logging in or signing up Dinamika Rotasi Benda Tegar zahra17 Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: Embed: Flash iPad Copy Does not support media & animations WordPress Embed Customize Embed URL: Copy Thumbnail: Copy The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 7710 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (5) Dislike it (2) Added: April 14, 2010 This Presentation is Public Favorites: 3 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Dinamika Rotasi Benda Tegar : Dinamika Rotasi Benda Tegar Rotational Dynamics of Rigid Body Materi/ Matter : Torsi Momen Inersia Momentum Sudut Energi Kinetik Torsion Moment of Inertia Angular Momentum Kinetic Energy Materi/ Matter Torsi : Torsi merupakan hasil perkalian vektor antara vektor jarak r dan vektor gaya F. Secara matematis ditulis: ?= r F atau ?= r F sin ? Momen gaya terbagi 2: bernilai positif jika searah jarum jam dan bernilai negatif apabila berlawanan arah dengan jarum jam. Torsi Momen Inersia : Momen inersia ( I ) untuk benda tunggal didefinisikan sebagai hasil kali antara massa benda ( m ) dan kuadrat jarak benda itu dari sumbu putar(r2) I = mR2 Untuk sistem benda banyak partikel m1, m2, m3,…; momen inersia sistem itu adalah: I = Smiri2 Untuk benda dengan distribusi massa yang kontinu: I = Momen Inersia Slide 6: Batang silinder( poros melalui tengah batang) I = 1/12 ml2 Batang silinder(poros melalui ujung batang) I = 1/3 m l2 Bola pejal(poros melalui pusat bola) I = 2/5mr2 Bola pejal(poros melalui tengah bola) I = 7/5 mr2 Hubungan antara Momen Gaya dan Momen Inersia : F = maT F = m?r Jika keduanya dikalikan dengan r maka: F r= m?r 2 Dengan demikian, dapat juga ditulis: ? = I ? Hubungan antara Momen Gaya dan Momen Inersia Perbandingan : Translasi SF= ma p=mv m1v1=m2v2 Ek= ½ mv² W=Fs Rotasi S?=I? L=I? I1?1=I2?2 Ek= ½ I ? W= ?? Perbandingan Momentum Sudut : L = r p atau L = r mv Dalam bentuk skalar, dinyatakan: L = rp sin ? atau rmv sin ? Jika r tegak lurus v: L= m(?r) r maka L=(mr²)? dimana mr²? adalah I sehingga L= I? Analogi dgn gerak translasi dimana berlaku F=dp/dt, pada gerak rotasi berlaku: ? = dL/dt Untuk Hukum kekekalan momentum sudut: I1?1=I2?2 Momentum Sudut Energi Kinetik : Dalam gerak translasi, energi kinetik dirumuskan dengan: Ek= ½ mv² Dalam gerak rotasi, energi kinetik dirumuskan dengan: Ek= ½ I?² Hukum kekekalan Em: Ek trans1 +Ek rot1 +Ep1= Ek trans2 +Ek rot2 +Ep2 Untuk benda yang menggelinding,Ek nya merupakan jumlah Ek translasi dan rotasi: Ek= Ek trans +Ek rot1 Energi Kinetik Titik Berat Benda : 1. PUSAT MASSA Koordinat pusat massa dari benda-benda diskrit, dengan massa masing-masing M1, M2,....... , Mi ; yang terletak pada koordinat (x1,y1), (x2,y2),........, (xi,yi) adalah: X 0 = (Mi . Xi)/(Mi) Y 0 = (Mi . Yi)/(Mi) Titik Berat Benda Slide 15: 2. TITIK BERAT (X,Y) Koordinat titik berat suatu sistem benda dengan berat masing-masing W1, W2, ........., Wi ; yang terletak pada koordinat (x1,y1), (x2,y2), ............, (xi,yi) adalah: X 0 = (Wi . Xi)/(Wi) Y 0 = (Wi . Yi)/(Wi) Slide 16: LETAK/POSISI TITIK BERAT Terletak pada perpotongan diagonal ruang untuk benda homogen berbentuk teratur. Terletak pada perpotongan kedua garis vertikal untuk benda sembarang. Bisa terletak di dalam atau diluar bendanya tergantung pada homogenitas dan bentuknya. Terima Kasih atas perhatian yang Anda berikan : Terima Kasih atas perhatian yang Anda berikan You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
Dinamika Rotasi Benda Tegar zahra17 Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: Embed: Flash iPad Copy Does not support media & animations WordPress Embed Customize Embed URL: Copy Thumbnail: Copy The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 7710 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (5) Dislike it (2) Added: April 14, 2010 This Presentation is Public Favorites: 3 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Dinamika Rotasi Benda Tegar : Dinamika Rotasi Benda Tegar Rotational Dynamics of Rigid Body Materi/ Matter : Torsi Momen Inersia Momentum Sudut Energi Kinetik Torsion Moment of Inertia Angular Momentum Kinetic Energy Materi/ Matter Torsi : Torsi merupakan hasil perkalian vektor antara vektor jarak r dan vektor gaya F. Secara matematis ditulis: ?= r F atau ?= r F sin ? Momen gaya terbagi 2: bernilai positif jika searah jarum jam dan bernilai negatif apabila berlawanan arah dengan jarum jam. Torsi Momen Inersia : Momen inersia ( I ) untuk benda tunggal didefinisikan sebagai hasil kali antara massa benda ( m ) dan kuadrat jarak benda itu dari sumbu putar(r2) I = mR2 Untuk sistem benda banyak partikel m1, m2, m3,…; momen inersia sistem itu adalah: I = Smiri2 Untuk benda dengan distribusi massa yang kontinu: I = Momen Inersia Slide 6: Batang silinder( poros melalui tengah batang) I = 1/12 ml2 Batang silinder(poros melalui ujung batang) I = 1/3 m l2 Bola pejal(poros melalui pusat bola) I = 2/5mr2 Bola pejal(poros melalui tengah bola) I = 7/5 mr2 Hubungan antara Momen Gaya dan Momen Inersia : F = maT F = m?r Jika keduanya dikalikan dengan r maka: F r= m?r 2 Dengan demikian, dapat juga ditulis: ? = I ? Hubungan antara Momen Gaya dan Momen Inersia Perbandingan : Translasi SF= ma p=mv m1v1=m2v2 Ek= ½ mv² W=Fs Rotasi S?=I? L=I? I1?1=I2?2 Ek= ½ I ? W= ?? Perbandingan Momentum Sudut : L = r p atau L = r mv Dalam bentuk skalar, dinyatakan: L = rp sin ? atau rmv sin ? Jika r tegak lurus v: L= m(?r) r maka L=(mr²)? dimana mr²? adalah I sehingga L= I? Analogi dgn gerak translasi dimana berlaku F=dp/dt, pada gerak rotasi berlaku: ? = dL/dt Untuk Hukum kekekalan momentum sudut: I1?1=I2?2 Momentum Sudut Energi Kinetik : Dalam gerak translasi, energi kinetik dirumuskan dengan: Ek= ½ mv² Dalam gerak rotasi, energi kinetik dirumuskan dengan: Ek= ½ I?² Hukum kekekalan Em: Ek trans1 +Ek rot1 +Ep1= Ek trans2 +Ek rot2 +Ep2 Untuk benda yang menggelinding,Ek nya merupakan jumlah Ek translasi dan rotasi: Ek= Ek trans +Ek rot1 Energi Kinetik Titik Berat Benda : 1. PUSAT MASSA Koordinat pusat massa dari benda-benda diskrit, dengan massa masing-masing M1, M2,....... , Mi ; yang terletak pada koordinat (x1,y1), (x2,y2),........, (xi,yi) adalah: X 0 = (Mi . Xi)/(Mi) Y 0 = (Mi . Yi)/(Mi) Titik Berat Benda Slide 15: 2. TITIK BERAT (X,Y) Koordinat titik berat suatu sistem benda dengan berat masing-masing W1, W2, ........., Wi ; yang terletak pada koordinat (x1,y1), (x2,y2), ............, (xi,yi) adalah: X 0 = (Wi . Xi)/(Wi) Y 0 = (Wi . Yi)/(Wi) Slide 16: LETAK/POSISI TITIK BERAT Terletak pada perpotongan diagonal ruang untuk benda homogen berbentuk teratur. Terletak pada perpotongan kedua garis vertikal untuk benda sembarang. Bisa terletak di dalam atau diluar bendanya tergantung pada homogenitas dan bentuknya. Terima Kasih atas perhatian yang Anda berikan : Terima Kasih atas perhatian yang Anda berikan