Listrik Dinamis

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Materi Presentasi FISIKA untuk Siswa SMP. Sudah saya susun dengan runtut dan detail. Semoga bermamfaat untuk kalian! Kunjungi saya di http://aguspurnomosite.blogspot.com/ untuk materi-materi yang lainnya.

Comments

Presentation Transcript

LISTRIK DINAMIS:

a guspurnomosite.blogspot.com Drs. Agus Purnomo LISTRIK DINAMIS

LISTRIK DINAMIS:

Listrik mengalir LISTRIK DINAMIS

PowerPoint Presentation:

LISTRIK DINAMIS

PowerPoint Presentation:

Listrik Dinamis Arus listrik Hambatan Jenis Hukum Ohm Hukum I Kirchoff Konduktivitas Rangkaian Hambatan Seri Rangkaian listrik Paralel

Menentukan arus listrik dan arus elektron. :

Menentukan arus listrik dan arus elektron . Arah elektron Arah arus listrik Arus elektron adalah aliran elektron dari potensial rendah ke potensial tinggi Arus lisrik adalah aliran muatan positif dari potensial tinggi ke potensial rendah Klik Klik Klik

Menentukan syarat arus listrik dapat mengalir pada suatu rangkaian:

Menentukan syarat arus listrik dapat mengalir pada suatu rangkaian Mengapa Lampu mati ? Rangkaian Terbuka Mengapa Lampu menyala ? Rangkaian Tertutup Dalam rangkaian apa agar Arus listrik dapat mengalir ?

PowerPoint Presentation:

A Benda A Potensial tinggi Benda B Potensial rendah Arus listrik dapat mengalir jika ada beda potensial Konduktor Arus elektron Arus listrik Umpan Balik: Dua syarat agar arus listrik dapat mengalir adalah.... Aliran A rus L istrik Apakah ketika terjadi aliran muatan listrik dari B ke A sampai muatan di B habis ? Ketika benda A dan B memiliki jumlah dan jenis muatan muatan yang sama maka kedua benda dapat dikatakan telah memiliki potensial yang bagaimana ? B

Kuat Arus Listrik:

Kuat Arus Listrik Kuat arus listrik adalah banyaknya muatan yang mengalir pada penghantar tiap detik. I = Kuat arus listrik ( Ampere ) Q = muatan ( Coulomb ) t = waktu ( secon ) P Hitung berapa banyak muatan positif yang melewati titik P dalam 10 sekon Klik warna hijau ( mulai ) Klik warna merah ( berhenti ) Satu Ampere didefinisikan sebagai muatan listrik sebesar 1 coulomb yang mengalir dalam penghantar selama satu sekon 1 A = 1 C/s

PowerPoint Presentation:

Keterangan : Q = muatan listrik (C) t = waktu (s) I = kuat arus listrik (A) n = jumlah elektron yang dialirkan (partikel) e =muatan listrik elementer ( e = 1,6.10 -19 Coulomb ) LISTRIK DINAMIS

Contoh :

Contoh Sebuah akumulator pada kutub-kutubnya dihubungkan pada terminal lampu jika kuat arus yang mengalir pada lampu 0,5 A dan lampu dinyalakan selama 2 menit berapakah muatan listrik yang telah melewati lampu ? Diketahui I = ……………… A t = ……………… s Jawab Q = ………… x ……………. = ………….x ……………. = …………………………. C

Pengukuran Kuat arus listrik:

Pengukuran Kuat arus listrik

Pengukuran Kuat arus listrik:

A 100 m A 1 A 1 0 A 5 A -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 Pengukuran Kuat arus listrik A Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik Pemasangan Amperemeter dalam rangkaian listrik disusun secara seri ( tidak bercabang )

Cara membaca Amperemeter:

Nilai yang terukur = Cara membaca Amperemeter -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 100 m A 1 A 1 0 A 5 A A skala maksimum skala yang ditunjuk jarum skala batas ukur Nilai yang ditunjuk jarum Nilai maksimum 34 100 X 1 = 0,34 A x Batas ukur

PowerPoint Presentation:

A Benda A Potensial tinggi Benda B Potensial rendah Konduktor Arus elektron Arus listrik Beda Potensial Listrik Energi yang diperlukan untuk memindah muatan listrik tiap satuan muatan C D Benda C Potensial rendah Benda D Potensial tinggi Konduktor Arus listrik Arus elektron Definisi Beda potensial listrik V = Beda Potensial ( Volt ) W = Energi ( Joule ) Q = Muatan ( Coulomb ) 1 Volt = 1J/C Satu volt didefinisikan untuk memindah muatan listrik sebesar 1 Coulumb memerlukan energi sebesar 1 Joule. B E F Benda C Potensial rendah Benda D Potensial tinggi Konduktor Arus listrik Arus elektron

Contoh:

Contoh Sebuah baterai memiliki beda potensial sebesar 1,5 volt jika baterai digunakan untuk menyalakan lampu maka sejumlah 50 coulomb muatan listrik yang melewati lampu. Berapakah besar energi yang dikeluarkan baterai Diketahui V = ………………… Jawab Q = …………………. W = ………….. X …………….. Ditanya = ………….. X …………….. W = ? = ………………… J

Pengukuran Beda Potensial:

Pengukuran Beda Potensial

Pengukuran Beda Potensial:

Pengukuran Beda Potensial Voltmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur beda potensial listrik ( tegangan ) Pemasangan voltmeter dalam rangkaian listrik disusun secara parallel seperti gambar. V V 100 m V 1 V 50 V 10 V -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 Klik

Cara Membaca Voltmeter:

Cara Membaca Voltmeter -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 v 100 m V 1 V 1 0 V 5 V Skala yang ditunjuk jarum Skala maksimum Batas ukur Nilai yang terukur = ….

PowerPoint Presentation:

S UMBER ELEMEN

PowerPoint Presentation:

Sumber T egangan L istrik atau Sumber Elemen adalah alat yang dapat menghasilkan beda potensial antara dua titik. Anoda adalah bagian yang mempunyai potensial lebih tinggi. Katoda adalah bagian yang mempunyai potensial lebih rendah. S UMBER ELEMEN

PowerPoint Presentation:

Ada 2 macam Sumber tegangan listrik, yaitu : Sumber tegangan listrik arus searah (DC) Mis alnya : Elemen Volta Elemen kering Akumulator Dinamo DC S UMBER ELEMEN

PowerPoint Presentation:

Sumber tegangan listrik arus bolak-balik (AC) Mis alnya : L istrik PLN Generator AC S UMBER ELEMEN

Elemen Primer dan Elemen Sekunder:

Elemen Primer dan Elemen Sekunder Elemen P rimer : sumber arus listrik yang tidak dapat diisi ulang. Contoh : elemen volta dan elemen kering Elemen S ekunder : sumber arus listrik yang dapat diisi lagi Contoh : akumulator, aki dan Nicad

Elemen Volta:

Elemen Volta

Elemen Volta:

Elemen Volta Elemen volta adalah sumber arus listrik pertama yang dibuat oleh manusia. Elemen ini terdiri dari batang tembaga dan batang seng yang dicelupkan ke dalan asam sulfat encer. Tegangan yang dihasilkan = 1,5 V. Kelemahannya: terjadi polarisasi pada batang tembaga. Zn (-) Cu (+) H 2 SO 4 polarisasi Polarisasi: timbulnya gelembung-gelembung gas H 2 pada kutub +

Elemen Volta:

Kelemahan-kelemahan dari Elemen Volta, sebagai berikut : Tidak praktis Potensial yang dihasilkan kecil Potensial yang dihasilkan hanya sesaat Tidak dapat dipakai sebagai catu daya Terjadi polarisasi, yaitu timbulnya gelembung-gelembung gas oksigen yang menempel pada anodanya Elemen Volta

Elemen Kering:

Elemen Kering

Elelmen Kering:

Elelmen Kering Elemen kering merupakan pengembangan dari elemen volta oleh Leclance Elemen ini menghasilkan beda potensial 1,5 V

Baterai:

Baterai Baterai adalah elemen kering yang disusun sedemikian rupa sehingga mudah di pakai dan dibawa. Batang carbon Mangan dioksida + Serbuk karbon Amonium clorida seng

Sel Alkalin:

Sel Alkalin Sel alkalin merupakan pengembangan dari sel kering (baterai) Sel alkalin memiliki daya tahan 10 kali dari baterai Potasium hidroksida + sebuk seng Mangan dioksida

PowerPoint Presentation:

AKUMULATOR

Akumulator:

Akumulator Akumulator merupakan sumber arus listrik yang dapat diisi ulang. Akumulator menggunakan 2 batang timbal dan asam sulfat encer sebagai elektrolit Sebelum digunakan akumulator harus dimuati terlebih dahulu. Ketika dimuati pada kutub + timbul lapisan tombal oksida yang berfungsi sebagai katoda H 2 SO 4 Pb PbO Beda potensial = 2 V

Aki:

Aki Aki merupakan rangkaian seri beberapa akumulator. Pada umumnya aki terdiri dari 6 akumulator, sehingga memiliki beda potensial 12 V

Yang Harus Diperhatikan pada Aki:

Yang Harus Diperhatikan pada Aki Sumber DC untuk pengisi harus memilikibeda potensial lebih tinggi Lebih baik mengisi dengan arus listrik kecil Pada waktu pengisian konsebtrasi asamsulfat bertambah dan tinggi permukaan turun. Cairan harus ditambah dengan air murni. Kapasitas aki diukur dalam satuan amper jam (AH) dengan alat Hidrometer

Nicad:

Nicad Nicad adalah pengembangan dari baterai sehingga dapat diisi ulang Nicad menggunakan nikelhidroksida sebagai elektroda negatif dan cadmium sebagai elektroda positif Beda potensial yang dihasilkan 1,2 V Nikel hidroksida Potasium hidroksida cadmium

PowerPoint Presentation:

H UKUM OHM

HUKUM OHM:

-5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 v 100 m V 1 V 1 0 V 5 V -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 A 100 m A 1 A 1 0 A 5 A HUKUM OHM Jml Baterai V I 1 2 3 1,2 0,20 2,6 0,40 4,0 0,54 Dari tabel data dapat kita ketahui jika beda potensial diperbesar maka kuat arus listriknya juga turut membesar. Hubungan apa yang didapatkan antara beda potensial dengan kuat arus listrik? Buatlah grafik hubungan antara beda potensial dengan kuat arus listrik.

Grafik Hubungan Beda potensail (V) terhadap kuat arus listrik ( I ):

Grafik Hubungan Beda potensail (V) terhadap kuat arus listrik ( I ) 0,1 I( A) V(volt) 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 1,0 2,0 3,0 4,0 5,0 V I ~ V I R = V I R = Beda potensial ( volt ) = Kuat arus listrik ( A ) = Hambatan ( Ω ) V I 1,2 0,2 2,6 0,4 4,0 0,54 Data

Grafik Hubungan Hambatan (R) terhadap kuat arus listrik ( I ):

Grafik Hubungan Hambatan (R) terhadap kuat arus listrik ( I ) 0,25 I( A) R( Ω ) 0,50 0,75 1,0 1,5 10 20 30 40 50 Data R 10 20 30 40 I 1,0 0,5 0,3 0,25 Jika V dibuat tetap = 10 V I 1 = V R I 1 = 10 10 I 1 = 1,0 A I 2 = V R I 2 = 10 20 I 2 = 0,5 A I 3 = V R I 3 = 10 30 I 3 = 0,3 A I 4 = V R I 4 = 10 40 I 4 = 0,25 A R V = I

PowerPoint Presentation:

Pada tahun 1826, George Simon Ohm (Jerman) menemukan hubungan antara potensial listrik dengan kuat arus listrik yang mengalir, yang seterusnya dikenal dengan Hukum Ohm. Bunyinya : “ Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar itu jika suhu penghantar tetap ” . H UKUM OHM

PowerPoint Presentation:

H AMBATAN PENGHANTAR

Tujuan : Menyelidiki faktor yang mempengaruhi besar hambatan kawat:

Tujuan : Menyelidiki faktor yang mempengaruhi besar hambatan kawat 1 Variabel manipulasi : panjang kawat Variabel respon : hambatan kawat Variabel kontrol : jenis kawat, luas penampang kawat A B I A > I B R A < R B l A < l B Semakin panjang kawat maka hambatan kawat semakin besar R ~ ℓ Hambatan kawat sebanding dengan panjang kawat.

PowerPoint Presentation:

Variabel manipulasi : jenis kawat Variabel respon : Hambatan Variabel kontrol : panjang, luas penampang kawat 2 I A < I B R A > R B r A ℓ > r Cu Semakin besar hambatan jenis kawat maka hambatan kawat semakin besar Hambatan kawat sebanding dengan hambatan jenis kawat. R r ~ A B Tembaga Alluminium

PowerPoint Presentation:

3 Variabel manipulasi : luas penampang kawat Variabel respon : hambatan kawat Variabel kontrol : jenis kawat, panjang kawat I A < I B R A > R B A A < A B Semakin besar luas penampang kawat maka hambatan kawat semakin kecil Hambatan kawat berbanding terbalik dengan luas penampang kawat. R 1 A ~ A B

Faktor yang mempengaruhi besar hambatan pada kawat adalah : 1. Panjang kawat ( l ) 2. Luas penampang kawat ( A ) 3. Hambatan jenis kawat ( r ):

Faktor yang mempengaruhi besar hambatan pada kawat adalah : 1. Panjang kawat ( l ) 2. Luas penampang kawat ( A ) 3. Hambatan jenis kawat ( r ) R = Hambatan (Ω ) l = Panjang kawat ( m ) A = Luas penampang kawat ( m 2 ) r = Hambatan jenis kawat ( Ω m )

PowerPoint Presentation:

Sifat-sifat hambatan jenis zat : Semakin besar hambatan jenis suatu zat, maka zat tersebut semakin baik sebagai isolator , tetapi semakin buruk sebagai konduktor . Semakin kecil hambatan jenis suatu zat, maka zat tersebut semakin baik sebagai konduktor , tetapi semakin buruk sebagai isolator. H AMBATAN PENGHANTAR

PowerPoint Presentation:

Sifat-sifat hambatan jenis zat : Tidak ada zat yang hambatan jenisnya jenisnya tak terhingga ( ~ ) , menunjukkan Isolator yang sempurna. Tidak ada zat yang hambatan jenisnya jenisnya nol , menunjukkan konduktor yang sempurna. Hambatan jenis zat nilainya dipengaruhi oleh suhu. Logam : hambatan jenisnya membesar dengan kenaikan suhu Non Logam : hambatan jenisnya mengecil dengan kenaikan suhu H AMBATAN PENGHANTAR

PowerPoint Presentation:

H AMBATAN PENGHANTAR Nama Zat Hambatan Jenis (Ohm. ) Nama Zat Hambatan Jenis (Ohm. ) Perak 0,015 Silikon 2,3.10 9 Tembaga 0,017 Aluminium 0,026 Gelas 10 15 - 10 20 Wolfram 0,055 Mika 10 17 - 10 21 Nikrom 0,01 Kuarsa 75.10 15 Teflon > 10 19 Germanium 6.10 4 Kayu 10 14 – 10 17

Konduktor dan Isolator:

Konduktor dan Isolator kayu plastik alluminium besi tembaga Kayu isolator Plastik isolator Alluminium konduktor Besi konduktor Tembaga konduktor Klik Klik Klik

HUKUM KIRCHOFF I:

HUKUM KIRCHOFF I

HUKUM KIRCHOFF I:

HUKUM KIRCHOFF I Bunyinya : “ Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik cabang, sama dengan jumlah kuat arus listrik yang meninggalkan titik cabang tersebut."  I masuk =  I keluar Hukum Kirchoff I dikenal pula sebagai Hukum Percabangan Kuat Arus Listrik.

Hukum Kirchoff I:

-5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 A 100 m A 1 A 1 0 A 5 A -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 A 100 m A 1 A 1 0 A 5 A Hukum Kirchoff I Pada rangkaian tidak bercabang ( seri ) kuat arus listrik dimana-mana sama L 1 L 2 Rangkaian S eri Berapakah kuat arus yang mengalir pada lampu 1 dan lampu 2

Σ Imasuk = Σ Ikeluar :

-5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 A 100 m A 1 A 1 0 A 5 A -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 A 100 m A 1 A 1 0 A 5 A Pada rangkaian bercabang (Paralel) Jumlah kuat arus listrik yang masuk pada titik cabang sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik cabang L 1 L 2 Rangkaian Paralel -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 A 100 m A 1 A 1 0 A 5 A Σ I masuk = Σ I keluar Apakah ketiga amperemeter menunjukkan angka yang sama ?

PowerPoint Presentation:

Contoh Perhatikan rangkaian di bawah dan tentukan nilai I 1 , I 2 , I 3 ? 10A I = 40 A Q S 25A I 1 I 2 I 3 Jawab P I = 10 A + I 1 + 25 A 40 A = 10 A + I 1 + 25 A 40 A = 35 A + I 1 I 1 = 40 A - 35 A I 1 = 5 A Pada titik cabang P Pada titik cabang Q 10 A + I 1 = I 2 10 A + 5 A = I 2 15 A = I 2 Pada titik cabang S I 2 + 25 A = I 3 15 A + 25 A = I 3 40 A = I 3 Klik

PowerPoint Presentation:

1. Tentukanlah kuat arus I 1 sampai dengan I 6 ? 50 mA I 1 I 2 I 3 30mA I 4 I 5 15 mA I 6 23mA 3. Perhatikan rangkaian di bawah dan tentukan nilai I 1 sampai I 7 ? 12 A I 1 I 2 I 7 I 3 I 4 I 5 I 6 Jika I 1 = I 2 I 3 : I 4 = 1 : 2 dan I 5 = 2 I 6 2. I = 20 A I 2 I 1 I 4 I 3 Jika I 1 : I 2 = 1 : 4 dan I 1 : I 2 = 1 : 3 Tentukan I 1 sampai I 4 ?

PowerPoint Presentation:

H AMBATAN PENGHANTAR

PowerPoint Presentation:

RANGKAIAN H AMBATAN

Susunan Seri pada Hambatan:

Susunan S eri pada Hambatan a b c d R 1 R 2 R 3 V ab V bc V cd V ad = V ab + V bc + V cd R s a d I R s = I R 1 I R 2 I R 3 + + V ad R s = R 1 R 2 R 3 + +

Susunan Paralel pada Hambatan:

Susunan Paralel pada Hambatan a b R 1 R 2 R 3 I = I 1 + I 2 + I 3 R p a R P R 1 R 2 R 3 + + Vab R P R 1 R 2 R 3 + + b I I 1 I 2 I 3 I V ab V ab V ab V ab = = 1 1 1 1

Contoh:

Contoh Tentukan hambatan pengganti pada rangkaian di bawah 2 Ω 4 Ω 3 Ω 2 Ω 3 Ω 5 Ω 4 Ω 1 R s = R 1 +R 2 +R 3 +R 4 +R 5 +R 6 +R 7 R s =2+4+3+2+4+5+3 R s =23 Ω 2 4 Ω 3 Ω 3 Ω 6 Ω R 2 1 R P R 1 + = 1 1 R P 6 3 + = 1 1 1 R P 6 6 + = 1 1 2 R P 6 = 1 3 = R P 2 Ω 4 Ω 3 Ω R P: 2 Ω R s = R 1 +R P +R 2 R s = 4+2+3 R s = 9 Ω

PowerPoint Presentation:

Perhatikan gambar di bawah Tentukan Kuat arus total Kuat arus I 1 dan I 2 Tegangan ab dan tegangan bc R 2 1 R P R 1 + = 1 1 R P 6 3 + = 1 1 1 R P 6 = 1 3 = R P 2 Ω R s = R 3 + R p R s = 4 + 2 R s = 6 Ω a R V I = I = 18 volt 6 Ω I = 3 A 6Ω 3Ω a b c 4Ω I 2 I 1 I V = 18 volt R 1 R 2 R 3 I 1 : I 2 = R 1 R 2 : 1 1 I 1 : I 2 = 6 3 : 1 1 x6 I 1 : I 2 = 1 : 2 I 1 = 3 1 x I I 1 = 3 1 x 3 I 1 = 1 A I 2 = 3 2 x I I 2 = 2 A I 2 = x 3 3 2 b c V ab = I R 3 V ab = 3 x 4 V ab = 12 V V bc = I 1 R 1 V bc = 1 x 6 V bc = 6 V atau V bc = I 2 R 2 V bc = 2 x 3 V bc = 6 V

Latihan:

Latihan 3Ω 2 Ω 4Ω 5Ω 4Ω 1Ω I 2 I 1 12 V I b a Tentukan a. Hambatan pengganti b. Kuat arus total c. Kuat arus I1 dan I2 d. Tegangan Vab Tentukan a. Hambatan pengganti b. Kuat arus tiap hambatan c. Tegangan tiap hambatan 2 Ω 2 Ω 4 Ω 4 Ω 2 Ω 2 Ω 2 Ω 2 Ω 2 Ω a b c d e V = 12 V f 1 2

GAYA GERAK LISTRIK (E):

GAYA GERAK LISTRIK (E) Gaya gerak listrik adalah beda potensial antara ujung-ujung sumber tegangan pada saat tidak mengalirkan arus listrik atau dalam rangkaian terbuka. -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 v 100 m V 1 V 1 0 V 5 V V Pengukura ggl

TEGANGAN JEPIT (V):

TEGANGAN JEPIT (V) Tegangan jepit adalah beda potensial antara ujung – ujung sumber tegangan saat mengalirkan arus listrik atau dalam rangkaian tertutup . -5 0 10 20 30 40 50 -10 0 20 40 60 80 100 v 100 m V 1 V 1 0 V 5 V V Pengukura Tegangan Jepit

Susunan Seri GGL:

Susunan Seri GGL E r E E r r E total = n E r total = n r E = ggl ( volt) r = hambatan dalam ( Ω ) n = jumlah baterai Susunan Paralel GGL E r E E r r E total = E r total = r n

Hukum Ohm dalam Rangkaian Tertutup:

Hukum Ohm dalam R angkaian T ertutup Untuk sebuah ggl Kuat arus yang mengalir dalam rangkaian I = Kuat arus ( A ) E = ggl ( volt ) R = hambatan luar ( Ω ) r = hambatan dalam ( Ω ) V pq = tegangan jepit ( volt ) E , r p q R I Tegangan jepit V pq = I R E = V pq + I r Hubungan ggl dengan tegangan jepit

LATIHAN:

LATIHAN Tiga buah elemen yang dirangkai seri masing – masing memiliki GGL 4 V dan hambatan dalam 0,2 Ω , dirangkai dengan hambatan luar seperti gambar Tentukan : Hambatan luar Kuat arus total ( I ) Kuat arus I 1 dan I 2 Tegangan V ab , V bc Tegangan jepit E r E E r r 3 Ω 6 Ω 4 Ω a b c V = 4 V r = 0,2 Ω I I 1 I 2

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Dalam waktu 5 menit, suatu penghantar dilalui muatan listrik sebanyak 1.200 Coulomb. Berapa kuat arus listrik yang mengalir dalam penghantar tersebut? Pada suatu kawat yang dialiri arus listrik 4 Ampere, dapat memindahkan muatan listrik sebesar 480 Coulomb. Berapa lama waktu yang diperlukan?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Sebuah penghantar dialiri arus listrik 80 mA selama ½ jam. Tentukan jumlah muatan listrik yang telah dialirkan! Berapa jumlah elektron yang telah dialirkan? Sebuah kawat dialiri arus listrik 750  A selama 10 jam. Berapa jumlah muatan yang telah dipindahkan saat itu? Berapa jumlah elektron yang telah dialirkan?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Dua buah penghantar dialiri arus listrik dengan besar perbandingan masing-masing 5 : 3. Jika jumlah elektron yang dipindahkan pada kedua penghantar sama, tentukan perbandingan waktu yang diperlukannya! Jarum penunjuk sebuah Ampermeter menunjukkan angka 45.Bila skala maksimum Ampermeter 100 dan skala kalibrasi yang dipakai 50 mA. Tentukan besar kuat arus listrik yang diukur saat itu!

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Kuat arus listrik dalam suatu rangkaian 2,5 A. Bila skala kalibrasi Ampermeter yang terpakai 10 A dan skala maksimumnya 200. Berapa angka yang ditun j ukkan oleh jaru m Ampermeter? Bila perbandingan antara skala maksimum dengan skala yang ditunjuk oleh suatu Amperemeter dengan Kalibrasi 2 A adalah 8 : 5. Tentukan besar kuat arus listrik yang diukur saat itu!

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Jarum penunjuk sebuah Voltmeter menunjukkan angka 60.Bila skala maksimum Voltmeter 100 dan skala kalibrasi yang dipakai 500 V. Tentukan besar tegangan listrik yang diukur saat itu! Tegangan listrik dalam suatu rangkaian 25 V. Bila skala kalibrasi Voltmeter yang terpakai 200 V dan skala maksimumnya 1000. Berapa angka yang ditunjukkan oleh jarum Voltmeter ?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Bila perbandingan antara skala maksimum dengan skala yang ditunjuk oleh suatu Voltmeter dengan Kalibrasi 200 V adalah 8 : 3. Tentukan besar tegangan listrik yang diukur saat itu! Skala yang digunakan pada Ohmmeter saat itu sebesar 750 Ω. Bila jarum Ohmmeter menunjukkan angka 80, berapa hambatan listrik yang terukur saat itu?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Bila hambatan suatu kawat sebesar 5,5 kΩ diukur dengan Ohmmeter yang menggunakan skala kalibrasi 500 Ω, tentukan skala yang ditun j ukkan pada kondisi di atas? Skala yang ditunjukkan oleh sebuah Ohmmeter pada saat itu sebesar 75. Bila hambatan listrik yang diukur sebesar 375 Ω, tentukan besar skala kalibrasi yang dipilih!

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Suatu penghantar yang hambatannya 50 Ohm dialiri arus listrik 4 Ampere. Berapa besar beda potensial listrik di ujung-ujung penghantar tersebut? Beda potensial antara ujung-ujung penghantar adalah 30 mV. Bila kuat arus listrik yang mengalir besarnya 6  A, berapakah besar hambatan penghantar itu?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Suatu kawat yang hambatannya 25 k  , pada ujung-ujungnya menderita beda potensial listrik sebesar 12,5 V. Tentukan besar kuat arus listrik yang mengalir di dalam kawat tersebut! Suatu penghantar yang hambatannya 0,5 k  di aliri arus listrik 40 mA. Berapa besar beda potensial listrik di ujung-ujung penghantar tersebut?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Hitunglah hambatan kawat tembaga yang luas penampangnya 20 mm 2 dan panjangnya 10 km. Hambatan jenis tembaga 17.10 -9 Ohm.m! Sebuah kawat tembaga memiliki luas penampang 2 mm 2 . Jika panjang penghantar 2000 m dan hambatan jenisnya 0,02  . meter. Berapa nilai hambatan kawatnya?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Seutas kawat yang panjangnya 20 meter mempunyai luas penampang sebesar 0,25 mm 2 . Jika hambatan jenis kawat 10 -6 Ohm.m, berapakah hambatan listrik kawat tersebut? Sebuah kawat penghantar yang hambatan jenisnya 175.10 -10 Ohm.m, luas penampangnya 2.10 -6 m 2 . Jika besar hambatannya 0,105 Ohm, berapakah panjang kawat tersebut?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Penghantar yang panjangnya 300 m dan luas penampangnya 0,5 mm 2 mempunyai hambatan listrik sebesar 9,6 Ohm. Tentukan besar hambatan jenis penghantar itu! Dua buah kawat yang terbuat dari bahan yang sama, tetapi jari-jari kawat kedua besarnya dua kali kawat pertama, sedangkan panjangnya empat kali kawat pertama. Jika hambatan kawat pertama besarnya 100 Ohm, bera besar hambatan kawat kedua?

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Rangkaian listrik berikut terdiri 3 buah hambatan dan satu buah baterai 24 Volt yang memiliki hambatan dalam 1 Ω. Tentukan: a) Kuat arus rangkaian (I) b) Kuat arus pada R 1 , R 2 dan R 3 c) Beda potensial antara titik A dan B d) Beda potensial antara titik B dan C e) Beda potensial antara titik C dan D f) Beda potensial antara titik A dan C g) Beda potensial antara titik B dan D h) Beda potensial antara titik A dan D i) Beda potensial antara ujung-ujung baterai

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Diberikan sebuah rangkaian listrik seperti gambar berikut Tentukan : a) Hambatan pengganti b) Kuat arus rangkaian (I) c) Kuat arus yang melalui R 4 d) Kuat arus yang melalui R 1 e) Kuat arus yang melalui R 2 f) Kuat arus yang melalui R 3 g) Beda potensial ujung-ujung hambatan R 4 h) Beda potensial ujung-ujung R 1 i) Beda potensial ujung-ujung R 2

LATIHAN SOAL:

LATIHAN SOAL Tentukan nilai tegangan sumber V Diketahui kuat arus yang melalui R 4 adalah 7,2 Ampere. Tentukan nilai tegangan sumber V

OK kawan.... Selamat Belajar ya ....:

OK kawan.... Selamat B elajar ya .... a guspurnomosite.blogspot.com

authorStream Live Help