DETEKSI DINI KOMPLIKASI IBU DAN JANIN power point

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

DETEKSI DINI KOMPLIKASI IBU DAN JANIN: 

DETEKSI DINI KOMPLIKASI IBU DAN JANIN Disusun Oleh : Yani Tika Dian Nonong

Deteksi Dini Komplikasi Ibu dan Janin: 

Deteksi Dini Komplikasi Ibu dan Janin Selama pemeriksaan antenatal, Bidan akan memberitahu pasien jika ia mengalami tanda-tanda bahaya dan akan mendeteksinya. Hal ini penting bagi bidan untuk memeriksa tanda-tanda bahaya yang kemungkinan akan di alami ibu dan janin.

Deteksi dini komplikasi ibu dan janin meliputi: 1. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda. 2. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut. : 

Deteksi dini komplikasi ibu dan janin meliputi: 1. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda. 2. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut.

1. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda: 

1. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda Perdarahan pervaginam Àbortus Kehamilan Mola Kehamilan ektopik

1. Abortus : 

1. Abortus Abortus spontan Abortus buatan Abortus infeksius Missed abortion

Tanda dan penanganan Abortus sesuai jenisnya: 

Tanda dan penanganan Abortus sesuai jenisnya Jenis Abortus Tanda Penanganan Iminen Plek (darah coklat) Bed rest Total Insipien Ostium terbuka,darah+,nyeri Dilatasi & Kuretase Inkomplit Darah -/+,nyeri, sebagian hasil konsepsi keluar Digital ,uterotonika dan Antibiotika Komplit Hasil konsepsi keluar Uterotonika

2. Kehamilan Mola: 

2. Kehamilan Mola Suatu kehamilan dimana setelah fertilisasi, hasil konsepsi tidak berkembang menjadi embrio tetapi terjadi proliferasi dari villi corealis disertai dengan degenerasi hidrofik.

3. Kehamilan Ektopik: 

3. Kehamilan Ektopik Adalah kehamilan dimana setelah fertilisasi implantasi terjadi diluar endometrium kavum uteri, seperti di ovarium, serviks, dan tuba fallopi.

`B. Hipertensi Gravidarum: 

`B. Hipertensi Gravidarum Hipertensi dalam kehamilan berarti bahwa wanita telah menderita hipertensi sebelum hamil atau disebut pre-eklampsia tidak murni.

Klasifikasi Hipertensi menurut JNC VII (2003): 

Klasifikasi Hipertensi menurut JNC VII (2003) Klasifikasi Sistolik Diastolik Normal < 120 ≤ 80 Pre-hipertensi 120 - 139 80 – 89 Hipertensi stadium I 140 - 159 90 – 99 Hipertensi stadium II ≥ 160 ≥ 100

Definisi Hipertensi dalam kehamilan menurut WHO:: 

Definisi Hipertensi dalam kehamilan menurut WHO: Tekanan Sistol > 140 atau tekanan diastol >90 Kenaikan tekanan sistolik > 15 mmHg dibandingkan dengan tekanan darah sebelum hamil atau pada trimester pertama kehamilan.

Klasifikasi :: 

Klasifikasi : Hipertensi essensial Hipertensi gestasional Pre-eklampsia dan Eklampsia Pre-eklampsia dengan hipertensi kronik

2. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut: 

2. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut Perdarahan pervaginam Perdarahan pervaginam pada kehamilan lanjut terjadi setelah kehamilan 28 minggu. Perdarahan antepartum dapat berasal dari kelainan plasenta ( plasenta previa, solusio plasenta atau perdarahan yang belum jelas sebabnya) dan Bukan dari kelainan Plasenta (erosi, polip, varises yang pecah)

Lanjutan .....: 

Lanjutan ..... Keluar cairan pervaginam Cairan pervaginam dalam kehamilan normal apabila tidak berupa perdarahan banyak, air ketuban maupun leukhore yang patologis. Gerakan janin berkurang Gerakan janin berkurang bisa disebabkan oleh aktifitas ibu yang berlebihan sehingga gerak janin tidak dirasakan.

Lanjutan...: 

Lanjutan... Kehamilan janin Merupakan komplikasi kehamilan yang berat. Terimakasih