kel.10. Kebijakan Lingkungan Hidup dalam Negeri

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation:

KEBIJAKAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM NEGERI Di Susun oleh : Kelompok 10 ROMI ADI KARTIKA YULIANI NOVA SULASTRI TIARA NOVIANI

PowerPoint Presentation:

Lingkungan hidup sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang No. 4 tahun 1982 tentang ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup diartikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda , daya , keadaan , dan makluk hidup termasuk didalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan dan kesejahteraan manusia serta mahkluk hidup lain.Kebijakan lingkungan tidak memiliki arti jika tidak dapat diwujudkan dalam praktek kerja sehari-hari melalui elemen-elemen lain dalam standar . Kebijakan lingkungan hidup

PowerPoint Presentation:

Kebijakan Pengelolaan Air Air merupakan salah satu sumber daya yang harus mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh. hal ini diperhatikan dengan ditetapkannya UU No. 7 tahun 2004 tentang pengelolaan Sumber Daya Air pada tanggal 18 Maret 2004 . Sumber daya air merupakan salah satu sumber daya alam yang ada di bumi sebagai karunia dari Tuhan.Sumber daya air mempunyai peranan sangat penting bagi kehidupan umat manusia dan mahluk hidup lainnya di bumi, karena tanpa air semua mahluk akan binasa. Air tidak hanya untuk keperluan air minum dan rumah tangga saja, tetapi dimanfaatakan juga dalam aspek kehidupan lainnya seperti pertanian, perkebunan, perumahan, industri, pertambangan, pariwisata dan lain-lain.

PowerPoint Presentation:

Landasan Kebijakan Pengelolaan Air Tanah Air tanah mempunyai peran yang penting bagi kehidupan dan penghidupan rakyat Indonesia, mengingat fungsinya sebagai salah satu kebutuhan pokok hidup. Air tanah harus dikelola secara bijaksana, menyeluruh, terpadu, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. Pengelolaan air tanah secara teknis perlu disesuaikan dengan perilaku air tanah meliputi keterdapatan, penyebaran, ketersediaan, dan kualitas air tanah serta lingkungan keberadaannya. Kebijakan pengelolaan air tanah ditetapkan oleh Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangan masing-masing. konservasi dan pendayagunaan air tanah yang terintegrasi dalam kebijakan dan pola pengelolaan sumber daya air. Kegiatan utama dalam pengelolaan air tanah yang mencakup konservasi dan pendayagunaan air tanah diselenggarakan untuk mewujudkan: Kelestarian dan kesinambungan ketersediaan air tanah Kemanfaatan air tanah yang berkelanjutan

PowerPoint Presentation:

Grafik pemakaian air untuk ketiga sungai besar di Jawa Barat.

PowerPoint Presentation:

Kebijakan pengelolaan udara Kebijakan menyangkut kualitas udara mengacu kepada Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang pengendalian pencemaran udara. sedangkan Undang-undang No.23 tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.PP tersebut intinya menekankan pengendalian pencemaran udara dari sumber emisi bergerak dan tidak bergerak . Ada 2 kategori sumber pencemar udara : Sumber Bergerak : Seperti Kendaraan bermotor, kereta api, kapal laut, pesawat terbang 2. Sumber Tidak bergerak : Yaitu Industri, pembangkit tenaga listrik, rumah tangga, dan kebakaran hutan dan lahan.Untuk pencemaran udara di daerah perkotaan dan sekitarnya, 70 – 80% disebabkan oleh sektor transportasi.

PowerPoint Presentation:

Permasalahan Pencemaran Udara Sedikitnya ada 6 point yang menjadi perhatian dalam masalah pencemaran udara. Yang membuat masalah pencemaran udara menjadi tetap lestari sampai sekarang di negeri kita. Pertumbuhan kegiatan sektor transportasi, industri, pembangkit tenaga, rumah tangga, yang semakin meningkat telah memberikan kontribusi kepada pencemaran udara, khusunya di kota-kota besar dan di sekitar kawasan industri. Masih digunakan bahan bakar yang kurang ramah lingkungan seperti bahan bakar minyak atau batu bara dengan kadar sulfur tinggi, bahan bakar kendaraan bermotor seperti bensin yang masih mengandung zat timbel dan solar yang mengandung sulfur tinggi Belum semua industri memasang alat pengendalian pencemar udara untuk menurunkan beban pencemar udara seperti alat elektrostatikpresipitator, bag house filter, cyclonic duster, wet scrubber, dll. Masih adanya emisi gas yang di buang ke udara tidak dilewatkan melalui cerobong. Belum semua cerobong yang ada di industri dilengkapi dengan lubang sampling dan sarana pendukung sampling. Belum semua cerobong dilakukan pengujian emisi secara berkala (sekurang-kurangnya setiap 6 bulan sekali).

PowerPoint Presentation:

Pengendalian pencemaran udara kebijakan nasional mengenai pengendalian pencemaran udara meliputi pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan. terlepas dari masih lemahnya kebijakan pencegahan untuk jangka panjang, beberapa kebijakan terobosan diharapkan mampu mendorong pelaksanaan program dan strategi pengendalian pencemaran udara.

PowerPoint Presentation:

Beberapa aspek yang perlu dikuasai dalam pelaksanaan evaluasi atau perumusan kebijakan pengelolaan hutan adalah : Informasi mengenai karakteristik sumberdaya hutan, sosial budaya masyarakat, sertateknologi yang digunakan; Informasi mengenai perilaku masyarakat pada saat kebijakan dijalankan; Informasi mengenai kondisi dan kinerja pengelolaan hutan, serta standar pengelolaanhutan yang digunakan; Respon para pihak terhadap kondisi pengelolaan hutan. Kebijakan Pengelolaan Kehutanan

PowerPoint Presentation:

Terdapat tiga pendekatan yang mungkin dapat dilakukan untuk membentuk kebijakanpengelolaan hutan, yaitu :

PowerPoint Presentation:

Kebijakan Kehutanan Belum Direalisasikan

PowerPoint Presentation:

Kebijakan Energi,Pertambangan & Keanekaragaman Hayati Kebijakan Energi membahas dan mengkaji tentang energi, akan mengarah pada pengelolaan minyak dan gas bumi. Hal ini karena sampai saat ini, pasokan energi kita masih didominasi minyak dan gas bumi. Dari total kebutuhan energi primer Indonesia sekitar 700 juta setara barel minyak (sbm), 54,4 persen dipenuhi dari minyak dan 26,5 persen dari gas bumi. Jadi, lebih dari 80 persen kebutuhan energi nasional dipasok dari migas. Next>>>

PowerPoint Presentation:

Berbicara tentang energi juga kita akan selalu dihadirkan atas persoalan penguasaan asing terhadap sejumlah besar blok-blok minyak dan gas (migas) nusantara. Diskusi itu menjadi hangat dan menarik karena melibatkan emosi. diskusi yang terlalu banyak melibatkan emosi akan mengakibatkan solusi yang dihasilkan tidak tepat sasaran atau bahkan bisa kontraproduktif karena bisa tidak jernih dalam berpikir. Persoalan ini penting untuk dihadirkan agar kita tidak terdoktrinasi anti-asing. Yang kemudian hanya akan membuat kita kerdil dalam berpikir. Next>>>

PowerPoint Presentation:

pengelolaan energi yang telah digagas oleh para pendiri bangsa ini dan kini telah dilegitimasi menjadi Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 3 : “ Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.” Dalam beberapa kesempatan ada perbedaan pandangan mengenai makna dikuasi negara. Next>>>

PowerPoint Presentation:

pengertian “dikuasai oleh negara” haruslah diartikan mencakup makna penguasaan oleh negara dalam arti luas yang bersumber dan diturunkan dari konsep kedaulatan rakyat Indonesia atas segala sumber kekayaan “bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya”, termasuk pula di dalamnya pengertian publik oleh kolektivitas rakyat atas sumber-sumber kekayaan dimaksud. Rakyat secara kolektif itu dikonstruksikan oleh UUD 1945 memberikan mandat kepada negara untuk mengadakan kebijakan (beleid) dan tindakan pengurusan (bestuursdaad), pengaturan (regelendaad), pengelolaan (beheersdaad), dan pengawasan (toezichthoudensdaad) untuk tujuan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat…’ Next>>>

PowerPoint Presentation:

Kebijakan Pertambangan Perkembangan pertambangan di Indonesia tidak terlepas dari kebijakan pertambangan yang mendorong dan memberikan kesempatan kepada modal swasta nasional dan asing.

PowerPoint Presentation:

Keanekaragaman hayati adalah ukuran dari kesehatan ekosistem. Keanekaragaman hayati adalah sebagian fungsi dari iklim. Periode sejak munculnya manusia telah menunjukkan pengurangan keanekaragaman hayati yang sedang berlangsung dan kerugian atas keragaman genetik. Dinamakan kepunahan Holocene, pengurangan ini disebabkan terutama oleh dampak manusia, terutama kerusakan habitat. Sebaliknya, keanekaragaman hayati dampak kesehatan manusia dalam berbagai cara, baik secara positif maupun negatif.

PowerPoint Presentation:

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

authorStream Live Help