SEL-SEL DARAH GROUP

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

ppt ini kami buat ketika semester 3 ,semoga menjadi refernsi dan bermanfaat

Comments

Presentation Transcript

SEL-SEL DARAH :

SEL-SEL DARAH YANUAR REVANDI INDAH SRIWIYATI MINNATHUL KHASANAH RAHMADYAN TEFARANI 4411413036

DARAH :

DARAH Darah adalah suatu suspensi sel dan fragmen di dalam cairan yang disebut plasma Darah merupakan unit fungsional seluler pada manusia yang berperan untuk membantu proses fisiologis dalam tubuh

PEMBUATAN SEDIAAN DARAH :

PEMBUATAN SEDIAAN DARAH Untuk mempelajari bentuk masing-masing sel darah Untuk menghitung perbandingan antara masing-masing jenis sel darah

Cara pembuatan sediaan apus darah:

Cara pembuatan sediaan apus darah Setetes darah diletakan pada object glass kemudian deck glass diletakan pada sisi pendek dengan sudut 45◦ Apabila sisi darah tersentuh sisi kaca maka akan menyebar ke sepanjang sisi Dengan gerakan horizontal dengan kemiringan tetap ,deck glass akan meratakan darah sebagai film tipis pada permukaan kaca Hasil sediaan yang siap diwarnai Pewarnaan menggunakan metodr Giemsa dan Wright

Komponen darah:

Komponen darah Secara umum darah digolongkan dalam dua komponen Plasma darah Sel-sel darah Sel-sel darah Plasma 55% 45%

Plasma Darah:

Plasma Darah 91 % AIR 8 % SUBSTANSI LAIN terdiri dari albumin, fibrinogen, globulin 0,9 % ENZIM diantaranya asam amino, lemak, glukosa, urea, garam, sodium bikarbonat 0,1 % HORMON, ANTIBODI, GAS

Sel-sel Darah:

Sel-sel Darah Terdiri dari : Eritrosit (sel darah merah) Leukosit (sel darah putih) Trombosit (keping-keping darah)

Slide 8:

Erythros = merah Kytos = ruang sel Warna merah pada sel dikarenakan adanya unsur haem yang lebih dikenal dengan kata Haemoglobin (Hb) Eritrosit

Slide 9:

Karakteristik Erythrocyte Terdapat Di pembuluh darah Komponen dasar Haemolobin yang mengandung unsur besi (Fe) Dihasilkan Bayi : hati Orang dewasa: sumsum tulang belakang bentuk bikonkaf, tidak mempunyai inti umur 120 hari inti Tidak ada

Slide 10:

Fungsi nya m engangkut zat makanan , oksigen dan zat sisa metabolime Sel darah merah dianggap tua ketika berumur 120 hari , Hati & limpa Haem → Zat warna empedu Fe(besi) → Membentuk sel darah merah baru

Slide 11:

Eritrosit yang berukuran kurang dari 6 mikron dinamakan mikrosit Eritrosit yang berukuran lebih dari 9-12 mikron dinamakan makrosit

Slide 12:

1. Hipotonik Jika cairan < phi plasma darah, maka cairan  bersifat hipotonik  terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan aliran pelarut air dari cairan ke plasma darah. Akibatnya sel darah merah akan menggembung dan dapat pecah. 2. Isotonik Jika cairan = phi plasma darah, maka cairan  bersifat isotonic  terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan aliran keluar masuk sel sama dengan nol. Akibatnya, sel darah merah tidak menggembung atau mengerut . 3. Hipertonik Jika icairan > phi plasma darah, maka cairan  bersifat hipertonik  terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan aliran air dari dalam ke luar plasma. Akibatnya, sel darah merah akan mengerut karena kehilangan air.

Hubungan Struktur dan Fungsi:

Hubungan Struktur dan Fungsi Eritrosit berbentuk bikonkaf daripada bulat berfungsi untuk mempercepat proses absorbsi dan pelepasan Eritrosit berbentuk pipih berfungsi untuk mempercepat pertkaran oksigen Tidak terdapat inti sel sehingga kandungan Hb lebih banyak Berbentuk gepeng, pinggirnya berbentuk melengkung sehingga terlindung dari kerusakan akibat benturan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan:

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Poikilosit merupakan persendian apus darah terdapat berbagai bentuk yang abnormal Poikilositosis ialah keadaan dimana populasi eritrosit tampil dengan bentuk yang bervariasi. Pada keadaan normal bagian tengah tidak melebihi 1/3 dari diameternya disebut eritrosit normokhromik

Gambar :

Gambar

Slide 17:

Bagian tengah yang pucat melebar disertai bagian pinggir yang kurang bewarna disebut eritrosit hipokhromik

Slide 18:

Bagian tengah memucat dan menyimpit selnya disebut eritrosit hiperkhromik

Slide 19:

- Eritrosit yang terdapat butir-butir ribosom yang terlihat seperti anyaman benang-benang disebut retikulosit

Sel darah putih (Leukosit):

Sel darah putih (Leukosit) sel darah yang mengandung inti, disebut juga sel darah putih. F agositosit  dapat memakan terutama bakteri , virus, parasit lainnya D iapedesis  dapat keluar masuk jaringan dan pembuluh darah Terdapat sekitar 5000-10000 butir sel darah putih untuk setiap mi kro meter darah manusia

Slide 21:

Karakteristik leukosit Terdapat Dalam pembuluh darah dan diluar pembuluh darah Dihasilkan Sumsum merah, limpa dan kelajar-kelenjar getah bening bentuk Tidak tetap (amoeboid) dan tidak berpigmen umur 12 hari inti Berinti satu

leukosit:

leukosit Berinti besar AGRANULOSIT Berinti kecil GARNULOSIT Bergerak cepat Bergerak lambat netral asam basa limfosit monosit neutrofil eosinofil basofil

Agranulosit:

Agranulosit Limfosit Berbentuk seperti bola dengan ukuran diameter 6-14 mikron Dibentuk di sumsum tulang (janin di hati) Limfosit, tidak dapat bergerak berinti satu berfungsi untuk membentuk antibodi Jumlah limfosit sekitar 1000-3000 per mm³ darah atau 20-30% dari seluruh lekosit .

Slide 24:

Limfosit setelah dilepaskan dari sumsum tulang belum dapat berfungsi secara penuh oleh karena itu harus mengalami diferensiasi lebih lanjut . Apabila sudah masak sehingga mampu berperan dalam respon imunologik,maka sel tersebut dinamakan sel imunokompeten . Sel limfosit imunokompeten dibedakan menjadi : Limfosit B Limfosit T Limfosit dapat beredar antara peredaran darah dan jaringan limfoid atau sebaliknya .

Slide 25:

Monosit Jenis sel Agranulosit ini berjumlah sekitar 3-8% dari seluruh lekosit Berinti satu Berbentuk kepal kuda atau ginjal dengan ukuran diameter 12-20 mikron Bersifat fagosit

Granulosit:

Granulosit Neutrofil Memiliki inti Berukuran sekitar 10-12 mikron Bersifat fagosit dengan cara masuk kejaringan yang terinfeksi Aktif selama 6-20 jam Eusinofil M emiliki inti Bersifat fagosit lemah Berbentuk hampir seperti bola Berukuran sekitar 9 mikron

Slide 27:

Basofil B entuknya bulat atau oval Memberi reaksi alergi dan antigen dengan jalan mengeluarkan histamin kimia yang menyebabkan peradangan M elepas toksin yang membunuh mikroorganisme penyusup dan parasit . P opulasi paling minim, yaitu sekitar 0,01 - 0,3% dari sirkulasi sel darah putih

Trombosit:

Trombosit Disebut dengan keping darah Tidak memiliki initi Berukuran 2-5 mikron Diperkirakan jumlah sekitar 150-300 ribu setiap µl Umurnya sekitar 8 hari Berperan penting dalam pembentukan darah

authorStream Live Help