Hama dan Penyakit pada Tumbuhan

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Hama dan Penyakit pada Tumbuhan:

Kelompok : Anggota : Alifa Fazrin S. Annisa Rahma Hp Irene Patricia Nafila Chaerunnisa M Hama dan Penyakit pada Tumbuhan

Slide 2:

HAMA PENYAKIT PADA TUMBUHAN DAMPAK NEGATIF PADA TUMBUHAN

Hama:

Hama Hewan atau tumbuhan bisa disebut hama karena mereka menggangu tumbuhan dengan memakannya atau menyerap makanan dari tumbuhan tersebut. Ciri – ciri hama adalah : Hama dapat dilihat dengan mata telanjang Umumnya dari golongan hewan (tikus, burung, serangga, ulat) Hama cenderung merusak bagian tumbuhan tertentu sehingga tanaman menjadi mati atau tumbuh tetapi tidak banyak memberikan hasil Serangga hama biasanya lebih mudah diatasi karena tampak oleh mata atau dapat dilihat secara langsung Beberapa hama yang menyerang tumbuhan antara lain tikus, wereng, walang sangit, ulat, dan tungau.

Slide 4:

1. TIKUS Tikus sulit dikendalikan karena memiliki daya adaptasi, mobilitas, dan kemampuan untuk berkembang biak yang sangat tinggi. Masa reproduksi yang relatif singkat menyebabkan tikus cepat bertambah banyak. Dan tikus sangat aktif di malam hari. 2. WERENG Wereng adalah sejenis kepik yang menyebabkan daun dan batang tumbuhan berlubang-lubang, kemudian kering, dan pada akhirnya mati. 3. WALANG SANGIT Walang sangit ( Leptocorisa acuta) merupakan salah satu hama yang juga meresahkan petani. Hewan ini jika diganggu, akan meloncat dan terbang sambil mengeluarkan bau. Serangga ini berwarna hijau kemerah-merahan. 4. ULAT Kita bisa sebut larva kupu-kupu sebagai ulat. Pada fase ini, ulat aktif memakan dedaunan bahkan pangkal batang terutama pada malam hari. 5. TUNGAU Tungau (kutu kecil) biasanya terdapat di sebuah bawah daun untuk mengisap daun tersebut. Hama ini banyak terdapat pada musim kemarau. Hama ini dapat diatasi dengan cara mengumpulkan daun-daun yang terserang hama pada suatu tempat dan dibakar.

Penyakit pada Tumbuhan:

Penyakit pada Tumbuhan Berbeda dengan hama, penyakit tidak memakan tumbuhan, tetapi mereka merusak tumbuhan dengan mengganggu proses-proses dalam tubuh tumbuhan hingga mematikan tumbuhan. Umumnya tumbuhan yg terserang penyakit, bagian tubuhnya utuh. Akan tetapi, aktivitas hidupnya terganggu dan dapat menyebabkan kematian. Ciri – ciri penyakit, antara lain: Penyebab penyakit sukar dilihat oleh mata telanjang Penyebab penyakit antara lain mikroorganisme, seperti bakteri, virus, dan alga, dan kekurangan zat tertentu dalam tanah Serangan penyakit umumnya tidak langsung sehingga tanaman mati secara perlahan-lahan Gejala dari tumbuhan yang terserang penyakit, antara lain: Klorosis : adalah keadaan jaringan tumbuhan , khususnya pada daun , yang kekurangan klorofil , sehingga tidak berwarna hijau , melainkan kuning atau pucat hampir putih . Mosaik : g ejala yang ditimbulkan adalah bercak - bercak kuning pada daun yang menyebar , seperti mosaik. Bisa menular seperti bakteri Nekrosis : prematur kematian dari sel-sel hidup dan jaringan hidup.

Slide 6:

Penyebab penyakit pada tumbuhan : Jamur Jamur adalah salah satu organisme penyebab penyakit yang menyerang hampir semua bagian tumbuhan mulai dari akar, batang, ranting, daun, bunga, hingga buahnya. Penyebaran jenis penyakit ini dapat disebabkan oleh angin, air, atau sentuhan tangan. Contoh : pada padi, jamur Pyricularia oryzea Bakteri Bakteri dapat mebusukkan daun, batang, dan akar tumbuhan. Bagian tumbuh tumbuhan yang diserang bakteri akan mengeluarkan lendir keruh, baunya sangat menusuk, dan lengket jika disentuh. Tubuhan yang diserang bakteri dapat diatasi dengan menggunakan bakterisida. Contoh : penyakit yang menyerang pembuluh tapis batang jeruk (citrus vein phloem degeneration/CVPD) yang disebabkan oleh bakteri Serratia marcescens. Alga (Ganggang) Keberadaan alga juga perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan bercak karat merah pada daun tumbuhan. Tumbuhan yang biasanya diserang antara lain jeruk, jambu biji, dan rambutan. Yang ditandai adanya bercak berwarna kelabu kehijauan pada daun, kemudian pada permukaannya tumbuh rambutberwarna cokelat kemerahan. Virus Penyakit yang disebabkan oleh virus cukup berbahaya karena dapat menular dan menyebar keseluruh tumbuhan dengan cepat. Tumbuhan yang sudah terlanjur diserang sulit untuk disembuhkan. Contoh: Penyakit daun tembakau yang berbercak-bercak putis, yang disebabkan oleh virus TMV (tabacco mosaik virus) yang menyerang permukaan atas daun tembakau.

Dampak Negatif Penggunaan Pestisida Kimia:

Dampak Negatif Penggunaan Pestisida Kimia a. Hama menjadi kebal (resisten) b. Peledakan hama baru (resurjensi) c. Penumpukan residu bahan kimia di dalam hasil panen d. Terbunuhnya musuh alami e. Pencemaran lingkungan oleh residu bahan kimia f. Kecelakaan bagi pengguna

authorStream Live Help