KULIAH 1 HAKIKAT ORGANISASI

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: ArulId (3 week(s) ago)

Om bisa minta link downloadnya. thks

Presentation Transcript

HAKIKAT, TEORI & STRATEGI ORGANISASI :

HAKIKAT, TEORI & STRATEGI ORGANISASI PERKULIAHAN PERTAMA

ORGANISASI, KEPEMIMPINAN DAN MANEJEMEN PERSONAL :

ORGANISASI, KEPEMIMPINAN DAN MANEJEMEN PERSONAL

ORGANISASI:

ORGANISASI

MODAL UTAMA KOMITMEN :

MODAL UTAMA KOMITMEN

HAKIKAT ORGANISASI :

HAKIKAT ORGANISASI sistem layanan Sistem tata kelola kelembagaan ( dg cara menyatukan visi dan misi untuk mencapai tujuan bersama ) . Semangat kebersamaan utk menumbuhkan pemahaman ttg apa arti dan hakikat hidup berorganisasi, serta untuk apa dan bagaimana menjalankan tugas hidup dan kehidupan berorganisasi secara benar. Karena itu , dalam prosesnya fo kus organisasi diarahkan pada proses pe umbuh sikap saling mengerti / saling memahami , saling menutupi kekurangan dan saling membantu / kerjasama .

PowerPoint Presentation:

Sebagai suatu proses, organisasi dimaknai sebagai semua tindakan yang mempunyai efek pada perubahan watak, kepribadian, pemikiran, dan perilaku organisasi yang benar dan bertanggungjawab. Oraganisasi pada hakikat merupakan proses pembebasan anggota dari keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan.

TUJUAN :

TUJUAN Untuk melindungi hak dan kewajiban bersama Untuk memperjuangkan terpenuhinya kebutuhan dan kepentingan bersama Untuk mencapai tujuan bersama Tujuan harus mencerminkan kepentingan bersama Tujuan harus dimengerti oleh semua pihak Dirumuskan dalam mekanisme dan aturan yang jelas

ASAS ORGANISASI:

ASAS ORGANISASI Satu kesatuan arah dan komando Kepentingan bersama Loyalitas pada organisasi Wewenang , tugas , dan tanggung jawab Koordinasi Adil kebermanfaatan dan Keuntungan bersama Keseimbangan dan Fleksibilitas Keberlangsungan

YANG HARUS DIHINDARI :

YANG HARUS DIHINDARI Organisa si tidak boleh menjadikan anggota asing terhadap dirinya, asing terhadap hati nuraninya dan asing thd organisasinya. Organisasi tidak boleh melahirkan sikap, pemikiran dan perilaku semu. Organisasi tidak boleh menjadikan manusia berada di luar dirinya. Organisasi harus mampu menyatukan sikap, pemikiran, perilaku, dengan hati nurani, dan keimanannya menjadi satu kesatuan yang utuh.

MENGAPA BERORGANISASI :

MENGAPA BERORGANISASI

MENGAPA ORGANISASI :

MENGAPA ORGANISASI Organisasi merupakan suatu perkumpulan orang-orang untuk mendorong terciptanya sistem kerja yang paling efisien untuk memaksimalkan berkembangnya kapasitas kerja yang optimal MENGAPA PENTING BERORGANISASI : Sebagai Wadah untuk memaksimalkan berfungsinya sistem kerja dengan tujuan yang jelas dan dilakukan secara terencana dan terukur Sebagai Proses interaksi antara orang-orang untuk saling memotivasi, menumbuhkan spirit dan kepercayaan serta untuk menciptakan pola kerjasama yang optimal

PowerPoint Presentation:

3 . Untuk menciptakan keseimbangan antara tugas dengan wewenang 4. Untuk mengatur pengelompokan profesi dan spesialisasi secara fungsional 5. Untuk mencapai tujuan yang jelas dan kemajuan secara terukur dengan standar kerja dan Sistem imbalan yang jelas

HAKIKAT :

HAKIKAT SISTEM : utuh , saling bergantung , saling membutuhkan , saling mempengaruhi , saling mengisi , ALAT UTK MENCAPAI TUJUAN BERSAMA : lepas semua kepentingan pribadi atau kelompok Tujuan itu harus memberi manfaat , jelas dan terukur hasilnya MELINDUNGI HAK-HAK DAN KEPENTINGAN ANGGOTA

PowerPoint Presentation:

MENGIKAT : orang , program, lingkungan , kebijakan Membangun spirit dan rasa memiliki Belajar Membangun Kebersamaan , sikap saling memahami dan saling menutupi kekurangan B erganti koki, rasa makanan tidak berubah. Begitu pula bila ada pergantian pimpinan organisasi.

PowerPoint Presentation:

HAKIKAT BERORGANISASI adanya Kebutuhan , harapan , kepentingan , dan kemampuan manusia yang dibatasi oleh ruang dan waktu . Segala sesuatu yang menempati ruang dan waktu akan berproses . Setiap proses selalu melahirkan perubahan . Setiap perubahan selalu melahirkan sesuatu yang baru . Manusia dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dan mengendalikan sesuatu yang baru yang menyebabkan timbulnya Kompleksitas masalah

PowerPoint Presentation:

Memberikan pemahaman, dan mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin akan kita hadapi dalam pekerjaan Untuk itu manusia harus dapat saling berbagi dan bekerjasama dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan . Untuk itulah dibutuhkan upaya untuk mempelajari berbagai pola dan karakteristik organisasi yang selalu terbarukan

1. Perumusan Tujuan dengan Jelas (1):

1. Perumusan Tujuan dengan Jelas (1) Organisasi tanpa tujuan tak berarti, hanya penghamburan uang Organisasi didirikan untuk capai hasil tertentu Dasar dari organisasi terletak pada tujuan yg telah ditentukan Tujuan organisasi harus selalu ditinjau oleh kekuasaan yg lebih tinggi Tujuan organisasi harus dimengerti dan diterima oleh para pegawai dan dicamkan dalam jiwa. Guiding Principles of Public Administration Sutarto

1. Perumusan Tujuan dengan Jelas (2):

Tujuan akan membantu usaha organisasi Tujuan dibutuhkan untuk melakukan koordinasi Untuk koordinasi langkah pertama adalah menetapkan tujuan organisasi Organisasi yang ingin memenangkan persaingan  perbaharui tujuan Arah terakhir semua kegiatan orgn diarahkan Diperlukan sebelum tetapkan haluan, prosedur. metoda, strategi, dan peraturan Tujuan jelas = bintang pemandu perjalanan kapal. 1. Perumusan Tujuan dengan Jelas (2)

Tujuan Organisasi & Individu (1):

Tujuan Organisasi & Individu (1) Tujuan Organisasi Tujuan Individu Bertolak Belakang Herbert G. Hicks

Tujuan Organisasi & Individu (2):

Tujuan Organisasi & Individu (2) Tujuan Organisasi Tujuan Individu Berbeda Sebagian Herbert G. Hicks

Tujuan Organisasi & Individu (3):

Tujuan Organisasi & Individu (3) Tujuan Organisasi Tujuan Individu Netral Herbert G. Hicks

Tujuan Organisasi & Individu (4):

Tujuan Organisasi & Individu (4) Tujuan Organisasi Tujuan Individu Hampir Sama Herbert G. Hicks

Tujuan Organisasi & Individu (5):

Tujuan Organisasi & Individu (5) Tujuan Organisasi Tujuan Individu Tepat Sama Herbert G. Hicks

TEORI DAN PRINSIP ORGANISASI:

TEORI DAN PRINSIP ORGANISASI THEORIST TEORI PRINSIP-PRINSIP TEORI Frederick Taylo r Scientific Managemen 1. Penggantian metode dari pekerjaan ditentukan secara ilmiah 2.Seleksi dan pelatihan pekerja ditentukan secara ilmiah 3.Kerjasama antara manajemen dan buruh untuk menyelesaikan suatu pekerjaan sesuai dengan metode ilmiah 4.Pembagian tanggung jawab antara manajer dan pekerja, manajer sebagai perencana dan supervisi dan pekerja sebagai pelaksan HENRY FAYOL PRINSIP-PRINSIP ORGANISASI Pembagian kerja/spesialisasi 2.Wewenang atasan untuk memberi perintah dan diiringi oleh tanggung jawab 3.Disiplin sebagai tata aturan organisasi yang wajib ditaati pekerja 4.Kesatuan komando, perintah hanya dari 1 atasan 5.Kesatuan arah, semua aktifitas anggota kelompok untuk tujuan yang sama dibawah seorang manajer dengan sebuah rencana 6.Mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan individu

PRINSIP HENRY FAYOL :

PRINSIP HENRY FAYOL THEORIST ALIRAN PRINSIP-PRINSIP HENRY FAYOL PRINSIP-PRINSIP ORGANISASI Pembagian kerja/spesialisasi 2.Wewenang atasan untuk memberi perintah dan diiringi oleh tanggung jawab 3.Disiplin sebagai tata aturan organisasi yang wajib ditaati pekerja 4.Kesatuan komando, perintah hanya dari 1 atasan 5.Kesatuan arah, semua aktifitas anggota kelompok untuk tujuan yang sama dibawah seorang manajer dengan sebuah rencana 6.Mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan individu

Perkembangan Teori Organisasi:

Perkembangan Teori Organisasi Masalah Besar Krisis Pemikiran Anomalies Preposisi Konsep Theory Paradigma Sesuatu yg tidak dapat dideteksi pada saat itu Suatu pertanyaan yg terdiri dari satu or lebih konsep/variabel Ide, masalah, benda, gejala sosial yg dinyatakan dg kata/istilah

Historical Perspectives:

Historical Perspectives Classical Neo Classical Modern/ Contingency Postmodern/ Politics 1900-1930 1930-1960 1960-1975 1975-?

Evolusi Teori Organisasi Kontemporer:

Evolusi Teori Organisasi Kontemporer Kerangka Waktu 1900-1930 1930-1960 1960-1975 1975 -?? Sistem Tertutup Tertutup Terbuka Terbuka Tujuan Pemenuhi keb Fisik Fisik-Sosial Rasional Rasional-Sosial Tema Utama Efisiensi Mekanis ManusiaHR Desain Kontingensi Power Politik Klasifikasi Teoritis Tipe I Klasik Tipe II Neoklasik Tipe III Modern Tipe IV PosMo Robbins, Scott, & Meyer

Evolusi Teori Organisasi:

Evolusi Teori Organisasi Kast & Rosenzweig Teori Tradisional Manajemen Ilmiah (pelaksanaan tugas yg efisien) Model Birokratis (Wewenang & Struktur) Teori Manajemen Administratif (Prinsip2 manajemen universal) Modifikasi Ilmu-ilmu perilaku (Isu-isu psikologis, sosiologis, dan kultural) Ilmu2 Manajemen (Rasionalitas teknis-ekonomis) 1900 1920 an 1940 an 1970 an

Classical Theories of Organization:

Classical Theories of Organization Classical management theory formulated by: Practitioners (e.g., Taylor, Fayol) Sociologist (Weber) Assumptions: efficiency, rationality, control, antagonism between owners and labor (machine as metaphor)

Classical Theories of Organization:

Classical Theories of Organization Pemikiran yang menjadi pilar utama: Scientific Management (F.W. Taylor) Teori Administrasi (Fayol, Gullick & Urwick, Mooney, Follet) Teori Birokrasi (Max Weber)

Pilar Utama Rasionalitas Aliran Klasik:

Pilar Utama Rasionalitas Aliran Klasik Division of labor (specialization)  Adam Smith: 10 labors/day = 48.000 paku Without Spec= 10-200 paku Scalar and functional processes (hierarchy) Structures Span of control

1. Scientific Management:

1. Scientific Management Pelopor : F.W. Taylor (1856-1915) seorang insinyur mesin pada perusahaan baja di Pennsylvania. Principal of Scientific Management (1911) Dipengaruhi oleh etika Protestan: Kerja keras, rasionalitas, ekonomi, dan individualisme. Hasil kerja saat itu hanya sepertiga dari yang seharusnya (Low productivity rate)

Empat Prinsip Scientific Management:

Empat Prinsip Scientific Management Setiap elemen pekerjaan ditentukan secara ilmiah Seleksi dan pelatihan pekerja ditentukan secara ilmiah Kerjasama antara manajemen dan buruh sesuai dengan metode ilmiah Pembagian tanggung jawab yg lebih merata antara manajer dan pekerja Time & Motion Study

Pengaruh Taylorism:

Pengaruh Taylorism Managerial: experience-based to scientific based US and Europe Industries Changed worker (labor) as well industrial structures Personal management dept, maintenance dept, quality control dept, etc.

2. Teori Administrasi:

2. Teori Administrasi Pelopor: Henry Fayol, seorang manajer perusahaan di Perancis Sedang meneliti manajemen pabrik di USA Berdasarkan pengalaman bertahun2 sebagai praktisi eksekutif Fokus pada manajer (Taylor ke pekerja)

Fayol’s 14 Principles::

Fayol’s 14 Principles: Division of Work —improves efficiency through a reduction of waste, increased output, and simplification of job training Authority and Responsibility —authority: the right to give orders and the power to extract obedience – responsibility: the obligation to carry out assigned duties Discipline —respect for the rules that govern the organization

PowerPoint Presentation:

4. Unity of Command —an employee should receive orders from one superior only 5. Unity of Direction —grouping of similar activities that are directed to a single goal under one manager 6. Subordination of Individual Interests to the General Interest —interests of individuals and groups should not take precedence over the interests of the organization as a whole. 7. Remuneration of Personnel —payment should be fair and satisfactory for employees and the organization 8. Centralization —managers retain final responsibility – subordinates maintain enough responsibility to accomplish their tasks

PowerPoint Presentation:

9. Scalar Chain (Line of Authority) —the chain of command from the ultimate authority to the lowest 10. Order —people and supplies should be in the right place at the right time 11. Equity —managers should treat employees fairly and equally 12. Stability of Tenure of Personnel —managerial practices that encourage long-term commitment from employees create a stable workforce and therefore a successful organization 13. Initiative —employees should be encouraged to develop and carry out improvement plans 14. Esprit de Corps —managers should foster and maintain teamwork, team spirit, and a sense of unity among employees

3. Teori Birokrasi - Max Weber:

3. Teori Birokrasi - Max Weber Istilah bureaucracy non konotasi baik atau buruk tapi menunjukkan ciri-ciri tertentu dari desain organisasi Birokrasi adalah model yg paling efisien dan efektif untuk organisasi yg mempunyai tingkat kompleksitas tinggi seperti: Perusahaan, pemerintah, dan militer Konsep utama: Rasional Legal (Hak u/ melaksanakan berdasarkan kedudukan yg ditetapkan secara legal)

Tipe Ideal Birokasi Weber:

Tipe Ideal Birokasi Weber Pembagian kerja berdasarkan fungsi Hirarki wewenang yang jelas Prosedur seleksi yang formal Jenjang karir Peraturan yang rinci Hubungan impersonal