logging in or signing up referat ventilator in copd, indonesia ronaldchess Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 146 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: January 12, 2012 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Penggunaan Ventilasi Mekanik pada penderita Penyakit paru obstruktif kronik: Jumat , 20 Mei 2010 Penggunaan Ventilasi Mekanik pada penderita Penyakit paru obstruktif kronik Presentan : Dr Ronald David M Pembimbing : Dr Emmy H Pranggono SpPD -KP, KICPENDAHULUAN: PENDAHULUAN PPOK Fisiologi pernafasan , Patfis PPOK, Indikasi , Mode, SettingMekanisme pernafasan normal: Mekanisme pernafasan normalMekanisme Ventilasi : Mekanisme Ventilasi Figure 17-2 b: Anatomy SummaryPowerPoint Presentation: Mekanisme bernafas Diafragma Perubahan tekanan intra pulmonal melalui : Penurunan & peningkatan dari diafragma Elevasi dan depresi dari igaPowerPoint Presentation: Tekanan Intrathoraks : Tekanan di dalam intrathoraks ( tekanan alveoli) Tekanan Intrapleural : Tekanan dalam kavum pleura, normalnya dibawah tekanan intrathoraks Tekanan transpulmonar : perbedaan tekanan antara udara luar dan tekanan pleura sekitar paru-paruPowerPoint Presentation: Tekanan negatifPowerPoint Presentation: Volume Paru Dead space volume is ~150 mL and is the volume of gas occupied by the conducting airways and this gas is not available for exchange.PowerPoint Presentation: Grafik hubungan antara tekanan dan komplain paruPowerPoint Presentation: Difusi Gas di alveoliPowerPoint Presentation: Proses DifusiPowerPoint Presentation: Regulasi Pernafasan Pusat inspirasi d an ekspirasi posterior medulla oblongata Pusat kemo reseptor anterior medulla oblongata Pusat apneu dan pneumothoraks pons . Rangsang ventilasi terjadi atas : PaCo2, pH darah , PaO2 PPOK terutama rangsang hipoksiaPowerPoint Presentation: PPOK.... definisiPowerPoint Presentation: PatofisiologiPowerPoint Presentation: PatofisiologiDiagnosis: Diagnosis .PowerPoint Presentation: Static Lung VolumesKlasifikasi PPOK: Klasifikasi PPOK GOLD 2001 GOLD 2003 DEGREE DEGREE CLINICAL SYMPTOM SPYROMETRY Degree null risk Degree null risk Clinical;cough,sputm production normal Degree I Mild copd Degree I Mild copd With or without clinical symptom( production sputum) FEV1/FVC<70%,FEV1≥80% prediction Degree IIA Moderate COPD Degree II Moderate COPD With or without clinical symptom( cough,sputum production) increase in sypmtom short of breathing FEV1/FVC<70%, 50%<FEV1<80%prediction Degree IIB Moderate COPD DEGREE III Severe COPD With or without clinical symptom,increase in symptom short of breth FEV1/FVC<70% 30%<FEV1<50%prediction Degree III Severe COPD Degree IV Very severe COPD + sign of respiratory and right ventricle failure FEV1/FVC<70% FEV1<30% predictionGOLD Workshop Report Four Components of COPD Management: GOLD Workshop Report Four Components of COPD Management Penilaian dan monitoring Mengurangi faktor resiko Managemen PPOK stabil Edukasi Obat farmasi Non-pharmacologic Penanganan eksaserbasiTatalaksana Eksaserbasi: Tatalaksana Eksaserbasi Terapi (Evidence A) Bronchodilator inhalasi (beta2-agonists dan / atau anticholinergics ) Systemik glukokortikoid Noninvasive intermittent positive pressure ventilation (NIPPV) terutama BiPAP (Evidence B) Terapi antibiotik Peningkatan jumlah atau perubahan sputum DemamVentilasi Mekanik: Ventilasi MekanikVentilasi Mekanik: Ventilasi MekanikPowerPoint Presentation: Mode Ventilator Volume Pressure Kombinasi Mandatory/control VCV PCV Dual Mode Assisted-Support SIMV PS SIMV-PS Spontan - CPAP, BiPAP -Mode Ventilator: Mode VentilatorPowerPoint Presentation: Controlled Mandatory Ventilation Indikasi Nafas spontan (-)/minim Hipoksia yang berat Hiperkarbia berat Pengaturan RR Volume tidal Keuntungan Otot pernafasan istirahat Kerugian Sedasi (+), Gangguan hemodinamik (+)PowerPoint Presentation: Assist-Control Ventilation Indikasi Nafas spontan (+) Pengaturan Volume tidal RR minimal Trigger Keuntungan Mengurangi WOB ; Modifikasi minute volume Kerugian Menggangu hemodinamik HiperventilasiPowerPoint Presentation: Synchronized Intermittent Mandatory Ventilation (SIMV) Indikasi Menyapih pasien dari CMV Ventilator memberi RR tertentu Pernafasan diluar Frekwensi ventilator dibiarkan Pengaturan Volume tidal Rate pernafasan . Keuntungan Koordinasi antara pasien dan mesin lebih baik Kurang mengganggu hemodinamik Kerugian WOB dapat meningkatPowerPoint Presentation: SIMV-PS Indikasi Menyapih pasien dari CMV Ventilator memberi RR tertentu Pernafasan diluar Frekwensi ventilator dibantu dengan tekanan tertentu Pengaturan Volume tidal RR Trigger. PS (IPL) Keuntungan Koordinasi antara pasien dan mesin lebih baik Kurang mengganggu hemodinamik Kerugian WOB dapat meningkatPowerPoint Presentation: Pressure-Controlled Ventilation Indikasi Paru-paru dengan komplians yang rendah Resistensi yang tinggi Mencegah resiko barotrauma Pengaturan Level Pressure PEEP RRPowerPoint Presentation: Pressure-Controlled VentilationPowerPoint Presentation: Pressure-Support Ventilation (PSV) Indikasi Pasien sadar Laju nafas ditentukan oleh pasien Dapat dikombinasikan dengan SIMV untuk membantu frekuensi pernafasan spontan Pengaturan Presure level, trigger, Keuntungan Pasien lebih nyaman ; WOB berkurang Dapat mensinkronkan pasien dan mesin Kombinasi dengan SIMV untuk suport pernafasan Kerugian Tidal yang dihasilkan bervariasi Mesin tidak akan memberi bantuan nafas bila pasien apneaPowerPoint Presentation: Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) Indikasi Pasien sadar , memenuhi kriteria untuk NIPPV Pengaturan PEEP Keuntungan Untuk weaning Kerugian Tidak memberikan bantuan saat apneuSetting Ventilator: Setting VentilatorPositive End-Expiratory Pressure: Positive End-Expiratory Pressure PEEP : Peningkatan tekanan alveoli diatas tekanan atmosfer pada saat akhir ekspirasi Extrinsic PEEP ( ePEEP ): Buatan mesin ventilator Intrinsik PEEP ( iPEEP ) Akibat adanya hambatan ekspirasi ACV without PEEP ACV with PEEP Weaning (menyapih) ventilasi mekanik : Weaning ( menyapih ) ventilasi mekanik Volume tidal > 5 ml/kg Kapasitas vital > 10-15 ml/ kg Fungsional Residual Capacity >50 % nilai prediksi Kekuatan inspirasi maksimal > -25 cmH2O Laju nafas < 30x/ menit Minute Volume < 10 L/ menit PH > 7,3 Peningkatan PaCO2 pada respirasi spontan < 1,5 kPa PaO2 > 8 kPa pada kadar oksigen < = 40 %.Kesulitan saat menyapih: Kesulitan saat menyapih 1.Kelainan patologi primer yang menetap . 2.Gagal ginjal atau kardiovaskular yang tidak dapat diobati 3.Malnutrisi 4.Sepsis atau pireksia (peningkatan kebutuhan metabolik). 5.Kelebihan cairan 6.Residual dari zat sedatif 7.Ketidakseimbangan elektrolit (terutama Ca, Mg, K, PO4) 8.Anemia,nyeri,distensi abdommen Contoh : 1. Controlled ventilator dengan atau tanpa PEEP, dilanjutkan dengan 2.SIMV + Pressure Support dengan atau tanpa PEEP, dilanjutkan dengan 3. Pressure support dengan atau tanpa PEEP, dilanjutkan dengan 4. CPAPKomplikasi bantuan ventilasi: Komplikasi bantuan ventilasi Kolaps dari sistem kardiovaskular Ketidak seimbangan asam basa Atropi otot pernafasan Barotrauma pada paru Ventilator lungPenggunaan Ventilasi mekanik pada PPOK: Penggunaan Ventilasi mekanik pada PPOKPPOK Stabil: PPOK StabilPPOK eksaserbasi akut: PPOK eksaserbasi akut Airway Inflammation Airway narrowing & obstruction Shortened muscles, ¯ curvature Frictional WOB ¯ muscle strength V T PaCO 2 pH PaO 2 Gas trapping Auto- PEEP VCO 2 V E Elastic WOB V A PEEP IPAP MV? Steroids Abx ? MV? IPAP MV BDsPenggunaan NIPPV: Penggunaan NIPPV Indikasi Sesak dengan WOB yang meningkat Asidosis PH 7.30 dan atau PaCO2 > 60 mmHg. RR > 25 breaths/min. Kontraindikasi : Gagal nafas Kardiovaskular tidak stabil Resiko aspirasi Burn. Extreme obesity. Craniofacial trauma.Indikasi IPPV: Indikasi IPPV Hipoksemia yang tidak terkoreksi dengan NIPPV Tidak memenuhi kriteria untuk NIPPV Asidosis berat PH<7.25 dan / atau PaCO2 >60 mmHg Ancaman henti nafas Frekwensi nafas > 36 x/m Penggunaan otot pernafasan tambahan Pernafasan thorakoabdominal paradok Gangguan mental/ sulit koordinasi Kardiovascular tidak stabilSetting ventilator pada PPOK: Setting ventilator pada PPOKAuto PEEP: Auto PEEP Meningkatnya tekanan alveoli atau meningkatnya udara yang terperangkap ( dinamik hiperinflasi ) pada akhir ekspirasi Tekanan alveoli lebih positif Tekanan negarif yang lebih besar untuk mengatasi tekanan atmosfer .PowerPoint Presentation: Penggunaan eksternal PEEP ( ePEEP ) untuk mengatasi auto PEEP sesuai dengan analogi air terjun melewati bendungan .PowerPoint Presentation: Bila Aliran ditingkatkan dari 30 ke 60 dan 90 L/ menit ( dari kanan ke kiri ) maka frekwensi juga akan meningkat dari 18 ke 23 dan 26 x/ menit . Auto PEEP akan menurun dari 15.6 ke 14.4 dan 13.3 cm H2O, dan volume thoraks juga akan menurun PPOK - hubungan frekwensi dan aliran nafasSetting ventilator pada PPOK: Setting ventilator pada PPOKPowerPoint Presentation: Terimakasih TerimakasihPowerPoint Presentation: IPPV : Intermitten positive pressure ventilation SIMV : synchronized intermitten mandatory ventilation VCV : volume controlled ventilation CMV : Controlled mandatory ventilationAuto-PEEP: Auto-PEEPPowerPoint Presentation: Kriteria objektif RR > 35 Volume tidal < 5ml/kg FRC < 15ml/kg Hipoksemia : PaO2 < 50mmHg dan tidak membaik dengan peningkatan FiO2 Hipoventilasi : PCO2 > 50mmHgPowerPoint Presentation: Mekanisme bernafasTerapi berdasarkan staging: Terapi berdasarkan stagingStandard Pernafasan spontan: Standard Pernafasan spontanPemberian CPAP pada penderita dengan Auto PEEP: Pemberian CPAP pada penderita dengan Auto PEEP Auto PEEP dapat diatasi dengan pemberian CPAP melalui trakhea / mulut You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
referat ventilator in copd, indonesia ronaldchess Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 146 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: January 12, 2012 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Penggunaan Ventilasi Mekanik pada penderita Penyakit paru obstruktif kronik: Jumat , 20 Mei 2010 Penggunaan Ventilasi Mekanik pada penderita Penyakit paru obstruktif kronik Presentan : Dr Ronald David M Pembimbing : Dr Emmy H Pranggono SpPD -KP, KICPENDAHULUAN: PENDAHULUAN PPOK Fisiologi pernafasan , Patfis PPOK, Indikasi , Mode, SettingMekanisme pernafasan normal: Mekanisme pernafasan normalMekanisme Ventilasi : Mekanisme Ventilasi Figure 17-2 b: Anatomy SummaryPowerPoint Presentation: Mekanisme bernafas Diafragma Perubahan tekanan intra pulmonal melalui : Penurunan & peningkatan dari diafragma Elevasi dan depresi dari igaPowerPoint Presentation: Tekanan Intrathoraks : Tekanan di dalam intrathoraks ( tekanan alveoli) Tekanan Intrapleural : Tekanan dalam kavum pleura, normalnya dibawah tekanan intrathoraks Tekanan transpulmonar : perbedaan tekanan antara udara luar dan tekanan pleura sekitar paru-paruPowerPoint Presentation: Tekanan negatifPowerPoint Presentation: Volume Paru Dead space volume is ~150 mL and is the volume of gas occupied by the conducting airways and this gas is not available for exchange.PowerPoint Presentation: Grafik hubungan antara tekanan dan komplain paruPowerPoint Presentation: Difusi Gas di alveoliPowerPoint Presentation: Proses DifusiPowerPoint Presentation: Regulasi Pernafasan Pusat inspirasi d an ekspirasi posterior medulla oblongata Pusat kemo reseptor anterior medulla oblongata Pusat apneu dan pneumothoraks pons . Rangsang ventilasi terjadi atas : PaCo2, pH darah , PaO2 PPOK terutama rangsang hipoksiaPowerPoint Presentation: PPOK.... definisiPowerPoint Presentation: PatofisiologiPowerPoint Presentation: PatofisiologiDiagnosis: Diagnosis .PowerPoint Presentation: Static Lung VolumesKlasifikasi PPOK: Klasifikasi PPOK GOLD 2001 GOLD 2003 DEGREE DEGREE CLINICAL SYMPTOM SPYROMETRY Degree null risk Degree null risk Clinical;cough,sputm production normal Degree I Mild copd Degree I Mild copd With or without clinical symptom( production sputum) FEV1/FVC<70%,FEV1≥80% prediction Degree IIA Moderate COPD Degree II Moderate COPD With or without clinical symptom( cough,sputum production) increase in sypmtom short of breathing FEV1/FVC<70%, 50%<FEV1<80%prediction Degree IIB Moderate COPD DEGREE III Severe COPD With or without clinical symptom,increase in symptom short of breth FEV1/FVC<70% 30%<FEV1<50%prediction Degree III Severe COPD Degree IV Very severe COPD + sign of respiratory and right ventricle failure FEV1/FVC<70% FEV1<30% predictionGOLD Workshop Report Four Components of COPD Management: GOLD Workshop Report Four Components of COPD Management Penilaian dan monitoring Mengurangi faktor resiko Managemen PPOK stabil Edukasi Obat farmasi Non-pharmacologic Penanganan eksaserbasiTatalaksana Eksaserbasi: Tatalaksana Eksaserbasi Terapi (Evidence A) Bronchodilator inhalasi (beta2-agonists dan / atau anticholinergics ) Systemik glukokortikoid Noninvasive intermittent positive pressure ventilation (NIPPV) terutama BiPAP (Evidence B) Terapi antibiotik Peningkatan jumlah atau perubahan sputum DemamVentilasi Mekanik: Ventilasi MekanikVentilasi Mekanik: Ventilasi MekanikPowerPoint Presentation: Mode Ventilator Volume Pressure Kombinasi Mandatory/control VCV PCV Dual Mode Assisted-Support SIMV PS SIMV-PS Spontan - CPAP, BiPAP -Mode Ventilator: Mode VentilatorPowerPoint Presentation: Controlled Mandatory Ventilation Indikasi Nafas spontan (-)/minim Hipoksia yang berat Hiperkarbia berat Pengaturan RR Volume tidal Keuntungan Otot pernafasan istirahat Kerugian Sedasi (+), Gangguan hemodinamik (+)PowerPoint Presentation: Assist-Control Ventilation Indikasi Nafas spontan (+) Pengaturan Volume tidal RR minimal Trigger Keuntungan Mengurangi WOB ; Modifikasi minute volume Kerugian Menggangu hemodinamik HiperventilasiPowerPoint Presentation: Synchronized Intermittent Mandatory Ventilation (SIMV) Indikasi Menyapih pasien dari CMV Ventilator memberi RR tertentu Pernafasan diluar Frekwensi ventilator dibiarkan Pengaturan Volume tidal Rate pernafasan . Keuntungan Koordinasi antara pasien dan mesin lebih baik Kurang mengganggu hemodinamik Kerugian WOB dapat meningkatPowerPoint Presentation: SIMV-PS Indikasi Menyapih pasien dari CMV Ventilator memberi RR tertentu Pernafasan diluar Frekwensi ventilator dibantu dengan tekanan tertentu Pengaturan Volume tidal RR Trigger. PS (IPL) Keuntungan Koordinasi antara pasien dan mesin lebih baik Kurang mengganggu hemodinamik Kerugian WOB dapat meningkatPowerPoint Presentation: Pressure-Controlled Ventilation Indikasi Paru-paru dengan komplians yang rendah Resistensi yang tinggi Mencegah resiko barotrauma Pengaturan Level Pressure PEEP RRPowerPoint Presentation: Pressure-Controlled VentilationPowerPoint Presentation: Pressure-Support Ventilation (PSV) Indikasi Pasien sadar Laju nafas ditentukan oleh pasien Dapat dikombinasikan dengan SIMV untuk membantu frekuensi pernafasan spontan Pengaturan Presure level, trigger, Keuntungan Pasien lebih nyaman ; WOB berkurang Dapat mensinkronkan pasien dan mesin Kombinasi dengan SIMV untuk suport pernafasan Kerugian Tidal yang dihasilkan bervariasi Mesin tidak akan memberi bantuan nafas bila pasien apneaPowerPoint Presentation: Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) Indikasi Pasien sadar , memenuhi kriteria untuk NIPPV Pengaturan PEEP Keuntungan Untuk weaning Kerugian Tidak memberikan bantuan saat apneuSetting Ventilator: Setting VentilatorPositive End-Expiratory Pressure: Positive End-Expiratory Pressure PEEP : Peningkatan tekanan alveoli diatas tekanan atmosfer pada saat akhir ekspirasi Extrinsic PEEP ( ePEEP ): Buatan mesin ventilator Intrinsik PEEP ( iPEEP ) Akibat adanya hambatan ekspirasi ACV without PEEP ACV with PEEP Weaning (menyapih) ventilasi mekanik : Weaning ( menyapih ) ventilasi mekanik Volume tidal > 5 ml/kg Kapasitas vital > 10-15 ml/ kg Fungsional Residual Capacity >50 % nilai prediksi Kekuatan inspirasi maksimal > -25 cmH2O Laju nafas < 30x/ menit Minute Volume < 10 L/ menit PH > 7,3 Peningkatan PaCO2 pada respirasi spontan < 1,5 kPa PaO2 > 8 kPa pada kadar oksigen < = 40 %.Kesulitan saat menyapih: Kesulitan saat menyapih 1.Kelainan patologi primer yang menetap . 2.Gagal ginjal atau kardiovaskular yang tidak dapat diobati 3.Malnutrisi 4.Sepsis atau pireksia (peningkatan kebutuhan metabolik). 5.Kelebihan cairan 6.Residual dari zat sedatif 7.Ketidakseimbangan elektrolit (terutama Ca, Mg, K, PO4) 8.Anemia,nyeri,distensi abdommen Contoh : 1. Controlled ventilator dengan atau tanpa PEEP, dilanjutkan dengan 2.SIMV + Pressure Support dengan atau tanpa PEEP, dilanjutkan dengan 3. Pressure support dengan atau tanpa PEEP, dilanjutkan dengan 4. CPAPKomplikasi bantuan ventilasi: Komplikasi bantuan ventilasi Kolaps dari sistem kardiovaskular Ketidak seimbangan asam basa Atropi otot pernafasan Barotrauma pada paru Ventilator lungPenggunaan Ventilasi mekanik pada PPOK: Penggunaan Ventilasi mekanik pada PPOKPPOK Stabil: PPOK StabilPPOK eksaserbasi akut: PPOK eksaserbasi akut Airway Inflammation Airway narrowing & obstruction Shortened muscles, ¯ curvature Frictional WOB ¯ muscle strength V T PaCO 2 pH PaO 2 Gas trapping Auto- PEEP VCO 2 V E Elastic WOB V A PEEP IPAP MV? Steroids Abx ? MV? IPAP MV BDsPenggunaan NIPPV: Penggunaan NIPPV Indikasi Sesak dengan WOB yang meningkat Asidosis PH 7.30 dan atau PaCO2 > 60 mmHg. RR > 25 breaths/min. Kontraindikasi : Gagal nafas Kardiovaskular tidak stabil Resiko aspirasi Burn. Extreme obesity. Craniofacial trauma.Indikasi IPPV: Indikasi IPPV Hipoksemia yang tidak terkoreksi dengan NIPPV Tidak memenuhi kriteria untuk NIPPV Asidosis berat PH<7.25 dan / atau PaCO2 >60 mmHg Ancaman henti nafas Frekwensi nafas > 36 x/m Penggunaan otot pernafasan tambahan Pernafasan thorakoabdominal paradok Gangguan mental/ sulit koordinasi Kardiovascular tidak stabilSetting ventilator pada PPOK: Setting ventilator pada PPOKAuto PEEP: Auto PEEP Meningkatnya tekanan alveoli atau meningkatnya udara yang terperangkap ( dinamik hiperinflasi ) pada akhir ekspirasi Tekanan alveoli lebih positif Tekanan negarif yang lebih besar untuk mengatasi tekanan atmosfer .PowerPoint Presentation: Penggunaan eksternal PEEP ( ePEEP ) untuk mengatasi auto PEEP sesuai dengan analogi air terjun melewati bendungan .PowerPoint Presentation: Bila Aliran ditingkatkan dari 30 ke 60 dan 90 L/ menit ( dari kanan ke kiri ) maka frekwensi juga akan meningkat dari 18 ke 23 dan 26 x/ menit . Auto PEEP akan menurun dari 15.6 ke 14.4 dan 13.3 cm H2O, dan volume thoraks juga akan menurun PPOK - hubungan frekwensi dan aliran nafasSetting ventilator pada PPOK: Setting ventilator pada PPOKPowerPoint Presentation: Terimakasih TerimakasihPowerPoint Presentation: IPPV : Intermitten positive pressure ventilation SIMV : synchronized intermitten mandatory ventilation VCV : volume controlled ventilation CMV : Controlled mandatory ventilationAuto-PEEP: Auto-PEEPPowerPoint Presentation: Kriteria objektif RR > 35 Volume tidal < 5ml/kg FRC < 15ml/kg Hipoksemia : PaO2 < 50mmHg dan tidak membaik dengan peningkatan FiO2 Hipoventilasi : PCO2 > 50mmHgPowerPoint Presentation: Mekanisme bernafasTerapi berdasarkan staging: Terapi berdasarkan stagingStandard Pernafasan spontan: Standard Pernafasan spontanPemberian CPAP pada penderita dengan Auto PEEP: Pemberian CPAP pada penderita dengan Auto PEEP Auto PEEP dapat diatasi dengan pemberian CPAP melalui trakhea / mulut