ekonomi mikro makro kelas x

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

EKONOMI MIKRO DAN MAKRO:

Nama kelompok : Angga Taufikurahman Kresna Lazani Tasyiri Irfansyah Hakim Wira Kurniawan EKONOMI MIKRO DAN MAKRO

Untuk membedakan ekonomi mikro dan Makro ada 3 hal:

Untuk membedakan ekonomi mikro dan Makro ada 3 hal Konsep harga maksud dalam mikro yaitu harga sebuah komoditas / barang , misal : harga beras yg dibentuk oleh kekuatan permintaan dan penawaran pasar . Kalau dalam makro yaitu harga keseluruhan barang / komoditas pada masyarakat Analisis kajian , dalam mikro membahas perilaku pelaku ekonomi secara individu , seperti prilaku konsumen , prilaku produsen dan pasar . Jika dalam ekonomi makro membahas kegiatan ekonomi masyarakat , negara , dan sektor luar negeri Tujuan Analisis , dalam mikro lebih menekankan pada bagaimana perilaku seorang konsumen maupun produsen dalam menggunakan dana yang ada untuk mencapai hasil yang maksimal . Jika dalam ekonomi makro lebih menekankan pada pengaruh variabel ekonomi secara agregat ( menyeluruh terhadap pendapatan nasional misal : pengaruh perubahan pola konsumsi masyarakat , investai Nasional dan kegiatan ekonomi luar negeri terhadap pendapatan nasional

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro:

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro Materi Pembahasan Mikro Makro Jumlah pelaku ekonomi Wilayah ( ruang lingkup ) Pokok bahasan / kajian Satu Pelaku ekonomi Pada diri pelaku ekonomi (individual) Pada : Konsumen Mengoptimalkan kepuasan dalam memenuhi kebutuhan Produsen Memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan biaya produksi Seluruh pelaku ekonomi Masyarakat , negara,organisasi / komunitas ekonomi Pada : Masyarakat Meningkatkan kesejahteraan masyarakat b. Nagara Meningkatkan kesejaheteraan warga melalui kebijakan ekonomi pemerintah Organisasi / komunitas ekonomi Meningkatkan kesejahteraan dari negara-negara anggotanya melalui kebijakan ekonomi bersama

PowerPoint Presentation:

Materi Pembahasan Mikro Makro 4. Teori – teori yang di pakai Eori Kepuasan Konsumen ), Teori Biaya Teori tentang inflasi , Moneter , Perdagangan Internasional , dan lain-lain

Masalah - masalah yang dihadapi oleh pemerintah:

Masalah - masalah yang dihadapi oleh pemerintah 1. Kemiskinan hasil BPS tahun 2003 mencatat 40 Juta penduduk pada garis kemiskinan antara lain : a. kemiskinan absolut yaitu berintikan pada rendahnya tingkat pendapatan yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan secara layak b. kemiskinan relatif yaitu walaupun pendapatan sudah mencapai tingkat kebutuhan dasar minimum tetapi kalau masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan keadaan masyarakat sekitarnya 2. Keterbelakangan artinya ketertinggalan dalam berbagai bidang , maksudnya lambatnya kemajuan yang dicapai oleh seseorang atau negara 3. Pengangguran karena rendahnya investasi di Indonesia, kualitas tenaga kerjadianggap kurang bermutu jika dibandingkan dengan negara lain 4. Kekurangan Modal karena sedikitnya tabungan masyarakat yang diakibatkan oleh rendahnya pendapatan , rendahnya investasi 5. Masalah ketimpangan pendapatan , ini akan menjadi sangat rawan dan beresiko tinggi menimbulkan konflik internal di dalam negeri

Menurut Adelman dan Cyntia Tatt Moris ada 8 hal penyebab tidak meratanya distribusi pendapatan:

Menurut Adelman dan Cyntia Tatt Moris ada 8 hal penyebab tidak meratanya distribusi pendapatan Pertambahan penduduk yang tinggi sehingga pendapatan per kapita menurun Adanya inflasi sehingga penadapatan masyarakat menurun Tidak meratanya pelaksanaan pembangunan antar daerah Kebijakan investasi yang padat modal ( capital intensive) Rendahnya stabilitas sosial Pelaksanaan kebijakan industri substitusi impor yang mengakibatkan kenaikan harga-harga barang hasil industri untuk melindungi usaha2 golongan kapitalis Memburuknya nilai tukar bagi Negara Sedang Berkembang Hancurnya industri-industri kerajinan rakyat

Kebijakan 8 jalur pemerataan pembangunan:

Kebijakan 8 jalur pemerataan pembangunan Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan Pemerataan pembagian pendapatan Pemerataan kesempatan kerja Pemerataan kesempatan berusaha Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan Pemerataan penyebab pembangunan keseluruh wilayah Indonesia Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan

Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi menurut Adam Smith:

Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi menurut Adam Smith Pemerintah tidak perlu campur tangan dalam kebijakan ekonomi kecuali dalam masalah administrasi saja . Dia berpendapat “ bahwa perekonomian negara akan selalu berada dalam keseimbangan karena bekerjanya mekanisme pasar ”

Menurut John Keynes:

Menurut John Keynes Pemerintah harus campur tangan dalam masalah ekonomi dengan melakukan investasi .

Contoh kebijakan Pemerintah yang di Bahas dalam ekonomi Mikro:

Contoh kebijakan Pemerintah yang di Bahas dalam ekonomi Mikro Penetapan Harga Minimum ( floor Price) yaitu harga dasar yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk melindungi produsen , misalnya penetapan harga dasar gabah yang dijual petani Penetapan harga Maksimum yaitu dilakukan untuk melindungi konsumen , misalnya penetapan maksimum untuk bahan bakar minyak , pupuk , obat-obatan

Contoh kebijakan Pemerintah yang dibahas dalam Ekonomi Makro:

Contoh kebijakan Pemerintah yang dibahas dalam Ekonomi Makro Kebijakan fiskal dan kebijakan moneter , yang termasuk kebijakan fiskal antara lain kebijakan anggaran pemerintah , pengeluaran pemerintah yang dapat berpengaruh terhadap pendapatan nasional Kebijakan Moneter antara lain : Penetapan tingkat Bunga Bank Politik Pasar terbuka Penambahan Jumlah Uang yang beredar Pengaturan Pemberian Kredit Penetapan Cadangan Minimal Bank Swasta

Contoh Kebijakan Pemerintah yang dibahas dalam Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro:

Contoh Kebijakan Pemerintah yang dibahas dalam Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro Penetapan Pajak a. Dalam mikro umumnya dikaitkan dengan naiknya biaya produksi sehingga kurva penawaran bergeser ke kiri atas . b. Dalam makro umumnya dikaitkan dengan menurunnya disposible income sehingga mengurangi daya beli masyarakat , akibatnya tingkat konsumsi masyarakat menurun Pemberian Subsidi Dalam mikro ditekankan pada dampak subsidi tersebut terhadap pergeseran kurva permintaan , akibatnya keseimbangan harga turun dan output keseimbangan naik Dalam makro dikenal dengan istilah pembayaran transfer. Dampaknya meningkatkan kegiatan produksi dan menambah pendapatan Nasional

SEKIAN DARI KAMI.....:

SEKIAN DARI KAMI..... 