TEORI KECERDASAN GANDA DAN PENERAPANNYA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

KELOMPOK III:

KELOMPOK III NUR ACHMAD ZAKARIA DANIEL ERIKKO NURHIDAYAH TESSA PUTERI PERMATASARI UCI SULISTIARINI TITIN WAHYUNINGSIH NOVI LESTARI WENY WIDIYANTI

TEORI KECERDASAN GANDA DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN :

TEORI KECERDASAN GANDA DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN

APAKAH TEORI KECERDASAN GANDA ITU...??:

Teori Kecerdasan Ganda (Multiple Intelegence) merupakan teori yang dikemukakan oleh Howard Gardner dari Harvard Universty yang diuraikan pada tahun 1984 dalam buku Frame Of Mind: The Multiple Integence. Pada dasarnya, teori ini menggabungkan antara potensi-potensi otak kanan dan otak kiri sehingga potensi-potensi tersebut dapat berjalan optimal. APAKAH TEORI KECERDASAN GANDA ITU...??

Kecerdasan merupakan potensi yang dimiliki seseorang yang dapat diaktifkan melalui proses belajar, interaksi dengan keluarga, guru, teman dan nilai-nilai budaya yang berkembang. Kecerdasan mengandung dua aspek pokok yaitu; kemampuan belajar dari pengalaman dan beradaptasi terhadap lingkungan. :

Kecerdasan merupakan potensi yang dimiliki seseorang yang dapat diaktifkan melalui proses belajar , interaksi dengan keluarga , guru, teman dan nilai-nilai budaya yang berkembang . Kecerdasan mengandung dua aspek pokok yaitu ; kemampuan belajar dari pengalaman dan beradaptasi terhadap lingkungan .

Delapan Unsur Kecerdasan Manusia Menurut Teori Kecerdasan Ganda. Menurut Gardner ada 8 kecerdasan ganda, tapi tokoh lain menambahkan 2 teori lagi. 8 kecerdasan menurut Gardner adalah seperti gambar di bawah ini :

Delapan Un s ur Kecerdasan Manusia Menurut Teori Kecerdasan Ganda . Menurut Gardner ada 8 kecerdasan ganda , tapi tokoh lain menambahkan 2 teori lagi . 8 kecerdasan menurut Gardner adalah seperti gambar di bawah ini

Kecerdasan verbal /bahasa (verbal/ Linguistic intelligence):

Kecerdasan linguistik merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan membaca, menulis, berbicara, dan berkomunikasi. Orator, sastrawan , dan presenter merupakan profesi yang dituntut mempunyai kecerdasan ini. Kecerdasan verbal / bahasa (verbal/ Linguisti c intelligence)

Kecerdasan Logika/Mathematik(logical/mathemtical intelligence):

Kecerdasan Logis Matematis merupakan kemamuan menalar, menghitung, serta berfikir logis dan matematis. Kecerdasan ini biasanya dimiliki oleh orang yang bekerja sebagai akuntan, ekonom, ilmuwan, dan programer komputer. Isaac Newton merupakan salah satu tokoh yang mempunyai kecerdasan logis matematis. Kecerdasan Logi ka/ Mathemati k(logical/ mathemtical intelligence)

Kecerdasan Visual/Ruang (Visual/Spatial intelligence):

Kecerdasan Visual-Spasial berarti kecerdasan yang menggunakan gambar serta dapat memvisualisasikan dalam bentuk nyata. Dengan kata lain, visual-spasial merupakan pembentukan ide-ide dalam bentuk gambar (visual) serta dapat merealisasikan dalam bentuk nyata. Profesi yang menggunakan kecerdasan ini antara lain pelukis, mangaka , arsitek, dan fotografer. Tokoh yang mempunyai kecerdasan ini diantaranya pelukis Raden Saleh Syarif Bustaman. Kecerdasan Visual / Ruang (Visual/ Spa t ial intelligence)

Kecerdasan Tubuh/Gerak Tubuh (Body/ Kinesthetic Intelligence) :

Kecerdasan Kinestetik merupakan kecerdasan yang menggunakan dan melibatkan seluruh anggota badan untuk memecahkan masalah tertentu. Kecerdasan ini biasanya dimilki oleh atlet, penari, dan olahragawan. Kecerdasan Tubuh / Gerak Tubuh (Body/ Kinest h eti c Intelligence)

Kecerdasan Musikal/Ritmik (Musical/Rhytmik Intelligence):

Adalah kemampuan untuk mencipta, memainkan, mengaransemen, bernyanyi, ataU hanya mengapresiasi musik. Musik adalah bahasa universal yang dapat dinikmati dengan mudah. Selain itu, musik juga diyakini sebagai sarana untuk meningkatkan kecerdasan otak. Penyanyi dan musisi merupakan profesi yang dituntut mengoptimalkan kecerdasan ini. Kecerdasan Musikal / Ritmik (Musical/ Rhytmik Intelligence)

Kecerdasan Interpersonal(Interpersonal Intelligence):

Kecerdasan Interpersonal merupakan kemampuan untuk mengenali maksud, perasaan, dan motivasi orang lain. Empati, pengertian, dan memperhatikan orang lain juga termasuk perwujudan dari kecerdasan inter personal. Psikolog merupakan salah satu pekerjaan yang mengggunakan kecerdasan ini. Kecerdasan Interpersonal (Interpersonal Intelligence)

Kecerdasan Intrapersonal(intrapersonal intelligence):

Kecerdasan intrapersonal merupakan kecerdasan untuk memahami dan menganalisis diri sendiri, menyusun tujuan pribadi, serta kemampuan untuk mengenal diri sendiri. Biasanya, kemampuan ini dimiliki oleh filsuf dan pembimbing. Kecerdasan Intrapersonal (intrapersonal intelligence)

Kecerdasan Naturalis(Naturlistic Intelligence):

Kecerdasan naturlis banyak dimiliki oleh para pakar lingkungan . Seorang penduduk didaerah pedalaman dapat mengenali tanda-tanda akan terjadi perubahan lingkungan , misalnya dengan melihat gejala-gejala alam . Dengan meihat rumput / daun yang patah , ia dapat memastikan siapa yang baru saja melintas Kecerdasan Naturalis ( Naturlistic Intelligence)

Kecerdasan Spiritual(Spirituallist Intelligence):

Kecerdasan spiritual banyak dimiliki oleh para rohaniawan . Kecerdasan ini berkaitan dengan bagaimana manusia berhubungan dengan Tuhannya . Kecerdasan ini dapat dikembangkan pada setiap orang melalui pendidikan agama, kontemplasi kepercayaan , dan refleksi teologis . Kecerdasan Spiritual( Spirituallist Intelligence)

Kecerdasan Ekistensial(Excistensialist Intellignce):

Kecerdasan eksistensial banyak dijumpai pada para filusuf . Mereka mampu menyadari dan menghayati dengan benar keberadaan dirinya didunia ini dan apa tujuan hidupnya.Melalui kontemplasi dan refleksi diri kecerdasan ini dapat berkembang . Pada dasarnya semua orang memiliki macam kecerdasan di atas , namun tentu saja tidak semua berkembang . Pada umumnya satu kecerdasan lebih menonjol / kuat dari yang lain, tetapi tidak berarti bahwa hal itu bersifat permanen . Kecerdasan Ekistensial ( Excistensialist Intellignce )

Kriteria keabsahan munculnya Teori kecerdasan:

1. Memiliki dasar biologis yaitu kecendeerungan untuk mengetahui dan menyelesaikan masalah . 2. Bersifat universal bagi spesies manusia , dengan kata lain kecerdasan berakar pada keberadaan spesies manusia itu sendiri . 3. Nilai budaya suatu keterampilan . 4. Memiliki basis neurologi , kecerdassan memiliki bagian tertentu pada otak sebagai pusat aktivitas . 5. Dapat dinyatakan dalam bentuk simbolik Kriteria keabsahan munculnya Teori kecerdasan

Strategi Dasar Pembelajaran Kecerdasan Ganda:

1. Awaking Intelligence(Activating the senses and turning on the brain). Membangun / memicu kecerdasan , yaitu upaya untuk mengaktifkan indera dan menghidupkan kerja otak . 2. Amflifying Intelligence(Exercise strengthening awakened). Memperkuat kecerdasan , yaitu dengan cara memberi latihan dan memperkuat kemampuan mengembangkan kecerdasan . 3. Teaching for/with intelligence( strukturing lessons for multiple intelliggence ). Mengajarkan dengan / untuk kecerdasan , yaitu upaya-upaya mengembangkan struktur pelajaran yang mengacu pada penggunaan kecerdasan ganda . 4. Transferring intelligences(Multiple ways of knowing beyond of classroom). Mentransfer kecerdasan , yaitu usaha untuk memanfaatkan berbagai cara yang telah dilatih di kelas untuk memahami realitas di luar kelas atau pada lingkungan nyata . Strategi Dasar Pembelajaran Kecerdasan Ganda

BAGAIMANAKAH PENERAPAN DI SEKOLAH...????:

Tiap siswa merupakan individu yang unik. Mereka mempunyai minat, bakat, karakter dan tingkat intelegensi yang berbeda antara satu dan yang lain. Pembelajaran disekolah saat ini cenderung menyeragamkan siswa sehingga siswa sulit mengembangkan potensi dirinya. Kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa antara lain kemampuan lisnguistik, mathematic, soscial sience, dan natural sience. Akan tetapi, kemampuan yang lain juga harus dieksplorasi demi kemajuan siswa. BAGAIMANAKAH PENERAPAN DI SEKOLAH...????

Mengembangkan Kecerdasan Ganda dalam Kegiatan Pembelejaran :

Setiap siswa memiliki kecenderungan dalam perkembangan kecerdasan gandanya , untuk itu guru harus menggunakan strategi umum maupun khusus dalam pembelajaran untuk mengembangkan seluruh kecedasan siswa secara optimal. Dalam pengukuran kecerdasan ganda , lebih mengutamakan pada studi dokumentasi dan proses pemecahan masalah . Kegiatan-kegiatan yang dapat di gunakan untuk mengembangkan kecerdasan ganda antara lain : Menyediakan hari-hari karir , studi tour, biografi , dan kegiatan eksperimen . Apabila guru ingin mengetahui kecerdasan siswa di kelas dapat di ketahui melalui indikator-indikator tertentu . Misalnya apa yang dilakukan siswa ketika mereka memunyai waktu luang . Guru dapat membuat catatan kecil dan menyusun cheklist yang berisi tentang kecerdasan tersebut . Mengembangkan Kecerdasan Ganda dalam Kegiatan Pembelejaran

Hal-hal yang dapat dilakukan dalam memantau perkembangan kecerdasan siswa:

1. Memberdayakan siswa itu sendiri , yaitu siswa yang mengisi nilai kecerdasan temannya dan juga di beri kesempatan untuk self-motoring, dengan cara mengisi cheklist tentang kecerdasan yang di milikinya . 2. Konsling sebaya , yaitu guru memilih anak yang unggul dalam bidang tertentu kemudian mintanya untuk mmbimbing temannya yang kurang bisa dalam hal itu . Hal- hal yang dapat dilakukan dalam memantau perkembangan kecerdasan siswa

KELEBIHAN TEORI KECERDASAN GANDA:

1. Teori ini mampu mengeksplorasi semua kecerdasan manusia baik potensi yang ada dalam otak kiri dan kanan. 2. Teori kecerdasan ganda mempunyai delapan komponen yang masing-masing dapat dioptimalkan melalui latihan. 3.Membuka kesempatan kepada siwa untuk berfikir kritis dan menemukan kebenaran lain dari kebenaran yang dipegang gurunya . KELEBIHAN TEORI KECERDASAN GANDA

KELEMAHAN TEORI KECERDASAN GANDA:

Teori Kecerdasan Ganda kurang memperhatikan moral. Padahal, moral merupakan aspek penting selain kecerdasan otak. Banyak kasus membuktikan bahwa kecerdasan otak yang tanpa diimbangi dengan kecerdasan moral hasilnya akan kurang baik. KELEMAHAN TEORI KECERDASAN GANDA

Kesimpulan:

1. setiap orang memiiki semua kecerdasan yang ada 2. semua kecerdasan yang ada sebagai satu kesatuan yang utuh 3. kecerdaasan yang paling menonjol yang akan mengontrol kecerdasan-kecerdasan lain dalam menyelesaikan masalah Kesimpulan

TERIMAKASIH.............:

TERIMAKASIH.............