sistem indera manusia

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

tugas biologi ICT

Comments

By: Rhyrirusdiochyn (29 month(s) ago)

cara downloadnya gmana...??? :(

By: faridahnuraz (36 month(s) ago)

cara downloadnya gmna?

By: Kev147 (36 month(s) ago)

nice ..

By: trianita (45 month(s) ago)

:)

Presentation Transcript

Nama :Ikhsan SafariNim : 0901145047 : 

Nama :Ikhsan SafariNim : 0901145047 Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Keguruan dan Imu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA 2009-2010

Sistem Indera Manusia : 

Sistem Indera Manusia IPA TERPADU untuk kelas IX   1. Standar Kompetensi : Memahami berbagai sistem kehidupan manusia.   2. Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan alat indera pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Sistem Indera Manusia : 

Sistem Indera Manusia 4 Indera Penglihatan 1 2 3 5 Indera Pendengaran Indera Pengecap Indera Penciuman Indera Peraba

Indera Penglihatan : 

Indera Penglihatan klera merupakan pembukus yang kuat untuk melindungi bola mata dari kerusakan mekanis dan tempat melekatnya otot mata. Kornea / selaput bening berfungsi meneruskan cahaya ke dalam bola mata. Koroid berfungsi sebagai penyuplai darah retina dan melindungi refleksi cahaya dalam mata. Pupil berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata. Retina adalah lapisan sel saraf pada mata yang terdiri atas sel – sel saraf berbatang (peka terhadap cahaya lemah) dan kerucut (peka terhadap cahaya kuat). Bintik kuning (fovea) adalah bagian yang peka terhadap cahaya dan letak tepat dibelakang garis mata.

Proses MelihatCahaya yang mengenai suatu benda atau obyek akan dipantulkan oleh mata tersebut. Pantulan cahaya masuk ke dalam mata melelui kornea, pupil, lensa mata, dan akhirnya menuju retina. Di retina cahaya di terima oleh sel saraf mata dan kemudian di kirim ke pusat penglihatan otak. Di otak cahaya tersebut diproses sehingga kita mengetahui dan mengerti benda apa yang kita lihat. : 

Proses MelihatCahaya yang mengenai suatu benda atau obyek akan dipantulkan oleh mata tersebut. Pantulan cahaya masuk ke dalam mata melelui kornea, pupil, lensa mata, dan akhirnya menuju retina. Di retina cahaya di terima oleh sel saraf mata dan kemudian di kirim ke pusat penglihatan otak. Di otak cahaya tersebut diproses sehingga kita mengetahui dan mengerti benda apa yang kita lihat.

Indera pendengaran : 

Indera pendengaran Telinga luar terdiri atas daun telinga dan saluran telinga. Telinga tengah terdiri atas tulang-tulang pendengaran (osikula auditori) Telinga dalam terdiri atas jendela bulat, jendela oval, tiga saluran setengah lingkaran (saluran semisirkular), sakula, utrikula, dan koklea.

B. Proses Mendengar Bunyi → daun telinga → saluran telinga → gendang telinga→ tulang martil → tulang landasan → tulang sanggurdi → jendela oval → rumah siput → ujung saraf pendengar → otak → mendengar : 

B. Proses Mendengar Bunyi → daun telinga → saluran telinga → gendang telinga→ tulang martil → tulang landasan → tulang sanggurdi → jendela oval → rumah siput → ujung saraf pendengar → otak → mendengar

Indera Pengecap : 

Indera Pengecap Alat pengecap adalah kuncp-kuncup pengecap yang sangat banyak terdapat dalam dinding papila sirkumvalata dan fungiformis. Kuncup pengecap terdiri atas sel-sel pengecap yang peka terhadap berbagai rasa. Papila filiformis berfungsi sebagai papila peraba. Sisi-sisi lidah mempunyai daerah sensasi rasa yang berbeda. Daerah sensasi rasa manis terdapat di bagian tepi ujung, rasa asam di kedua sisi, dan rasa pahit di bagian tengah pangkal lidah.

Indera Penciuman : 

Indera Penciuman Hidung kita dapat mengenali bermacam bau. Di dalam rongga hidung bagian atas, terdapat serabut - serabut saraf pembau dengan sel - sel pembau di ujungnya. Serabut- serabut saraf itu bergabung menjadi urat saraf pembau yang menuju pusat pembau di otak. Sel-sel pembau mempunyai rambut-rambut halus (silia) di ujungnya dan diliputi oleh selaput lendi yang berfungsi sebagai pelembap. Sel-sel pembau peka terhadap zat-zat kimia dalam udara (berupa gas atau uap). Sewaktu kita menarik napas, udara masuk kedam rongga hidung. Zat-zat kimia dalam udara akan di larutkan dalam selaput lendir, kemudian dibawa saraf pembau ke otak, sehingga kita menerima rangsang bau. Fungsi hidung adalah sebagai jalan napas, alat pengatur kelembapan dan suhu, dan penyaring udara dari debu dan kuman.

Indera Peraba : 

Reseptor peraba berfungsi sebagfai penerima rangsangan dari luar. Sel saraf peraba tersebar tidak merata di seluruh permukaan kulit,Sel-sel saraf peraba ada yang berhubungan dengan pangkal rambut. Bila suatu benda menyentuh rambut-ranbut para permukaan kulit, sel saraf peraba akan terangsang. Ujung jari dapat merasakan perbedaan suhu sampai setengah derajat Celsius. Orang buta (tuna netra) dapat membaca huruf timbul (Braille). Indera Peraba

Reseptor pada kulit, yaitu resptor panas (korpuskula Ruffini), reseptor dingin (korpuskula Krause), reseptor tekanan kuat (korpuskula Pacini), dan reseptor tekanan sentuhan (korpuskula meissner), dan reseptor rasa nyeri (ujung saraf tanpa selaput). : 

Reseptor pada kulit, yaitu resptor panas (korpuskula Ruffini), reseptor dingin (korpuskula Krause), reseptor tekanan kuat (korpuskula Pacini), dan reseptor tekanan sentuhan (korpuskula meissner), dan reseptor rasa nyeri (ujung saraf tanpa selaput).

Terima Kasih : 

Terima Kasih