TEORI PERUBAHAN PERILAKU

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Teori Perubahan Perilaku:

Teori Perubahan Perilaku Ns.Neli Husniawati , S.Kep

Teori Stimulus organisme(S-O-R):

Teori Stimulus organisme(S-O-R) Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa penyebab terjadinya perubahan perilaku tergantung kepada kualitas rangsang (stimulus ) yang berkomunikasi dengan organisme. Artinya, kualitas dari sumber komunikasi, misalnya kredibilitas, kepemimpinan, gaya berbicara, sangat menentukan keberhasilan perubahan perilaku seseorang, kelompok, atau masyarakat.

PowerPoint Presentation:

Hosland, et al mengatakan bahwa perubahan perilaku pada hakikatnya adalah sama dgn proses belajar, yang terdiri dari : Stimulus yang diberikan dpt diterima atau ditolak. Apabila ditolak, berarti stimulus tdk efektif dlm mempengaruhi perhatian individu, dan berhenti disini. Tetapi bila stimulus diterima berarti ada pe Teori Stimulus organisme (S-O-R) Perhatian dari individu dan stimulus tsb efektif. Apabila stimulus telah mendapatkan perhatian (diterima), maka ia mengerti stimulus ini dan dilanjutkan kpd proses berikutnya. Dalam meyakinkan individu, maka faktor reinforcement memegang peranan penting.

Teori Kurt Lewin:

Teori Kurt Lewin Kurt Lewin berpendapat bahwa perilaku manusia adalah suatu keadaan yg seimbang antara kekuatan-kekuatan pendorong dan kekuatan-kekuatan penahan .

PowerPoint Presentation:

Perubahan perilaku terjadi apabila ketidakseimbangan antara kedua kekuatan tsb di dlm diri seseorang, shg ada tiga kemungkinan terjadinya perubahan perilaku pada diri seseorang yakni :

PowerPoint Presentation:

a. Kekuatan pendorong ---meningkat Perilaku semula -------------------------- Kekuatan penahan Perilaku baru

PowerPoint Presentation:

b. Pendorong Perilaku semula ------------------------------- Penahan—menurun Perilaku baru

PowerPoint Presentation:

C. Pendorong--meningkat Perilaku semula ------------------------------- Penahan---menurun Perilaku baru

Perubahan Perilaku:

Perubahan Perilaku Menurut WHO, perubahan perilaku itu dikelompokkan menjadi tiga : Perubahan Alamiah Perubahan terencana Kesediaan untuk berubah

Perubahan alamiah:

Perubahan alamiah Perubahan disebabkan krn kejadian alamiah. Apabila dlm masyarakat sekitar terjadi suatu perubahan lingkungan fisik atau sosial budaya dan ekonomi, maka anggota-anggota masyarakat didlmnya juga akan mengalami perubahan.

Perubahan terencana:

Perubahan terencana Perubahan direncanakan sendiri oleh subjek .

Kesediaan untuk berubah:

Kesediaan untuk berubah Apabila terjadi suatu inovasi di dlm masy, maka yg sering terjadi adalah sebagian orang sangat cepat utk menerima inovasi atau perubahan tsb, sebagian orang lagi sgt lambat utk menerima perubahan tsb. Hal ini disebabkan setiap orang mempunyai kesediaan utk berubah yg berbeda-beda.

STRATEGI PERUBAHAN PERILAKU:

STRATEGI PERUBAHAN PERILAKU Menurut WHO dikelompokkan menjadi tiga : Perubahan perilaku dipaksakan Pemberian informasi Diskusi Partisipasi

Perubahan perilaku dipaksakan:

Perubahan perilaku dipaksakan Cara ini dpt ditempuh misalnya dgn adanya peraturan/undang-undang yg harus dipatuhi masyarakat. Cara ini menghasilkan perilaku yang cepat, tetapi blm tentu berlangsung lama, krn belum/tdk didasari kesadaran sendiri.

Pemberian informasi :

Pemberian informasi Akan meningkatkan pengetahuan masyarakat. Perubahan perilaku dgn cara ini memakan waktu lama, tetapi perubahan dgn cara ini memakan waktu lama, tetapi perubahan yg dicapai bersifat langgeng krn didasari oleh kesadaran mereka sendiri (bukan karena paksaan).

Diskusi partisipasi:

Diskusi partisipasi Peningkatan cara yang kedua di atas. Masyarakat tdk hanya pasif, tapi harus aktif berpartisipasi melalui diskusi-diskusi ttg informasi yg diterimanya. Cara ini membutuhkan waktu lebih lama dari kedua cara di atas dan jauh lebih baik.