sistem klasifikasi makhluk hidup ppt

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

klasifikasi : pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan persamaan ciri, cara hidup, tempat hidup, dan daerah penyebaran. :

klasifikasi : pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan persamaan ciri , cara hidup , tempat hidup , dan daerah penyebaran . Taksonomi : Ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi makhluk hidup 1

Slide 2:

TUJUAN KLASIFIKASI Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis , agar mudah dikenal Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya

Slide 3:

MANFAAT KLASIFIKASI Untuk mempermudah dalam mempelajari organisme yang beraneka ragam Untuk melihat hubungan kekerabatan antar makhluk hidup yang satu dengan yang lain contoh

Slide 4:

DASAR-DASAR KLASIFIKASI Berdasarkan Persamaan dan perbedaan Berdasarkan Habitatnya Berdasarkan Manfaat Berdasarkan Ciri Morfologi dan Anatomi Berdasarkan Ciri Biokimia

Persamaan ciri-ciri contoh: anjing dan kambing merupakan hewan berkaki empat (tetrapoda)dan bertulang belakang(vertebrata)gmbr:

Persamaan ciri-ciri contoh : anjing dan kambing merupakan hewan berkaki empat ( tetrapoda ) dan bertulang belakang (vertebrata) gmbr

VERTEBRATA:

VERTEBRATA ANJING KAMBING next

Slide 7:

Hewan berdasar jenis makanan Herbivora ( pemakan tumbuhan ) Karnivora ( pemakan daging ) Omnivora ( pemakan daging dan tumbuhan )

Slide 8:

Tumbuhan berdasar habitat - hidrofit ( berair )  teratai - higrofit ( lembab )  lumut - epifit ( menempel pada pohon )  angrek - xerofit ( kering )  kaktus - tropofit (2 musim )  jati - hallofit ( payau )  bakau

Slide 9:

Tumbuhan berdasar manfaat Obat  jahe , sirih Pangan  padi , jagung , kentang Sandang  kapas Hias mawar,cemara

morfologi :ciri-ciri yang tampak dari luar tubuh makhluk hidup.contoh anatomi : ciri-ciri yang ada di bagian dalam tubuh.contoh :

morfologi : ciri-ciri yang tampak dari luar tubuh makhluk hidup. contoh anatomi : ciri-ciri yang ada di bagian dalam tubuh. contoh Tu m buhan berdasar ciri morfologi dan anatomi

Komodo burung:

Komodo burung harimau kucing

Slide 12:

tumbuhan: - ada- tidaknya berkas pengangkut, - ada-tidaknya kambium, dan - ada-tidaknya sel trakea. Hewan : - ada-tidaknya tulang belakang, - berdarah - tidak berdarah (serangga)

Slide 13:

Dasar klasifikasi : pengamatan morfologi ( tampak luar ) - Tumbuhan : - pohon : cemara,kelapa - herba (rerumputan): rumput gajah.r.manila - perdu ( semak ) : Teh hewan : - bentuk alat gerak, - jumlah sayap (pada serangga), - ruas-ruas pada tubuh, - jumlah kaki, dan lainlain

Slide 14:

-jenis-jenis protein, jenis-jenis enzim ada tidaknya membrane organela sel. -DNA atau asam nukleat juga digunakan untuk menentukan hubungan kekerabatan makhluk hidup. Misalnya ntuk menentukan ayah seorang bayi, dapat dibandingkan DNAnya. Meskipun ciri wajah dan tubuh tidak mirip, jika DNA-nya mirip, dapat dipastikan orang tersebut merupakan ayah si bayi

Evolusi adalah perubahan susunan alat tubuh makhluk hidup yang terjadi secara perlahan-lahan dan dalam waktu yang relatif lama. :

Evolusi adalah perubahan susunan alat tubuh makhluk hidup yang terjadi secara perlahan-lahan dan dalam waktu yang relatif lama .

E. MACAM-MACAM KLASIFIKASI:

E. MACAM-MACAM KLASIFIKASI Klasifikasi Sistem Alami Klasifikasi Sistem Buatan Klasifikasi Filogenetik

Klasifikasi SistemAlami (aristoteles):

Klasifikasi SistemAlami (aristoteles)

Klasifikasi Sistem Buatan ( carolus linnaeus ):

Klasifikasi Sistem Buatan ( carolus linnaeus ) Organisme didasarkan pada sejumlah kecil sifat morfologi tanpa memandang kesamaan struktur . Binomial Nomenklatur ( Menetapkan nama makhluk hidup dengan dua kata saja ).kata pertama : genus, kata kedua : species

Klasifikasi Sistem Filogenetik:

Klasifikasi Sistem Filogenetik Bertolak dari teori evolusi Darwin Muncul sistem klasifikasi modern berdasarkan filogeni , Yaitu klasifikasi yang disusun dgn melihat keturunan dan hubungan kekerabatan Didasarkan pada jauh dekatnya kekerabatan antar organisme atau kelompok organisme.

Slide 20:

Organisme yang berkerabat dekat memiliki persamaan ciri yang lebih banyak jika di bandingkan dengan organisme yang berkerabat jauh. semakin rendah tingkat takson semakin banyak persamaan ciri Ciri-ciri yang digunakan adalah ciri morfologi,anatomi,fisiologi dan perilaku.

F. PERKEMBANGAN KLASIFIKASI FILOGENETIK:

F. PERKEMBANGAN KLASIFIKASI FILOGENETIK Sistem Dua Kingdom - Dikemukakan oleh Aristoteles - Dibagi menjadi 2 kingdom 1. Kingdom Plantae ( Dunia Tumbuhan ) Ciri–ciri : memiliki dinding sel , berklorofil , mampu berfotosintesis 2. Kingdom Animalia ( Dunia Hewan ) Ciri–ciri : tidak memiliki dinding sel , tidak berklorofil , mampu bergerak bebas

b. Sistem Tiga Kingdom:

b. Sistem Tiga Kingdom Dikemukakan oleh Ernst Haeckel Dibagi menjadi 3 kingdom : 1. Kingdom Protista Ciri : uniseluler atau multiseluler 2. Kingdom Plantae Ciri : autotrof , eukariot multiseluler , reproduksi dgn spora 3. Kingdom Animalia Ciri : heterotrof , eukariot multiseluler .

c. Sistem Empat Kingdom:

c. Sistem Empat Kingdom Dikemukakan oleh Herbert Copeland Dibagi menjadi 4 kingdom : 1. Kingdom Monera , ciri-ciri memiliki inti tanpa membran inti ( prokariotik ) 2. Kingdom Protista , terdiri dari organisme bersel satu dan bersel banyak 3. Kingdom Plantae , terdiri dari jamur , tumbuhan lumut , tumb . paku , tumbuhan biji 4. Kingdom Animalia , terdiri dari semua hewan dari protozoa sampai chordata

d. Sistem Lima Kingdom:

d. Sistem Lima Kingdom Dikemukakan oleh Robert H. Whittaker Dibagi menjadi 5 kingdom : 1. Kingdom Monera , ciri : prokariotik ( Archaebacteria dan Eubacteria ) 2. Kingdom Protista , Ciri : uniseluler / multiseluler , eukariotik 3. Kingdom Fungi, Ciri : eukariotik , heterotrof , tidak berklorofil,d inding sel dari zat kitin . 4. Kingdom Plantae , Ciri : uniseluler / multiseluler , eukariotik , autotrof 5. Kingdom Animalia , Ciri : multiseluler , eukariotik , heterotrof

e. Sistem Enam Kingdom:

e. Sistem Enam Kingdom Dikemukakan oleh Carl Woese Dibagi menjadi 6 kingdom 1. K. Plantae ( Tumb .), ciri : autotrof , eukariot multiseluler , bereproduksi dgn spora . 2. K. Animalia ( Hwn ), ciri : heterotrof , eukariot multiseluler 3. K. Eubacteria ( Bakteri ), ciri : prokariot r ik bersel satu 4. K. Archaebacteria ( Prokariot ) ( berbeda dengan bakteri dalam hal transkripsi dan translasi genetik ) 5. K. Protista ( Eukariot bersel satu ) 6. K. Fungi : eukariotik osmotrofik bersel satu / banyak

:

Filogeni adalah : proses evolusi makhluk hidup dari filum tingkat rendah menjadi filum tingkat tinggi

Tahapan dalam klasifikasi:

Tahapan dalam klasifikasi a. Pencanderaan ciri-ciri makhluk hidup b. Pengelompokkan berdasarkan ciri-ciri c. Pemberian nama takson.

Ciri-ciri yang di amati adalah ciri-ciri morfologi,anatomi,dan fisiologi yang meliputi bagian bagian penyusun tubuh.misalnya,bentuk dan jumlah sayap,bentuk dan jumlah kaki,jumlah ruas dada dan abdomen serta cara makan.:

Ciri-ciri yang di amati adalah ciri-ciri morfologi,anatomi,dan fisiologi yang meliputi bagian bagian penyusun tubuh.misalnya,bentuk dan jumlah sayap,bentuk dan jumlah kaki,jumlah ruas dada dan abdomen serta cara makan .

Setelah dikelompokkan berdasarkan ciri cirinya proses selanjutnya adalah pemberian nama takson kelompok tersebut.misalnya - cicak,kadal buaya reptilia - ayam,itik,burung aves :

Setelah dikelompokkan berdasarkan ciri cirinya proses selanjutnya adalah pemberian nama takson kelompok tersebut.misalnya - cicak,kadal buaya reptilia - ayam,itik,burung aves

Berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri. Contoh,ayam itik,burung merpati dikelompokkan menjadi satu kelompok karena memiliki persamaan ciri misalnya ditutupi bulu,bernafas dengan paru-paru,memiliki paruh,jantung 4 ruang,memiliki tembolok dan memiliki sayap:

Berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri. Contoh,ayam itik,burung merpati dikelompokkan menjadi satu kelompok karena memiliki persamaan ciri misalnya ditutupi bulu,bernafas dengan paru-paru,memiliki paruh,jantung 4 ruang,memiliki tembolok dan memiliki sayap

Binomial Namenklature:

Binomial Namenklature Terdiri atas 2 kata Latin Huruf 1 Kata 1 KAPITAL, kata berikutnya kecil semua Bila ditulis tangan digaris bawahi bila dicetak dg ditulis miring (Italic) 4. Kata pertama menunjukkan GENUS Kata kedua menunjukkan JENIS/SPESIES Contoh : Oryza sativa Hibiscus rosasinensis

Beberapa alasan menggunakan bahasa Latin ::

Beberapa alasan menggunakan bahasa Latin : Agar tidak ada kekeliruan dalam mengidentifikasi makhluk hidup karena tidak ada nama makhluk hidup yang sama persis Nama ilmiah jarang berubah Nama ilmiah ditulis dalam bahasa yang sama di seluruh dunia.

Takson dalam klasifikasi:

Takson dalam klasifikasi Untuk memudahkan pengelompokkan organisme maka disusunlah aturan Pengelompokkan dari tingkat yang paling rendah yaitu spesies sampai ketingkat paling tinggi yaitu kingdom - Di perlukan metode penamaan ( binomial nomenklatur ) untuk memberi nama suatu kelompok

Tujuan penamaan:

Tujuan penamaan Membedakan antara satu kelompok dengan kelompok yang lain Menyusun hubungan kekerabatan antar kelompok - Memudahkan dalam mengenal ciri-ciri kelompok - Menunjukkan tingkatan takson dalam klasifikasi

B. Urutan Tingkatan Takson Dlm Klasifikasi:

B. Urutan Tingkatan Takson Dlm Klasifikasi Kingdom ( kerajaan / dunia ) Filum /Divisi Classis ( Kelas ) Ordo ( Bangsa ) Familia ( Suku ) Genus ( Marga ) Species ( jenis )

Sistem Klasifikasi:

Sistem Klasifikasi JENJANG TAKSON Tata nama ganda ( binomial nomenclature ) Kerajaan (Kingdom) : Animalia Filum (Phylum) : Chordata Kelas (Classis) : Mamalia Bangsa ( Ordo ) : Scandentia Famili / Suku ( Familia ) : Tupaiidae Marga (Genus) : Anathana Spesies / Jenis (Species) : Anathana ellioti Kerajaan (Kingdom) : Plantae Divisi (DIvisio) : Magnoliophyta Kelas (Classis) : Liliopsida Bangsa (Ordo) : Asparagales Famili/Suku (Familia) : Orchidaceae Marga (Genus) : Laelia Spesies/Jenis (Species) : Laelia anceps

2. Tata Cara Pemberian Nama Ilmiah (Binomial Nomenklatur):

2. Tata Cara Pemberian Nama Ilmiah (Binomial Nomenklatur) Nama ilmiah : a. diberikan pada setiap jenis / spesies makhluk hidup b. terdiri dari 2 kata berba ha sa latin atau bahasa lain yang di latinkan c. jika lebih dari 2 kata , maka dijadikan 2 kata d. Kata pertama menunjukkan nama genus / marga , kata kedua sebagai penunjuk jenis /spesies

Nama ilmiah::

Nama ilmiah: Penunjuk jenis (kata kedua) biasa diambil dari: habitat asal, sifat atau ciri yang dimiliki makhluk hidup tersebut Kata pertama (penunjuk genus) huruf awal ditulis kapital, huruf awal penunjuk jenis ditulis huruf kecil Jika ditulis huruf cetak harus dimiringkan, atau jika ditulis tangan harus diberi garis bawah Contoh - Oryza sativa (padi) - Hibiscus rosa-sinensis (bunga sepatu)

Aturan penulisan nama ilmiah:

Aturan penulisan nama ilmiah (a) Manis javanicus Genus Penunjuk spesies Nama penemu (b) Musa paradisiaca L.

-Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi -Klasifikasi modern membagi makhkluk hidup menjadi 2 kerajaan yaitu:kingdom animalia ( hewan ) dan kingdom Plantae ( tumbuhan ):

-Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi -Klasifikasi modern membagi makhkluk hidup menjadi 2 kerajaan yaitu:kingdom animalia ( hewan ) dan kingdom Plantae ( tumbuhan )

-tingkatan takson yang menghimpun beberapa kelas yang memiliki persamaan ciri-ciri - digunakan untuk menunjuk suatu kelompok makhluk hidup yang sebagian besar cirinya sama Misalnya, seluruh organism bersel satu dan memiliki alat gerak berupa flagella dimasukkan dalam filum Mastigophora atau Fladellata; seluruh tumbuhan yang memiliki bunga sebagai alat perkembangbiakan dimasukkan dalam divisi Anthophyta; seluruh hewan yang kakinya bersegmen-segmen dimasukkan dalam filum Arthropoda.:

- tingkatan takson yang menghimpun beberapa kelas yang memiliki persamaan ciri-ciri - digunakan untuk menunjuk suatu kelompok makhluk hidup yang sebagian besar cirinya sama Misalnya, seluruh organism bersel satu dan memiliki alat gerak berupa flagella dimasukkan dalam filum Mastigophora atau Fladellata; seluruh tumbuhan yang memiliki bunga sebagai alat perkembangbiakan dimasukkan dalam divisi Anthophyta; seluruh hewan yang kakinya bersegmen-segmen dimasukkan dalam filum Arthropoda.

ordo yang memiliki persamaan ciri dimasukkan dalam satu kelas. Ordo Carnivora bersama sama ordo Rodentia (binatang pengerat, misalnya tikus), ordo Chiroptera (bangsa kelelawar), ordoPrimata (bangsa kera), ordo Insectivora (bangsa trenggiling), memiliki ciri-ciri yang sama, yaitu adanya kelenjar susu dan menyusui anaknya, sehingga dimasukkan dalam satu kelas, yaitu Mamalia.:

ordo yang memiliki persamaan ciri dimasukkan dalam satu kelas. Ordo Carnivora bersama sama ordo Rodentia (binatang pengerat, misalnya tikus), ordo Chiroptera (bangsa kelelawar), ordo Primata (bangsa kera), ordo Insectivora (bangsa trenggiling), memiliki ciri-ciri yang sama, yaitu adanya kelenjar susu dan menyusui anaknya, sehingga dimasukkan dalam satu kelas, yaitu Mamalia.

Tingkatan takson yang menghimpun beberapa famili. Famili Canidae (kelompok anjing) bersama-sama dengan famili Felidae (kelompok kucing) dan famili Ursidae (kelompok beruang)membentuk ordo Carnivora (bangsa pemakan daging):

Tingkatan takson yang menghimpun beberapa famili. Famili Canidae (kelompok anjing) bersama-sama dengan famili Felidae (kelompok kucing) dan famili Ursidae (kelompok beruang)membentuk ordo Carnivora (bangsa pemakan daging )

Singkatan Takson yang anggotanya terdiri dari beberapa marga atau genus. Genus Canis (marga anjing) bersama-sama dengan genus Cuon (marga anjing ajak) dimasukkan dalam famili Canidae(keluarga anjing).:

Singkatan Takson yang anggotanya terdiri dari beberapa marga atau genus. Genus Canis (marga anjing) bersama-sama dengan genus Cuon (marga anjing ajak) dimasukkan dalam famili Canidae (keluarga anjing ).

tingkatan takson yang memiliki beberapa spesies sebagai anggotanya. Misalnya, anjing dan serigala berbeda spesiesnya, tetapi mereka masih dalam satu genus,yaitu genus Canis. Canis berasal dari kata Caninus (gigi taring).Taenia saginata dan Taenia solium merupakan dua spesies cacing pita parasit yang tergolong genus Taenia. Jadi, Canis, Taenia, Carica, merupakan nama genus. Sedangkan Canis familiaris (anjing), Taenia solium (cacing pita yang menular melalui babi), Carica papaya (papaya)merupakan nama spesies.:

tingkatan takson yang memiliki beberapa spesies sebagai anggotanya. Misalnya, anjing dan serigala berbeda spesiesnya, tetapi mereka masih dalam satu genus,yaitu genus Canis. Canis berasal dari kata Caninus (gigi taring). Taenia saginata dan Taenia solium merupakan dua spesies cacing pita parasit yang tergolong genus Taenia. Jadi, Canis, Taenia, Carica, merupakan nama genus. Sedangkan Canis familiaris (anjing), Taenia solium (cacing pita yang menular melalui babi), Carica papaya (papaya) merupakan nama spesies.

takson yang menjadi satuan atau unit dasar klasifikasi. Dua organism atau lebih dimasukkan dalam satu spesies yang sama jika organisme-organisme tersebut dapat melakukan perkawinan alami dan menghasilkan keturunan yang fertil:

takson yang menjadi satuan atau unit dasar klasifikasi. Dua organism atau lebih dimasukkan dalam satu spesies yang sama jika organisme-organisme tersebut dapat melakukan perkawinan alami dan menghasilkan keturunan yang fertil

Kunci identifikasi:

Kunci identifikasi Untuk mempermudahkan membuat tahapan klasifikasi makhluk hidup dapat digunakan kunci determinasi. Kunci determinasi adalah uraian tentang ciri–ciri umum sampai ciri–ciri khusus makhluk hidup. Cara menggunakan kunci determinasi ini harus mengetahui nama bagian yang akan diamati, kemudian dicocokkan dengan dengan ciri–ciri yang ada pada kunci determinasi.

Slide 48:

. Kunci determinasi paling sederhana yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu jenis atau kelompok makhluk hidup disebut kunci dikotom. Kunci dikotom adalah kunci determinasi yang terdiri atas dua keterangan yang berlawanan dari ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu jenis atau kelompok makhluk hidup.

Langkah menggunakan kunci dikotom:

Langkah menggunakan kunci dikotom Menyusun ciri berlawanan Pada setiap langkah terdapat dua pilihan (dua ciri yang saling berlawanan) yang harus dipilih untuk menentukan urutan identifikasi berikutnya. Jika salah satu ciri telah sesuai, alternatif lainnya akan gugur

Slide 50:

Kunci determinasi 1. a. Memiliki sirip,bernapas dengan insang .... ... kelas Pisces b. Tidak memiliki sirip atau bernapas dengan insang saat kecil ..................................................... ke nomor 2 2. a. Kulit halus dan lembap ...................................... kelas Amfibia b. Kulit kasar....................................................... ke nomor 3 3. a. Kulit ditutupi oleh sisik ..................................... kelas Reptilia b. Kulit ditutupi bulu atau rambut .............................. ke nomor 4 4. a. Kulit ditutupi bulu dan memiliki sisik.................... kelas Aves b. Kulit berambut dan terdapat kelenjar susu.......... kelas Mamalia Pisces....1a Amfibi....1b,2a Reptilia....2b,3a Mamalia....3b,4b Aves....4a.

Slide 52:

KLASIFIKASI 5 KINGDOM

authorStream Live Help