Geografi - Tugas

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Materi Geografi Kelas X

Comments

Presentation Transcript

TUGAS AKHIR SEMESTER Rini Rinelly – X5:

TUGAS AKHIR SEMESTER Rini Rinelly – X5 GEOGRAFI

HAKIKAT GEOGRAFI:

HAKIKAT GEOGRAFI 1. Pengertian Geografi . Hasil Simlok IGI bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dari sudut pandang kelingkungan atau kewilayahan dalam konteks keruangan . 2. Ruang Lingkup Geografi . Rhoad Murphey mengemukakan tiga pokok ruang lingkup geografi , yaitu sebagai berikut : a. Persebaran dan keterkaitan penduduk di muka bumi dengan sejumlah aspek-aspek keruangan serta bagaimana manusia memanfaatkannya b. Interaksi manusia dengan lingkungan fisik yang merupakan salah satu bagian dari keanekaragaman wilayah c. Kajian terhadap region dan analisis dari region yang mempeunyai ciri khusus .

OBJEK STUDI GEOGRAFI:

OBJEK STUDI GEOGRAFI Para ahli geografi Indonesia yang tergabung dalam IGI sepakat , bahwa objek studi geografi di bagi dua . a. Objek material geografi adalah fenomena geosfer terdiri atas litosfer , atmosfer , hidrosfer , bisfer , dan antroposfer . Misalnya pola permukiman desa-kota , DAS, bentangan alam , cuaca dan iklim . b. Objek formal geografi adalah cara memandang dan berpikir terhadap objek material geografi dari sudut pandang keruangan dalam kontek kewilyahan dan kelingkungan . Objek formal meliputi hal-hal sbb : - pola dari sebaran gejala tertentu di muka bumi (spatial pattern) - keterkaitan sesam a antar gejala (spatial system) - perkembangan yang terjadi pada gejala tersebut (spatial processes )

HAKIKAT GEOGRAFI:

HAKIKAT GEOGRAFI Studi geografi pada hakikatnya merupakan pengkajian keruangan tentang fenomena dan masalah kehidupan manusia . Studi itu disusun berdasarkan hasil observasi berbagai fenomena di lapangan . Hasil observasi di lapangan akan membentuk pola abstrak dari fenomena yang diamati . Pola abstrak itulah yang disebut konsep geografi . Oleh karena itu , tanpa kerja lapangan tidak akan menghasilkan konsep tentang hakikat fenomena dan masalah kehidupan yang sebenarnya . Guna menghasilkan konsep fenomena geografi diperlukan analisis fenomena manusia , fenomena alam , serta persebaran dan interaksinya dalam ruang . Adapun untuk menunjukkan dan menjelaskan fenomena tersebut dipermukaan bumi diawali dengan mengajukan enam pertanyaan pokok . Yaitu what, where, why, who, dan how ( 5W 1H). Misalnya untuk menjelaskan fenomena kelaparan maka pertanyaan yang diajukkan adalah apa yang terjadi , di mana fenomena itu terjadi , kapan fenomena itu terjadi , mengapa fenomena itu terjadi , siapa saja yang sedang mengalami , dan bagaimana usaha untuk mengatasinya .

KONSEP GEOGRAFI:

KONSEP GEOGRAFI Dalam geografi terdapat sepuluh konsep dasar yang esensial , yaitu a. Konsep lokasi , yaitu letak di permukaan bumi ( Monas terletak di Jakarta ) b. Konsep jarak , yaitu jarak antara satu tempat dengan tempat yang lain. ( Harga tanah di desa murah karena jauh dari pusat keramaian kota ) . c. Konsep keterjangkauan , yaitu hubungan suatu tempat dengan tempat lainnya ( Masyarakat Badui terbelakang karena terisolir dengan masyarakat lain ) . d. Konsep pola , yaitu adanya pola persebaran suatu fenomena , seperti permukiman memanjang , memusat atau tersebar ( Pemukiman penduduk nelayan memanjang mengikuti garis pantai ) . e. Konsep morfologi , yaitu bentuk permukaan bumi sebagai hasil tenaga eksogen dan endogen ( misalnya pulau , peguungan , daratan , lereng dan lembah . Setiap permukaan bumi mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi manusia . Misalnya di daerah pegunungan cocok untuk pertanian sayur - sayuran dan perkebunan .

:

f. Konsep aglomerasi , pemusatan penimbunan suatu kawasan . ( industri , pertanian , permukian ). Masyarakat umumnya mengelompok dengan warga yang mempunyai tingkat kehidupan sejenis . Oleh karena itu muncul istilah daerah elit , kumuh (slum). g. Konsep nilai kegunaan , berkaitan dengan manfaat dari fenomena yang ada di permukaan bumi yang bersifat relative. Misalnya daerah wisata mempunyai nilai kegunaan yang berlainan bagi setiap orang , ada orang yang datang ke daerah wisata hanya sekali bahkan ada yang berulang kali. h. Konsep interaksi dan interdependency, yaitu peristiwa saling mempengaruhi antar berbagai fenomena geosfer . Misalnya interaksi antara desa dan kota . Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam memanfaatkan potensi sumber daya antara di desa dan di kota . i . Konsep diferensiasi area, berkaitan dengan perbedaan corak antarwilayah di permukaan bumi , dengan ciri khusus yang dapat dibedakan dengan wilayah lain atau dikenal dengan istilah region.

:

j. Konsep keterkaitan keruangan , yaitu hubungan persebaran suatu fenomena dengan fenomena lain di suatu tempat . Misalnya pegunungan mempunyai suhu lebih rendah daripada di daerah dataran rendah . Oleh karena itu sayuran , the dan pinus dapat tumbuh dengan baik di daerah pegunungan .

PRINSIP-PRINSIP GEOGRAFI:

PRINSIP-PRINSIP GEOGRAFI Prinsip geografi menjadi dasar pada uraian pengkajian ( studi ) dan pengungkapan gejala , variasi , fa K tor- faktor maupun masalah geografi . Secara teoritis prinsip geografi terdiri dari : a. Prinsip P enyebaran , yaitu gejala dan fakta geografi , baik menyangkut keadaan alam maupun kemanusiaan yang tersebar luas di permukaan bumi . Penyebaran tersebut tidak merata antara wilayah satu dengan wilayah hubungan ( relasi ) gejala / fa k tor yang satu dengan yang lain - lainnya . D engan melihat dan menggambarkan gejala dan fakta pada peta , kita dapat mengungkapkan . b. Prinsip interelasi , yaitu interelasi dalam ruang yang menyatakan bahwa terdapat saling berhubungan antara gejala satu denga gejala lainnya atau antara fa k tor yang satu dengan fa k tor lainnya dalam suatu ruang tertentu . c. Prinsip deskriptif , yaitu prinsip unt u k memberikan penjelasan atau gambaran lebih jauh tentang gejala atau masalah yang dipelajari atau sedang diselidiki . Deskripsi ini digunakan untuk menjelaskan sebab-sebab interaksi dan interkasi antara fa k tor yang satu dan lainnya . Dalam kerangka kerja geografi prinsip ini tidak dapat ditinggalkan . d. Prinsip korologis atau prinsip keruangan , bahwa dalam prinsip ini gejala-gejala , fakta-fakta , dan masalah-masalah geografi ditinjau dari penyebaran , intere l lasi , dan interaksinya dalam hubungannya terdapat pada ruang tertentu . Yang dimaksud dengan ruang ini adalah permukaa n bumi , baik secara keseluru h an maupun sebagian .

PENDEKATAN GEOGRAFI:

PENDEKATAN GEOGRAFI Geografi sebagai ilmu kebumian selalu mengkaji hubungan timbal balik antara fenomena dan permasalahannya d engan pendekatan keruangan , ekologi , dan regional komplek . a. Pendekatan keruangan (spatial approach) Pendekatan keruangan mencoba mengkaji adanya perbedaan tempat melalui penggambaran , letak distribusi , relasi , dan interelasinya . Sebagai contoh adalah teori difusi yang menelaah adanya penjalaran atau pemekaran fenomena dalam ruang (space) dan dimensi waktu (time). b, Pendekatan kelingkungan (ecological approach) Pendekatan ini berdasarkan interaksi organisme dengan lingkungannya . Dalam suatu ekosistem jika ada satu elemen berkembang diatas batas maksimal , maka elemen yang lain akan mengalami penurunan kualitas dan kuantitas . . c. Pendekatan kompleks wilayah Pendekatan kompleks wilayah merupakan gabungan antara pendekatan keruangan dan ekologi .

:

Disebut kompleks wilayah tertentu (areal differentiation) , k arena suatu anggapan bahwa interaksi antarwilayah akan berkembang bila terdapat permintaan dan penawaran antarwilayah tersebut . Dalam hubungan kompleks wilayah ini , ramalan wilayah (region forecasting) dan per a ncangan wilayah (regional planning) merupakan aspek-aspek yang menelaah fenomena tertentu pada suatu region/ wilayah secara fisik atau sosial . Region adalah suatu bagia n permukaan bumi yang memiliki karakteristik ( ciri khas yang sama ), sehingga dapat dibedakan dengan daerah sekitarnya .

ASPEK GEOGRAFI:

ASPEK GEOGRAFI Aspek geografi terdiri dari asek fisik dan aspek sosial . Aspek fisik mengkaji semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer meliputi litosfer , atmosfer , hidrosfer , d ll. Aspek sosial mengkaji manusia dan kehidupannya di muka bumi . Di dalam hal ini geografi mempelajari persebaran dan keaneka ragaman budaya . Contoh aspek fisik berupa litosfer mengenai dataran tinggi dan aspek sosial geografi dalam kehidupan sehari-hari . Kondisi fisik di daerah data r an tinggi suhu udar a dingin , tanah subur berada di jalur pegunungan sehingga penduduk memanfaatkan daerah dataran tinggi untuk usaha perkebunan sebagai mata pencaharian kehidupan sehari-hari .

PowerPoint Presentation:

JAGAD RAYA JAGAD RAYA

ASAL-USUL JAGAD RAYA:

ASAL-USUL JAGAD RAYA Ditinjau dari sisi ilmu pengetahuan , maka banyak sudah para ilmuwan mengemukakan teori-teori pembentukan Jagad Raya. Diantara begitu banyaknya teori maka ada beberapa yang cukup dikenal , yaitu antara lain : 1. Hipotesis Nebula 2. Hipotesis Planetisimal 3. Hipotesis Pasang Surut Bintang 4. Hipotesis Kondensasi 5. Hipotesis Bintang Kembar 6. Hipotesis Big Bang Dari sekian banyak teori / hipotesis mengenai asal-usul terciptanya jagad raya , maka teori / hipotesis yang paling populer dan banyak dianut orang adalah teori hipotesis BIG BANG. Hal tersebut dikarenakan teori Big Bang lebih mampu mengemukakan asumsi dan hipotesisnya dengan berbagai bukti-bukti yang mendukung hipotesisnya .

STRUKTUR JAGAD RAYA:

STRUKTUR JAGAD RAYA Jagad raya kita diperkirakan berumur sekitar 15 miliar tahun . Isi jagad raya yang sudah berhasil diamati , berupa : 1. Materi nampak , Terdiri dari benda-benda angkasa yang menghasilkan cahaya atau memantulkan cahaya sehingga keberadaaanya dapat kita amati . Struktur benda angkasa dari kecil hingga besar adalah sebagai berikut : - matahari , bintang , planet, bulan , asteroida , dll - Tata surya - Galaksi - Cluster galaksi 2. Materi gelap (dark mater) Terdiri dari benda-benda angkasa yang supermasif , yang runtuh akibat gravitasinya menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya gravitasinya begitu besarnya sehingga semua materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat keluar dari tarikannya . Akibatnya materi itu tidak bisa dilihat keberadaanya , kecuali dari akibat gravitasinya . Benda itu dinamakan lobang hitam (black holes) Meski tidak kelihatan justru materi gelap mengisi sebagian besar jagad raya . Menurut yang sekarang bisa diamati meliputi 90 % dari materi jagad raya berisi materi gelap . Di pusat galaksi Bima sakti kita terdapat lubang hitam yang sangat besar .

TATA SURYA (SOLAR SYSTEM):

TATA SURYA (SOLAR SYSTEM) Tata surya merupakan sistem edar planet-planet mengelilingi satu / lebih bintang . Tata surya kita pusat edar / orbitnya adalah matahari , yang juga merupakan pusat konsentrasi massa tata surya . Matahari / bintang : benda angkasa yang menghasilkan radiasi / cahaya . Cahaya ini keluar dari reaksi fusi , yang memberi energi untuk mempertahankannya dari tarikan gravitasi sehingga tidak runtuh . Jika bintang kehabisan bahan bakar itu , maka akan runtuh menjadi bintang kerdil putih (white drawf ) , atau bintang netron , atau bahkan menjadi lobang hitam , tergantung massanya . Keruntuhan bintang yang besar menjadi lobang hitam . Bintang yang terdekat dengan tata surya kita adalah Proxima Centauri, yang berjarak sekitar 4 tahun cahaya ( Tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya selama satu tahun . Jadi jika 1 detik jarak yang ditempuh 300 000 km, maka 1 th cahaya sekitar 10 triliun km) Planet : Benda angkasa yang tidak menghasilkan cahaya , yang mengitari bintang . Pada tata surya kita terdapat 9 buah planet, masing-masing secara berurutan menjauhi matahari : Merkurius , Venus, Bumi , Mars, Yupiter , Saturnus , Uranus, Neptunus , Pluto. Bulan / satelit : seperti planet, hanya dia mengitari planet. Bumi kita memiliki satu satelit / bulan . Asteroida , komet , meteroid , planet kecil-kecil : benda angkasa kecil-kecil yang melayang-layang . Asteroida ini banyak sekali terdapat di antara orbit Mars dan Yupiter . Matahari merupakan 99.85% materi dari seluruh tata surya . Planet-planet, disekitar mataharihanya mengandung 0.135%. Jupiter yang merupakan planet terbesar memiliki lebih lebaih dari 2 kali seluruh planet lain jika digabung . Satellite planets, comets, asteroid, meteoroid, dan media antar planet mengandung 0.015%. Berikur daftar distibusi massa dari tata surya kita : Sun:                                    99.85% Planets:                                0.135% Comets:                               0.01% ? Satellites:                             0.00005% Minor Planets:                     0.0000002% ? Meteoroids:                         0.0000001% ? Interplanetary Medium:      0.0000001%

GALAKSI:

GALAKSI Galaks I adalah gugusan dari miliaran bintang-bintang . Biasanya sekitar 100 miliar bintang . Galaksi memiliki berbagai bentuk seperti spiral, cakram , elips atau tidak beraturan . Galaksi tempat tatasurya kita adalah galaksi bima sakti (milky way). Jumlah galaksi di jagad sekarang diperkirakan sekitar 100 miliar galaksi . Galaksi bima sakti , tempat tata surya kita , merupakan galaksi berbentuk cakram . Jarak antar tepi-tepi cakram adalah sekitar 100 juta tahun cahaya . Galaksi kita memiliki dua bagian : - Bagian inti : berada di tengah , berbentuk mirip bola dengan diameter , berisi sekitar 80 miliar bintang , serta diperkirakan terdapat lobang hitam yang sangat besar massanya - Bagian tepi : berisi sekitar 20 miliar bintang . Tata surya terletak di agak pinggir cakram ini .

:

Bima Sakti (dalam bahasa Inggris Milky Way , yang berasal dari bahasa Latin Via Lactea , diambil lagi dari bahasa Yunani Γαλαξίας Galaxias yang berarti "susu") adalah galaksi spiral yang besar termasuk dalam tipe Hubble SBbc dengan total masa sekitar 10 12 massa matahari , yang memiliki 200-400 milyar bintang dengan diameter 100.000 tahun cahaya dan ketebalan 1000 tahun cahaya. [1] Jarak antara matahari dan pusat galaksi diperkirakan 27.700 tahun cahaya. Di dalam galaksi bima sakti terdapat sistem Tata Surya , yang didalamnya terdapat planet Bumi tempat kita tinggal. Diduga di pusat galaksi bersemayam lubang hitam supermasif ( black hole ). Sagitarius A dianggap sebagai lokasi lubang hitam supermasif ini. Tata surya kita memerlukan waktu 225–250 juta tahun untuk menyelesaikan satu orbit, jadi telah 20–25 kali mengitari pusat galaksi dari sejak saat terbentuknya. Kecepatan orbit tata surya adalah 217 km/d. Di dalam bahasa Indonesia, istilah "Bima Sakti" berasal dari tokoh berkulit hitam dalam pewayangan , yaitu Bima . Istilah ini muncul karena orang Jawa kuno melihatnya sebagai bayangan hitam yang dikelilingi semacam "aura" cemerlang. Sementara itu, masyarakat Barat menyebutnya "milky way" sebab mereka melihatnya sebagai pita kabut ber cahaya putih yang membentang pada bola langit . Pita kabut atau "aura" cemerlang ini sebenarnya adalah kumpulan jutaan bintang dan juga sevolume besar debu dan gas yang terletak di piringan/ bidang galaksi . Pita ini tampak paling terang di sekitar rasi Sagitarius , dan lokasi tersebut memang diyakini sebagai pusat galaksi. Diperkirakan ada 4 spiral utama dan 2 yang lebih kecil yang bermula dari tengah galaksi. Dan dinamakan sebagai berikut: Lengan Norma Lengan Scutum-Crux Lengan Sagitarius Lengan Orion atau Lengan Lokal Lengan Perseus Lengan Cygnus atau Lengan Luar

TEORI PEMBENTUKAN JAGAD RAYA:

TEORI PEMBENTUKAN JAGAD RAYA TEORI LEDAKAN BESAR TEORI JAGAD RAYA MENGEMBANG TEORI KEADAAN TETAP Teori Ledakan Besar Menurut teori ini , dahulu kala galaksi-galaksi pernah saling berdekatan . Dengan demikian mungkin semua galaksi dalam jagad raya berasal dari massa tunggal . Dalam keadaan massa tunggal , jagad raya memiliki suhu dan energi sangat besar . Untuk itu hanya ledakan besarlah yang dapat menghancurkan massa tunggal menjadi serpihan-serpihan sebagai awal jagad raya . Teori Jagad Raya Mengembang Teori ini dikemukan menurut pengamatan dan hasil penelitian oleh Georges-Henri Lemaitre (1927) dan didukung oleh Edwin Hubble (1929). Menurut teori ini jagad raya bergerak saling menjauh sehingga mengembang menjadi luas . Teori Keadaan Tetap Teori yang dipelopori oleh Fred Hoyle mengemukakan bahwa materi baru ( hidrogen ) diciptakan setiap saat untuk mengisi ruang kosong yang timbul dari pengembangan jagad raya . Dalam kasus ini jagad raya akan tetap selalu tampak sama .

KOMPONEN JAGAD RAYA:

KOMPONEN JAGAD RAYA 1. G ALAKSI adalah sebuah sistem perbintangan yang maha luas yang didalamnya terdapat jutaan bintang beserta benda-benda langit lainnya sebagai anggota yang beredar mengelilingi pusat dengan gerakan yang teratur . Bentuk galaksi yang ada di jagad raya adalah spiral, spiral berbatang,elips , dan tak beraturan 2. T ATA SURYA adalah sekelompok benda langit yang terdiri atas matahari yang dikelilingi oleh planet-planet beserta satelitnya , asteroid, komet , dan meteor. Setidaknya ada dua anggapan mengenai alam semesta kita , yaitu Geocentris dan Heliocentris 3. B INTANG merupakan benda langit yang mempunyai cahaya sendiri akibat reaksi inti di dalamnya . Menurut hukum fisika , bintang yang memiliki cahaya putih kebiruan memiliki temperatur yang tinggi , semakin kemerahan atau kuning , semakin rendah . Derajat kekuatan cahaya bintang ditentukan berdasarkan magnitudo . Semakin kecil magnitudo suatu bintang , makin terang cahaya bintang tersebut .

TEORI-TEORI PEMBENTUKAN TATA SURYA :

TEORI-TEORI PEMBENTUKAN TATA SURYA 1. T eori kabut (nebula) 2.Teori pasang surut 3.Teori Vorteks 4. Teori planetesimal 5. Teori protoplanet I. HIPOTESIS KABUT • Dikenalkan oleh ahli filosofi Jeman yang bernama Immanuel Kant (1755) • Teori ini menyatakan bahwa matahari dan planet-planet berasal dari sebuah kabut pijar yang berpilin di dalam jagat raya . Karena putarannya itu , sebagian dari massa kabut tersebut lepas , membentuk gelang-gelang sekeliling bagian utama gumpalan kabut itu . Pada gilirannya , gelang itu membentuk gumpalan-gumpalan yang pada akhirnya membeku dan membentuk planet-planet II. TEORI PASANG SURUT BINTANG • Teori ini dikemukakan oleh James Jean dan Harold Jeffreys (1917) • Teori ini menyatakan bahwa dahulu kala ada sebuah bintang yang melintas dekat dengan matahari . Adanya gaya tarik bintang tersebut menyebabkan pada permukaan matahari terjadi proses pasang surut seperti pasang surut air laut di bumi akibat gaya tarik bulan . Gaya tarik tersebut menyebabkan sebagian massa matahari terlepas dan membentuk planet-planet.

:

III.TEORI VORTEK Teori Vortek dikemukakan oleh Karl Von Weiszacker . Teori ini menyatakan bahwa massa kabut (nebula) terdiri atas vorteks ( pusaran ) yang merupakan sifat gerakan gas. Gerakan gas dalam nebula menyebabkan pola sel-sel yang bergolak ( turbulen ). Pada batas antar sel turbulen , terjadi tumbukan antarpartikel yang kemudian membesar dan menjadi planet. IV.TEORI PLANETESIMAL • Dikenalkan oleh seorang geolog yang bernama T.C Chamberlin dan seorang astronom yang bernama F.R Moulton • Teori ini menyatakan bahwa tata surya terbentuk dari kabut yang pijar , di mana dalam kabut ini terdapat material padat yang berhamburan yang disebut planetesimal . Masing-masing benda padat ini memiliki gaya tarik yang berakibat terjadinya saling tarik menarik antara sesamanya . Akhirnya lambat laun terbentuklah gumpalan besar yang disebut planet V.PROTOPLANET Teori protoplanet dikemukakan oleh Gerard P. Kuiper . Teori ini menyatakan bahwa planet terbentuk melalui golakan ( turbelensi ) nebula yang membantu tumbukan planetesimal , sehingga planetesimal membesar menjadi protoplanet dan kemudian menjadi planet

PowerPoint Presentation:

TATA SURYA

TATA SURYA:

TATA SURYA Sebuah tata surya terdiri dari satu Matahari dan semua benda angkasa yang beredar mengelilinginya . Matahari adalah bintang yang menghasilkan cahayanya sendiri . Benda yang mengedari bintang dinamakan planet. Sebagian besar planet memiliki satelit ( bulan ) yang berjalan mengelilinginya . Dalam tata surya kita semuanya terdapat sembilan planet yang mengedari matahari . Sebuah planet dapat dibagi menjadi dua kelompok : planet besar serta planet kecil . Merkurius , Venus, Bumi dan mars membentuk kelompok empat planet yang kecildan sejenis bumi . Keempat planet ini terdiri dari materi yang kerapatan rata- ratanya empat atau lima kali kerapatan air. Planet dan satelitnya Yupiter , Saturnus dan Neptunus jauh lebih besar daripada planet-planet sejenis Bumi . Jari-jari Yupiter lebih dari sebelas kali jari-jari Bumi , dan volumenya kira-kira 1320 kali lebih besar . Saturnus mempunyai jari-jari 60400 km; ini hampir 10 kali jari-jari Bumi.Yupiter serta Saturnus mempunyai banyak satelit . Uranus mempunyai jari-jari yang panjangnya 23700 km, sedangkan Neptunus mempunyai jati-jari 22300 km. Pluto mempunyai jari-jari 3200 km; ini berarti bahwa Pluto lebih kecil dari Mars. Tata Surya [a] adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya . Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips , lima planet kerdil / katai , 173 satelit alami yang telah diidentifikasi [b] , dan jutaan benda langit ( meteor , asteroid , komet ) lainnya . Gambaran umum Tata Surya ( digambarkan tidak sesuai skala ): Matahari , Merkurius , Venus , Bumi , Mars , Ceres , Yupiter , Saturnus , Uranus , Neptunus , Pluto , dan Eris . Tata Surya terbagi menjadi Matahari , empat planet bagian dalam , sabuk asteroid , empat planet bagian luar , dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar . Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar .

:

Berdasarkan jaraknya dari matahari , kedelapan planet Tata Surya ialah Merkurius (57,9 juta km ), Venus (108 juta km), Bumi (150 juta km), Mars (228 juta km), Yupiter (779 juta km), Saturnus (1.430 juta km), Uranus (2.880 juta km), dan Neptunus (4.500 juta km). Sejak pertengahan 2008 , ada lima objek angkasa yang diklasifikasikan sebagai planet kerdil . Orbit planet-planet kerdil , kecuali Ceres, berada lebih jauh dari Neptunus . Kelima planet kerdil tersebut ialah Ceres (415 juta km. di sabuk asteroid; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kelima ), Pluto (5.906 juta km.; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kesembilan ), Haumea (6.450 juta km), Makemake (6.850 juta km), dan Eris (10.100 juta km). Enam dari kedelapan planet dan tiga dari kelima planet kerdil itu dikelilingi oleh satelit alami , yang biasa disebut dengan " bulan " sesuai dengan Bulan atau satelit alami Bumi . Masing-masing planet bagian luar dikelilingi oleh cincin planet yang terdiri dari debu dan partikel lain.

BUMI:

BUMI Bumi adalah planet tempat tinggal seluruh makhluk hidup beserta isinya. Sebagai tempat tinggal makhluk hidup, bumi tersusun atas beberapa lapisan bumi, bahan-bahan material pembentuk bumi, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Bentuk permukaan bumi berbeda-beda, mulai dari daratan, lautan, pegunungan, perbukitan, danau, lembah, dan sebagainya. Bumi sebagai salah satu planet yang termasuk dalam sistem tata surya di alam semesta ini tidak diam seperti apa yang kita perkirakan selama ini, melainkan bumi melakukan perputaran pada porosnya (rotasi) dan bergerak mengelilingi matahari (revolusi) sebagai pusat sistem tata surya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya siang malam dan pasang surut air laut. Oleh karena itu, proses terbentuknya bumi tidak terlepas dari proses terbentuknya tata surya kita.

PROSES TERBENTUKNYA BUMI :

PROSES TERBENTUKNYA BUMI Berdasarkan Theory Big Bang, proses terbentuknya bumi berawal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Pada awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran yang dilakukannya tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian besar berkumpul di pusat, membentuk cakram raksasa. Suatu saat, gumpalan kabut raksasa itu meledak dengan dahsyat di luar angkasa yang kemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula. Selama jangka waktu lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk suatu galaksi yang disebut dengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudian membentuk sistem tata surya. Sementara itu, bagian ringan yang terlempar ke luar tadi mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang mendingin dan memadat. Kemudian, gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk planet bumi. Dalam perkembangannya, planet bumi terus mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang ini. Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi, yaitu: Awalnya, bumi masih merupakan planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau perbedaan unsur. Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan. Bumi terbagi menjadi lima lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi. Perubahan di bumi disebabkan oleh perubahan iklim dan cuaca.

PowerPoint Presentation:

Kesimpulan Ada dua kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan mengenai proses terbentuknya bumi, yaitu: 1. Bumi berasal dari suatu gumpalan kabut raksasa yang meledak dahsyat, kemudian membentuk galaksi dan nebula. Setelah itu, nebula membeku membentuk galaksi Bima Sakti, lalu sistem tata surya.Bumi terbentuk dari bagian kecil ringan yang terlempar ke luar saat gumpalan kabut raksasa meledak yang mendingin dan memadat sehingga terbentuklah bumi. 2. Tiga tahap proses pembentukan bumi, yaitu mulai dari awal bumi terbentuk, diferensiasi sampai bumi mulai terbagi ke dalam beberapa zona atau lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi.

LAPISAN BUMI:

LAPISAN BUMI Menurut komposisi (jenis dari material) -nya, bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut : * Kerak Bumi * Mantel Bumi Mantel bumi terletak di antara kerak dan inti luar bumi. Mantel bumi merupakan batuan yang mengandung magnesium dan silikon. Suhu pada mantel bagian atas ±1300°C-1500°C dan suhu pada mantel bagian dalam ±1500°C-3000°C * Inti Bumi Sedangkan menurut sifat mekanik (sifat dari material) -nya, bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut : * Litosfir * Astenosfir * Mesosfir * Inti Bumi bagian luar Inti bumi bagian luar merupakan salah satu bagian dalam bumi yang melapisi inti bumi bagian dalam. Inti bumi bagian luar mempunyai tebal 2250 km dan kedalaman antara 2900-4980 km. Inti bumi bagian luar terdiri atas besi dan nikel cair dengan suhu 3900°C * Inti Bumi bagian dalam Inti bumi bagian dalam merupakan bagian bumi yang paling dalam atau dapat juga disebut inti bumi. inti bumi mempunyai tebal 1200km dan berdiameter 2600km. inti bumi terdiri dari besi dan nikel berbentuk padat dengan temperatur dapat mencapai 4800°C

authorStream Live Help