Character building-all level

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Slide 1: 

Membangun karakter melalui pendidikan

Pengertian Karakter : 

Pengertian Karakter Karakter adalah perilaku yang dilandasi oleh nilai-nilai berdasarkan norma agama, kebudayaan, hukum/konstitusi, adat istiadat, dan estetika

Pendidikan Karakter : 

Pendidikan Karakter Pendidikan karakter adalah upaya yang terencana untuk menjadikan peserta didik mengenal, peduli dan menginternalisasi nilai-nilai sehingga mereka memiliki perilaku yang terpuji

Level Ranah Afektif(Krathwohl dalam Gronlund & Linn, 1990) : 

Level Ranah Afektif(Krathwohl dalam Gronlund & Linn, 1990) receiving: keinginan untuk memperhatikan suatu stimulus atau rangsangan responding: partisipasi aktif untuk merespon suatu rangsangan atau gejala valuing: internalisasi nilai atau keyakinan sehingga melahirkan suatu komitmen organization: pengorganisasian antar nilai, termasuk penyelesaian konflik antar nilai, shg menghasilkan sistem nilai yang konsisten characterization: sistem nilai yang dibangun mampu mengendalikan perilaku hingga membentuk karakter atau pola hidup seseorang

Nilai-nilai minimal untuk dikembangkan : 

Nilai-nilai minimal untuk dikembangkan PUSAT KURIKULUM BALITBANG KEMDIKNAS

Nilai-nilai minimal untuk dikembangkan : 

PUSAT KURIKULUM BALITBANG KEMDIKNAS Nilai-nilai minimal untuk dikembangkan

Karakter yang dikembangkan di SMP (Direktorat Pembinaan SMP) : 

Karakter yang dikembangkan di SMP (Direktorat Pembinaan SMP)

Slide 8: 

8 Skema Pendidikan Karakter EKSTRA KURIKULER

Hal-hal yang perlu diperhatikan : 

Hal-hal yang perlu diperhatikan Nilai-nilai yang mendasari pembentukan karakter bukan diajarkan, tetapi dikembangkan: nilai karakter tidak dijadikan substansi atau pokok bahasan, karena itu tidak ditanyakan dalam ulangan atau ujian Dikembangkan melalui semua mata pelajaran, pengembangan diri, dan budaya sekolah: pembentukan karakter bukan hanya tanggungjawab mata pelajaran PKn dan Agama

Hal-hal yang perlu diperhatikan : 

Hal-hal yang perlu diperhatikan Yang mengembangkan secara aktif adalah siswa, sekolah hanyalah memfasilitasi: ibarat tanaman, karakter akan tumbuh dengan subur bila benihnya bagus dan lahannya bagus Dikembangkan mengacu pada indikator sekolah dan indikator mata pelajaran: karakter merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kompetensi yang harus dicapai oleh siswa Dikembangkan secara berkelanjutan: secara sadar, terencana, dan terus menerus

Contoh indikator : 

Contoh indikator

Cara Menilai Karakter : 

Cara Menilai Karakter Observasi & menggunakan anecdotal record: mengamati sikap dan perilaku, kemudian mencatatnya Proyektil: diberikan tugas atau pekerjaan untuk direspons, berdasar respons tersebut dinilai karakternya Wawancara: memberikan pertanyaan terbuka atau tertutup sebagai pancingan Laporan pribadi: menulis pandangan ttg sesuatu, dari tulisan tersebut dinilai karakternya Menggunakan angket/kuisioner: diberikan pertanyaan terbuka atau tertutup secara tertulis untuk dijawab, dari jawaban tersebut dinilai karakternya

Penilaian Karakter : 

Penilaian Karakter Posisi peserta didik selama proses belajar dalam satu semester bersifat formatif, digunakan untuk membantu peserta didik mengatasi kesulitan internalisasi nilai, tetapi tidak dijadikan komponen skor untuk menentukan posisi akhir Posisi peserta didik terakhir dalam satu semester adalah hasil akhir yang ditunjukkan peserta didik pada akhir semester tersebut, bukan akumulasi atau hasil jumlah komponen skor dibagi frekuensi

Penilaian Karakter : 

BT MK MB MT membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten) mulai berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten) mulai terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten) belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda- tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator) Hasil penilaian dapat dinyatakan dalam ungkapan sebagai berikut: (misalnya yang dikembangkan Puskur) Penilaian Karakter

authorStream Live Help