logging in or signing up ppt kerangka manusia septian hadi trio biologi uhamka septian378kuhp Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 600 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (1) Dislike it (0) Added: May 04, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description ppt ini saya buat untuk memenuhi tugas biologi ict menjelaskan kerangka manusia Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript KERANGKA MANUSIA: KERANGKA MANUSIA NAMA : SEPTIAN HADI TRIO PRODI : PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER / KELAS : 2 / 2B unyile03@yahoo.comSlide 2: Standar kompetensi 3 : Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia tertentu , kelainan / penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya . Kompetensi dasar 3.1 : Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak pada manusiaINDIKATOR: INDIKATOR Menjelaskan struktur dan fungsi rangka sebagai penyusun sistem gerak pada manusia . Menggambar hubungan antartulang yang membentuk berbagai persendian Menggambarkan struktur persendian Menghubungkan berbagai gerakan dan persendian yang terlibat Mendeskripsikan struktur tulang Menjelaskan struktur dan fungsi otot sebagai penyusun sistem gerak pada manusia Mengidentifikasi berbagai penyakit atau gangguan yang terjadi pada sistem gerak manusiaTujuan pembelajaran: Tujuan pembelajaran 1 . Siswa dapat mengidentifikasikan organ – organ persistem gerak pada manusia . 2. Siswa dapat memahami proses menggambarkan struktur persendian 3. Siswa dapat Mengidentifikasi berbagai penyakit atau gangguan yang terjadi pada sistem gerak manusiaMATERI: MATERI rangka manusia Tulan-tulang yang menyusun tubuh manusia dapat dibedakan menjadi tulang tengkorak , tulang badan & tulang anggota gerak , yang terdiri atas tulang dengan berbagai bentuk & ukuran . Otot mempunyai kemampuan untuk berkerut ( kontraksi ) sehingga dpt menggerakkan tulang .Slide 7: Macam-macam bentuk tulang : Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi 3, yaitu : Tulang pipa : tulang lengan , paha , tungkai & ruas-ruas tulang jari . Tulang pipih : tulang rusuk , dada, belikat , panggul , & dahi . Tulang pendek : tulang pergelangan tangan , pergelangan kaki, telapak tangan , telapak kaki, & ruas-ruas tulang belakang .Slide 8: Macam-macam tulang berdasarkan penyusun tulang Tulang rawan : terdiri atas sel-sel tulang rawan / kondrosit & matriks tulang , bingkas & lentur , sedikit zat kapur . Tulang sejati : terdiri atas sel-sel tulang keras ( osteosit ) & matriks tulang yg tersusun kolagen & zat kapur sehingga bersifat keras .Slide 9: Fungsi rangka manusia memberi bentuk tubuh pelindung bagian-bagian tubuh yg lunak menegakkan tubuh tempat pembentukkan sel-sel darah melekatnya ototSlide 10: Persendian Tulang yang satu berhubungan dengan tulang yang lain untuk membentuk rangka tubuh dengan struktur jaringan penyambung yang dinamakan persendian ( artikulasi ). Guttman (1999: 937) mengatakan bahwa pada artikulasi , ada cairan pelumas ( cairan sinovial ). Otot dapat dilekatkan pada tulang oleh jaringan ikat yang dinamakan tendon. Adapun jaringan antar tulang dinamakan ligamen . Berdasarkan pergerakannya , persendian dikelompokkan menjadi sinartrosis , amfiartrosis , dan diartrosis .Slide 12: Macam macam sendi Sendi Peluru Sendi peluru merupakan persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan paling bebas . Sendi ini terdapat pada hubungan antara tulang lengan atas dan tulang belikat , serta hubungan antar tulang panggul dan tulang paha . Sendi Putar Sendi putar merupakan persendian yang menyebabkan gerakan berputar atau rotasi . Sendi ini terdapat pada pergelangan tangan , pergelangan kaki, hubungan antara tulang tengkorak dan tulang atlas, serta hubungan antara tulang lengan atas dan tulang pengumpil serta tulang hasta . Sendi Engsel Sendi engsel merupakan persendian yang menyebabkan gerakan satu arah . Sendi ini terdapat pada bagian lutut , siku , dan ruas – ruas jari . Sendi Pelana Sendi pelana merupakan persendian yang membentuk sendi seperti pelana . Sendi ini terdapat pada hubungan antara tulang telapak tangan dan tulang pergelangan tangan . Sendi Luncur atau Geser Sendi luncur merupakan persendian yang melibatkan gerakan menggeser , satu tulang meluncur di atas tulang yang lain. Sendi ini terdapat pada ruas – ruas tulang belakang .Slide 13: Otot Sebagai Alat Gerak Aktif Tulang dapat bergerak dengan bantuan otot . Otot merupakan alat gerak aktif karena otot memiliki gerakan melemas ( relaksasi ) dan gerakan memendek ( kontraksi ). Jika otot berkontraksi , tulang akan terangkat . Gerakan tersebut dinamakan kontraksibilitas . Sementara itu , jika otot relaksasi atau melemas , tulang akan kembali ke kedudukan semula . Gerakan tersebut dinamakan ekstansibilitas .Slide 15: Jenis – Jenis Otot Gerak yang terjadi pada tubuh dilakukan oleh otot polos , otot lurik , dan otot jantung . Secara terstruktur otot – otot tersebut berbeda . Otot Lurik Otot lurik merupakan otot yang melekat pada tulang rangka . Otot lurik ini berperan menggerakkan tulang . Otot lurik tersusun atas sel – sel otot yang intinya berjumlah banyak dan terletak di tepi sel. Otot Polos Sel otot polos berbentuk memanjang . Keduanya lancip dengan inti tunggal dan serat miofibril yang homogen sehingga tidak menggambarkan adanya serat lurik . Bentuk otot polos tersebut sangat berbeda dengan otot lurik dan otot jantung . Otot polos dijumpai pada dinding saluran pencernaan makanan , paru – paru , dinding pembuluh darah , pembuluh limfa , serta ovarium . Otot polos memiliki sifat lambat bereaksi terhadap rangsangan tetapi tahan lelah , dan bekerja dipengaruhi saraf tidak sadar . Otot Jantung Struktur otot jantung menyerupai otot lurik , tetapi letak inti selnya di tengah . Selain itu , bentuk selnya bercabang . Pada setiap percabangan , terdapat jaringan pengikat yang dinamakan diskus interkalaris ( Brum , et al., 1994: 558). Otot jantung memiliki ciri – ciri cepat bereaksi terhadap ransangan , tahan lelah , dan dipengaruhi oleh susunan saraf tidak sadar . Susunan saraf ini adalah saraf kembar ( nervus vagus ) yang bersifat parasimpatis . Sel – sel ajntung mendapat makanan dari arteri koronaria . Selama manusia hidup , jantung terus berkontaksi dan jumlah kontaksi setiap menit adalah 72 kali. Kontraksi jantung akan meningkat dengan ransangan hormon adrenalin.Slide 16: Gangguan Pada Sistem Gerak Manusia Gangguan atau kelainan pada sistem gerak manusia dapat terjadi pada tulang dan otot . Gangguan atau kelainan tersebut dapat terjadi akibat aktivitas atau beban gerak yang berlebihan , pengaruh vitamin, atau terjadinya infeksi oleh mikroorganisme . Gangguan pada Sistem Rangka Gangguan pada sistem rangka dapat terjadi karena adanya gangguan secara fisik , gangguan secara fisiologis , gangguan persendian , dan gangguan kedudukan tulang belakang . Gangguan fisik Gangguan yang paling umum terjadi pada tulang adalah kerusakan fisik tulang seperti patah atau retak tulang . Apabila terjadi fraktura ( patah tulang ) akan terbentuk zona fraktura yang runcing dan tajam . Pada zona tersebut timbul rasa sakit karena pergeseran tulang yang akan mengakibatkan pembengkakan bahkan perdarahan .Slide 17: Gangguan fisiologis Gangguan fisiologis pada tulang dapat disebabkan oleh kelainan fungsi hormon atau vitamin. Gangguan fisiologis pada tulang dapat dijelaskan sebagai berikut : Rakhitis Rakhitis merupakan penyakit tulang yang disebabkan kekurangan vitamin D. Vitamin D berperan dalam proses penimbunan senyawa kapur di tulang . Kekurangan vitamin D akan menyebabkan tulang menjadi tidak keras . Pada penderita rakhitis terlihat bagian kaki ( tulang tibia dan fibula) melengkung menyerupai huruf X atau 0 Mikrosefalus Mikrosefalus merupakan gangguan pertumbuhan tulang tengkorak sehingga kepala berukuran kercil . Kepala berukuran kecil karena pertumbuhan tulang tengkorak pada masa bayi kekurangan kalsium . Osteoporosis Osteoporosis merupakan gangguan tulang dengan gejala penurunan massa tulang sehingga tulang rapuh . Hal ini dikarenakan lambatnya osifikasi dan penghambatan reabsorpsi ( penyerapan kembali ) bahan bahan tulang . Osteoporosis terjadi karena ketidakseimbangan hormon kelamin pada pria maupun wanita . Kelainan akibat suatu penyakit Penyakit seperti tuberkulosis tulang dan penyakit tumor dapat menyebabkan tekanan fisik dan fisiologis terhadap mekanisme gerak tubuh .Slide 18: Gangguan persendian Gangguan persendian dapat terjadi karena sendi tidak berfungsi dengan normal. Jenis gangguan sendi dikelompokkan menjadi empat yaitu sebagai berikut : Dislokasi Dislokasi merupakan gangguan yang terjadi karena pergeseran tulang penyusun sendi dari posisi awal . Dislokasi disebabkan oleh jaringan ligamen yang sobek atau tertarik Terkilir ( keseleo ) Terkilir merupakan tertariknya ligamen sendi karena gerakan tiba-tiba atau gerakan yang tidak biasa dilakukan . Terkilir menyebabkan timbulnya rasa sakit disertai peradangan pada daerah sendi Ankilosis Ankilosis merupakan gangguan yang terjadi karena tidak berfungsinya persendian . . Artritis Artritis merupakan gangguan yang disebabkan adanya peradangan sendi . Gangguan artritis dapat dibedakan menjadi rhematoid , osteoartritis dan gautartritis . Rhematoid merupakan proses peradangan atau pengapuran pada jaringan tulang rawan yang menghubungkan tulang di persendian . Osteoartritis merupakan penipisan tulang rawa yang menghubungkan persendian . Gautartritis merupakan gangguan gerak akibat kegagalan rnetabolisme asam urat sehingga terjadi penimbunan asam urat pada persendian .Slide 19: Gangguan pada Sistem Otot Otot berperan penting dalam aktivitas gerak manusia sehingga gangguan pada otot akan mempengaruhi aktivitas gerak . Gangguan pada otot dapat terjadi dalam beberapa bentuk seperti berikut ini : Atrofi Atrofi merupakan penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau kehilangan kemampuan untuk berkontraksi . Gangguan ini dapat disebabkan oleh penyakit poliomielitis yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus ini menyebabkan kerusakan saraf yang mengkoordinasi otot ke anggota gerak bawah . Hipertrofi Hipertrofi merupakan otot yang berkembang menjadi lebih besar dan kuat . Hipertrofi disebabkan aktivitas otot yang kuat sehingga diameter serabut-serabut otot membesar Hernia abdominalis Hernia abdominalis merupakan sobeknya dinding otot abdominal sehingga usus memasuki bagian sobekan tersebut Tetanus Tetanus merupakan otot yang mengalami kekejangan karena secara terus-menerus berkontraksi sehingga tidak mampu lagi berkontraksi . Tetanus disebabkan luka yang terinfeksi oleh bakteri Clostridium tetani . Distrofi otot Distrofi otot merupakan penyakit kronis yang menyebabkan gangguan gerak . Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan adanya cacat genetik . Miastenia gravis Miastenia gravis merupakan otot yang secara berangsur-angsur melemah dan menyebabkan kelumpuhan . Penyakit ini disebabkan oleh hormon tiroid dan sistem imunitas yang tidak berfungsi dengan normal. You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
ppt kerangka manusia septian hadi trio biologi uhamka septian378kuhp Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 600 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (1) Dislike it (0) Added: May 04, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description ppt ini saya buat untuk memenuhi tugas biologi ict menjelaskan kerangka manusia Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript KERANGKA MANUSIA: KERANGKA MANUSIA NAMA : SEPTIAN HADI TRIO PRODI : PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER / KELAS : 2 / 2B unyile03@yahoo.comSlide 2: Standar kompetensi 3 : Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia tertentu , kelainan / penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya . Kompetensi dasar 3.1 : Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak pada manusiaINDIKATOR: INDIKATOR Menjelaskan struktur dan fungsi rangka sebagai penyusun sistem gerak pada manusia . Menggambar hubungan antartulang yang membentuk berbagai persendian Menggambarkan struktur persendian Menghubungkan berbagai gerakan dan persendian yang terlibat Mendeskripsikan struktur tulang Menjelaskan struktur dan fungsi otot sebagai penyusun sistem gerak pada manusia Mengidentifikasi berbagai penyakit atau gangguan yang terjadi pada sistem gerak manusiaTujuan pembelajaran: Tujuan pembelajaran 1 . Siswa dapat mengidentifikasikan organ – organ persistem gerak pada manusia . 2. Siswa dapat memahami proses menggambarkan struktur persendian 3. Siswa dapat Mengidentifikasi berbagai penyakit atau gangguan yang terjadi pada sistem gerak manusiaMATERI: MATERI rangka manusia Tulan-tulang yang menyusun tubuh manusia dapat dibedakan menjadi tulang tengkorak , tulang badan & tulang anggota gerak , yang terdiri atas tulang dengan berbagai bentuk & ukuran . Otot mempunyai kemampuan untuk berkerut ( kontraksi ) sehingga dpt menggerakkan tulang .Slide 7: Macam-macam bentuk tulang : Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi 3, yaitu : Tulang pipa : tulang lengan , paha , tungkai & ruas-ruas tulang jari . Tulang pipih : tulang rusuk , dada, belikat , panggul , & dahi . Tulang pendek : tulang pergelangan tangan , pergelangan kaki, telapak tangan , telapak kaki, & ruas-ruas tulang belakang .Slide 8: Macam-macam tulang berdasarkan penyusun tulang Tulang rawan : terdiri atas sel-sel tulang rawan / kondrosit & matriks tulang , bingkas & lentur , sedikit zat kapur . Tulang sejati : terdiri atas sel-sel tulang keras ( osteosit ) & matriks tulang yg tersusun kolagen & zat kapur sehingga bersifat keras .Slide 9: Fungsi rangka manusia memberi bentuk tubuh pelindung bagian-bagian tubuh yg lunak menegakkan tubuh tempat pembentukkan sel-sel darah melekatnya ototSlide 10: Persendian Tulang yang satu berhubungan dengan tulang yang lain untuk membentuk rangka tubuh dengan struktur jaringan penyambung yang dinamakan persendian ( artikulasi ). Guttman (1999: 937) mengatakan bahwa pada artikulasi , ada cairan pelumas ( cairan sinovial ). Otot dapat dilekatkan pada tulang oleh jaringan ikat yang dinamakan tendon. Adapun jaringan antar tulang dinamakan ligamen . Berdasarkan pergerakannya , persendian dikelompokkan menjadi sinartrosis , amfiartrosis , dan diartrosis .Slide 12: Macam macam sendi Sendi Peluru Sendi peluru merupakan persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan paling bebas . Sendi ini terdapat pada hubungan antara tulang lengan atas dan tulang belikat , serta hubungan antar tulang panggul dan tulang paha . Sendi Putar Sendi putar merupakan persendian yang menyebabkan gerakan berputar atau rotasi . Sendi ini terdapat pada pergelangan tangan , pergelangan kaki, hubungan antara tulang tengkorak dan tulang atlas, serta hubungan antara tulang lengan atas dan tulang pengumpil serta tulang hasta . Sendi Engsel Sendi engsel merupakan persendian yang menyebabkan gerakan satu arah . Sendi ini terdapat pada bagian lutut , siku , dan ruas – ruas jari . Sendi Pelana Sendi pelana merupakan persendian yang membentuk sendi seperti pelana . Sendi ini terdapat pada hubungan antara tulang telapak tangan dan tulang pergelangan tangan . Sendi Luncur atau Geser Sendi luncur merupakan persendian yang melibatkan gerakan menggeser , satu tulang meluncur di atas tulang yang lain. Sendi ini terdapat pada ruas – ruas tulang belakang .Slide 13: Otot Sebagai Alat Gerak Aktif Tulang dapat bergerak dengan bantuan otot . Otot merupakan alat gerak aktif karena otot memiliki gerakan melemas ( relaksasi ) dan gerakan memendek ( kontraksi ). Jika otot berkontraksi , tulang akan terangkat . Gerakan tersebut dinamakan kontraksibilitas . Sementara itu , jika otot relaksasi atau melemas , tulang akan kembali ke kedudukan semula . Gerakan tersebut dinamakan ekstansibilitas .Slide 15: Jenis – Jenis Otot Gerak yang terjadi pada tubuh dilakukan oleh otot polos , otot lurik , dan otot jantung . Secara terstruktur otot – otot tersebut berbeda . Otot Lurik Otot lurik merupakan otot yang melekat pada tulang rangka . Otot lurik ini berperan menggerakkan tulang . Otot lurik tersusun atas sel – sel otot yang intinya berjumlah banyak dan terletak di tepi sel. Otot Polos Sel otot polos berbentuk memanjang . Keduanya lancip dengan inti tunggal dan serat miofibril yang homogen sehingga tidak menggambarkan adanya serat lurik . Bentuk otot polos tersebut sangat berbeda dengan otot lurik dan otot jantung . Otot polos dijumpai pada dinding saluran pencernaan makanan , paru – paru , dinding pembuluh darah , pembuluh limfa , serta ovarium . Otot polos memiliki sifat lambat bereaksi terhadap rangsangan tetapi tahan lelah , dan bekerja dipengaruhi saraf tidak sadar . Otot Jantung Struktur otot jantung menyerupai otot lurik , tetapi letak inti selnya di tengah . Selain itu , bentuk selnya bercabang . Pada setiap percabangan , terdapat jaringan pengikat yang dinamakan diskus interkalaris ( Brum , et al., 1994: 558). Otot jantung memiliki ciri – ciri cepat bereaksi terhadap ransangan , tahan lelah , dan dipengaruhi oleh susunan saraf tidak sadar . Susunan saraf ini adalah saraf kembar ( nervus vagus ) yang bersifat parasimpatis . Sel – sel ajntung mendapat makanan dari arteri koronaria . Selama manusia hidup , jantung terus berkontaksi dan jumlah kontaksi setiap menit adalah 72 kali. Kontraksi jantung akan meningkat dengan ransangan hormon adrenalin.Slide 16: Gangguan Pada Sistem Gerak Manusia Gangguan atau kelainan pada sistem gerak manusia dapat terjadi pada tulang dan otot . Gangguan atau kelainan tersebut dapat terjadi akibat aktivitas atau beban gerak yang berlebihan , pengaruh vitamin, atau terjadinya infeksi oleh mikroorganisme . Gangguan pada Sistem Rangka Gangguan pada sistem rangka dapat terjadi karena adanya gangguan secara fisik , gangguan secara fisiologis , gangguan persendian , dan gangguan kedudukan tulang belakang . Gangguan fisik Gangguan yang paling umum terjadi pada tulang adalah kerusakan fisik tulang seperti patah atau retak tulang . Apabila terjadi fraktura ( patah tulang ) akan terbentuk zona fraktura yang runcing dan tajam . Pada zona tersebut timbul rasa sakit karena pergeseran tulang yang akan mengakibatkan pembengkakan bahkan perdarahan .Slide 17: Gangguan fisiologis Gangguan fisiologis pada tulang dapat disebabkan oleh kelainan fungsi hormon atau vitamin. Gangguan fisiologis pada tulang dapat dijelaskan sebagai berikut : Rakhitis Rakhitis merupakan penyakit tulang yang disebabkan kekurangan vitamin D. Vitamin D berperan dalam proses penimbunan senyawa kapur di tulang . Kekurangan vitamin D akan menyebabkan tulang menjadi tidak keras . Pada penderita rakhitis terlihat bagian kaki ( tulang tibia dan fibula) melengkung menyerupai huruf X atau 0 Mikrosefalus Mikrosefalus merupakan gangguan pertumbuhan tulang tengkorak sehingga kepala berukuran kercil . Kepala berukuran kecil karena pertumbuhan tulang tengkorak pada masa bayi kekurangan kalsium . Osteoporosis Osteoporosis merupakan gangguan tulang dengan gejala penurunan massa tulang sehingga tulang rapuh . Hal ini dikarenakan lambatnya osifikasi dan penghambatan reabsorpsi ( penyerapan kembali ) bahan bahan tulang . Osteoporosis terjadi karena ketidakseimbangan hormon kelamin pada pria maupun wanita . Kelainan akibat suatu penyakit Penyakit seperti tuberkulosis tulang dan penyakit tumor dapat menyebabkan tekanan fisik dan fisiologis terhadap mekanisme gerak tubuh .Slide 18: Gangguan persendian Gangguan persendian dapat terjadi karena sendi tidak berfungsi dengan normal. Jenis gangguan sendi dikelompokkan menjadi empat yaitu sebagai berikut : Dislokasi Dislokasi merupakan gangguan yang terjadi karena pergeseran tulang penyusun sendi dari posisi awal . Dislokasi disebabkan oleh jaringan ligamen yang sobek atau tertarik Terkilir ( keseleo ) Terkilir merupakan tertariknya ligamen sendi karena gerakan tiba-tiba atau gerakan yang tidak biasa dilakukan . Terkilir menyebabkan timbulnya rasa sakit disertai peradangan pada daerah sendi Ankilosis Ankilosis merupakan gangguan yang terjadi karena tidak berfungsinya persendian . . Artritis Artritis merupakan gangguan yang disebabkan adanya peradangan sendi . Gangguan artritis dapat dibedakan menjadi rhematoid , osteoartritis dan gautartritis . Rhematoid merupakan proses peradangan atau pengapuran pada jaringan tulang rawan yang menghubungkan tulang di persendian . Osteoartritis merupakan penipisan tulang rawa yang menghubungkan persendian . Gautartritis merupakan gangguan gerak akibat kegagalan rnetabolisme asam urat sehingga terjadi penimbunan asam urat pada persendian .Slide 19: Gangguan pada Sistem Otot Otot berperan penting dalam aktivitas gerak manusia sehingga gangguan pada otot akan mempengaruhi aktivitas gerak . Gangguan pada otot dapat terjadi dalam beberapa bentuk seperti berikut ini : Atrofi Atrofi merupakan penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau kehilangan kemampuan untuk berkontraksi . Gangguan ini dapat disebabkan oleh penyakit poliomielitis yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus ini menyebabkan kerusakan saraf yang mengkoordinasi otot ke anggota gerak bawah . Hipertrofi Hipertrofi merupakan otot yang berkembang menjadi lebih besar dan kuat . Hipertrofi disebabkan aktivitas otot yang kuat sehingga diameter serabut-serabut otot membesar Hernia abdominalis Hernia abdominalis merupakan sobeknya dinding otot abdominal sehingga usus memasuki bagian sobekan tersebut Tetanus Tetanus merupakan otot yang mengalami kekejangan karena secara terus-menerus berkontraksi sehingga tidak mampu lagi berkontraksi . Tetanus disebabkan luka yang terinfeksi oleh bakteri Clostridium tetani . Distrofi otot Distrofi otot merupakan penyakit kronis yang menyebabkan gangguan gerak . Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan adanya cacat genetik . Miastenia gravis Miastenia gravis merupakan otot yang secara berangsur-angsur melemah dan menyebabkan kelumpuhan . Penyakit ini disebabkan oleh hormon tiroid dan sistem imunitas yang tidak berfungsi dengan normal.