ppt ini sebagai tugas biologi ict diprogram study pendidikan biologi,

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

HAMA DAN PENYAKIT PADA TUMBUHAN

Comments

By: Syahroel (36 month(s) ago)

ijin download ya....

Presentation Transcript

Hama dan Penyakit pada Tumbuhan:

Hama dan Penyakit pada Tumbuhan Nama : Viela Lafiana NIM : 1001147002 Prodi/semester/kelas : Biologi 2 A Email : lafianaviela@ymail.com

> Standar kompetensi dan kompetensi dasar > Indikator dan tujuan pembelajaran > Video > Hama dan Penyakit > 1. Pengertian hama > a. Ciri-ciri hama > b. Hama yang menyerang tumbuhan > 2. Pengertian Penyakit > b. Gejala-gejala tumbuhan terkena penyakit > a. Ciri-ciri penyakit > c. Penyebab penyakit pada tumbuhan > 3. Dampak negatif penggunaan pestisida kimia :

> Standar kompetensi dan kompetensi dasar > Indikator dan tujuan pembelajaran > Video > Hama dan Penyakit > 1. Pengertian hama > a. Ciri-ciri hama > b. Hama yang menyerang tumbuhan > 2. Pengertian Penyakit > b. Gejala-gejala tumbuhan terkena penyakit > a. Ciri-ciri penyakit > c. Penyebab penyakit pada tumbuhan > 3. Dampak negatif penggunaan pestisida kimia DAFTAR ISI

Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar :

Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar SK : 3. Memahami sistem dalam tumbuhan KD : 3.4 Mengidentifikasi hama dan penyakit pada organ tumbuha n yang dijumpai dalam kehidupan sehari -hari

Indikator dan Tujuan Pembelajaran ::

Indikator dan Tujuan Pembelajaran : Indikator : ● menjelaskan perbedaan hama dan penyakit ● mendata contoh hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari Tujuan pembelajaran : Siswa mampu mendeskripsikan perbedaan hama dan penyakit pada tumbuhan

Hama dan Penyakit:

Hama dan Penyakit Hama dan penyakit, keduanya penyebab terjadinya kerusakan. Akan tetapi bila dilihat dari penyebab dan hasil kerjanya, maka antara hama dan penyakit memiliki perbedaan.

1. HAMA:

1. HAMA Hama adalah perusak tumbuhan pada akar, batang, daun, atau bagian tumbuha lainnya sehingga tumbuhan tidak dapat tumbuh dengan sempurna atau mati.

A. Ciri-ciri hama adalah ::

A. Ciri-ciri hama adalah : Hama dapat dilihat oleh mata telanjang Umumnya dari golongan hewan (tikus, burung, serangga, ulat) Hama cenderung merusak bagian tumbuhan tertentu sehingga tanaman menjadi mati atau tumbuh tetapi tidak banyak memberikan hasil Serangga hama biasanya lebih mudah diatasi karena tampak oleh mata atau dapat dilihat secara langsung

B. Hama yang menyerang tumbuhan ::

B. Hama yang menyerang tumbuhan : Tikus Wereng Walang sangit Ulat Tungau

1. Tikus:

1. Tikus Tikus sulit dikendalikan karena memiliki daya adaptasi, mobilitas, dan kemampuan untuk berkembang biak yang sangat tinggi. Masa reproduksi yang relatif singkat menyebabkan tikus cepat bertambah banyak. Dan tikus sangat aktif di malam hari.

◌ Cara-cara mengatasi serangan hama tikus ::

◌ Cara-cara mengatasi serangan hama tikus : Membongkar dan menutup lubang tempat bersembunyi para tikus dan menangkap tikusnya Menggunakan musuh alami tikus, yaitu ular Menggunakan rodentisida (pembasmi tikus) atau dengan memasang umpan beracun

2. Wereng:

2. Wereng Wereng adalah sejenis kepik yang menyebabkan daun dan batang tumbuhan berlubang-lubang, kemudian kering, dan pada akhirnya mati.

◌ Cara mengendalikan hama wereng antara lain ::

◌ Cara mengendalikan hama wereng antara lain : Pengaturan pola tanam, yaitu dengan melakukan penanaman secara serentak maupun dengan pergiliran tanaman Pengendalian hayati, yaitu dengan menggunakan musuh alami wereng, misalnya laba-laba predator Lycosa Pseudoannulata Pengendalian kimia, yaitu dengan menggunakan insektisida, dilakukan apabila cara lain tidak mungkin untuk dilakukan

3. Walang sangit:

3. Walang sangit Walang sangit ( Leptocorisa acuta) merupakan salah satu hama yang juga meresahkan petani. Hewan ini jika diganggu, akan meloncat dan terbang sambil mengeluarkan bau. Serangga ini berwarna hijau kemerah-merahan.

Walang sangit dibedakan menjadi 2, yaitu ::

Walang sangit dibedakan menjadi 2, yaitu : Walang sangit muda ( nimfa ) Walang sangit dewasa ( imago )

◌ faktor-faktor yang mendukung populasi walang sangit:

◌ faktor-faktor yang mendukung populasi walang sangit Sawah sangat dekat dengan perhutanan Populasi gulma disekitar sawah cukup tinggi Penanaman tidak serentak

◌ Pengendalian hama walang sangit dapat dilakukan dengan cara ::

◌ Pengendalian hama walang sangit dapat dilakukan dengan cara : Menanam tanaman secara serentak Menangkap walang sangit pada pagi hari dengan menggunakan jala penangkap Penangkapan menggunakan umpan bangkai kodok, ketam sawah atau dengan alga Melakukan pengendalian kimia, yaitu dengan menggunakan insektisida

4. Ulat :

4. Ulat Kita bisa sebut larva kupu-kupu sebagai ulat. Pada fase ini, ulat aktif memakan dedaunan bahkan pangkal batang terutama pada malam hari.

◌ upaya pemberantasan hama ulat antara lain ::

◌ upaya pemberantasan hama ulat antara lain : Membuang telur kupu-kupu yang melekat pada bagian bawah daun Penyemprotan dengan menggunakan pestisida

5. Tungau :

5. Tungau Tungau (kutu kecil) biasanya terdapat di sebuah bawah daun untuk mengisap daun tersebut. Hama ini banyak terdapat pada musim kemarau. Hama ini dapat diatasi dengan cara mengumpulkan daun-daun yang terserang hama pada suatu tempat dan dibakar.

2 PENYAKIT Penyakit adalah sesuatu yang menyebabkan gangguan pada tanaman sehingga tanaman tidak bereproduksi atau mati secara perlahan-lahan. :

2 PENYAKIT Penyakit adalah sesuatu yang menyebabkan gangguan pada tanaman sehingga tanaman tidak bereproduksi atau mati secara perlahan-lahan.

A. Ciri-ciri penyakit : 1. penyebab penyakit sukar dilihat oleh mata telanjang 2. penyebab penyakit antara lain mikroorganisme dan kekurangan zat tertentu dalam tanah 3. serangan penyakit umumnya tidak langsung sehingga tanaman mati secara perlahan-lahan :

A. Ciri-ciri penyakit : 1 . penyebab penyakit sukar dilihat oleh mata telanjang 2. penyebab penyakit antara lain mikroorganisme dan kekurangan zat tertentu dalam tanah 3. serangan penyakit umumnya tidak langsung sehingga tanaman mati secara perlahan-lahan

B. Gejala-gejala tumbuhan terkena penyakit 1. Mosaik 2. Nekrosis 3. Kerdil 4. Malformasi 5. Klorosis:

B. Gejala-gejala tumbuhan terkena penyakit 1. Mosaik 2. Nekrosis 3. Kerdil 4. Malformasi 5. Klorosis

C. Penyebab penyakit pada tumbuhan : 1. Jamur jamur adalah salah satu organisme penyebab penyakit yang menyerang hampir semua bagian tumbuhan mulai dari akar, batang, ranting, daun, bunga, hingga buahnya. Penyebaran jenis penyakit ini dapat disebabkan oleh angin, air, atau sentuhan tangan. - Contohnya : a. Pada padi jamur Pyricularia oryzea b. Pada embun tepung jamur Peronosporaparasitica :

C. Penyebab penyakit pada tumbuhan : 1. Jamur jamur adalah salah satu organisme penyebab penyakit yang menyerang hampir semua bagian tumbuhan mulai dari akar, batang, ranting, daun, bunga, hingga buahnya. Penyebaran jenis penyakit ini dapat disebabkan oleh angin, air, atau sentuhan tangan. - Contohnya : a. Pada padi jamur Pyricularia oryzea b. Pada embun tepung jamur Peronospo ra parasitica

2. Bakteri Bakteri dapat mebusukkan daun, batang, dan akar tumbuhan. Bagian tumbuh tumbuhan yang diserang bakteri akan mengeluarkan lendir keruh, baunya sangat menusuk, dan lengket jika disentuh. Tubuhan yang diserang bakteri dapat diatasi dengan menggunakan bakterisida. - Contohnya : penyakit yang menyerang pembuluh tapis batang jeruk (citrus vein phloem degeneration/CVPD) yang disebabkan oleh bakteri Serratia marcescens. :

2. Bakteri Bakteri dapat mebusukkan daun, batang, dan akar tumbuhan. Bagian tumbuh tumbuhan yang diserang bakteri akan mengeluarkan lendir keruh, baunya sangat menusuk, dan lengket jika disentuh. Tubuhan yang diserang bakteri dapat diatasi dengan menggunakan bakterisida. - Contohnya : penyakit yang menyerang pembuluh tapis batang jeruk (citrus vein phloem degeneration/CVPD) yang disebabkan oleh bakteri Serratia marcescens.

3. Virus Penyakit yang disebabkan oleh virus cukup berbahaya karena dapat menular dan menyebar keseluruh tumbuhan dengan cepat. Tumbuhan yang sudah terlanjur diserang sulit untuk disembuhkan. - Contohnya : Penyakit daun tembakau yang berbercak-bercak putis, yang disebabkan oleh virus TMV (tabacco mosaik virus) yang menyerang permukaan atas daun tembakau. :

3. Virus Penyakit yang disebabkan oleh virus cukup berbahaya karena dapat menular dan menyebar keseluruh tumbuhan dengan cepat. Tumbuhan yang sudah terlanjur diserang sulit untuk disembuhkan. - Contohnya : Penyakit daun tembakau yang berbercak-bercak putis, yang disebabkan oleh virus TMV (tabacco mosaik virus) yang menyerang permukaan atas daun tembakau.

4. Alga (ganggang) Keberadaan alga juga perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan bercak karat merah pada daun tumbuhan. Tumbuhan yang biasanya diserang antara lain jeruk, jambu biji, dan rambutan. Yang ditandai adanya bercak berwarna kelabu kehijauan pada daun, kemudian pada permukaannya tumbuh rambutberwarna cokelat kemerahan. :

4. Alga (ganggang) Keberadaan alga juga perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan bercak karat merah pada daun tumbuhan. Tumbuhan yang biasanya diserang antara lain jeruk, jambu biji, dan rambutan. Yang ditandai adanya bercak berwarna kelabu kehijauan pada daun, kemudian pada permukaannya tumbuh rambutberwarna cokelat kemerahan.

3. Dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia antara lain adalah: a. Hama menjadi kebal (resisten) b. Peledakan hama baru (resurjensi) c. Penumpukan residu bahan kimia di dalam hasil panen d. Terbunuhnya musuh alami e. Pencemaran lingkungan oleh residu bahan kimia f. Kecelakaan bagi pengguna:

3. Dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia antara lain adalah: a. Hama menjadi kebal (resisten) b. Peledakan hama baru (resurjensi) c. Penumpukan residu bahan kimia di dalam hasil panen d. Terbunuhnya musuh alami e. Pencemaran lingkungan oleh residu bahan kimia f. Kecelakaan bagi pengguna

Thank you ....:

Thank you ....