metabolisme

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

metabolisme dalam kehidupan sehari-hari

Comments

By: fauzanikmali (30 month(s) ago)

mbak,.. kq gk bisa download dlm bntuk ppt,.. ksh tau dunk

By: siidinezcintaagung (31 month(s) ago)

izin download dong.... gimana cara ngedownloadnya???

Presentation Transcript

Metabolisme : 

Siti Ni’matun Nurul Azizah Biologi 2.D Metabolisme

Slide 2: 

Standar Kompetensi : Memahami pentingnya proses Metabolisme pada organisme Kompetensi Dasar : Mendiskripsikan fungsi Enzim dalam proses Metabolisme

Slide 3: 

Mendeskripsikan fungsi enzim dalam proses metabolisme Metabolisme berasal dari kata metabole (yunani) yang berart berubah.Keseluruhan proses kimiawi suatu organisme disebut metabolisme.

Slide 4: 

Metabolisme merupakan aktivitas hidup yang selalu terjadi pada setiap sel hidup.Pada metabolisme sel bahan dan energy diperoleh dari lingkungan sel,yang berupa cairan.Contoh lingkungan sel misalnya cairan interstitium yang berasal dari darah.Sel-sel badan kita mengambang dalam cairan ini.Sedangkan pada sel-sel hidup yang langsung berhubungan dengan dunia luar,seperti pada epitel yang melapisi saluran pernafasan dan kornea mata,terdapat sel-sel kelenjar yang menjaga agar sel tetap basah.

Slide 5: 

Gas,Terutama O2 dan CO2 Ion Anorganik,Na+,Cl-,K+,Ca2+,HCO3-,PO3-4 Zat Organik,Yaitu Makanan dan VItamin Hormon 4 1 2 3 Cairan yang mengelilingi sel disebut cairan ekstrasel.Cairan ini terdiri dari:

Slide 6: 

Mekanisme pertukaran gas dalam sel dengan cairan ekstrasel berlangsung melalui lima cara,yaitu difusi,osmosis,transpor aktif,endositosis,dan eksositosis.Bahan yang terdapat dalam cairan sel dapat digunakan sebagai bahan baku gula,asam lemak,gliserol dan asam amino yang kemudian disusun menjadi makkromolekul sel seperti polisakarida,lipid,dan protein asam nukleat.

Slide 7: 

Metabolisme dapat digolongkan menjadi dua,yaitu proses penyusunan yang disebut anabolisme,dan proses pembongkaran yang disebut katabolisme .Kedua macam metabolisme tersebut terjadi secara terus-menerus dan satu sama lain saling bergantung secara rumit.

ENZIM : 

ENZIM Enzim adalah biokatalisator,yang artinya dapat mempercepat reaksi-reaksi biologi tanpa mengalami perbahan struktur kimia. Menurut KUHNE,seorang ahli yang dapat melakukan penyelidikan tentang fermentasi pada tahun 1878,enzim berasal dari kata in dan zyme yang berarti sesuatu didalam ragi.

Slide 9: 

Berdasarkan penelitian-penelitian selanjutnya,diperoleh kesimpulan,bahwa enzim adalah suatu protein molekul yang bobot molekulnya ribuan. Sebagai contoh,enzim katalase memiliki bobot molekul 248000,sedangkan enzim urease memiliki bobot molekul 438000.

Slide 10: 

Dapat diketahui pula bahwa enzim terdiri atas bagian yang berupa protein dan bagian lain yang bukan protein. Bagian yang berupa protein biasanya bersipat termolabil atau tidak tahan panas yang disebut apoenzim. Bagian yang bukan protein adalah yang aktif dan diberi nama gugus protestik, biasanya berupa logam berupa besi, tembaga, seng atau suatu bahan senyawa organic yang mengandung logam. Apoenzim dan gugus prostetik merupakan suatu kesatuan yang disebut holoenzim. Bagian gugus protestik yang lepas disebut koenzim, yang bersifat aktif seprti halnya gugus prostektif. Contoh enzim adalah pitamin atau bagian vitamin, vitamin B1, B2, B6, niasin dan biotin.

Slide 11: 

Dapat diketahui pula bahwa enzim terdiri atas bagian yang berupa protein dan bagian lain yang bukan protein. Bagian yang berupa protein biasanya bersipat termolabil atau tidak tahan panas yang disebut apoenzim. Bagian yang bukan protein adalah yang aktif dan diberi nama gugus protestik, biasanya berupa logam berupa besi, tembaga, seng atau suatu bahan senyawa organic yang mengandung logam.

Cara Kerja Enzim : 

Cara Kerja Enzim Enzim dapat mengubah substrat menjadi hasil akhir. Sebaliknya, enzim juga dapat mengembalikan hasil akhir jika lingkungannya berubah. Contohnya enzim lipase dapat berfungsi sebagai katalisator dalam perubahan lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Enzim lipase juga dapat merubah kmbali gliserol dan asam lemak menjadi lemak (lipid). Enzim bekerja spesifik, artinya enzim mempunyai fungsi yang khusus.

Slide 13: 

Cara Kerja Enzim Induksi Pas (Induced fit)

Kunci Gembok (Lock and Key) : 

Kunci Gembok (Lock and Key) Enzim di misalkan sebagai gembok karena memiliki bagian kecil yang dapat berkaitan dengan substrat. Bagian tersebut disebut sisi aktif.

Induksi Pas (Induced Fit) : 

Induksi Pas (Induced Fit) Pada model ini,sisi aktif enzim dapat beurubah bentuk substrat.

Faktor Yang Mempengaruhi Kerja Enzim : 

Faktor Yang Mempengaruhi Kerja Enzim Temperatur Konsentrasi Enzim dan Substrat Perubahan PH Inhibitor Enzim

Temperatur : 

Temperatur Karena enzim tersusun dari protein,maka enzim sangat peka terhadap tempertur. Temperatur yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerdenaturasi protein. Temperatur yang terlalu rendah dapat menghambat reaksi. Pada umumnya,temperatur optimum enzim adalah 30-400C. Kebanyakan enzim tidak menunjukan reaksi jika suhu turun sampai sekitar O0C,namun enzim tidak rusak. Jika suhu normal kembali. Enzim tahan pada suhu rendah,namun dapat rusak diatas suhu 500C.

Perubahan PH : 

Perubahan PH Enzim juga sangat berpengaruh oleh pH dapat mempengaruhi perubahan asam amino kunci pd sisi aktif enzim sehingga menhalangi sisi aktif bergabung dengan substratnya. Ph optimum yang diperlukan berbeda-beda,tergantung pada jenis enzimnya.

Konsentrasi Enzim Dan Substrat : 

Konsentrasi Enzim Dan Substrat Agar reaksi berjalan optimum,maka perbandingan jumlah antara enzim dan substrat harus sesuai. Jika enzim terlalu sedikit dan substrat terlalu banyak,reaksi akan berjalan lambat dan bahkan ada substrat yang tak ubstratterkatalisasi. Semakin banyak enzim,reaksi akan semakin cepat.

Inhibitor Enzim : 

Inhibitor Enzim Sering kali kerja enzim dihambat oleh suatu zat yang disebut inhibitor. Jika inhibibitor ditambahkan kedalam campuran enzim dan substrat,kecepatan reaksi akan turun. Cara kerja inhibibitor adalah berkaitan dengan enzim membentuk komplek enzim-inhibitor yang masih mampu atau tidak mampu berikatan dengan substrat.

Slide 21: 

Macam Inhibitor 2. Inhibitor Non kompetitif 1. Inhibitor Kompetitif

Inhibitor Kompetitif : 

Inhibitor Kompetitif Pada penghabatan ini,zat-zat penghambat mempunyai struktur yang mirip dengan substrat. Dengan demikian, baik substrat maupun zat penghambat berkompetisi atau bersaing untuk bergabung dengan sisi aktif enzim.

Inhibitor Nonkompetitif : 

Inhibitor Nonkompetitif Pada kehambatan ini substrat sudah tidak dapat berikatan dengan komplek enzim- inhibitor, karena sisi aktif enzim berubah.

Nomenklatur Dan Klasifikasi Enzim : 

Nomenklatur Dan Klasifikasi Enzim Enzim di beri nama dengan menambah akhiran ase pada nama substrat yang dirubah oleh enzim tersebut . Misalnya, substrat maltose diubah oleh enzim maltase menjadi glukosa; enzim yang mengubah lemak (lipid) adalah lipase; enzim yang mengubah karbohidrat. Ada pula nama enzim yang tidak berakhiran –ase, misalnya pepsin, tripsin, ptyalin, dan erepsin.

Slide 25: 

Berdasarkan peristiwa yang terjadi didalam suatu reaksi, maka enzim dapat digolongkan menjadi dua golongan. Golongan hidrolase, yaitu enzim yang dengan penambahan air atau dengan adanya air dapat mengubah suatu sub-start menjadi hasil akhir, misalnya karboksilase, protease, dan lipase. Golongan desmolase, yaitu enzim yang dapat memecah ikatan C-C atau C-N. Contohnya enzim-enzim peroksidase, dehidrogenase, katalase, karboksilase, dan transaminase.

Thank You! : 

Thank You!