MSDM-Mnj-Personalia_Sesi-1

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

MSDM & Manajemen PERSONALIA: 

MSDM & Manajemen PERSONALIA Manajemen S DM I FE - Unsada Dini Rahayu

MSDM & Mnj Personalia: 

MSDM & Mnj Personalia  MSDM - dikaji secara makro - pendekatannya s e c a r a modern - karyawan dianggap sebagai kekayaan utama organisasi jadi harus dipelihara dengan baik .  Mnj Personalia - dikaji secara mikro - pendekatannya s e c a r a klasik - karyawan dianggap sbg faktor produksi jd harus dimanfaatkan s e c a r a produktif .

Tujuan МŚÐM: 

Tujuan МŚ ÐM Tujuan MSDM yaitu untuk meningkatkan dukungan sumber daya manusia dalam usaha meningkatkan efektivitas organisasi dalam rangka mencapai tujuan . Secara operasional untuk meningkatkan produktivitas pegawai , mengurangi tingkat absensi , mengurangi tingkat perputaran kerja , atau meningkatkan loyalitas para pegawai pada organisasi .

Ķonsep Dasar МŚÐM: 

Ķ onsep Dasar МŚ ÐM Konsep Free Rein ( konsep bebas liberal), m e r u p akan konsep y an g menyatakan bahwa setiap or an g bebas u ntuk memilih tempatnya bekerja & melakukan mutasi ( proses u ntuk memperluas wawasan d a l a m rangka menempati jabatan y an g lebih tinggi ) sesuai d en g a n keinginannya . Konsep Life Time Employment , m e r u p akan konsep y an g menyatakan bahwa setiap or an g harus bekerja selama hidupnya di suatu perusahaan .

Fungsi MSDM: 

Fungsi MSDM Manajemen Sumberdaya Manusia terdiri dari dua fungsi, yaitu: Fungsi manajemen (FM) Fungsi operasional (FO)

Fungsi Manajemen : 

Fungsi Manajemen 1. Fungsi Perencanaan 2. Fungsi Pengorganisasian 3. Fungsi Pengarahan 4. Fungsi Pengkoordinasian 5. Fungsi Pengontrolan/Pengawasan

Fungsi Perencanaan: 

Fungsi Perencanaan Menentukan terlebih dulu program yang akan membantu mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.

Fungsi Pengorganisasian : 

Fungsi Pengorganisasian Merancang susunan dari berbagai hubungan antara jabatan, personalia, dan faktor-faktor fisik.

Fungsi Pengarahan & Pengkoordinasian : 

Fungsi Pengarahan & Pengkoordinasian Melaksanakan pekerjaan, mengusahakan agar karyawan mau bekerjasama secara efektif dan tingkat kesiapan bawahan, penugasan dan kepemimpinan. Klasifikasi POWER 1. Role Power (kekuasaan peran) Kemampuan untuk memberlakukan sanksi atau mereka melaksanakan pekerjaan, mengusahakan agar karyawan mau bekerjasama secara efektif yang tidak mematuhi perintah kita 2. Expert Power (kekuasaan keahlian) Kemampuan menggunakan kecakapan dan pengetahuan untuk memimpin 3. Resource Power ( kekuasaan sumber daya ) Kemampuan untuk menyediakan atau menahan sumber daya

Fungsi Pengontrolan/Pengawasan : 

Fungsi Pengontrolan/Pengawasan Mengamati dan membandingkan pelaksanaan dengan rencana dan mengoreksinya apabila terjadi penyimpangan, atau kalau perlu menyesuaikan kembali rencana yang telah dibuat.

Fungsi Pengontrolan... (2) : 

Fungsi Pengontrolan... (2) Upaya meminimalisir penyimpangan yang terbaik adalah bersifat prefentif, bagaimana manajer mengupayakan Moral Kerja Karyawan hadir mendasari pekerjaan yang dilaksanakan dan Sinergi antara Resources – Environment & Goals.

Fungsi Operasional : 

Fungsi Operasional 1. Fungsi Pengadaan 2. Fungsi Pengembangan 3. Fungsi Pemberi Kompensasi 4. Fungsi Integrasi 5. Fungsi Pemeliharaan

Fungsi Pengadaan: 

Fungsi Pengadaan Fungsi Pengadaan: Penentuan jenis/mutu karyawan dan jmlh (menentukan keberhasilan rekruitmen melalui prosedur yang tepat). Sewaktu menarik karyawan baru, manajemen haruslah mempertimbangkan: Keadaan pasar tenaga kerja/Jenis-jenis karyawan yang diinginkan dan bagaimana yang tersedia. Jumlah tenaga kerja yang akan ditarik.

Fungsi Pengadaan... (2): 

Fungsi Pengadaan... (2) Analisa jabatan merupakan suatu proses untuk mempelajari dan mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan berbagai operasi dan kewajiban suatu jabatan, terdiri dari : 1. Deskripsi jabatan dan 2. Spesifikasi jabatan

Fungsi Pengadaan... (3): 

Fungsi Pengadaan... (3) Deskripsi jabatan merupakan suatu statement yang teratur, dari berbagai tugas dan kewajiban suatu jabatan tertentu. Indentifikasi jabatan, Ringkasan jabatan, Tugas yang dilaksanakan, Pengawasan yang diberikan dan yang diterima, Hubungan dengan jabatan-jabatan lain, Bahan-bahan, alat-alat dan mesin-mesin yang dipergunakan, Kondisi kerja, Penjelasan istilah-istilah yang tidak lazim, Komentar tambahan untuk melengkapi penjelasan di atas.

Fungsi Pengadaan... (4): 

Fungsi Pengadaan... (4) Spesifikasi jabatan, pada umumnya isi suatu spesifikasi jabatan terdiri dari: Identifikasi jabatan : • Nama : • Kode : • Bagian : Persyaratan kerja : • Pendidikan (SD, SLTP, SLTA ataukah PT), • Tingkat kecerdasan minimal yang diperlukan, • Pengalaman yang diperlukan, • Pengetahuan dan ketrampilan, • Persyaratan fisik, • Status perkawinan, • Jenis kelamin, • Usia, • Kewarganegaraan (Penduduk)

Fungsi Pengembangan: 

Fungsi Pengembangan Untuk memperbaikan efektivitas kerja dengan cara memperbaiki pengetahuan, ketrampilan maupun sikap karyawan.

Fungsi Pengembangan... (2): 

Fungsi Pengembangan... (2) Metode Pelatihan Operasional: 1. “ On-the–job–training “. memberikan tugas kepada atasan langsung yang baru dilatih, untuk melatih mereka. 2. “ Vestibule school ”. merupakan bentuk latihan dimana pelatihnya bukanlah atasan langsung, tetapi pelatih-pelatih khusus (“ Staff specialist ”). 3. “ Apprenticeship ” (magang). Metode ini biasa dipergunakan untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan keterampilan yang relatif lebih tinggi. 4. Kursus Khusus. Merupakan bentuk pengembangan yang lebih mirip pendidikan dari pada latihan. Kursus ini biasanya diadakan untuk memenuhi minat dari para karyawan dalam bidang-bidang pengetahuan tertentu (diluar bidang pekerjaannya) seperti kursus bahasa asing, komputer dan lain sebagainya.

Fungsi Pemberi Kompensasi: 

Fungsi Pemberi Kompensasi Balas jasa, berwujud uang atau yang lainnya sesuai pengorbanan/kontribusi karyawan. Upah adalah bagian dari kompensasi, dapat pula berbentuk fasilitas-fasilitas yang dapat dinilai dengan uang.

Fungsi Pemberi Kompensasi... (2): 

Fungsi Pemberi Kompensasi... (2) Perlu memperhatikan faktor-faktor berikut ini: 1. Memenuhi kebutuhan minimal 2. Dapat mengikat 3. Dapat menimbulkan semangat dan kegairahan kerja 4. Adil 5. Tidak boleh bersifat statis

Fungsi Integrasi : 

Fungsi Integrasi Tercapainya sinergi antara karyawan dan perusahaan untuk tujuan masing - masing yang berbeda. (Teori kebutuhan Maslow dan motivasi XY Mc Gregor dan Mc Lelland).

Fungsi Pemeliharaan : 

Fungsi Pemeliharaan Perusahaan memelihara kemampuan dan sikap karyawan melalui program keselamatan, kesehatan dan pelayanan.

Fungsi Pemeliharaan... (2) : 

Fungsi Pemeliharaan... (2) Setiap program keselamatan dapat terdiri dari salah satu atau lebih elemen-elemen berikut ini: 1. Didukung oleh manajemen puncak ( top management ) 2. Menunjukkan seorang direktur keselamatan 3. Pembuatan pabrik dan operasi yang bertindak secara aman 4. Mendidik para karyawan untuk bertindak dengan aman 5. Menganalisa kecelakaan 6. Menyelenggarakan perlombaan atau keselamatan kerja 7. Menjalankan peraturan-peraturan untuk keselamatan kerja

Resensi “Kungfu Panda”: 

Resensi “Kungfu Panda” 1. Rahasia untuk menjadi istimewa tak lain adalah keyakinan bahwa Anda memang istimewa. Bangkitkan prinsip seperti itu pada diri setiap karyawan . Kalau kita berpikir diri kita spesial , unik , memiliki keunggulan , beda dari yang lain, dan berharga maka kita pun akan mendapatkan dorongan dari dalam untuk melakukan hal-hal yang istimewa . 2. Terus berusaha mewujudkan mimpi ( sampai ) menjadi kenyataan . Po yang gemuk , tertatih-tatih menaiki tangga padepokan dan baru beberapa langkah saja sudah lelah , tidak begitu saja pantang menyerah . Kegigihannya terus dipertahakna hingga akhirnya ia bisa menguasai kungfu . Jangan biarkan pikiran negatif menghalangi kita untuk meraih impian , apalagi kemudian menyerah . Tanamkan pada karyawan bahwa kemarin adalah sejarah , esok adalah misteri dan hari ini adalah anugerah . Kegagalan masa lalu tidak boleh membayangi langkah kita , demikian juga ketakutan akan masa depan . Hidup adalah perbuatan , kata sebuah iklan . Berbuatlah hari ini , yakni hari yang telah dihadiahkan Tuhan pada kita .

Resensi “Kungfu Panda”... (2): 

Resensi “Kungfu Panda”... (2) 3. Kita tidak akan berhasil mengembangkan orang lain, sebelum kita percaya dengan kemampuan yang dimiliki orang itu , juga kemampuan kita sendiri . Master Shi Fu awalnya menolak melatih Po karena menilai bahwa Po adalah pilihan yang salah . Lagi pula, mana mungkin melatihnya dalam waktu singkat ? Banyak manajer atau atasan yang belum-belum sudah memberi label pada seorang karyawan sebagai " tidak berbakat " dan penilaian-penilaian sejenis . Selain merugikan karyawan yang bersangkutan , juga membuat sang manajer itu sendiri juga kehilangan kepercayaan diri untuk mengembangkannya . 4. Temukan " sesuatu " dari diri karyawan dan manfaatkanlah hal itu sebagai cara untuk mengembangkan dan memotivasi mereka . Shi Fu akhirtnya melihat bahwa kegemaran Po makan bisa dijadikan " pintu masuk " untuk memberi pelajaran-pelajaran kungfu . Setiap karyawan adalah satu keunikan , temukan itu untuk mengeluarkan seluruh potensinya . Ibarat rambut sama hitam , tapi setiap orang berbeda-beda dalam faktor yang membangkitkan motivasi mereka .

Resensi “Kungfu Panda”... (3): 

Resensi “Kungfu Panda”... (3) 5. Tidak ada kebetulan . Faktor kebetulan hanya terjadi pada cerita-cerita fiksi murahan . Dalam mengelola dan mengembangkan karyawan , buang jauh-jauh harapan pada kebetulan . sebab , kebetulan itu tidak ada , yang ada adalah usaha yang sungguh-sungguh dalam melihat dan menghargai setiap potensi individu . \ 6. “Yesterday is a history, tomorrow is a mystery, and today is a gift” (Master Oogway ) Hari ini adalah anugerah terbesar dalam kehidupan setiap manusia . Karena ia takkan pernah tahu apakah masih punya kesempatan di hari esok. Hal yang patut dilakukannya pada hari ini adalah bersyukur dan kemudian mengisi hari itu dengan segunung kebajikan, berupaya sekuat hati mengurangi timbangan keburukan. Belajar dari hari-hari yang sudah berlalu, tidak mengulangi kesalahan dan kekeliruan di masa lalu, kemudian melakukan yang lebih baik di hari ini seolah hari terakhir dalam hidup. Sebab kita memang benar-benar tidak akan pernah tahu apa yang bakal terjadi sesudah hari ini.