Bab 5 = Tanggungjawab sosial dan etika

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Materi di atas diambil dari Buku 'Management' karya Stephen P Robbins dan Mary Coulter. Edisi ke 11 TUNJUKKAN KALAU KAMU BERETIKA! Buat VIEWER dan DOWNLOADER yang baik hati, tolong dong akses page ini : https://www.facebook.com/ubay.shop.online?fref=ts Like and share ya.... Makasih :D

Comments

Presentation Transcript

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN ETIKA:

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN ETIKA Oleh : Aina Mardiya F 0213005 Jihan Resmi Abdillah F 0213055 Tuti Nur Waheni F 0213103

Apa itu tanggung jawab sosial?:

Apa itu tanggung jawab sosial ?

Kewajiban sosial  Ketanggapan sosial  Tanggung jawab sosial:

Kewajiban sosial  Ketanggapan sosial  Tanggung jawab sosial Untuk lebih memahami apa itu tanggung jawab sosial, kita bisa membandingkan dengan 2 konsep serupa yaitu : kewajiban sosial dan tanggapan sosial. Kewajiban sosial : Kewajiban perusahaan untuk memenuhi tanggung jawab ekonomis dan hukum. Organisasi hanya melakukan apa yang diwajibkan dan mencerminkan pandangan klasik tentang tanggung jawab sosial. Ketanggapan sosial : kemampuan perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan masyarakat yang berubah-ubah.

PowerPoint Presentation:

Tanggung jawab sosial : Kewajiban perusahaan bisnis di luar yang dituntut oleh hukum dan pertimbangan ekonomi, untuk mengejar berbagai sasaran jangka panjang yang baik bagi masyarakat. Organisasi yang bertanggung jawab secara sosial memandang segala sesuatu sedikit berbeda, dan melangkah jauh diluar apa yang harus dilakukan oleh hukum atau memulih untuk melakukannya karena masuk akal secara ekonomis, untuk melakukan apa yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan masyarakat karena hal itu benar atau etis untuk dilakukan.

Perlukah organisasi terlibat secara sosial?:

Perlukah organisasi terlibat secara sosial ?

PowerPoint Presentation:

Mendukung Harapan-harapan masyarakat Laba jangka panjang Kewajiban etis Citra masyarakat Lingkungan yang lebih baik Menghambat peraturan pemerintah lebih lanjut Keseimbangan tanggung jawab dengan kekuasaan Kepentingan-kepentingan pemegang saham Kepemilikan sumber daya Menentang Keunggulan pencegahan atas penyembuhan Menghalangi maksimalisasi laba Lunturnya tujuan Biaya Terlampau banyak kekuasaan Kurangnya keterampilan Kurangnya pertanggungjawaban

PowerPoint Presentation:

Mendukung : Harapan-harapan masyarakat Opini publik sekarang mendukung pengusaha yang mengejar sasaran ekonomis dan sosial 2. Laba jangka panjang Perusahaan-perusahaan yang secara sosial bertanggung jawab itu cenderung memiliki laba jangka panjang yang lebih terjamin 3. Kewajiban etis Dunia bisnis seharusnya bertanggung jawab secara sosial karena tindakan-tindakan yang bertanggung jawab itu merupakan tindakan yang tepat untuk dilakukan Citra masyarakat Dunia bisnis dapat menciptakan citra masyarakat yang menguntungkan dengan mengejar sasaran-sasaran sosial Lingkungan yang lebih baik Keterlibatan dunia bisnis dapat menolong memecahkan masalah-masalah yang sulit Menghambat peraturan pemerintah lebih lanjut Dengan menjadi bertanggung jawab secara sosial, dunia bisnis dapat mengharapkan berkurangnya peraturan pemerintah Keseimbangan tanggung jawab dengan kekuasaan Dunia bisnis memiliki banyak kekuasaan di dalam masyarakat. Dibutuhkan jumlah tanggung jawab yang cukup besar untuk mengimbanginya Kepentingan-kepentingan pemegang saham Tanggung jawab sosial akan memperbaiki harga saham perusahaan dalam jangka panjang 9. Kepemilikan sumber daya Dunia bisnis memiliki sumber daya dalam rangka mendukung proyek publik dan proyek amal yang memerlukan bantuan 8

PowerPoint Presentation:

Menentang : 1. Keunggulan pencegahan atas penyembuhan Dunia bisnis harus memecahkan masalah sosial sebelum masalah itu menjadi serius dan mahal untuk membenahinya. 2. Menghalangi maksimalisasi laba Dunia bisnis menjadi bertanggungjawab secara sosial hanya jika ia mengejar kepentingan ekonominya 3. Lunturnya tujuan Mengejar sasaran-sasaran sosial itu melunturkan maksud utama perusahaan produktivitas ekonomi 4. Biaya Banyak tindakan yang secara sosial bertanggungjawab tidak menutup biayanya dan seseorang harus membayar ongkos ini 5. Terlampau banyak kekuasaan Dunia bisnis mempunyai terlalu banyak kekuasaan dan jika mereka mengejar sasaran-sasaran sosial, dunia bisnis itu bahkan akan memiliki kekuasaan yang lebih besar lagi 6. Kurangnya keterampilan Para pemimpin bisnis kurang memiliki keahlian yang diperlukan untuk memecahkan masalah sosial 7. Kurangnya pertanggungjawaban Tidak ada garis-garis tanggung jawab sosial langsung untuk berbagai tindakan sosial 9

Manajemen yang ramah lingkungan:

Manajemen yang ramah lingkungan Yaitu kesadaran akan eratnya kaitan antara keputusan dan kegiatan organisasi dengan dampaknya terhadap lingkungan alam.

Bagaimana organisasi menjadi ramah lingkungan?:

Bagaimana organisasi menjadi ramah lingkungan ?

Legal Approach:

Legal Approach Pendekatan hukum (atau hijau cerah) yaitu sekedar melakukan apa yang dituntut oleh hukum. Menurut pendekatan itu, organisasi memperlihatkan sedikit kepekaan lingkungan. Mereka akan mematuhi undang-undang, peraturan, dan pengendalian pemerintah secara sukarela dan tanpa memberikan tantangan hukum, dan bahkan mungkin mereka menggunakan hukum itu demi keuntungan mereka sendiri, tetapi sejauh itu sajalah usaha mereka menjadi hijau.

Market approach (pendekatan pasar):

Market approach (pendekatan pasar) Organisasi menanggapi preferensi (kelebih- sukaan) lingkungan para pelanggannya. Apa pun permintaan pelanggan atas produk yang ramah lingkungan maka organisasi tersebut akan menyediakannya.

Stakeholder approach:

Stakeholder approach (pendekatan pemercaya/pemegang kepentingan) Organisasi memilih untuk menanggapi banyak yang dibuat oleh para pemercaya, seperti karyawan, pemasok, investor, atau masyarakat.

Activist approach (pendekatan aktivis):

Activist approach (pendekatan aktivis) Perusahaan itu mencari cara guna menghormati dan melestarikan bumi serta sumber-sumber alamnya.

Bagaimana cara mengevaluasi aksi manajemen yang ramah lingkungan?:

Bagaimana cara mengevaluasi aksi manajemen yang ramah lingkungan ? Organisasi melaporkan kegiatan penyelamatan lingkungan yang mereka lakukan . Organisasi memenuhi standar yng ditetapkan oleh ISO Menggunakan daftar yang tercantum di Global 100 list (www.global.org)

Etika Manajerial:

Etika Manajerial Etika merupakan peraturan dan prinsip yang mendefinisikan tindakan benar dan salah

Faktor yang Mempengaruhi:

Faktor yang Mempengaruhi Yang membuat Moderat Dilema Etis Tahap Perkembangan Moral Perilaku Etis/Tidak Etis Intensitas Masalah Karakteristik Individu Berbagai Variabel Struktural Budaya Organisasi

Tahap-tahap Perkembangan Moral:

Tahap-tahap Perkembangan Moral Orang yang tidak mempunyai rasa moral yang kuat akan sangat kurang cenderung hal-hal yg keliru jika mereka menghadapi kendala peraturan, kebijakan, atau norma budaya yg kuat yg tidak menyetujui perilaku semacam itu. Sedangkan orang yang bermoral dapat menjadi jahat karena struktur dan budaya organisasi yg mengizinkan atau mendorong praktik-praktik non etis.

Karakteristik Individu :

Karakteristik Individu Setiap orang memiliki nilai yang berbeda. Nilai ini yaitu keyakinan dasar tentang apa yang benar dan salah. Dua variabel yang mempengaruhi benar dan salah yakni kekuatan ego dan tempat kendali. Kekuatan ego yaitu ukuran kepribadian tentang kekuatan keyakinan seseorang. Orang yg tinggi kekuatan egonya cenderung melakukan apa yang menurutnya benar. Tempat kendali yaitu sifat kepribadian yang mengukur derajat sampai seberapa orang yakin bahwa mereka mampu mengendalikan nasib mereka sendiri.

Variabel-variabel Struktural :

Variabel-variabel Struktural Variabel disini bisa meliputi desain struktural organisasi, sistem penilaian kinerja, dan prosedur pemberian upah .

Budaya Organisasi:

Budaya Organisasi Budaya organisasi yg cenderung mendorong standar etika yg tinggi adalah budaya yg tinggi dalam mentolerir risiko, tinggi pengendaliannya, dan tinggi toleransi konfliknya.

PowerPoint Presentation:

Konsensus ttg Kesalahan Kedekatan dg Korban Kemungkinan Kerugian Besarnya Kerusakan Kecepatan Akibatnya Konsentrasi Akibat Berapa banyak orang yang akan dirugikan ? Seberapa besarnya konsentrasi akibat tindakan pada korbannya ? Seberapa dekatkah calon korban ? Akankah kerugian dirasakan dg segera ? Seberapa seringkah tindakan ini menyebabkan kerugian ? Berapa banyak kesepakatan disana yg menyatakan tindakan ini salah ? Intensitas Masalah

Intensitas Masalah:

Intensitas Masalah Enam karakteristik telah diidentifikasi sbg hal yg relevan dalam menentukan intensitas masalah. Keenam faktor tersebut menentukan seberapa penting masalah etika bagi seseorang. Dengan mengikuti pedoman itu, semakin besar jumlah orang yg dirugikan, semakin besar kesepakatan bahwa suatu perbuatan itu jahat, semakin tinggi kemungkinan bahwa tindakan itu akan menimbulkan kerugian, semakin pendek jarak waktu akibat tindakan itu akan dirasakan, semakin dekat orang merasa menjadi korban tindakan itu, semakin besar intensitas masalah tersebut. Ketika masalah etika penting yaitu semakin kuat masalah itu, semakin besar kita berharap manajer akan bertindak etis.

Etika dalam Konteks Internasional :

Etika dalam Konteks Internasional Standar moral tidak universal. Perbedaan sosial dan budaya antarnegara merupakan faktor lingkungan penting y an g menentukan perilaku etis dan tidak etis .

Menuju Perbaikan Perilaku Etis:

Menuju Perbaikan Perilaku Etis

Seleksi Karyawan:

Seleksi Karyawan Dalam proses seleksi karyawan kita bisa mengetahui tingkat perkembangan moral, nilai-nilai pribadi , kekuatan ego, dan locus of control karyawan tersebut . 28

Kode Etik dan Peraturan Keputusan:

Kode Etik dan Peraturan Keputusan Kode etik adalah pernyataan resmi tentang nilai pokok sebuah organisasi dan peraturan etika yang diharapkan untuk dipatuhi oleh karyawan . Kode etik harus cukup spesifik , hukuman dan reward- nya pun harus jelas , sebagai petunjuk bagi karyawan bagaimana mereka diharapkan untuk berperilaku . 29

Kepemimpinan Manajemen Puncak:

Kepemimpinan Manajemen Puncak Melakukan bisnis beretika membutuhkan komitmen dari top manager. Karena mereka yang memnguatkan shared value dan budaya perusahaan . Mereka adalah panutan , baik dari kata-katanya maupun perbuatannya . 30

Target Tugas dan Penilaian Kinerja:

Target Tugas dan Penilaian Kinerja Target yang tidak realistis bisa membuat karyawan yang tadinya beretika merasa mereka tidak punya pilihan lain kecuali manghalalkan berbagai macam cara untuk memenuhi target tersebut . Untuk mengatasinya , manajer harus memeriksa cara pencapaian target sebelum memberi reward pada karyawan . 31

Pelatihan Etika:

Pelatihan Etika Bagaimana Etika bisa diajarkan ? Lokheed Martin menggunakan beberapa atribut berikut : Kode etika tertulis Ethics Helpline dimana karyawan bisa meminta petunjuk tentang persoalan etika dll 32

Audit Sosial Independen:

Audit Sosial Independen Rasa takut atau malu untuk ketahuan saat berbuat tidak beretika bisa jadi pencegah perilaku tidak beretika Auditor harus melakukan evaluasi secara rutin maupun secara dadakan terhadap pelanggaran-pelanggaran etika . 33

Mekanisme Perlindungan:

Mekanisme Perlindungan Karyawan yang memiliki dilema etika membutuhkan sebuah mekanisme protective agar mereka dapat berperilaku secara benar tanpa takut ditegur . Mekanisme perlindungan ini bisa dilakukan dengan cara menugaskan staff yang membentuk , mengarahkan , dan merubah etika sesuai kebutuhan . 34

Mengelola Penyimpangan Etika dan Tidak Adanya Tanggung Jawab Sosial:

Mengelola Penyimpangan Etika dan Tidak Adanya Tanggung Jawab Sosial Sebuah penelitian dari 5000 karyawan menunjukkan :

Bagaimana kita mengatasinya?:

Bagaimana kita mengatasinya ?

Kewirausahaan Sosial:

Kewirausahaan Sosial Individu atau organisasi yang mencari kesempatan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dengan menggunakan pendekatan praktis , inovatif , dan ramah lingkungan .

Bisnis Mempromosikan Perubahan Sosial Positif:

Bisnis Mempromosikan Perubahan Sosial Positif 39

PowerPoint Presentation:

Terima Kasih 

authorStream Live Help