mekanisme persalinan

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

mekanisme turunnya kepala janin

Comments

Presentation Transcript

Mekanisme persalinan: 

M ekanisme persalinan Oleh : Peny Ariani , AMKeb

Persalinan kala II  pembukaan lengkap dari serviks (10 cm) dan berakhir dengan lahirnya bayi. : 

Persalinan kala II  pembukaan lengkap dari serviks (10 cm) dan berakhir dengan lahirnya bayi . Tanda-tanda persalinan sudah dekat adalah : Ibu merasa ingin meneran bersamaan dengan terjadinya kontraksi Perineum menonjol Ibu kemungkinan merasa ingin BAB Vulva vagina dan spinchter anus membuka Jumlah pengeluaran lendir dan darah meningkat

Diameter Janin: 

Diameter Janin Diameter biparietal  diameter melintang terbesar dari kepala janin , dipakai di dalam definisi penguncian ( enggagment ). Diameter suboksipitobregmantika  jarak antara batas leher dengan oksiput ke anterior fontanel; ini adalah diameter yang berpengaruh membentuk presentasi kepala . Diameter oksipitomental ,  diameter terbesar dari kepala janin ; ini adalah diameter yang berpengaruh membentuk presentasi dahi .

Mekanisme Persalinan : 

Mekanisme Persalinan Gerakan-gerakan utama anak dalam kelahiran ialah : a. Turunnya kepala b. Fleksi c. Putaran paksi dalam d. Ekstensi e. Putaran paksi luar f. Ekspulsi

Dalam kenyataannya beberapa gerakan terjadi secara bersamaan. : 

Dalam kenyataannya beberapa gerakan terjadi secara bersamaan . Turunnya kepala Turunnya kepala dibagi dalam : masuknya kepala dalam pintu atas panggul majunya kepala Penyebab majunya kepala antara lain : (a) tekanan cairan intrauterin (b) tekanan langsung oleh fundus pada bokong (c) kekuatan mengejan (d) melurusnya badan anak oleh perubahan bentuk rahim .

turunnya kepala janin :: 

turunnya kepala janin : 1. Sinklitismus 2. Asinklitismus posterior 3. Asinklitismus Anterior

Slide 7: 

Fleksi Dengan majunya kepala biasanya fleksi bertambah hingga ubun-ubun kecil jelas lebih rendah dari ubun-ubun besar . Keuntungan dari bertambah fleksi ialah bahwa ukuran kepala yang lebih kecil melalui jalan lahir : diameter suboksipito bregmatika (9,5 cm) menggantikan diameter suboksipito frontalis (11 cm).

Slide 8: 

Putaran paksi dalam pemutaran dari bagian depan sedemikian rupa sehingga bagian terendah dari bagian depan memutar ke depan ke bawah symphisis . Pada presentasi belakang kepala bagian yang terendah ialah daerah ubun-ubun kecil dan bagian inilah yang akan memutar ke depan dan ke bawah symphysis .

Slide 9: 

Sebab-sebab terjadinya putaran paksi dalam adalah : pada letak fleksi , bagian belakang kepala merupakan bagian terendah dari kepala bagian terendah dari kepala ini mencari tahanan yang paling sedikit terdapat sebelah depan atas dimana terdapat hiatus genitalis antara m. levator ani kiri dan kanan . ukuran terbesar dari bidang tengah panggul ialah diameter anteroposterior .

Slide 10: 

Ekstensi Setelah putaran paksi selesai dan kepala sampai di dasar panggul , terjadilah ekstensi atau defleksi dari kepala . Hal ini disebabkan karena sumbu jalan lahir pada pintu bawah panggul mengarah ke depan atas , sehingga kepala harus mengadakan ekstensi untuk melaluinya . Pada kepala bekerja dua kekuatan , yang satu mendesak nya ke bawah dan satunya disebabkan tahanan dasar panggul yang menolaknya ke atas .

Slide 11: 

Putaran paksi luar Setelah kepala lahir , maka kepala anak memutar kembali ke arah punggung anak untuk menghilangkan torsi pada leher yang terjadi karena putaran paksi dalam . Gerakan ini disebut putaran restitusi ( putaran balasan = putaran paksi luar ).

Slide 12: 

Ekspulsi Setelah putaran paksi luar bahu depan sampai di bawah symphysis dan menjadi hypomoclion untuk kelahiran bahu belakang . Kemudian bahu depan menyusul dan selanjutnya seluruh badan anak lahir searah dengan paksi jalan lahir .

Video mekanisme persalinan: 

Video mekanisme persalinan

Slide 16: 

Terima Kasih ……