sistem ekskresi kelas 9 smp

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

Materi Pelajaran Biologi Kelas 9 Bab I

Comments

Presentation Transcript

Sistem Ekskresi Manusia:

Sistem Ekskresi Manusia

Fungsi Sistem Ekskresi:

Fungsi Sistem Ekskresi Membuang Sampah hasil metabolisme Karbondioksida (CO2) – Paru-paru Racun, Sampah nitrogen - Ginjal Obat-obatan - Ginjal Keringat – Kulit Empedu - Hati

Ginjal - Fungsi Sistem Urinaria :

Ginjal - Fungsi Sistem Urinaria Membuang sisa metabolisme : Sampah nitrogen Obat-obatan Racun Mengatur : Keseimbangan Air dalam tubuh Kandungan elektrolit Asam –Basa cairan darah Tekanan darah Produksi sel darah merah Pengaktifan vitamin D

Organ Sistem Urinaria:

Organ Sistem Urinaria Ginjal Ureter Kantung Urin Urethra

Lokasi Sistem Urinaria:

Lokasi Sistem Urinaria Terletak di bagian dorsal tubuh Ginjal kanan lebih rendah dari ginjal kiri Bagian atas ginjal terdapat kelenjar adrenal

A. Struktur Ginjal:

A. Struktur Ginjal Kapsul ginjal Korteks Ginjal – daerah luar Medula Ginjal – daerah dalam Pelvis Ginjal – saluran pengumpul

Aliran Darah Di Ginjal :

Aliran Darah Di Ginjal

Nefron:

Nefron Unit struktural dan fungsional penyusun ginjal Ginjal manusia disusun oleh 1 juta nefron Tempat terjadinya pembentukkan urin Terdiri dari 2 komponen utama : Glomerolus Tubulus ginjal

Badan Malphigi:

Badan Malphigi Glomerolus Merupakan kapiler yang berbentuk bola berjaring Berhubungan dengan arteriola (pemeliharaan tekanan darah) Arteriola afferen lebar Arteriola efferen sempit

Lanjutan … :

Lanjutan … Fungsi : Penyaringan / filtrasi cairan darah

Tubulus Ginjal:

Tubulus Ginjal Terdiri dari : Bagian tubulus yang mengelilingi glomerolus disebut kapsul Bowman Tubulus proksimal Lengkung Henle Tubulus Distal

Tipe-Tipe Nefron:

Tipe-Tipe Nefron 1. Nefron Kortikal Terletak di bagian korteks ginjal Sebagian besar nefron termasuk ke dalam tipe ini.

Slide 13:

2. Nefron Juxtamedular Terletak di bagian medula ginjal

Kapiler Peritubuler:

Kapiler Peritubuler Kelanjutan dari arteriola efferen glomerulus Normalnya, memiliki tekanan darah yang rendah Ujung kapiler bermuara pada venula Hampir menempel sepanjang tubulus ginjal Mengabsorbsi kembali zat-zat tertentu dari tubulus pengumpul

Pembentukkan Urin:

Pembentukkan Urin Urin terbentuk melalui 3 tahap : 1. Filtrasi 2. Reabsorpsi 3. Sekresi/Augmentasi Tubulus Proksimal Filtrasi H 2 O Salts (NaCl and others) HCO 3 – H + Urea Glucose; amino acids Some drugs Key Active transport Passive transport KORTEKS MEDULA LUAR MEDULA DALAM Lengkung Henle turun Lengkung Henle naik Tubulus Pengumpul NaCl NaCl NaCl Tubulus Distal NaCl Nutrients Urea H 2 O NaCl H 2 O H 2 O HCO 3  K + H + NH 3 HCO 3  K + H + H 2 O 1 4 2 3 5

Filtrasi :

Filtrasi Proses penyaringan darah yang kurang selektif. Air, ion dan zat makanan serta zat terlarut di keluarkan dari darah ke tubulus proksimal. Sel darah dan beberapa protein tetap berada di dalam darah. Terbentuk filtrat primer di tubulus proksimal.

Reabsorpsi :

Reabsorpsi Urin primer yang terbentuk di tubulus proksimal terdiri dari : Sebagian besar air Glukosa dan Asam Amino Ion Kemudian zat tersebut kemudian diserap oleh kapiler peritubuler secara aktif dan pasif. Penyerapan terjadi di sepanjang Tubulus proksimal, Lengkung Henle, dan tubulus distal.

Proses Reabsorpsi :

Proses Reabsorpsi Tubulus Proksimal Filtrasi H 2 O Salts (NaCl and others) HCO 3 – H + Urea Glucose; amino acids Some drugs Key Active transport Passive transport KORTEKS MEDULA LUAR MEDULA DALAM Lengkung Henle turun Lengkung Henle naik Tubulus Pengumpul NaCl NaCl NaCl Tubulus Distal NaCl Nutrients Urea H 2 O NaCl H 2 O H 2 O HCO 3  K + H + NH 3 HCO 3  K + H + H 2 O 1 4 2 3 5

Slide 19:

Sedangkan zat lainnya, yaitu sampah nitrogen berupa : Urea Asam Uric Kreatinin Beberapa Air Akhirnya terbentuklah urin sekunder.

Sekresi – Augmentasi :

Sekresi – Augmentasi Terjadi di Tubulus Distal Beberapa zat keluar dari kapiler peritubuler ke tubulus ginjal. H+, Ka+ dan ion potassium Creatinin Racun dan obat-obatan Akhirnya urin sekunder dan senyawa diatas bergabung membentuk urin lalu bergerak menuju tubulus pengumpul untuk dikeluarkan.

Pembentukkan Urin:

Pembentukkan Urin Tubulus Proksimal Filtrasi H 2 O Garam (NaCl dll) HCO 3 – H + Urea Glucosa; asam amino Obat-obatan Key Transpor aktif Difusi / Osmosis KORTEKS MEDULA LUAR MEDULA DALAM Lengkung Henle turun Lengkung Henle naik Tubulus Pengumpul NaCl NaCl NaCl Tubulus Distal NaCl Nutrients Urea H 2 O NaCl H 2 O H 2 O HCO 3  K + H + NH 3 HCO 3  K + H + H 2 O 1 4 2 3 5

B. Ureter:

B. Ureter Saluran antara ginjal dengan kandung kemih Jumlah sepasang Fungsi : membawa urin dari ginjal ke kandung kemih

C. Kandung Kemih:

C. Kandung Kemih Merupakan kantung yang berfungsi untuk menampung urin sementara Disusun oleh lapisan otot polos Berhubungan dengan uretra

D. Uretra:

D. Uretra Saluran yang membawa urin keluar dari tubuh Pada wanita hanya dilalui urin saja, sedang pada pria selain dilalui urin juga dilalui sel kelamin jantan

Pengaturan Pembentukkan Urin:

Pengaturan Pembentukkan Urin Pusat Pengaturan Osmoregulasi Minum air dalam Jumlah cukup Penyerapan air Memulihkan kekurangan Cairan tubuh STIMULUS: Ketika kadar air pada tubuh berkurangMisalnya pada saat panas hari, atau berolah raga, maka tubuh menstimulus hipotalamus Kadar Cairan Tubuh Normal (Homeostasis) Hypothalamus ADH Hipofisis Posterior meningkatkan Penyerapan air Haus Tubulus Pengumpult Tubulus Ginjal

KELAINAN PADA SISTEM URINARIA:

KELAINAN PADA SISTEM URINARIA Batu Ginjal : adanya batu dari endapan kalsium dan garam pada pelvis ginjal. a. Penyebab : sering menaham urin dan kurang minum

Slide 27:

2. Diabetes Mellitus : Pada urinnya mengandung glukosa. Hal ini karena adanya kadar gula di dalam darah yang tinggi. 3. Diabetes Insipidus : Sering buang air besar yang hebat (sampai 20-30 kali). Terjadi karena kekurangan hormon ADH.

SISTEM EKSKRESI PADA HEWAN:

SISTEM EKSKRESI PADA HEWAN Contoh : Ikan Ikan memiliki mekanisme ekskresi dipengaruhi oleh tempat hidupnya Ikan air tawar memiliki cara ekskresi yang berbeda dengan ikan air laut, dalam hal pembentukkan urinnya Ikan Air Laut Ikan bluefin tuna utara ( Thunnus thynnus ) Ikan Mas

Ikan Air Laut:

Ikan Air Laut Tubuh ikan laut lebih hipotonis dari air laut sehingga air banyak yang keluar dari tubuh. Akibatnya ikan laut banyak minum air laut untuk menutupi kehilangan air yang besar Urin yang dihasilkan sedikit dan pekat Meperoleh air dan garam mineral dengan Banyak minum air laut Air keluar lewat permukaan tubuh dan lewat insang Kelebihan garam Dibuang lewat insang Ekskresi urin yang pekat dan sedikit

Ikan Air Tawar:

Ikan Air Tawar Tubuh ikan air tawar lebih hipertonis dari lingkungannya sehingga air banyak yang masuk lewat permukaan tubuhnya. Akibatnya ikan air tawar sedikit minum air. Urin yang dihasilkan banyak dan encer Mendapatkan air dan garam dari makanan Air masuk secara osmosis lewat permukaan tubuhnya Mineral diikat oleh insang Ekskresi urin banyak dan lebih encer