uterosacrale (isthmus - sacrum) - Lig vesicouterinum( isthmus - fundus vesica urinaria) - Lig latum - Lig teres uteri / rotundum - Lig rectovaginale (fornix post - rectum) Vascularisasi : - anastomosis antara a uterina & a ovarica :

Parametrium : jar.ikat di ka- ki uterus di dlm lig latum ( isi : jar.ikat , vasa , saraf ) Penggantung Uterus : - Lig cardinale ( sisi lat portio supravag - dinding pelvis) - Lig uterosacrale (isthmus - sacrum) - Lig vesicouterinum ( isthmus - fundus vesica urinaria ) - Lig latum - Lig teres uteri / rotundum - Lig rectovaginale (fornix post - rectum) Vascularisasi : - anastomosis antara a uterina & a ovarica

Vagina:

Vagina Terdiri dari 3 lapisan Adventitia – jaringan ikat fibrosa Muscularis – otot polos Mucosa – ditandai dg lipatan-lipatan transversa Tersusun dari lamina propria dan epitel skuamosa stratifikatum Hymen Fornix – lipatan di vagina bagian atas

PowerPoint Presentation:

Terdiri atas jaringan ikat elastis dan kolagen Bentuknya bermacam-macam Yang tidak berlubang: himen imperforata Robek setelah koitus, bisa juga tidak Postpartum tinggal sisa-sisa sebagai karunkula mirtiformis Himen

Innervasi vagina:

Innervasi vagina ¼ vagina bagian bawah dinnervasi oleh serabut syaraf perifer sehingga menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan dan suhu Vagina bagian atas dinnervasi oleh serabut syaraf otonom sehingga menjadi tidak terlalu sensitif terhadap sentuhan dan suhu

Innervasi vagina:

Innervasi vagina The Ciba Collection of Medical Illustrations, Volume 2, Reproductive System

Histologi vagina:

Histologi vagina Vagina ditutupi oleh lapisan epitel skuamosa stratifikatum yang memiliki kemampuan untuk absorpsi obat Jaringan kolagen dan elastin pada lamina propria menyebabkan dinding vagina elastis Vaskularisasi banyak  absorbsi obat cepat

Fisiologi vagina:

Fisiologi vagina Sel-sel epitel vagina yang mengalami regenerasi terus-menerus

Fisiologi vagina:

Fisiologi vagina Aktivitas bakteri lactobacilus vagina Lactobacilli bersaing dengan mikroba eksogen dalam mendapatkan nutrisi Lactobacilli mempertahankan maintain pH vagina tetap rendah (3,8 - 4,2) Lactobacilli menghasilkan asam yang bersifat antimicroba dan bakteriosida Imunologi Sel-sel Langerhans Terutama menghasilkan antibodi IgA yang disekresikan di vagina Valore et al Am J Obstet Gynecol 2002;187:562-8

VASCULARISASI ORGAN GENITAL INTERNA - a.uterina (masuk di lig latum di sisi lat uterus, di isthmus cbg ascendens: fundus uteri : r.ovaricus (lig ovarii prop) a. lig teretis uteri r tubarius (tuba uterina) cbg descendens : a. vaginalis - a. ovarica :

VASCULARISASI ORGAN GENITAL INTERNA - a.uterina (masuk di lig latum di sisi lat uterus, di isthmus cbg ascendens: fundus uteri : r.ovaricus (lig ovarii prop) a. lig teretis uteri r tubarius (tuba uterina) cbg descendens : a. vaginalis - a. ovarica

Vaskularisasi:

Vaskularisasi A/v ovarica dan a/v uterina saling beranastomosis A/v uterina menyilangi ureter pd perbatasan serviks

Vaskularisasi:

Vaskularisasi

FISIOLOGI REPRODUKSI WANITA:

FISIOLOGI REPRODUKSI WANITA Endometrium lapisan epitel yg melapisi rongga rahim. Endometrium, terdiri atas 2 lapis: Lap. Superfisial mengelupas saat haid Lap. Basaltidak ikut dlm proses haid, tapi ikut dalam proses regenerasi lap. Superfisial u/ siklus berikutnya. Kerusakan permanen lap. Basal menyebabkan amenorea

PowerPoint Presentation:

Manusia memiliki siklus reproduksi bulanan(setiap 28 hari). Siklus haid terjadi akibat: Hypothalamus-pituitary-ovarian endocnine axis Respon folikel dalam ovarium Fungsi uterus (pertumbuhan &pengelupasan lapisan endometrium) Perubahan endometrium dikontrol oleh siklus ovarium.

PowerPoint Presentation:

Hormon Pengatur Siklus Haid Hormon Reproduksi  Hypothalamic – Releasing - Hormone : GnRH Pelepasan GnRH  Neropinefrin (  sekresi )  Dopamin (  sekresi ) GnRH   Sekresi FSH & LH  Gonadotropins : LH & FSH Merupakan hormon glikoprotein, menyerupai TSH & hCG LH  Ovulasi  memicu korpus luteum  sintesis progesteron FSH  pematangan folikel  sintesis estrogen

PowerPoint Presentation:

 Androgen Hormon Steroid  Testoteron & Dihydrotestoteron  Estrogen Untuk maturasi saluran reproduksi (vagina, uterus & tuba)  Perkembangan stromal dan duktal payudara  Pertumbuhan endometrial lining dan meningkatkan produksi sekresi vagina dan mukus serviks.  Progesteron  Perobahan sekretorik pada endometrial lining  Hormon lain Inhibin (glikoprotein)  mengatur sekresi dan produksi FSH

PowerPoint Presentation:

GAMBAR 1 : Hormon Reproduksi & Target Organ

Fase siklus Ovarium:

Fase siklus Ovarium Fase folikuler/proliferasi : hari 1 - 13 Ovulasi : hari 14 Fase luteal/fase sekresi : hari 15 - 28

–Follicular Phase:

– Follicular Phase Day 1-8 Menstruasi – pengelupasan dari lapisan endometrium Penghancuran korpus luteum sebelumnya – tidak ada implantasi ovum yang telah dibuahi, melepaskan hipotalamus dari negative feedback. Hypothalamus memproduksi GnRH, merangsang pelepasan FSH and LH. Follicle distimulasi oleh FSH, folikel mulai tumbuh dan memproduksi estrogen Meningkatnya kadar estrogen dari folikel yang berkembang menyediakan positive feedback kepada hypothalamus.

Follicular Phase:

Follicular Phase Day 9 -14 Peningkatan aktivasi dari hypothalamus mengakibatkan pengeluaran LH and FSH dari anterior pituitary. Pengeluaran FSH memicu maturasi dari perkembangan follicle – follicle rupture dan melepaskan telur . Peningkatan estrogen merangsang pertumbuhan endometrium . Fase Ovulasi ( hari ke 14) Ovulasi pembesaran folikel sec cepat , kemudian diikuti dengan pecahnya folikel . Terjadi 8 jam dari mid-cycle surge LH

Luteal Phase:

Luteal Phase Days 15 - 28 Luteal Phase Setelah melepaskan telur, folikel berkembang menjadi corpus luteum Corpus luteum menghasilkan progesteron dan sedikit estrogen. Kadar progesteron yang tinggi merupakan negative feedback yang mempengaruhi hipotalamus mengurangi sekresi FSH dan LH. Progesteron juga menstimulasi penebalan endometrium Dalam keadaan tidak ada implantasi, korpus luteum mengalami degenerasi. Kadar progesteron dan estrogen menurun, memicu menstruasi.

PowerPoint Presentation:

GAMBAR 2 : Siklus Menstruasi

Siklus Endometrium:

Siklus Endometrium Produksi hormon steroid oleh ovarium sec siklik perubahan pada uterus, meliputi : Endometrium ( siklus endometrium ) Mukosa seviks Siklus endometrium , dibagi 3 fase : 1. proliferasi endometrium ( fase estrogen) 2. sekresi endometrium ( fase progesteron ) 3. desquamasi endometrium ( menstruasi )

Saat ovulasi suhu basal tinggi nyeri abd bawah:

Saat ovulasi suhu basal tinggi nyeri abd bawah 1. proliferasi endometrium (fase estrogen) Tjd reepitelisasi dalam 3-7 hari setlah permulaan mens Shg tebal endometrium bertambah k/ peningkatan jml sel stroma & k/ pertumbuhan kelj endometr & pemb drh Saat ovulasi tebal 2-3 mm

PowerPoint Presentation:

2. sekresi endometrium (fase progesteron) Pada pertengahan akhir siklus Menyebabkan pembengkakan & pembentukan sekresi endometr Kelj mkn berkelok, sekresi tertimbun, Byk zat gizi, suplai drh Menjelang akhir siklus tebal 4-6 mm  persiapan implantasi

PowerPoint Presentation:

3. desquamasi endometrium (menstruasi) Pd 2 hari setlah akhir siklus, hormon-hormon mendadak  Komposisi mens N: 35 ml darah & 35 ml cairan serosa hilang darah tdk beku

PowerPoint Presentation:

Mekanisme Haid Estrogen dan Progesteron   pertumbuhan endometrium Estrogen   endometrium menebal (fase proliferasi) Progesteron    pembuluh darah & kelenjar (fase sekresi). Estrogen & progesteron   pertumbuhan endometrium terhenti  pelepasan dan perdarahan endometrium

Mukus Serviks:

Mukus Serviks Terjadi perubahan produksi mukus servik selama siklus menstruasi , yaitu : Awal fase folikuler mukus servik viskus dan impermiebel Akhir fase folikuler , terjadi ↑ estrogenpeningkatan kadar air pd mukuslmukus lbh encermudah dipenetrasi oleh spermatozoon Setelah ovulasi , progesteron ↑ shg mukus servik jadi viskus&impermiabel serta orifisium uteri berkontraksi .

authorStream Live Help