Tugas Pendidikan Agama Islam Mengenai Manusia Dan Tugasnya 1

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: fatrin (19 month(s) ago)

kok yg ini ga bisa d download ya ? mau dwnload dong boleh ?

Presentation Transcript

Tugas Pendidikan Agama Islam Mengenai Manusia Dan Tugasnya Sebagai Khalifah Di Bumi : 

Tugas Pendidikan Agama Islam Mengenai Manusia Dan Tugasnya Sebagai Khalifah Di Bumi Oleh : Wulan Kartika Sari Kelas X6/35 SMA N 2 PATI Tahun Pelajaran 2010/2011

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ(Bismillahirrohmanirrohim) : 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ(Bismillahirrohmanirrohim)

A. Surat Al Baqarah, 2: 30 : 

A. Surat Al Baqarah, 2: 30 وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا1 أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ ﴿٣٠﴾ Artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

Slide 4: 

Kandungan Surat Al Baqarah : 30, diantaranya: * Allah memberitahu kepada malaikat bahwa Allah akan menciptakan khalifah (wakil Allah) dibumi * Allah memilih manusia menjadi khalifah dimuka bumi * Malaikat menyangsikan kemampuan manusia dalam mengemban tugas sebagai manusia. * Malaikat beranggapan bahwa yang pantas menjadi khalifah di bumi adalah dirinya. Malaikat merasa selalu bertasbih, bertauhid dan menyucikan Allah * Allah lebih mengetahui apa yang tidak diketahui oleh malaikat

B. Surat Al-Mu’minun, 23: 12-14 : 

B. Surat Al-Mu’minun, 23: 12-14 Artinya : “ Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati yang (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, lalu segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulan belulang itu Kami balut dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

Slide 6: 

Kandungan Isi Surat Al Mu’minun 23: 12-14 : -Allah SWT menjadikan saripati tanah yang terdapat dalam tubuh manusia sebagai nutfah (air yang berisi spermatozoa atau disebut sperma), kemudian ditumpahkan kedalam qarar (rahim atau kandungan) -Allah SWT menjadikan nutfah sebagai alaqah yang berbentuk gumpalan darah menyerupai buah lecis atau lintah -Dari Alaqah Allah SWT menjadikannya sebagai mudgah, yaitu segumpal daging menyerupai daging hancur yang sudah dikunyah -Dari mudgah Allah SWT menjadikannya sebagai idzam, yaitu tulang atau rangka -Kemudian tulang atau rangka itu dibalut oleh daging -Setelah itu Allah SWT menjadikannya sebagai mahluk dalam bentuk lain yaitu dalam bentuk manusia yang telah berkepala, berbadan, bertangan, dan berkaki

C. Surat Az-Zariyat, 51: 56 : 

C. Surat Az-Zariyat, 51: 56 Artinya: “ Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku ”

Slide 8: 

Kandungan Isi Surat Az-Zariyat 51: 56 : Manusia diciptakan oleh Allah SWT agar menyembah kepadanya. Kata menyembah sebagai terjemahan dari lafal ‘abida-ya’budu-‘ibadatun (taat, tunduk, patuh). Beribadah berarti menyadari dan mengaku bahwa manusia merupakan hamba Allah yang harus tunduk mengikuti kehendaknya, baik secara sukarela maupun terpaksa. Ibadah muhdah (murni), yaitu ibadah yang telah ditentukan waktunya, tata caranya, dan syarat-syarat pelaksanaannya oleh nas, baik Al Qur’an maupun hadits yang tidak boleh diubah, ditambah atau dikurangi. Misalnya shalat, puasa, zakat, haji dan sebagainya. Ibadah ‘ammah (umum), yaitu pengabdian yang dilakuakn oleh manusia yang diwujudkan dalam bentuk aktivitas dan kegiatan hidup yang dilaksanakan dalam konteks mencari keridhaan Allah SWT

D. Surat An-Nahl, 16: 18 : 

D. Surat An-Nahl, 16: 18 وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ Artinya : “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Slide 10: 

Kandungan Surat An-Nahl 16: 18 : Allah SWT menciptakan manusia dengan sempurna, yakni memiliki fiksi yang terdiri dari penglihatan, pendengaran, dan hati. Allah memerintahkan manusia agar senantiasa bersyukur terhadap segala nikmat dan rahmat yang dianugerahkan-Nya sebagai contoh: -Telinga digunakan untuk mendengarkan yang baik-baik. -Mata digunakan untuk melihat dan dijaga dari pandangan yang diharamkan. -Hati digunakan untuk merasa dan tidak mengeluarkan sifat-sifat tercela yang menyakitkan orang lain. -Akal digunakan untuk memikir pada hal yang lebih bermanfaat, baik bagi diri sendiri, maupun orang lain. Semua hal yang baik dilakukan dan hal-hal yang jelek ditinggalkan untuk menunjukkan ketaatannya kepada Allah SWT agar hidup di alam dunia mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan yang diridhai Allah SWT.

Terima Kasih Atas Perhatiannya : 

Terima Kasih Atas Perhatiannya