logging in or signing up KONSUMSI pramudya Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 3593 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (4) Dislike it (0) Added: December 05, 2008 This Presentation is Public Favorites: 1 Presentation Description Kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang / jasa Comments Posting comment... By: cintalovely (13 month(s) ago) bagus,gmn nih down load nya Saving..... Post Reply Close Saving..... Edit Comment Close Premium member Presentation Transcript Slide 1: BAB 3 KEGIATAN POKOK EKONOMI Slide 2: Penawaran Penawaran Permintaan Penawaran Permintaan Permintaan Distributor, Agen, Pedagang Konsumen Produsen Siklus Kegiatan Ekonomi Slide 3: 1. Konsumsi 2. Produksi 3. Distribusi KEGIATAN POKOK EKONOMI Slide 4: Istilah konsumsi berasal dari bhs inggris to consume = memakai / menghabiskan Kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang / jasa Menggunakan hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan Kegiatan menggunakan, memakai, atau menikmati barang / jasa secara berangsur – angsur atau sekali pakai Kegiatan menghabiskan, memakai, menggunakan, atau mengurangi kegunaan suatu barang / jasa yang dihasilkan oleh manusia KONSUMSI Slide 5: 1. Barang yang habis dalam satu kali pakai Contoh : Makanan, minuman, dll 2. Barang yang dapat digunakan berkali - kali Contoh : Komputer, Kendaraan, Peralatan, Sabun mandi, Pasta gigi, handuk, dll JENIS BARANG KONSUMSI Slide 6: 1. Memenuhi kebutuhan hidup (fisik maupun psikis) Kemewahan Harga diri, dll Catatan : Ujung – ujungnya dari itu semua kepuasan konsumen Tujuan Konsumsi Slide 7: Hukum Gossen I “Jika pemenuhan suatu kebutuhan dilakukan secara terus menerus, maka kenikmatan atas pemenuhan itu semakin lama akan semakin berkurang hingga akhirnya dicapai titik kepuasan”. Kepuasan Konsumen Hermann Henrich Gossen Slide 8: Ilustrasi Hukum Gossen I Slide 9: Ilustrasi Hukum Gossen I Hukum Gossen I berlaku dengan syarat: - benda yang dikonsumsi satu macam & sejenis. - pemenuhan berlangsung secara terus menerus, tanpa tenggang waktu. Hukum Gossen I tidak berlaku apabila: - benda yg dikonsumsi berbeda macam & jenisnya. - terdapat jarak waktu antara pemenuhan pertama dgn kedua dgn orang yg berbeda-beda. - tidak berlaku untuk benda-benda yg termasuk narkoba Slide 10: Hukum Gossen II “Pada dasarnya manusia cenderung memenuhi berbagai macam kebutuhan sampai pada tingkat intensitas (tingkat kepuasan) yang sama”. Kepuasan Konsumen Hermann Henrich Gossen Slide 11: Ilustrasi Hukum Gossen II Misalkan Anda mempunyai uang sebesar Rp. 10.000,00. Tentunya Anda tidak akan menghabiskan uang Anda seluruhnya untuk membeli makanan. Misalnya akan anda belikan : - makanan Rp. 3.500,00 dgn NK= 7 - buku & alat tulis Rp. 4.000,00 dgn NK= 6 - transportasi Rp. 1.000,00 dgn NK= 6,5 - buku bacaan Rp. 1.500,00 dgn NK= 7. Ket : NK = Nilai Kepuasan Slide 12: Ilustrasi Hukum Gossen II Kesimpulan : Dari contoh di atas, Anda telah mengalokasikan uang secara rasional dan wajar, hingga masing-masing kebutuhan dapat dipenuhi dengan nilai kepuasan yang mendekati sama yaitu antara 6 sampai dengan 7. Slide 13: 1. Individu / Perseorangan 2. Rumah tangga keluarga (RTK) 3. Rumah tangga Perusahaan (RTP) 4. Rumah Tangga Pemerintah Daerah / Negara (RTPD/N) Pelaku Kegiatan Konsumsi Slide 14: Kegiatan Konsumsi Individu 1. Ketika lapar makan mengkonsumsi makanan 2. Ketika haus minum mengkonsumsi air / minuman 3. Ketika lelah tidur mengkonsumsi peralatan tidur 4. Saat beristirahat nonton televisi mengkonsumsi jasa hiburan 5. Ketika akan pergi ke sekolah menggunakan jasa angkutan umum mengkonsumsi jasa angkutan Slide 15: Rumah Tangga Keluarga (RTK) merupakan kelompok yang paling sering melakukan kegiatan ekonomi Masing – masing anggota keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda - beda Faktor Penyebab perbedaan : jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan, cara/kebiasaan hidup, Pendapatan, dll Kegiatan Konsumsi RTK Slide 16: Ingat : Pendapatan = Konsumsi+Tabungan Tabungan = Pendapatan-Konsumsi a t a u Slide 17: Dalam setiap keluarga perlu senantiasa membuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Rumah Tangga (Rencana & Realisasi), untuk menghindari terjadinya: ANGGARAN PENDAPATAN & BELANJA RUMAH TANGGA Catat : Pendapatan < Konsumsi Slide 18: Rencana : dibuat berdasarkan kejadian – kejadian sebelumnya dan atau prediksi dimasa depan Realisasi : kejadian yang sudah benar – benar terjadi Catat : Slide 19: Catatan secara rinci mengenai kegiatan ekonomi yang terkait dengan keadaan keuangan sebuah keluarga APBRT Slide 20: Urutan Pembuatan APBRT 1. Menyusun daftar jenis dan jumlah kebutuhan selama satu bulan sesuai prioritas pemenuhan kebutuhan dan juga penerimaannya 2. Menentukan besarnya anggaran untuk masing – masing pos prakiraan yang telah dibuat 3. Mencatat pemasukan dan pengeluaran riil untuk kegiatan konsumsi 4. Menjumlahkan seluruh pengeluaran Slide 21: Catat : 1. APBRT Seimbang anggaran dimana jumlah penerimaan = jumlah pengeluaran 2. APBRT Surplus anggaran dimana jumlah penerimaan > jumlah pengeluaran 3. APBRT Defisit anggaran dimana jumlah penerimaan < jumlah pengeluaran Slide 22: Manfaat menyusun APBRT 1. Pedoman untuk melakukan pengeluaran – pengeluartan pada bulan yg bersangkutan 2. Alat kontrol terhadap penggunaan uang yg diterima pd bln yg bersangkutan 3. Mengetahui pos pengeluaran mana yg terlalu besar dan terlalu kecil, sbg bahan perbaikan penyusunan APBRT bulan berikutnya 4. Alat untuk mendidik seluruh anggota keluarga agar berdisiplin menggunakan uang penghasilan keluarga 5. Alat untuk melatih kejujuran karena seluruh kegiatan ekonomi dicatat Slide 23: Langkah Pembuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja RT 1. Makanan 400.000 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Biaya Pendidikan Transportasi B. Listrik & Telp. Langganan koran Tabungan B. Kesehatan Upah PRT Pakaian B. Tak Terduga 300.000 250.000 275.000 35.000 125.000 90.000 200.000 250.000 325.000 2.250.000 2.250.000 1.500.000 750.000 Jumlah Jumlah Pendapatan Gaji Penghasilan Tambahan 1. 2. Slide 24: 1. Penggunaan bahan baku 2. Penggunaan mesin 3. Penggunaan tenaga kerja 4. Penggunaan modal Catat : jenis, macam bahan baku, mesin, jml tenaga kerja dan jml modal masing – masing perusahaan berbeda. Kegiatan Konsumsi RTP Slide 25: Konsumsi RTK bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan bersifat statis Perbedaan Konsumsi RTK VS RTP : Konsumsi RTP bertujuan untuk memproduksi, menambah nilai guna barang/jasa, memperoleh keuntung-an dan bersifat dinamis Slide 26: 1. Belanja rutin pengeluaran pemerintah yang bersifat habis pakai dan bersifat non investasi serta berlangsung terus menerus 2. Belanja Pembangunan pengeluaran pemerintah yang bersifat nonkonsumtif tetapi bersifat invesatasi Kegiatan Konsumsi RTPD/N Slide 27: 1. Belanja rutin a. Gaji Pegawai b. Belanja barang c. Belanja perjalanan d. Belanja pemeliharaan e. Belanja rutin lainnya (Subsidi) Kegiatan Konsumsi RTPD/N Slide 28: 2. Belanja Pembangunan a. Pembangunan fisik - membangun sekolah, tempat ibadah, jalan tol b. Pembangunan non-fisik - penataran, pra jabatan, pelatihan Kegiatan Konsumsi RTPD/N Slide 29: 1. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Ingat : UU No. 22/1999 tentang otonomi daerah ANGGARAN PENDAPATAN & BELANJA PEMERINTAH Slide 30: Dimana sebagian besar kewenangan pemerintah pusat diserahkan kepada pemerintah daerah. Pemerintah daerah sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator pembangunan di daerah Pembiayaan pembangunan daerah lebih banyak dibebankan kepada pemerintah daerah Pembiayaan daerah di dapat dari PAD, DPKP&D dan Pendapatan lain – lain yg sah UU 22/1999=otonomi daerah Slide 31: Pendapatan Asli Daerah (PAD) a. Pendapatan Pajak Daerah b. Pendapatan Retribusi Daerah c. Pendapatan bagian laba BUMD & Investasi lainnya d. Lain – lain pendapatan asli daerah Dana Perimbangan Keuangan Pusat & Daerah (DPKP&D) a. Bagian dari penerimaan PBB, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan b. Bagian dari sumber daya alam c. Bagian dari pajak penghasilan d. Dana alokasi Umum e. Dana Alokasi Khusus UU 22/1999=otonomi daerah Slide 32: Pendapatan lain - lain yang sah a. Pendapatan hibah b. Pendapatan dana darurat c. Pendapatan lain - lain UU 22/1999=otonomi daerah Slide 33: 1. Menjamin keberlangsungan siklus ekonomi 2. Menjamin keberlangsungan kegiatan konsumsi 3. Menjamin berlangsungnya kegiatan produksi 4. Menjamin berlangsungnya kegiatan distribusi Aspek Positif Prilaku Konsumtif Slide 34: 1. Prilaku konsumtif itu boros 2. Tidak memikirkan masa depan 3. Tidak terpuji dan merugikan diri sendiri 4. Prilaku konsumtif akan menjadi kebiasaan yang sulit disembuhkan Aspek Negatif Prilaku Konsumtif Slide 35: 1. Faktor Intern faktor dari dalam diri sendiri a. Motivasi b. Sikap hidup c. Pendapatan 2. Faktor Ekstern faktor dari luar a. Keluarga b. Kebudayaan c. Kelas sosial (jabatan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan) d. Lingkungan e. Harga barang Faktor - faktor yang mempengaruhi Konsumsi Slide 36: 1. Kebutuhan Intramarginal kebutuhan yg dpt dipenuhi dgn masih menyisakan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan lain 2. Kebutuhan Marginal kebutuhan yg berada diambang batas kemampuan 3. Kebutuhan Ekstramarginal kebutuhan yg berada di luar batas kemampuan konsumen Jenis Kebutuhan berdasarkan daya beli konsumen Slide 37: sebuah yayasan yg bertujuan untuk melindungi hak-hak konsumen dari praktik- praktik yg merugikan konsumen YLKI didirikan pada tanggal 11 Mei 1973 atas usulan Ny. Lasmidjah Hardi Berkantor pusat di Jakarta dgn kantor cabang di seluruh wilayah Indonesia Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Slide 38: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah perlindungan konsumen, di samping bidang lainnya seperti kesehatan, air bersih dan sanitasi, gender, dan hukum sebagai penunjangnya. Program-program yang telah dilakukan lembaga adalah advokasi, penerbitan majalah dan pemberdayaan perempuan. Publikasi: Menerbitkan majalah bulanan Warta Konsumen dan News Letter: Indonesian Consumers Current. Sumber dana: kerjasama proyek dengan berbagai pihak, bantuan dari berbagai lembaga, antara lain Sekretariat Negara, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, USAID, dan The Ford Foundation. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
KONSUMSI pramudya Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 3593 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (4) Dislike it (0) Added: December 05, 2008 This Presentation is Public Favorites: 1 Presentation Description Kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang / jasa Comments Posting comment... By: cintalovely (13 month(s) ago) bagus,gmn nih down load nya Saving..... Post Reply Close Saving..... Edit Comment Close Premium member Presentation Transcript Slide 1: BAB 3 KEGIATAN POKOK EKONOMI Slide 2: Penawaran Penawaran Permintaan Penawaran Permintaan Permintaan Distributor, Agen, Pedagang Konsumen Produsen Siklus Kegiatan Ekonomi Slide 3: 1. Konsumsi 2. Produksi 3. Distribusi KEGIATAN POKOK EKONOMI Slide 4: Istilah konsumsi berasal dari bhs inggris to consume = memakai / menghabiskan Kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang / jasa Menggunakan hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan Kegiatan menggunakan, memakai, atau menikmati barang / jasa secara berangsur – angsur atau sekali pakai Kegiatan menghabiskan, memakai, menggunakan, atau mengurangi kegunaan suatu barang / jasa yang dihasilkan oleh manusia KONSUMSI Slide 5: 1. Barang yang habis dalam satu kali pakai Contoh : Makanan, minuman, dll 2. Barang yang dapat digunakan berkali - kali Contoh : Komputer, Kendaraan, Peralatan, Sabun mandi, Pasta gigi, handuk, dll JENIS BARANG KONSUMSI Slide 6: 1. Memenuhi kebutuhan hidup (fisik maupun psikis) Kemewahan Harga diri, dll Catatan : Ujung – ujungnya dari itu semua kepuasan konsumen Tujuan Konsumsi Slide 7: Hukum Gossen I “Jika pemenuhan suatu kebutuhan dilakukan secara terus menerus, maka kenikmatan atas pemenuhan itu semakin lama akan semakin berkurang hingga akhirnya dicapai titik kepuasan”. Kepuasan Konsumen Hermann Henrich Gossen Slide 8: Ilustrasi Hukum Gossen I Slide 9: Ilustrasi Hukum Gossen I Hukum Gossen I berlaku dengan syarat: - benda yang dikonsumsi satu macam & sejenis. - pemenuhan berlangsung secara terus menerus, tanpa tenggang waktu. Hukum Gossen I tidak berlaku apabila: - benda yg dikonsumsi berbeda macam & jenisnya. - terdapat jarak waktu antara pemenuhan pertama dgn kedua dgn orang yg berbeda-beda. - tidak berlaku untuk benda-benda yg termasuk narkoba Slide 10: Hukum Gossen II “Pada dasarnya manusia cenderung memenuhi berbagai macam kebutuhan sampai pada tingkat intensitas (tingkat kepuasan) yang sama”. Kepuasan Konsumen Hermann Henrich Gossen Slide 11: Ilustrasi Hukum Gossen II Misalkan Anda mempunyai uang sebesar Rp. 10.000,00. Tentunya Anda tidak akan menghabiskan uang Anda seluruhnya untuk membeli makanan. Misalnya akan anda belikan : - makanan Rp. 3.500,00 dgn NK= 7 - buku & alat tulis Rp. 4.000,00 dgn NK= 6 - transportasi Rp. 1.000,00 dgn NK= 6,5 - buku bacaan Rp. 1.500,00 dgn NK= 7. Ket : NK = Nilai Kepuasan Slide 12: Ilustrasi Hukum Gossen II Kesimpulan : Dari contoh di atas, Anda telah mengalokasikan uang secara rasional dan wajar, hingga masing-masing kebutuhan dapat dipenuhi dengan nilai kepuasan yang mendekati sama yaitu antara 6 sampai dengan 7. Slide 13: 1. Individu / Perseorangan 2. Rumah tangga keluarga (RTK) 3. Rumah tangga Perusahaan (RTP) 4. Rumah Tangga Pemerintah Daerah / Negara (RTPD/N) Pelaku Kegiatan Konsumsi Slide 14: Kegiatan Konsumsi Individu 1. Ketika lapar makan mengkonsumsi makanan 2. Ketika haus minum mengkonsumsi air / minuman 3. Ketika lelah tidur mengkonsumsi peralatan tidur 4. Saat beristirahat nonton televisi mengkonsumsi jasa hiburan 5. Ketika akan pergi ke sekolah menggunakan jasa angkutan umum mengkonsumsi jasa angkutan Slide 15: Rumah Tangga Keluarga (RTK) merupakan kelompok yang paling sering melakukan kegiatan ekonomi Masing – masing anggota keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda - beda Faktor Penyebab perbedaan : jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan, cara/kebiasaan hidup, Pendapatan, dll Kegiatan Konsumsi RTK Slide 16: Ingat : Pendapatan = Konsumsi+Tabungan Tabungan = Pendapatan-Konsumsi a t a u Slide 17: Dalam setiap keluarga perlu senantiasa membuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Rumah Tangga (Rencana & Realisasi), untuk menghindari terjadinya: ANGGARAN PENDAPATAN & BELANJA RUMAH TANGGA Catat : Pendapatan < Konsumsi Slide 18: Rencana : dibuat berdasarkan kejadian – kejadian sebelumnya dan atau prediksi dimasa depan Realisasi : kejadian yang sudah benar – benar terjadi Catat : Slide 19: Catatan secara rinci mengenai kegiatan ekonomi yang terkait dengan keadaan keuangan sebuah keluarga APBRT Slide 20: Urutan Pembuatan APBRT 1. Menyusun daftar jenis dan jumlah kebutuhan selama satu bulan sesuai prioritas pemenuhan kebutuhan dan juga penerimaannya 2. Menentukan besarnya anggaran untuk masing – masing pos prakiraan yang telah dibuat 3. Mencatat pemasukan dan pengeluaran riil untuk kegiatan konsumsi 4. Menjumlahkan seluruh pengeluaran Slide 21: Catat : 1. APBRT Seimbang anggaran dimana jumlah penerimaan = jumlah pengeluaran 2. APBRT Surplus anggaran dimana jumlah penerimaan > jumlah pengeluaran 3. APBRT Defisit anggaran dimana jumlah penerimaan < jumlah pengeluaran Slide 22: Manfaat menyusun APBRT 1. Pedoman untuk melakukan pengeluaran – pengeluartan pada bulan yg bersangkutan 2. Alat kontrol terhadap penggunaan uang yg diterima pd bln yg bersangkutan 3. Mengetahui pos pengeluaran mana yg terlalu besar dan terlalu kecil, sbg bahan perbaikan penyusunan APBRT bulan berikutnya 4. Alat untuk mendidik seluruh anggota keluarga agar berdisiplin menggunakan uang penghasilan keluarga 5. Alat untuk melatih kejujuran karena seluruh kegiatan ekonomi dicatat Slide 23: Langkah Pembuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja RT 1. Makanan 400.000 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Biaya Pendidikan Transportasi B. Listrik & Telp. Langganan koran Tabungan B. Kesehatan Upah PRT Pakaian B. Tak Terduga 300.000 250.000 275.000 35.000 125.000 90.000 200.000 250.000 325.000 2.250.000 2.250.000 1.500.000 750.000 Jumlah Jumlah Pendapatan Gaji Penghasilan Tambahan 1. 2. Slide 24: 1. Penggunaan bahan baku 2. Penggunaan mesin 3. Penggunaan tenaga kerja 4. Penggunaan modal Catat : jenis, macam bahan baku, mesin, jml tenaga kerja dan jml modal masing – masing perusahaan berbeda. Kegiatan Konsumsi RTP Slide 25: Konsumsi RTK bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan bersifat statis Perbedaan Konsumsi RTK VS RTP : Konsumsi RTP bertujuan untuk memproduksi, menambah nilai guna barang/jasa, memperoleh keuntung-an dan bersifat dinamis Slide 26: 1. Belanja rutin pengeluaran pemerintah yang bersifat habis pakai dan bersifat non investasi serta berlangsung terus menerus 2. Belanja Pembangunan pengeluaran pemerintah yang bersifat nonkonsumtif tetapi bersifat invesatasi Kegiatan Konsumsi RTPD/N Slide 27: 1. Belanja rutin a. Gaji Pegawai b. Belanja barang c. Belanja perjalanan d. Belanja pemeliharaan e. Belanja rutin lainnya (Subsidi) Kegiatan Konsumsi RTPD/N Slide 28: 2. Belanja Pembangunan a. Pembangunan fisik - membangun sekolah, tempat ibadah, jalan tol b. Pembangunan non-fisik - penataran, pra jabatan, pelatihan Kegiatan Konsumsi RTPD/N Slide 29: 1. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Ingat : UU No. 22/1999 tentang otonomi daerah ANGGARAN PENDAPATAN & BELANJA PEMERINTAH Slide 30: Dimana sebagian besar kewenangan pemerintah pusat diserahkan kepada pemerintah daerah. Pemerintah daerah sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator pembangunan di daerah Pembiayaan pembangunan daerah lebih banyak dibebankan kepada pemerintah daerah Pembiayaan daerah di dapat dari PAD, DPKP&D dan Pendapatan lain – lain yg sah UU 22/1999=otonomi daerah Slide 31: Pendapatan Asli Daerah (PAD) a. Pendapatan Pajak Daerah b. Pendapatan Retribusi Daerah c. Pendapatan bagian laba BUMD & Investasi lainnya d. Lain – lain pendapatan asli daerah Dana Perimbangan Keuangan Pusat & Daerah (DPKP&D) a. Bagian dari penerimaan PBB, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan b. Bagian dari sumber daya alam c. Bagian dari pajak penghasilan d. Dana alokasi Umum e. Dana Alokasi Khusus UU 22/1999=otonomi daerah Slide 32: Pendapatan lain - lain yang sah a. Pendapatan hibah b. Pendapatan dana darurat c. Pendapatan lain - lain UU 22/1999=otonomi daerah Slide 33: 1. Menjamin keberlangsungan siklus ekonomi 2. Menjamin keberlangsungan kegiatan konsumsi 3. Menjamin berlangsungnya kegiatan produksi 4. Menjamin berlangsungnya kegiatan distribusi Aspek Positif Prilaku Konsumtif Slide 34: 1. Prilaku konsumtif itu boros 2. Tidak memikirkan masa depan 3. Tidak terpuji dan merugikan diri sendiri 4. Prilaku konsumtif akan menjadi kebiasaan yang sulit disembuhkan Aspek Negatif Prilaku Konsumtif Slide 35: 1. Faktor Intern faktor dari dalam diri sendiri a. Motivasi b. Sikap hidup c. Pendapatan 2. Faktor Ekstern faktor dari luar a. Keluarga b. Kebudayaan c. Kelas sosial (jabatan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan) d. Lingkungan e. Harga barang Faktor - faktor yang mempengaruhi Konsumsi Slide 36: 1. Kebutuhan Intramarginal kebutuhan yg dpt dipenuhi dgn masih menyisakan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan lain 2. Kebutuhan Marginal kebutuhan yg berada diambang batas kemampuan 3. Kebutuhan Ekstramarginal kebutuhan yg berada di luar batas kemampuan konsumen Jenis Kebutuhan berdasarkan daya beli konsumen Slide 37: sebuah yayasan yg bertujuan untuk melindungi hak-hak konsumen dari praktik- praktik yg merugikan konsumen YLKI didirikan pada tanggal 11 Mei 1973 atas usulan Ny. Lasmidjah Hardi Berkantor pusat di Jakarta dgn kantor cabang di seluruh wilayah Indonesia Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Slide 38: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah perlindungan konsumen, di samping bidang lainnya seperti kesehatan, air bersih dan sanitasi, gender, dan hukum sebagai penunjangnya. Program-program yang telah dilakukan lembaga adalah advokasi, penerbitan majalah dan pemberdayaan perempuan. Publikasi: Menerbitkan majalah bulanan Warta Konsumen dan News Letter: Indonesian Consumers Current. Sumber dana: kerjasama proyek dengan berbagai pihak, bantuan dari berbagai lembaga, antara lain Sekretariat Negara, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, USAID, dan The Ford Foundation. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)