PEMERINTAH WIRAUSAHA PRESENTATION

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation:

YUSUF SANTRIO 0870623.P PEMERINTAH WIRAUSAHA Prof. Dr. H. Buchari Alma

PowerPoint Presentation:

PENDAHULUAN Pegawai negeri di kantor – kantor pemerintah sudah memberi layanan maksimal kepada anggota masyarakat, namun masyarakat belum merasa puas. Kenapa ? karena needs and wants konsumen beraneka ragam.Ada saja keluhan, sehubungan dengan layanan yang mereka terima. Karyawan pemerintah secara relative cukup banyak,kadang – kadang malah kurang pekerjaan di kantor,namun ada pula karyawan yang ekstra sibuk . pegawai negeri melayani masyarakat dengan penuh empati, sangat peduli dengan kualitas layanan yang dapat ia berikan.Namun ada pula pegawai negeri yang melayani masyarakat seperlunya , tidak peduli apakah konsumen puas atau tidak dengan layanannya.Alasannya gajinya kecil,maka layanannya tidak prima. Mereka mencari kesibukan lain diluar pekerjaan kantor, baik yang menghasilkan pendapatan tambahan ataupun tidak. Seringkali konsumen kecewa karena pejabat yang berwenang tidak ada ditempat,atau pegawai yang melayani sedang keluar. Dalam bukunya David Osborne diugkapkan : “Ronald Reagan berkata, Kami memasuki birokrasi dengan membawa pisau bedah. Lalu dengan pisau bedah itu ingin memotong kantong – kantong pemborosan, kecurangan, dan penyelewengan, tapi pemborosan dalam pemerintahan tidak sampai berhenti, karena sudah ada dalam satu paket kemasan yang rapi. Pemborosan itu sudah merambah ke seluruh birokrasi kami.ia berupa karyawan yang nganggur,setengah menganggur, bekerja pada tugas yang tidak perlu,mengisi formulir yang seharusnya tidak perlu dicetak,pemborosan luar biasa. Suasana birokrasi yang kaku pada kantor pemerintah, akan dapat dicairkan secara bertahap dengan membangun jiwa wirausaha. Kepada pegawai negeri harus ditanamakan mental wirausaha,agar mereka dapat mengembangkan diri,sebagai pegawai yang kreatif,imajinatif, produktif,mau kerja keras, penuh displin dan tanggungjawab.Demikian pula pihak atasan, tidak terlalu bergaya kepemimpinan birokrat,akan tetapi lebih liberal, partisipatif,mau mendengar saran dan kritik bawahan. Serta segera mengantisipasi dari pihak konsumen. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

1. KONSEP PEMERINTAH WIRAUSAHA Ada perbedaan antara wirausaha dan wiraswasta. Disini kita menggunakan istilah wirausaha, karena sering kali dipertentangkan antara pemerintah dengan swasta. Orang swasta bukan berarti orang pemerintah, seakan-akan swasta lawannya pemerintah, sehingga ada istilah pegawai negeri ada pegawai swasta. Pemerintah wirausaha dimaksudkan pemerintah yang bermental wirausaha. Bagi orang awam konsep ini dipandang agak negatif, karena pemerintah wirausaha dianggap pemerintah yang komersial, tidak memperhatikan rakyat, tidak bertanggungjawab pada rakyat miskin. padahal pemerintah wirausaha adalah pemerintah yang bermental wirausaha, memperhatikan layanan dengan mengutamakan kepuasan konsumen. Pemerintah wirausaha adalah pemerintah yang mampu mendatangkan income bagi kas Negara, kemudian dapat menggunakannya secara efisien dan transparan untuk kepentingan publik, dan mampu mendistribusikannya dalam bentuk subsidi silang, menarik income dari golongan kaya untuk membantu rakyat miskin. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Pemerintah wirausaha ini dibahas panjang oleh David Osborne dan Ted Geabler (1992) dalam buku yang berjudul Reinventing Government. Pemerintah dengan seluruh jajarannya harus mengubah orientasinya terhadap rakyat. Pemerinitah harus mengarahkan ketimbang mengayuh,harus menyuntikkan persaingan kedalam pemberian layanan.pemerintah harus berorientasi pelanggan,bukan birokrasi yang berorientasi kekuasaan.pemerintah harus kreatif menghasilkan pendapatan daerah ketimbang membelanjakan uang Negara, harus berorientasi pasar, namun selalu juga melindungi industry/ kerajinan yang baru tumbuh dan memperhatikan penduduk miskin. Pemerintah harus secara dini mencegah segala permasalahan yang terjadi, jangan focus pada solusinya saja. Misalnya: Pemerintah jangan hanya fokus pada kesejahteraan pegawai pemadam kebakaran, menambah mobil kebakaran, menaikan anggaran, tapi pemerintah juga harus mendidik rakyat agar lebih berhati-hati, jangan mencuri listrik,ini dosa dan akan mengundang malapetaka,sebagai hukuman,jangan menyambung listrik secara amatiran, yang bisa menimbulkan kebakaran karena hubungan arus pendek, yang seringkali menimpa masyarakat kita baik diperumahan maupun dipasar (lingkungan bisnis) coba hitung sudah berapa banyak pasar kebakar,rumah,kompleks perumahan, satu pasar terbakar beberapa kali.berapa besar kerugian? yang makin memiskinkan masyarakat kita, mereka tidak lagi memiliki tempat berteduh, anak–anak mereka tidak bisa sekolah,tidak bisa cari makan, semua harapan masa depan hilang. Adalah tugas pemerintah wirausaha menertibkan, menghimbau, turun mengawasi sambungan kabel listrik dirumah– rumah yang rawan kebakaran. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Pemerintah birokrasi tidak akan melakukan pengawasan seperti ini, sehingga kebakaran akan seringkali terjadi. Ini sangat merugikan karena hilangnya modal masyarakat. Pemerintah jangan hanya meningkatkan anggaran kesehatan, anggaran kepolisian, tapi pemerintah juga harus menjaga kebersihan, saluran limbah, tempat buang sampah, makanan bergizi pengawasan keamanan lingkungan, dsb. Mengusir pedagang kaki lima dari lokasi yang sudah lama mereka tempati, atau melarang tukang beca agar tidak menggunakan jalan raya sebagai daerah operasinya akan menimbulkan gejolak sosial, dan kadang–kadang harus dibayar dengan harga mahal, karena muncul demonstrasi yang anarkis. Akan lebih baik dilakukan sejak dini dilakukan pencegahan, misalnya dengan memasang rambu–rambu dilarang berjualan disini dan ada pengawas setiap hari agar rambu tersebut diindahkan. jangan biarkan orang melanggar rambu–rambu tersebut. Akan lebih baik mencegah daripada mengobati. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

2. DUA JENIS PEGAWAI NEGERI Ditinjau dari segi marketing, ada dua jenis pegawai, yaitu pegawai yang menganut “Selling concept” dan pegawai dengan “Marketing concept”. Pegawai selling concept akan melayani masyarakat seperlunya, hanya sebatas tugas, sesuai gaji atau honor yang ia terima. Jika honor yang ia terima sebesar sekian, maka layanannya juga sebanyak itu. tidak ada lebihnya. apabila honor naik servisnya juga naik. tidak ada pengorbanan tanpa uang. prisnsipnya jika pekerjaan bisa ditunda besok, mengapa harus diselesaikan sekarang. jenis pegawai yang kedua ialah yang menganut “Marketing concept”. Jenis pegawai ini mengutamakan layanan yang memuaskan bagi masyarakat. dia tidak melihat honor, tapi ia betul – betul melayani masyarakat secara maksimal. layanannya sempurna, menimbulkan kesan baik. dia bekerja secara iklas, tekun menyelesaikan pekerjaannya, berusaha tidak menunda pekerjaan sampai besok. Dia juga akan bekerja secara “ikhsan” sebaik mungkin, selalu memperbaiki kekurangan yang terdapat dalam pekerjaan rutin selama ini. Dia bekerja sesuai prinsip KAIZEN nya jepang, yang berarti “unending improvement”, perbaikan terus menerus, apakah diawasi atasan atau tidak. Apakah ada tambahan honor atau tidak. Inilah salah satu mental wirausaha, yang harus ditanamkan kepada pegawai negeri (birokrat). PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

3. KEKUASAAN BIROKRASI Wirausaha pemeritah ini berpijak pada pengertian wirausaha yang dikemukakan oleh Jean B Say: Sekitar tahun 1800 wirausaha adalah memindahkan berbagai sumber ekonomi dari suatu wilayah dengan produkvitas rendah ke wilayah dengan produkvias lebih tinggi dan hasil yang lebih besar. Dengan kata lain, seorang wirausahawan menggunakan sumber daya dengan cara baru untuk memaksimalkan produkvitas dan efektivitas. Fenomena sumber daya yang dijumpai dalam bidang pemerintahan selama ini tampak begitu banyak pegawai,yang tidak bekerja sepenuhnya, ada pengangguran tidak kentara, ada yang kurang bertanggungjawab, kurang displin, kurang terampil, terjebak dan tertekan dibawah kekuasaan birokrasi, tidak memiliki inisiatif, menunggu perintah dari atasan, kreativitasnya terhalang, kurang energi,kurang produktif, dan akhirnya kurang layanan pada masyarakat. Peter Drucker menyatakan bahwa setiap orang bisa menjadi wirausahawan,asal organisasinya menunjang dan kondusif untuk mendorong kewirausahaan.sebaliknya setiap wirausahawan bisa menjadi birokrat, apabila organisasinya disusun dalam birokrasi yang menghalangi munculnya inisiatif, kreativitas dan sebagainya. Gejala seperti ini mudah kita jumpai pada semua lapangan pekerjaan pemerintah, seperti rumah sakit, sekolah, perguruan tinggi , kantor pemda, mulai dari kantor lurah, camat sampai ke atas, perkantoran sebagai dapertemen, kantor perusahaan air, PLN dan sebagainya. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Tahun 1980-an muncul pertanyaan di majalah time “Sudah matikah pemerintahan? Tahun 1990-an dijawab ya oleh kebanyakan orang Amerika. memang pada waktu itu, duna persekolahan Amerika sangat buruk layanannya dan mutunya, pemeliharaan kesehatan sama saja, pengadilan kehakiman dan kejaksaan, polisi, rumah penjara manajemennya sangat kacau, sulit memperoleh keadilan, banyak kota hampir pailit. para pejabat berusaha menghabiskan anggaran, untuk keperluan yang tidak penting seperti, (di Negara kita misalnya berkunjung kenegara lain, studi banding, dana perpisahan pejabat, kenang kenangan bagi pejabat yang habis masa jabatan, dsb) agar tidak ada yang tersisa yang dikembalikan ke pemerintah pusat. tahun depan mereka akan mengajukan anggaran baru dan akan diberi jatah yang lebih kecil, karena tahun lalu tidak habis. Pengajuan anggaran berbelit-belit dan membutuhkan waktu lama, melalui rapat demi rapat, menunggu pengesahan dari berlapis-lapis pejabat birokrat. Sistem anggaran semacam ini tidak mendorong pemda bekerja efisien, hemat, dan membuat surplus dalam anggaran. Pengalaman di Negara kita birokrasi sangat menghambat perkembangan wirausaha pemerintahan,seperti persetujuan untuk investor yang mau menginvestasi modalnya di daerah tertentu, turunya anggaran menunggu lama, sehingga tidak sesuai dengan iklim yang berubah, seperti anggaran perbaikan jalan turun pada musim hujan ,anggaran perbaikan bangunan sangat lambat, sehingga bangunannya runtuh dsb. Anggaran PLN, anggaran Telkom, anggaran PDAM turun pada waktu yang berbeda, sehingga galian-galian di pinggir jalan untuk kabel, pipa, dilakukan berulang kali dalam waktu yang sama, sulit mengkoordinasikannya. Akibatnya sangat tidak nyaman bagi pengguna jalan. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

4. DESENTRALISASI/OTONOMI DAERAH Dengan munculnya perubahan mendasar dari sentralisasi ke otonomi daerah diharapkan akan berpengaruh banyak terhadap pembentukan wirausaha pemerintah, tapi tampaknya ada daerah yang cukup responsive merubah cara-cara birokrasi pemerintahanya namun ada juga yang lambat , bahkan lebih parah. Ada daerah yang sudah mulai mengubah layanan bagi publik, sekolah gratis, menjaga keamanan, mengutamakan keselamtan warganya, meningkatkan keseatan, mengundang investor luar,mengajak perantau datang ke daerahnya agar ikut memajukan masyarakat setempat, menjual objek wisata, mempromosikan daerah serta layanan cepat aparat pemdanya dsb. Pemda akan maju apabila dalam eksekutif, legislatif dan masyarakatnya terdapat kemajemukan etnis, bukan satu etnis saja. Jika hanya satu etnis maka tidak akan terjadi saling asah,adu argumentasi,Pemunculan ide baru, yang ada hanyalah bagaimana atasan saja,karena atasan adalah sesepuh yang diturut, tidak boleh dibantah dalam kelompok etnisnya. Model pemerintahan birokrat, tidak cocok dengan pemerintahan wirausaha. pimpinan wirausaha didorong oleh motif laba, mereka akan bertahan lewat kerjaan bisnisnya, sepanjang mereka berhasil, akan tetapi dalam pemerintahan birokrasi mereka harus pandai menjaga diri agar dapat terpilih kembali. Wirausaha memperoleh uang dari langganannya sebagai kemenangan dalam kompetisi, sedangkan birokrat memperoleh uang dari pengenaan pajak makin lama makin tinggi, dan mempertahankan monopoli dalam bisnis birokrat. Birokrat akan melayani anggota partai politik yang telah berjasa memilihnya, sedangkan wirausaha akan melayani langganan secara memuaskan, agar tetap loyal dengan bisnisnya. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Pemerintah wirausaha akan mendekatkan diri pada pelanggan. Oleh sebab itu pemerintah harus memilki customer satisfaction intelligent, mencoba menyelidik, bagaimana layanan yang diberikan oleh karyawan pemda kepada publik, bagaimana layanan dikantor polisi,layanan PDAM, PLN dsb. Harus ada orang ditugaskan menyamar, sebagai konsumen/anggota masyarakat uang membutuhkan layanan pemerintah. Jadi lakukan survai pelanggan,kontak pelanggan, wawancara pelanggan, surat menyurat, kotak saran, pejabat penyelidik keluhan,buat kotak pos,nomor telepon bebas pulsa untuk saran-saran, kemudian perlu dilakukan pelatihan bagaimana cara karyawan memberi pelayanan yang baik terhadap pelanggan. Jika ada ketidakpuasan yang dialami konsumen, harus segera diperbaiki, harus segera direspons. Inilah yang disebut dengan organisasi yang responsive. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

5. MENGGALI SUMBER PENDAPATAN DAERAH UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN YANG LEBIH MEMUASKAN Pemerintah wirausaha yang berorientasi pada pelanggan akan mendorong karyawan bertanggungjawab dan berperilaku yang fokus terhadap kepuasan pelanggan, berusaha mendepolitisasi, tidak melibatkan pandangan politik tertentu dalam memberikan layanan, (misalnya satu daerah menganut politik yan berbeda dengan politik yang menguasai pemerintah, sehingga desanya tidak mendapat layanan dalam pembangunan) merangsang lebih banyak inovasi, memberi kesempatan memilih alternatif bagi pelanggan dan sebagainya. Pemerintah wirausaha dapat pula membentuk polisi wirausaha untuk mendatangkan income bagi pemerintah, misalnya polisi diminta agar lebih selektif menangkap pelanggar lalu lintas, tidak pandang bulu, kemudian langsung diberi tilang dengan uang denda yang masuk akal rasional,(tidak seperti denda Rp. 1 juta bagi yang tidak memakai sabuk pengaman, ini aneh dan luar biasa, sudah dapat dipastikan pengemudi tidak sanggup membayarnya, satu-satunya jalan solusinya adalah berdamai) Jika denda tilang ditetapkan secara normal, dan terbayar oleh pikiran sehat, maka para pelanggar diminta langsung menyetorkan denda tersebut ke bank. harus ditutup peluang berdamai dengan polisi. dengan demikian akan diperoleh uang denda yang luar biasa besarnya.untuk itu polisi diberi bonus tiap bulan misalnya 50% dari uang denda yang terkumpul.sistem ini akan menigkatkan kesejahteraan polisi yang keadaannya sangat minim. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Menurut Osborne, polisi California, mengontrak sebuah hotel murah, kemudian menyewakannya kepada para pengemudi yang mabuk menjadi tahanan dan harus membayar kamar hotel tersebut dengan harga mahal. Pemerintah wirausaha akan membentuk Pemerintahan desentralisasi, bukan sentralisasi, berkerja dengan menetapkan visi dan misi yang akan menjadi pedoman oleh seluruh karyawan. Penetapan misi ini akan menutup oganisasi pemerintahan menjadi efesien, lebih efektif, berarti akan mendatangkan hasil lebih banyak, lebih inovatif, fleksibel, dan semangat kerja akan lebih tinggi. Zaman dulu pemerintahan memang bersifat sentralisasi kaena ini diperlukan sebab, teknologi informative masih primitive, alat cetak, pengetikan masih kuno, komunikasi berjalan lamban, tenaga kerja kurang terdidik. Sekarang suasananya sudah jauh berubah, sekarang perlu disentralisasi, karena sistem informasi sudah tak terbatas, globalisasi melanda seluruh kehidupan, semua berjalan cepat, tak ada lagi waktu untuk menunggu informasi, karyawan telah menerima informasi dari segala media, mungkin lebih dulu dari bos nya di kantor. oleh sebab itu tidak perlu lagi rantai komando birokrasi yang menggunakan sentralisasi. sekarang zaman suda berubah dengan desetralisasi, sehingga terbentuklah otonomi daerah. Hanya saja orang-orangnya belum berubah, belum siap menerima desentralisasi, masih memiliki jiwa birokrat, belum lagi bermental wirausaha. Mental wirausaha ini perlu dikenalkan kepada semua pegawai pemerintah, agar mereka mempunyai satu presepsi bagaimana berperilaku yang memberi kepuasan kepada publik. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Sebagai kesimpulan akhir tentang penggalian sumber pendapatan daerah ini, pemerintah wirausaha sebaiknya berusaha meninggalkan cara-cara lama yang mengutamakan birokrasi, kepada pegawai dan manajer yang bersifat inovatif, imajinatif, kreatif, membatasi resiko, efisien dan berorientasi langganan/pubik. pemerintahan wirausaha akan meningkatkan pelayanan publik, dan dapat menciptakan income ketimbang menghabiskan anggaran Negara, mau bekerja sama dengan sector swasta, mendirikan berbagai perusahaan, berorientasi pasar, mengutamakan prestasi daripada sistem perkoncoan. Peter Drucker berkata bahwa wirausaha tidak mencari resiko, mereka mencari peluang ( David Osborne,1992: xvi). Seorang innovator dan wirausaha yang terkenal dan sukses membangun sebuah bisnis besar, umumnya mereka bukan penangggung resiko, tapi mereka mencoba mendefinisikan resiko yang mereka hadapi dan meminimalkan resiko tersebut. Jika kita berhasil mendefinisikan resiko dan membatasinya, dan mereka secara sistematis dapat mengalisis berbagai peluang, serta mengeksploitasinya maka mereka akan dapat meraih keuntungan membangun sebuah bisnis yang besar. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

6. PAHAMI “MARKETING CONCEPT Jasa yang ditawarkan oleh lembaga pemerintah untuk di konsumsi oleh masyarakat banyak ragam dan jenisnya. Masyarakat sebagai pembayar pajak berhak mendapat layanan yang cepat, bersih dan memuaskan. Jasa yang disediakan oleh lembaga pemerintah antara lain: - Jasa keamanan-kepolisian, militer; - Jasa keadilan-pengadilan negeri; - Jasa kesehatan-rumah sakit, puskesmas, klinik; - Jasa perizinan-izin usaha, izin bangunan, izin angkutan, dsb; - Jasa air minum-PDAM; - Jasa listrik-PLN; - Jasa lembaga pendidikan; - Dan masih banyak jasa di bidang lainnya, yang dilayani oleh pemerintah baik di Pusat, Provinsi, Kabupaten-Kota, Kecamatan, s.d tingkat Kelurahan. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Walaupun kegiatan marketing, sudah lama dilakukan dalam bidang bisnis, tetapi dalam memasarkan jasa sosial baru berkembang sekitar tahun 1970-an. Masalahnya ialah karena untuk melayani masyarakat dibutuhkan dana yang makin lama makin banyak sedagkan dana yang tersedia tidak mencukupi, akhirnya akan dapat mengurangi servis yang diberikan kepada konsumen. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut maka keadaannya akan semakin parah, apalagi jika diberikan kesempatan kepada pihak swasta untuk bergerak dalam bidang sama. kritik ini datang dari orang-orang ahli, pembayar pajak, ahli hukum, teknorat, pegawai, konsumen dan kelompok-kelompok tertentu. Suatu kenyataan diberikan oleh Lovelook and Weinberg (1978) dalam bukunya Non-profit Marketing Comes Of Age. Agar konsep marketing diterima dan dioperasionalkan oleh lembaga pemerintah dan lembaga sosial, maka harus dilakukan marketing dari ilmu marketing itu sendiri. Tugas ini mencakup dua hal: - Harus dibuktikan bahwa pengetahuan marketing dapat dilaksanakan pada situasi yang mereka hadapi ( Marketing is aplicable to their specific situations ). - Manajer lembaga pemerintah dan sosial harus dididik untuk mengetahui berapa luas dan kompleknya ilmu marketing itu ( non business manager must be educates to recognize the scope and complexity of marketing ). PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Walaupun penerapan marketing dalam tugas pemerintah tidak secanggih marketing dalam dunia usaha yang mengejar laba, namun ada kesamaan konsep marketing yang digunakan, dan memiliki keuntungan yang sama pula. Marketing memiliki proses sistematis dalam pembuatan keputusan, memiliki koordinasi dalam mencapai tujuan. Dengan demikian pengguna marketing akan memperbaiki proses keputusan pada usaha pemerntah. Dengan adanya peningkatan pelayanan terhadap masyarakat, maka pemeritah akan mudah mendapat persetujuan dari DPR, misalnya tentang peningkatan anggaran pemerintah untuk melayani publik.publik ini menjadi titik sentral pelayanan yang dituju oleh pemerintah. Dalam evolusi manajemen pemasaran sudah kita kenal beberapa bentuk konsep, yaitu production concept, product concept, selling concept, marketing concept, and societal concept. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Lembaga Pemerintah yang selling orientation , sering kali bersifat birokratis. Fungsi bagian-bagian di dalam kantornya sering ditandai oleh perbedaan status, alokasi anggaran, tidak peduli dengan keinginan masyarakat terpuaskan atau tidak, mereka tidak mempunyai pandangan jauh kedepan. Sedangkan lembaga pemerintah yang marketing orientations, sangat memperhatikan kehendak masyarakat. semua dapertemen harus berorientasi pada konsumen penuh dedikasi, selalu tanggap akan keinginan masyarakat yang berurusan dengan mereka. Ada keinginan petugas pemerintah untuk meningkatkan layanan baik disuruh atau tidak oleh atasan mereka. Sesama pegawai kantor harus ada kerjasama, tidak saling bersaing antar bagian-bagian, saling mempersulit urusan, sehingga yang menanggung akibatnya anggota masyarakat. kesulitan yang dihadapi disini ialah bagaimana mengubah mental pegawai agar mereka betul-betul senang dan memperhatikan kebutuhan masyarakat. Mereka harus mampu memberi informasi tentang peraturan yang berlaku, tidak hanya mengemukakan sangsi ancaman kurungan, denda dan sebagainya, tapi harus sering-sering mensosialisasikan peraturan-peraturan. Pegawai pemerintah yang berorientasi pada selling mengatakan bahwa bisnis mereka ialah hanya progam kerja, atau jasa yang ditawarkan. Sedangkan pegawai yang berorientasi marketing, menyatakan bahwa bisnis mereka ialah kepuasan masyarakat. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Setiap anggota masyarakat mengeluarkan uang, menghabiskan waktu dan energy untuk memperoleh layanan dan mendapat kepuasan, bukan sekedar untuk memperleh jasa itu saja. citizens don’t buy programs or services, they buy the expectation of benefits. Pemerintah jangan bersifat marketing myopia, yang berpandangan pangkal terhadap marketing. Pandangan semacam ini akan menyulitkan perbaikan layanan pemerintah terhadap masyarakat. Marketing myopia telah meluluhkan perusahaan kereta api tempo dulu yang sangat ketinggalan dari alat angkut lainnya. Usaha perkapalan mewah memberi bukti bagaimana mereka berhasil ke tahta pemasaran dengan menguasai pasar, walaupun muncul persaingan dari pesawat udara,karena perusahaan kapal memperhatikan kebutuhan konsumen dengan menciptakan semacam hotel terapung. Untuk masa depan pemerintah dituntut meningkatkan aspek marketing yang berorientasi pada konsumen. Pemerintah perlu memiliki bagian marketing intelligence , mencari dan mengevaluasi informasi untuk dijadikan input.Input ini sangat penting bagi perkembangan misi dan mendesain strategi pemerintah, masa-masa selanjutnya. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

PEMERINTAH PERLU MELAKUKAN HAL-HAL: Internal Marketing , berikan latihan-latihan pada karyawan yang langsung menghadapi konsumen paling depan, agar selalu ramah, murah senyum, serta informatif, bagaimanapun rewelnya konsumen. Tanamkan perasaan mendalam pada karyawan, bahwa tugas utama ialah memberi kepuasan pada konsumen. External Marketing, Berupa sosialisasi, himbauan, pengumuman pada masyarakat, terhadap peraturan, kebijakan yang dianut oleh pemerintah yang harus ditaati oleh masyarakat. Interactive Marketing, Artinya bagaimana terjadi interaksi memuaskan antara karyawan dan konsumen, sehingga konsumen yakin. Di rumah sakit umum, tidak begitu yakin saja kepada dokter yang memiliki peralatan canggih, tapi lebih yakin kepada “Functional Quality“ (Kolter,Gary,1991:609), apakah dokter memperlihatkan perhatian serius dalam mengobati pasien, sehingga meyakinkan pasien akan sembuh. Jadi di sini ada interaktif marketing antara karyawan dan konsumen. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Pemberlakuan otonomi Daerah menandai pergeseran pola manajemen pemerintahan dari pemerintahan sentralistik eksploitatif desentralistik-parsipatif. Dengan adanya otonomi daerah mau tidak mau pemerintah daerah harus meninjau ulang segala bentuk peraturan pelaksaan masyarakat. Pemda sekaran dituntut harus mampu melayani masyarakat, sebagaimana halnya dunia bisnis memperlakukan konsumen sebagai raja. Mereka dituntut untuk mentrasformasi diri dari bureaucratic-monopolistic government menjadi entrepreneurial government, (IMA,2003:1) yaitu pemerintah yang jeli dan berfikir keras untuk melihat dan memanfaatkan peluang yang mucul dalam rangka upaya mereka memakmurkan dan meningkatkan kualitas hidup rakyatnya. Pemerintah Daerah juga dituntut menjadi customer-driven government, yang sangat memperhatikan needs dan wants masyarakat. Pemda harus focus pada marketing concept , ketimbang selling concept , income generating ketimbang menghabiskan anggaran tiap tahun, menekan pada segi yang memuaskan, secara prima mendahulukan kepentingan rakyat. Otonomi daerah mengundang adanya kompetisi antar daerah untuk memajukan daerahnya masing-masing, menggali sumber penghasilan yang layak, mencari sumber-sumber yang layak dijual dan menciptakan produk baru, kesempatan kerja, dsb. Konsep pemasaran daerah harus menjadi pemikiran bagi semua aparat pemda, sebelum mereka didahului oleh kompotitornya dari daerah lain. Pemda harus bisa menjual objek wisata yang ada di daerahnya, Pemda harus bisa mengundang penanam modal asing, membuka lahan investasi, membuka lapangan kerja, dan mengundang orang dari daerah lain masuk dan tinggal didaerahnya, bukan mengusir para pendatang, tapi tetap prinsip berada dalam NKRI pemda harus pula mengantisipasi dan mengembangkan dunia penddikan yang ada didaerahnya, mendidiki tenaga terampil, dan propesional, yang kelak akan menjadi anggota legislatif, dan eksekutif, sebagai generasi penerus. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

Objek-objek wisata harus dikembangkan, ditata agar lebih menarik wisatawan domestic dan mancanegara. Rakyat didaerah beserta aparat pemda harus mulai dilatih agar dapat menjadi “ be a good host” bisa menjadi tuan rumah yang baik dan ramah, “treat your gues properly , buat tamu sehingga betah, dan “building a home sweet home” buat mereka seperti di rumah sendiri, tidak membosankan. Pemda yang dapat menjalakan policy demikian, akan menjelma menjadi pemerintahan yang memiliki jiwa entrepreneur dan menganut marketing concept. Ingatlah bahwa marketing bukan komersial, tapi marketing berarti menekan “member kepuasan” kepada konsumen. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

DAFTAR PUSTAKA Buchari Alma. 2003. K ewirausahaan . Penerbit CV Alfabeta. Bandung. -------. 2004 . Manajemen pemasaran dan Pemasaran jasa. CV Alfabeta. Bandung. Cravens,David W. 1997. Strategic Marketing . The Mc Graw Hill Coy. Inc. Chicago. Day, George S. 1999 . Market Driven Stratagy, Procesess for Creating Value . The Free Pressdoyle. Kaplan, Robert S. dan Norton, David P. 1996. The Balanced Scorecard, Translating Strategy Into Action . Massachusetts. Harvard Busi Ness School Press . Kolter, Philip. 2000. Marketing Management. Prentice Hall Inc. -------. Hayes, Thomas, Bloom Paul N. 2002 . MarKeting Professional Service . Prentice Hall Press. Lovelock, Christopher, Wright, Lauren. 2002 . Principles of Service Marketing and Management. Prentice Hall. International, Inc. Osborne, David, Ted Geabler. 1999. Mewirausahakan Birokrasi. Terjemahan Abdul Rosyid. Pustaka Binaman Pressindo. Peter and Gerald D Newbould. 1980 . A Strategic Approach to Marketing a University . The Journal of the Administration. Oct. 1980. Zeithaml, Valerie A, Bitner, Mary Jo. 2000 . Services Marketing . Irwin Mc Graw Hil. Boston. PEMERINTAH WIRAUSAHA Meningkatkan Layanan & Kepuasan Konsumen

PowerPoint Presentation:

PEMERINTAH WIRAUSAHA Customer Satisfaction, Karyawan yang Selling Concept vs Karyawan yang Marketing Concept Mengutamakan:

PowerPoint Presentation:

THE END 2010

authorStream Live Help