KEPMENKES

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

KEPMENKES NO : 938/MENKES/SK/VIII/2007TENTANG STANDAR ASUHAN KEBIDANAN : 

KEPMENKES NO : 938/MENKES/SK/VIII/2007TENTANG STANDAR ASUHAN KEBIDANAN YENI SUTIANI, SST

7 LANGKAH MANAJEMEN VARNEY : 

7 LANGKAH MANAJEMEN VARNEY Mengumpulkan semua data Menginterpretasikan data-analisa Mengidentifikasi diagnosa/masalah potensial Menetapkan kebutuhan terhadap tindakan segera Menyusun rencana asuhan Melaksanakan asuhan Mengevaluasi kefektifan pelaksanaan rencana asuhan

BAB I PENDAHULUAN : 

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Visi Departemen Kesehatan; Mewujudkan masyarakat yang mandiri dalam hidup sehat Misi: Membuat rakyat sehat, Strategi: Meningkatkan akses masyarakat thd Pelayanan kesehatan berkualitas. Sasaran pembangunan kesehatan jangka menengah tahun 2005 sampai tahun 2009 adalah : UHH meningkat dari 66,2 menjadi 70,6 th AKB menurun dari 35 per 1.000 KH menjadi 26 per 1.000 KH AKI menurun dari 307 per 100.000 KH menjadi 226 per 100.000 KH Malnutrisi pada balita menurun dari 25,8% menjadi 20%.

Lanjutan…_ : 

Lanjutan…_ Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki posisi penting dan strategis terutama dalam penurunan AKI dan AKB Bidan memberikan pelayanan kebidanan yang berkesinambungan dan paripurna, berfokus pada aspek pencegahan, promosi dengan berlandaskan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat bersama-sama dengan tenaga kesehatan lainnya untuk senantiasa siap melayani siapa saja yang membutuhkannya

TUJUAN : 

TUJUAN Acuan dan landasan daiam melaksanakan tindakan/kegiatan dalam lingkup tanggung jawab bidan. Mendukung terlaksananya Asuhan Kebidanan berkualitas Parameter tingkat kualitas dan keberhasilan asuhan yang diberikan bidan Perlindungan hukum bagi Bidan dan Klien/Pasien

RUANG LINGKUP : 

RUANG LINGKUP Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil Asuhan Kebidanan pada ibu bersalin Asuhan Kebidanan pada ibu nifas dan masa antara Asuhan pada bayi Asuhan pada anak balita sehat Asuhan pada masa reproduksi

BAB IISTANDAR ASUHAN KEBIDANAN : 

BAB IISTANDAR ASUHAN KEBIDANAN PENGERTIAN Acuan dalam proses pengambilan keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh bidan sesuai dengan wewenang dan ruang lingkup praktiknya berdasarkan ilmu dan kiat kebidanan. Mulai dari pengkajian, perumusan diagnosa dan atau masalah kebidanan, perencanaan, implementasi, evaluasi dan pencatatan asuhan kebidanan

STANDAR I : PENGKAJIAN : 

STANDAR I : PENGKAJIAN Pernyataan Standar Bidan mengumpulkan semua informasi yang akurat, relevan dan lengkap dari semua sumber yang berkaitan dengan kondisi klien Kriteria Pengkajian : Data tepat, akurat dan lengkap Terdiri dari Data Subjektif (hasil Anamnesa; biodata, keluhan utama, riwayat obstetri, riwayat kesehatan dan latar belakang sosial budaya) Data Objektif (hasil Pemeriksaan fisik, psikologis dan pemeriksaan penunjang

PENILAIAN CEPAT !!!!!! : 

PENILAIAN CEPAT !!!!!! Agar dapat mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh ibu, maka setiap klien harus secara cepat dinilai, tanda bahaya yang harus dinilai adalah :

Lanjutan…_ : 

Lanjutan…_ Tanda ibu yang memerlukan perhatian khusus : Keluar lendir darah disertai kontraksi yg dpt diraba Pecahnya selaput ketuban Pucat Kelemahan Pingsan Sakit kepala yg hebat Penglihatan memburuk Muntah Demam Gangguan pernapasan

STANDAR II : PERUMUSAN DIAGNOSA DAN ATAU MASALAH KEBIDANAN : 

STANDAR II : PERUMUSAN DIAGNOSA DAN ATAU MASALAH KEBIDANAN Pernyataan Standar Bidan menganalisa data yang diperoleh pada pengkajian, menginterpretasikannya secara akurat dan logis untuk menegakan diagnosa dan masalah kebidanan yang tepat Kriteria Perumusan diagnosa dan atau Masalah Diagnosa sesuai dengan nomenklatur Kebidanan Masalah dirumuskan sesuai dengan kondisi klien Dapat diselesaikan dengan Asuhan Kebidanan secara mandiri, kolaborasi, dan rujukan.

Contoh : Merumuskan Diagnosa : 

Contoh : Merumuskan Diagnosa Menganalisa data dasar Menginterpretasikan "Kesimpulan kondisi klien" Diagnosa Kebidanan: Gravid? Parturient? Abortus? Kes reproduksi? Bayi baru lahir? Kondisi normal? Masalah: kesenjangan respon terhadap fungsi dan kondisi kes reproduksinya.

Contoh 1 : 

Contoh 1 Data": ibu tdk haid 3 bin, mual muntah, HPHT tgl 17/5/2005, PP test +, ball +, anak n, anak pertama 1 th, ibu blm menginginkan hamil, sering pusing, susah tidur, malas makan, TD 110/80,N 80,Hb H,9grVo. Diagnosa: G0 PI A0, 12 mg dengan Kondisi normal. Kehamilan tdk diinginkan.

Contoh 2 : 

Contoh 2 Data; ibu merasa hamil 8 bin, HPHT lupa, hamil pertama, TFU 31 cm, BJJ + 140, puki, preskep,penurunan 5/5,nafsu makan baik, penambahan BB 8 kg, ibu cemas krn sering kencing pada malam hari Diagnosa: Gl PO AO, 32 mg, janin, hidup, tunggal, presentasi kepala, intrauterin dengan kondisi normal. Ibu cemas mengalami gangguan fisiologi pada kehamilan tua.

STANDAR III: PERENCANAAN : 

STANDAR III: PERENCANAAN Pernyataan Standar Bidan merencanakan asuhan kebidanan berdasarkan diagnosa dan masalah yang ditegakkan. Kriteria Perencanaan Rencana tindakan disusun berdasarkan prioritas masalah dan kondisi klien; Tindakan segera, tindakan antisipasi, dan asuhan secara komprehensif Melibatkan klien/pasien dan atau keluarga. Mempertimbangkan kondisi psikologi dan sosial budaya klien/keluarga Memilih tindakan yang arnan sesuai kondisi dan kebutuhan klien berdasarkan evidence based dan memastikan bahwa asuhan yang diberikan bermanfaat untuk klien. Mempertimbangkan kebijakan dan peraturan yang berlaku, sumberdaya serta fasilitas yang ada.

Contoh : Perencanaan : 

Contoh : Perencanaan Seorang Inpartu dg pembesaran uterus yg berlebihan (polyhidramnion/dlabetesa keham ilan/kembar) Tindakan Antisipasi: Menyiapkan calran infus, obat uterotonika (mengatasi syok hypovolemik krn perdarahan kala IV) Menyiapkan alat resusltasi (antisipasi aspixiaBBI) Posisl Me Robert (mengatasi kesulitan melahirkan bahu)

Contoh : Perencanaan : 

Contoh : Perencanaan Ibu hamil pertama, 36 mg, perdarahan berulang dan banyak, tdk ada mulas, BJJ+, T Fut 31 cm, pres kep, TD 110/70 Diagnosa: G1 P0 A0, hamil 36 mg, janin, hidup tunggal, presentasi kepala, intrauterin dengan perdarahan antepartum Tindakan antisipasi: Pasang infus (antisipasi syok) Menyiapkan darah Tldak melakukan PD

Contoh : Perencanaan : 

Contoh : Perencanaan Tindakan segera yang diperlukan untuk menyelamatkan ibu dan Janin/anak (intervensi mandiri, konsultasi, kolaborasi, rujukan, observasi) Contoh Tindakan segera: Menghentikan perdarahan kala IV dengan: placenta manual, manual Mengatasi distosia bahu pada kala II Mengecek BJJ pada perdarahan antepartum Cek HB pada perdarahan postpartum Merujuk untuk tindakan operatif

Contoh : Perencanaan : 

Contoh : Perencanaan Contoh 1 Tindakan segera yg perlu dilakukan pada kasus perdarahan karena atonia uteri: Masase uterus Berikan uterotonika Kompresi bimanual Rujuk/kolaborasi tindakan lebih lanjut Contoh 2: Tindakan segera pada perdarahan antepartum: Obsewrvasi perdarahan &tanda vital Observasi DJJ Rujuk /kolaborasi penanganan lebih lanjut

STANDAR IV : IMPLEMENTASI : 

STANDAR IV : IMPLEMENTASI Pernyataan Standar Bidan melaksanakan rencana asuhan kebidanan secara komprehensif, efektif, efisien dan aman berdasarkan evidence based kepada klien/pasien dalam bentuk upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang dilaksanakan secara mandiri, kolaborasi dan rujukan.

Lanjutan… : 

Lanjutan… Kriteria: Memperhatikan keunikan klien sebagai makhluk bio-psiko-sosial- spiritual-kultural Setiap Bndakan asuhan harus mendapatkan persetujuan dan klien dan atau keluarganya (Inform consent) Melaksanakan tindakan asuhan berdasarkan evidence based Melibatkan klien/pasien dalam setiap tindakan Menjaga privacy klien/ pasien Melaksanakan prinsip pencegahan infeksi Mengikuti perkembangan kondisi klien secara bericesinambungan Menggunakan sumber daya, sarana dan fasilitas yang ada dan sesuai Melakukan tindakan sesuai standar Mencatat semua tindakan yang telah dilakukan

STANDAR V : EVALUASI : 

STANDAR V : EVALUASI Pernyataan Standar Bidan melakukan evaluasi secara sistimatis dan berkesinambungan untuk melihat efektifitas dari asuhan yang sudah diberikan, sesuai dengan perubahan perkembangan kondisi klien. Kriteria Evaluasi: Penilaian dilakukan segera setelah selesai melaksanakan asuhan sesuai kondisi klien Hasil evaluasi segera dicatat dan dikomunikasikan pada klien dan /keluarga Evaluasi dilakukan sesuai dengan standar Hasil evaluasi ditindak lanjuti sesuai dengan kondisi klien/pasien

EVALUASI….. : 

EVALUASI….. Langkah ini menilai semua tahap yang telah dilakukan, untuk mengetahui efektifitas asuhan yang diberikan. Keberhasilan suatu asuhan kebidanan ditandai adanya perubahan bukan hanya pada gejala tetapi pada penyebab masalahnya.

STANDAR VI : PENCATATAN ASUHAN KEBIDANAN : 

STANDAR VI : PENCATATAN ASUHAN KEBIDANAN Pernyataan standar Bidan melakukan pencatatan secara lengkap, akurat, singkat dan jelas mengenai keadaan/kejadian yang ditemukan dan dilakukan dalam memberikan asuhan kebidanan.

Lanjutan…_ : 

Lanjutan…_ Kriteria Pencatatan Asuhan Kebidanan Pencatatan dilakukan segera setelah melaksanakan asuhan pada fbrmulir yang tersedia (Rekam medis/KMS/Status pasien/buku KIA) Ditulis dalam bentuk Catalan perkembangan SOAP S adalah data subjektif, mencatat hasil anamnesa O adalah data objektif, mencatat hasil pemeriksaan A adalah hasil analisa, mencatat diagnosa dan masalah kebidanan P adalah penatalaksanaan, mencatat seluruh perencanaan dan penatalaksanaan yang sudah dilakukan seperti tindakan antisipatif, tindakan segera, tindakan secara komprehensif; penyuluhan, dukungan, kolaborasi, evaluasi/ follow up dan rujukan.

Contoh : Tgl. 26 Mei 2004, 08.00 WIB : 

Contoh : Tgl. 26 Mei 2004, 08.00 WIB S: SUBJEKTIF Pinggang punas pegal mulai dari perut ke belakang Mulai terasa sakit pukul 5 pagi Keluar lendir dari kemaluan Ada bagian yang menekan ke bawah Kehamilan yang pertama periksa teratur di klinik HPHT 19-8-03

Lanjutan… : 

Lanjutan… O : (Hasil Observasi/pemeriksaan) Kesadaran composmentis T.D. 110/70 mmhg Nadi 80 x / menit Suhu 36,8 0C U 34 cm, letkep puki 3/5 His 3 x 10 menit, lamanya 50 s kuat Bjj 152 x/menit Pd: Pembukaan 4 cm, porsio tipis, ketuban positif, kep hodge 2, uuk label Hb: 10,1 gr%

Lanjutan…_ : 

Lanjutan…_ A (Analisa dari S dan O dan diprioritaskan) GI Po A0, parturien 37 mgg, kala I, fase aktif, janin hidup, tunggal, presentasi kepala, intra uterin, dengan anemia ringan

Lanjutan…_ : 

Lanjutan…_ P : (Penatalaksanaan : seluruh kegiatan yg sudah dilakukan) Jam 7.00 Mengobservasi KU Ibu dan janin dengan patograf Menilai kemajuan pcrsalinan seliap 4 jam Mcnyiapkan alat, obat pasien dan keluarga Memberi kesempatan pasien memilih posisi Menganjurkan keluarga untuk mendampingi Menjelaskan proses persalinan yang akan tcrjadi kepada pasien dan keluarga Jam 8.00 Menganjurkan pasien untuk buang air kecil dan BAK minimal tiap 2 jam Memberi nutrisi dan hidrasi Membuat Catatan asuhan/perkembartgan

BAB III : PENUTUP : 

BAB III : PENUTUP Standar ini dapat digunakan sebagai parameter dalam melakukan penilaian tingkat kualitas dan keberhasilan asuhan yang diberikan bidan Untuk keberhasilan penerapan Standar Asuhan Kebidanan ini, diperlukan adanya dukungan kebijakan dari berbagai pihak dan Komitmen bidan di pelayanan.

TERIMA KASIH : 

TERIMA KASIH

authorStream Live Help