dunia hewan

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: wardahelwah (25 month(s) ago)

izin download donk..^_^ sya butuh banget ni..:)

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation: 

DUNIA HEWAN (kingdom animalia ) OLEH : MUKHAYYARAH 1110016100043 mukhayyarah@gmail.com Pendidikan Biologi_3B FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2012

Biologi jenjang SMA/MA kelas x semester genap: 

Biologi jenjang SMA/MA kelas x semester genap Kompetensi dasar : 3.4. Mendeskripsikan ciri-ciri filum dalam dunia hewan dan peranannya bagi manusia. Indikator : Menyebutkan ciri-ciri umum animalia. Menjelaskan dasar-dasar pengelompokkan Kingdom Animalia. Menjelaskan ciri-ciri yang terdapat pada masing-masing filum. Membedakan ciri-ciri morfologi, struktur anatomi berbagai hewan avertebrata dan vertebrata. Memberikan contoh peranan-peranan hewan avertebrata dan vertebrata bagi kehidupan.

DUNIA HEWAN: 

Hewan dan Dasar Klasifikasi nya Keanekaragaman Hewan Av ertebrata Vertebrata DUNIA HEWAN Ciri-ciri Hewan

HEWAN: 

HEWAN Para ahli zoologi telah berhasil mendeskripsikan hewan (kingdom animalia ) yang terdapat di muka bumi . Sebagian besar diantaranya adalah avertebrata dan sisanya adalah vertebrata. Cara hidup mereka beraneka ragam , ada yang hidup bebas dan ada yang hidupnya bergantung pada makhluk hidup lainnya . Hewan sangat penting artinya bagi kehidupan manusia karena hewan menyediakan kebutuhan protein bagi manusia . Hewan pun berperan sebagai salah satu komponen penting penyusun ekosistem .

PowerPoint Presentation: 

1. Secara umum hewan dibagi menjadi dua kelompok utama , yaitu : Avertebrata ( tidak bertulang belakang ). kelompok avertebrata : filum Porifera , Cnidaria / Coelenterata , Platyhelminthes , Nematoda / Nemathelminthes , Annelida , Mollusca , Arthropoda , dan Echinodermata . Vertebrata ( bertulang belakang ). Kelompok vertebrata: filum chordata ; kelas Chondrichthyes , Osteichthyes , Amphibia , Reptilia , Aves, dan Mamalia . 2. Simetri tubuh Simetri bilateral Simetri radial Asimetri Dasar klasifikasi

PowerPoint Presentation: 

2. Lapisan tubuh Diploblastik (endoderm dan ektoderm ) Triploblastik (endoderm, mesoderm dan ektoderm ) 3. Rongga tubuh Aselomata Pseudoselomata Selomata

CIRI-CIRI UMUM HEWAN: 

CIRI-CIRI UMUM HEWAN Organisme eukariotik , multiseluler , heterotrofik Tidak memiliki dinding sel dan klorofil Menyimpan karbohidrat dalam bentuk glikogen Reproduksi seksual Umumnya dapat bergerak untuk bertahan hidup dan mencari makanan Memiliki jaringan pengantar impuls dan pergerakan

AVERTEBRATA: 

Porifera Cnidaria Nematoda Platyhelminthes Annelida Mollusca Arthropoda Echinodermata AVERTEBRATA

PORIFERA: 

PORIFERA Hewan multiseluler ( metazoa ) dengan tubuh berpori ; belum membentuk jaringan ; rangka d ari spikula dan spongin . Berbentuk seperti tabung , vas bunga , mangkuk , atau tumbuhan . Memiliki rangka dan saluran air; Memiliki 3 tipe saluran air, yaitu askonoid , sikonoid , dan leukonoid Hidup secara heterotrof . Makanannya adalah bakteri dan plankton. Makanan yang masuk ke tubuhnya dalam bentuk cairan sehingga porifera disebut juga sebagai pemakan cairan . Pencernaan secara intraseluler di dalam koanosit dan amoebosit . Transportasi Makanan dan O2 d igerakkan oleh sel amoeboid ( amoebosit ) Habitat porifera umumnya di laut , melekat pada batu atau benda lain. Reproduksi secara seksual dengan pembentukan gamet ; reproduksi secara aseksual dengan pembentukan tunas, gemmulae , dan regenerasi .

PowerPoint Presentation: 

Anatomi spons Dinding spons yang sederhana ini memiliki dua lapis sel-sel yang terpisah oleh suatu matriks bergelatin , atau mesohil

Tipe saluaran air pada porifera: 

Tipe saluaran air pada porifera Askon : tipe paling sederhana . Lubang-lubang ostiumnya dihubungkan dengan saluran lurus yang langsung menuju spongosol . Di jumpai pada Leucosolenia . Sikon : tipe saluran air yang ostiumnya dihubungkan dengan saluran yang bercabang-cabang ke rongga-rongga sel koanosit . Di jumpai pada Scypha . Leukon : tipe saluran air yang kompleks . Lubang-lubang ostiumnya dihubungkan dengan saluran yang bercabang-cabang ke rongga-rongga yang sudah tidah berhubungan langsung dengan spongosol . Dijumpai pada Spongila .

Klasifikasi Porifera: 

Klasifikasi Porifera A. Calcarea ( kapur ) Spikula tersusun atas zat kapur karbonat (CaCO 3 ), hidup di air dangkal dan koanositnya besar . Contoh : Sycon dan Clathrina B. Hexactinellida ( ujung enam ) Spikula dari zat kersik ( silika ), hidup di laut dalam . Contoh : Pheronema , Euplectella C. Demospongia ( spons tebal ) Umumnya tidak berangka karena tersusun dari serabut spongin , memiliki saluran air rumit seperti sponge. Contoh : Spongilla , Euspongia molisima , Hypospongia equina

Peranan Porifera: 

Peranan Porifera Beberapa jenis Porifera seperti Spongia dan Hippospongia dapat digunakan sebagai spons mandi . Zat kimia yang dikeluarkannya memiliki potensi sebagai obat penyakit kanker dan penyakit lainnya .

CNIDARIA: 

CNIDARIA Hewan metazoa diploblastik yang tubuhnya sudah membentuk jaringan . Berbentuk polip atau medusa dengan tentakel berpenyengat . Memiliki rongga pencernaan ( gastrosol ); sistem saraf sederhana ; tidak memiliki sistem ekskresi . Hidup bebas secara heterotrop dengan menggunakan tentakel untuk menangkap mangsa . Habitat umumnya di laut . Reproduksi secara aseksual dengan pembentukan tunas oleh polip dan reproduksi secara seksual dengan pembentukan gamet oleh medusa atau polip .

Klasifikasi Cnidaria: 

Klasifikasi Cnidaria A. Hydrozoa ( hewan air) bentuk tubuh selalu polip Terdiri dari Hydra ( hidup di air tawar , hermafrodit , sistem saraf difusi atau sel saraf tersebar ) dan Obelia geniculata ( hidup di laut , bermetagenesis , hidup berkoloni ). Scyphozoa ( hewan mangkuk ) bentuk tubuh selalu medusa beralat kelamin terpisah . Contoh : Aurelia ( ubur-ubur ) Anthozoa ( hewan bunga ) berbentuk polip , meliputi anemon laut dan karang Gastrovaskular : berongga 6 ( Metridium marginatum , mawar laut ; Fungia patella, Acropora ); berongga 8 ( Euplexaura antipathes , akar bahar ; Alcyonium , karang kulit )

Siklus hidup Hidrozoa Obelia: 

Siklus hidup Hidrozoa Obelia

Proses Makan Cnidaria: 

Proses Makan Cnidaria

PowerPoint Presentation: 

Peranan Cnidaria Hewan ubur-ubur dibuat tepung ubur-ubur yang diolah menjadi bahan kosmetik / kecantikan . Di Jepang , ubur-ubur dimanfaatkan sebagai bahan makanan . Karang atol , karang pantai , dan karang penghalang dapat melindungi pantai dari aberasi air laut . Karang merupakan tempat persembunyian dan tempat perkembangbiakan ikan .

Platyhelminthes: 

Platyhelminthes Hewan triploblastik aselomata dengan tubuh simetri bilateral berbentuk pipih . Memiliki sistem saraf ; sistem pencernaan dengan satu lubang ; tidak memiliki sistem sirkulasi , respirasi dan ekskresi . Alat eksresi berupa sel api (flame cell). Hidup bebas di laut , air tawar , tempat lembab , atau parasit dalam tubuh hewan serta manusia . Bersifat hermafrodit , reproduksi seksual secara sendiri atau silang , reproduksi aseksual dengan fragmentasi yang diikuti regenerasi . Klasifikasi dibedakan menjadi tiga kelas yaitu Turbellaria , Trematoda , dan Cestoda .

A. Tubellaria (Cacing Bulu Getar): 

A. Tubellaria ( Cacing Bulu Getar ) Ciri : 1 - 60 cm, hidup di air tawar jernih , mempunyai faring yang dapat dijulurkan untuk menangkap makanan . Sistem reproduksi aseksual dengan cara fragmentasi . Bila terpotong , setiap potongan tubuh menjadi planaria baru . Seksual , yaitu pembuahan silang . Sistem gerak dengan silia , atau otot di bawah epidermis. Contoh : Planaria Struktur Tubuh Planaria Reproduksi Planaria A = Terpotong alami B = Terbelah menjadi 2 C = Terbelah menjadi 3

Regenerasi Planaria: 

Regenerasi Planaria

B. Trematoda (Cacing Hisap): 

B. Trematoda ( Cacing Hisap ) Merupakan parasit . Memiliki penghisap (sucker). Contoh speciesnya : dalam darah : Schistostoma japonicum , Schistostoma mansoni , Schistostoma haematobium . dalam hati : Fasciola hepatica ( hati kambing ), Clonorchis sinensis ( hati manusia ) dalam usus : Fasciola buski dalam paru-paru : Paragonimus westermani Sejarah hidup cacing pipih ( fluke ) darah ( Schistosoma mansoni )

C. Cestoda (Cacing Pita): 

C. Cestoda ( Cacing Pita) Parasit pada vertebrata. Tubuh bersegmen-segmen ( proglotid ), kepala ( skoleks ) mempunyai alat penghisap , tidak memiliki mulut dan alat pencernaan , penyerapan makanan oleh seluruh permukaan tubuh . Contoh : Taenia saginata , Taenia solium Daur Hidup Taenia saginata

Peranan Platyhelminthes : 

Peranan Platyhelminthes Pada umumnya Platyhelminthes merugikan , sebab parasit pada manusia maupun hewan , kecuali Planaria . Planaria dapat dimanfaatkan untuk makanan ikan . Agar terhindar dari infeksi cacing parasit ( cacing pita) sebaiknya dilakukan beberapa cara , antara lain: memutuskan daur hidupnya , menghindari infeksi dari larva cacing , tidak membuang tinja sembarangan ( sesuai dengan syarat-syarat hidup sehat ), dan tidak memakan daging mentah atau setengah matang ( masak daging sampai matang ).

Nematoda (Nemathelminthes): 

Nematoda ( Nemathelminthes ) Hewan triploblastik pseudoselomata ; tubuh simetri bilateral berbentuk bulat panjang dilapisi kutikula ; memiliki sistem pencernaan lengkap ; sistem sirkulasi oleh cairan pseudoselom ; tidak memiliki sistem respirasi dan ekskresi . Hidup bebas dan sebagian parasit . Hidup di tanah becek , dasar perairan tawar atau laut bebas ; parasit di dalam tubuh manusia , hewan atau tumbuhan . Reproduksi secara seksual . Kelamin terpisah ( jantan dan betina ) Contoh Nematoda yang parasit pada manusia adalah cacing gelang , cacing tambang , cacing kremi , cacing filaria dan cacing Trichinella .

Daur Hidup Ascaris lumbricoides: 

Daur Hidup Ascaris lumbricoides Daur Hidup Cacing Tambang ( Ancylostoma duodenale & Necator americanus )

ANNELIDA: 

ANNELIDA Hewan tiploblastik selomata ; tubuh simetri bilateral bersegmen . Memiliki otot , sistem pencernaan lengkap , sistem sirkulasi , sistem saraf tangga tali , dan sistem ekskresi ; tidak memiliki sistem respirasi . Bersifat hermafrodit atau gonokoris . Hidup bebas di dasar laut , perairan tawar , tanah dan tempat-tempat lembab atau parasit pada tubuh vertebrata. Reproduksi secara seksual atau aseksual . Klasifikasi dibedakan menjadi tiga kelas , yaitu Polychaeta , Oligochaeta , dan Hirudinea .

Klasifikasi Annelida: 

Klasifikasi Annelida 1. Polichaeta ( Cacing berambut banyak ) - Cacing palolo ( Eunice sp) dan cacing wawo ( Lysidice oele ) Hirudinea ( Cacing tidak berambut ) - Lintah ( Hirudo medicinalis ) Oligochaeta ( Cacing berambut sedikit ) - Cacing tanah ( Lumbriscus terestris )

PERANAN ANNELIDA: 

PERANAN ANNELIDA Cacing tanah membantu menyuburkan tanah . Digunakan sebagai obat untuk beberapa penyakit . Diskusikan dengan teman-temanmu mengenai manfaat-manfaat dan kerugian yang ditimbulkan oleh anggota Annelida !

MOLLUSCA: 

MOLLUSCA Hewan triploblastik selomata dengan simetri bilateral; bertubuh lunak ; hidup bebas di laut , air tawar , atau darat . Tubuh terdiri dari kaki, massa viseral , dan mantel; bercangkang . Sistem pencernaan lengkap , sistem sirkulasi terbuka atau tertutup . Sistem saraf terdiri dari ganglion dan serabut saraf . Respirasi dengan insang atau rongga mantel; ekskresi dengan nefridia . Reproduksi seksual secara internal atau eksternal , dan bersifat dioseus atau monoseus .

A. Pelecypoda: 

A. Pelecypoda Mempunyai insang berlapis -lapis ( Lamellibranchiata ) dan bercangkok sepasang ( bivalvia ) Tubuhnya simetris bilateral Pencernaan:esofagus , lambung , usus , dan kelenjar pencernaan Peredaran darah merupakan peredaran darah terbuka Cangkok terdiri dari : periostrakum ( terluar ), prismatik ( tengah ), nakreas ( dalam Sistem saraf terdiri dari 3 ganglion : celebral /anterior, pedal, posterior Contoh : Asaphis detlorata ( remis ), Meleagrina marganitivera ( kerang mutiara ) Anatomi remis

B. Chepalopoda : 

B. Chepalopoda Kaki terdapat dikepala , tidak bercangkok ( kecuali nautilus) Bergerak lambat dengan tentakel , sirip , dan cepat dengan cara menyemprotkan air Warna kulit berubah sesuail lingkungan ( karena zat kromator pada kulitnya ) Alat kelamin terpisah Contoh : loligo indica ( cumi ), Octopus vulgaris ( gurita ), sepia ( ikan sotong ), nautilus

C. Gastropoda: 

C. Gastropoda Menggunakan perut sebagai kaki, dan mempunyai cangkok ( kecuali vaginula ) Bersifat hemafrodit Pernapasan : insang (larva), paru-paru ( dewasa yang hidup di darat ), insang ( dewasa yang hidup di air) Peredaran darah merupakan peredaran darah terbuka Cangkok terdiri dari : periostrakum , prismatik , nakreas Pencernaan : Kerongkongan , tembolok , lambung , usus , anus( terletak di atas mulut ) Contoh : Vivipara javanica ( kreco ), Limnaea trunchatula ( siput ), Achatina fulica ( bekicot )

Peran Mollusca: 

Peran Mollusca Sumber makanan berprotein tinggi , misalnya cumi-cumi ( Loligo sp.), kerang ( Anadara sp), dan bekicot ( Achatina fulica ). Perhiasan , misalnya tiram mutiara ( Pinctada margaritifera ). Hiasan dan kancing , misalnya dari cangkang tiram batu , Nautilus. Bahan baku teraso , misalnya cangkang Tridacna sp. Mollusca yang merugikan bagi manusia , misalnya bekicot dan keong sawah yang merupakan hama dari tanaman dan siput air adalah perantara cacing Fasciola hepatica.

Ciri-ciri ARTHROPODA: 

Ciri -ciri ARTHROPODA Hewan triploblastik selomata dengan simetri bilateral; memiliki kaki dan tubuh beruas ; hidup diberbagai habitat secara bebas , parasit , komensal , atau simbiotik . Tubuh terdiri dari kaput, toraks , dan abdomen; berangka luar ; jumlah anggota tubuh beragam . Sistem indera berkembang baik ; sistem saraf tangga tali ; sistem pencernaan lengkap ; Ekskresi menggunakan tubula malpighi atau dibantu dengan kelenjar ekskresi tertentu . Respirasi dengan insang , trakea atau paru-paru buku . Sistem sirkulasi terbuka ; bersifat dioseus dan reproduksi seksual secara internal; mengalami ekdisis , sebagian bermetamorfosis .

A. Arachnida: 

A. Arachnida Tubuh terdiri 2 bagian : sefalotoraks dan abdomen. Memiliki mata 0, 2, 4, 6, 8 ( tergantung jenisnya ) 2 pasang alat mulut di kepala , yaitu : Kelisera ( seperti catut ) dan Pedipalpus ( seperti kaki berakhir dengan cakar ) Reproduksi : berkelamin terpisah Klasifikasi arachnida : Scorpionida ( golongan kalajengking ), Arachnoida ( golongan laba-laba ), Acarina ( golongan caplak )

B. Myriapoda : 

B. Myriapoda Tubuh terdiri atas kepala dan bagian belakang yang berbuku-buku . Pada setiap segmen terdapat kaki sehingga disebut kaki seribu Pada kepala terdapat sepasang antena dan mata tunggal . Sedangkan pada kelabang mata majemuk dan 1 atau 2 maksila Klasifikasi Myriapoda : Ordo Chilopoda = Sentipede , contohnya lipan ; Ordo Diplopoda , contohnya keluwing .

C. Crustacea: 

C. Crustacea Umumnya hidup di air, bernafas dengan insang ( atau difusi melalui seluruh permukaan tubuh ), dan termasuk omnivora ( pemakan segala ); Kulit merupakan rangka luar ( eksokeleton ). Kepala terdiri dari sepasang mata faset bertangkai , 2 pasang antena , 3 pasang rahang; Dada terdiri dari sepasang kaki pertama besar seperti catut , 4 pasang kaki untuk berjalan; Perut terdiri atas beberapa pasang kaki untuk berenang , pada ekor terdapat uropod atau telsom untuk alat kemudi saat berenang . Pembuahan dalam induk betina . Telur menjadi larva kemudian dewasa; Peredaran darah terbuka dengan jantung pada daerah dorsal; Pencernaan dimulai dari mulut , kerongkongan , perut besar , usus , terakhir anus.

D. Insecta: 

D. Insecta Abdomen, terdiri dari 10, atau 11 segmen • Reproduksi : berkelamin terpisah , pembuahan terjadi di dalam tubuh induk betina . Serangga umumnya bersifat ovipar , atau bertelur . • Respirasi : berupa trakea atau saluran udara yang bercabang ke seluruh jari-jari . • Sistem saraf : sistem saraf tangga tali . Sistem peredaran darah : peredaran darah terbuka dan darahnya tidak mengandung haemoglobin . • Sistem pencernaan : bervariasi tergantung jenis serangganya . Umumnya terdiri dari : mulut-kerongkongan-tembolok-perut otot-perut kelenjar-usus bagian akhir -anus. Alat ekskresi : saluran Malphigi

Metamorfosis Kupu-kupu: 

Metamorfosis Kupu-kupu

Peran Arthropoda: 

Peran Arthropoda Peran arthropoda yang menguntungkan manusia : dibidang pangan dan sandang yaitu sebagai sumber makanan yang mengandung protein hewani tinggi . Misalnya Udang windu ( Panaeus monodon ), rajingan ( portunus pelagicus ), kepiting ( scylla serrata ), dan udang karang ( panulirus versicolor ). Penghasil madu , yaitu lebah madu ( Apis indica ). Bahan industri kain sutera , yaitu pupa kupu-kupu sutera ( Bombyx mori ) Sementara yang merugikan manusia anatara lain : Sebagai vektor perantara penyakit bagi manusia . Misalnya nyamuk malaria, nyamuk demam berdarah , lalat tsetse sebagai vektor penyakit tidur , dan lalat rumah sebagai vektor penyakit tifus . Menimbulkan gangguan pada manusia.Misalnya caplak penyebab kudis , kutu kepala , dan kutu busuk . Hama tanaman pangan dan industri . Contohnya wereng coklat dan kumbang tanduk . Perusak makanan , contohnya kutu gabah . Perusak produk berbahan baku alam , contohnya rayap dan kutu buku .

ECHINODERMATA: 

ECHINODERMATA Hewan triploblastik selomata dengan simetri bilateral; Terdiri dari bagian ORAL (yang memiliki mulut ) dan ABORAL ( tidak memiliki mulut ); permukaan tubuh berduri ; hidup bebas di dasar laut . Duri tumpul atau runcing ; memiliki sistem ambulakral . Sistem saraf berupa cincin pusat saraf yang bercabang . Makannya bergantung pada jenisnya . Makanannya misalnya kerang , plankton, dan organisme yang mati atau membusuk . Sistem pencernaan lengkap ; tidak memiliki sistem ekskresi ; respirasi dengan insang pada rongga tubuh . Sistem sirkulasi dengan cairan rongga tubuh ; bersifat deoseus dan reproduksi seksual secara internal; dapat beregenerasi .

Klasifikasi Echinodermata: 

Klasifikasi Echinodermata 1.Holothuroidea ( timun laut atau tripang ) tidak berlengan . Tubuhnya memanjang dan tidak berduri . Mulut dan anus terdapat pada kutub yang berlawanan dari tubuhnya . Sistem respirasinya disebut “ pohon respirasi ”. 2. Ophiuroidea berbentuk bintang seperti Asteroidea , namun lengannya lebih langsung dan fleksibel . Lengan-lengannya panjang dan langsing , berfungsi untuk pergerakan . 3.Echinoidea berbentuk bola atau pipih , tanpa lengan . Permukaan tubuhnya berduri panjang . Pergerakkan oleh duri dan kaki ambulakralnya . Alat pencernaannya “ tembolok ” kompleks yang disebut LENTERA ARISTOTELES, berfungsi menggiling makanannya yang berupa ganggang .. 4. Crinoidea terdiri dari kelompok yang tubuhnya bertangkai ( lili laut ) dan tidak bertangkai ( laut berbulu ). Tubuhnya tidak memiliki duri . Hidup menetap pada kedalaman 100 m atau lebih .

PowerPoint Presentation: 

Klasifikasi Echinodermata 5. Asteroidea Umumnya memiliki 5 kaki. Merupakan hewan karnivora ( pemakan daging Moluska ). Mulutnya berada di bawah , sedangkan duburnya di atas . Permukaan tubuh bintang laut ditutupi oleh duri-duri yang membantu mempertahankan diri melawan pemangsa dan juga ditutupi insang-insang kecil untuk pertukaran gas

Peran Echinodermata: 

Peran Echinodermata Echinodermata dimanfaatkan oleh manusia sebagai makanan . Misalnya telur landak laut yang banyak dikonsumsi di Jepang dan keripik timun laut yang banyak dijual di Sidoarjo . Jawa Timur . Sebagai bahan penelitian mengenai fertilisasi dan perkembangan awal . Para ilmuwan biologi sering mengggunakan gamet dan embrio landak laut . Bintang laut sering dianggap merugikan oleh pembudidaya tiram mutiara dan kerang laut karena merupakan predator hewan-hewan budidaya tersebut .

VERTEBRATA: 

VERTEBRATA Ciri Umum Klasifikasi C hordata (vertebrata) Pisces Reptilia Amphibia Mamalia Agnatha Gnathosmatha Chondrichthyes Osteichthyes Peran Chordata bagi Manusia Aves

Ciri Umum VERTEBRATA: 

Ciri Umum VERTEBRATA Vertebrata merupakan subfilum dari filum Chordata . Filum Chordata terdiri dari tiga subfilum , yaitu Urochordata , Cephalochordata , dan vertebrata.Urochordata dan Cephalochordata tergolong invertebrata . Chordata memiliki ciri-ciri sebagai berikut : Memiliki notokord , yaitu kerangka berbentuk batangan keras tetapi lentur . Notokord terletak di antara saluran pencernaan dan tali saraf , memanjang sepanjang tubuh membentuk sumbu kerangka . Memiliki tali saraf tunggal , berlubang , terletak dorsal terhadap notokord , dan memiliki ujung anterior yang membesar berupa otak . Memiliki ekor yang memanjang ke arah posterior terhadap anus. Memiliki celah faring

AGNATHA: 

AGNATHA Agnatha berasal dari kata a = tidak dan gnatum = rahang . Anggota kelas ini tidak memiliki rahang , misalnya ikan Lamprey . Ikan lamprey pada umumnya hidup menempel pada ikan lain lain dan mengisap makanan dari sistem peredaran darah inangnya . Kelas Agnatha merupakan vertebrata yang paling primitif .

CONDRICHTHYES: 

CONDRICHTHYES Chondrichthyes ( chondrion = tulang rawan ) terdiri atas ikan bertulang rawan Mulut yang berahang kuat terletak di bagian bawah tubuh Celah insang berjumlah lima, meskipun ada yang berjumlah tiga , enam , atau tujuh celah insang Kulit ulet dan kasar bergigi karena adanya sisik gelakoid Adanya sepasang pendekep ( klasper ) pada hewan jantan yang berfungsi untuk menyalurkan sperma ke kloaka betina Usus pendek dan lebar berisi membran ulir untuk menyerap makanan lebih lama Hati berukuran sangat besar untuk membantu pencernaan makanan Fertilisasi terjadi secara internal Bersifat ovipar , yaitu mengeluarkan telur hasil fertilisasi , atau ovovivipar yaitu membawa telur hasil fertilisasi di dalam saluran telur selama perkembangannya hingga menetas Ikan bertulang rawan sebagian besar hidup di laut.Hewan yang bertulang rawan di antaranya termasuk hiu , ikan pari , dan chimaera .

OSTEICHTHYES: 

OSTEICHTHYES Osteochthyes berasal dari kata osteon = tulang sejati . Anggota kelas ini terdiri atas ikan bertulang sejati atau tulang keras . Mulut terdapat di bagian depan tubuh Celah insang satu di masing-masing sisi kepala Sirip ekor memiliki panjang yang sama pada bagian atas dan bawah Kulit licin karena sekresi mukus oleh kelenjar pada kulit Adanya gelembung renang sehingga tidak tenggelam saat tidak bergerak Sistem gurat sisi terdapat pada sisi tubuh Usus panjang dan ramping menggulung Fertilisasi terjadi di luar . Mengeluarkan telurnya atau bersifat ovipar

OSTEICHTHYES…: 

Kelompok ikan ini hidup di laut dan dihampir setiap habitat air tawar . Osteichthyes mencakup subkelas Actinopterygii ( yunani , aktin = berkas , pteryg = sirip ) dan subkelas Sarcopterygii ( Yunani , sarkodes = berdaging ). Actinopterygii memiliki sirip yang ditunjang oleh duri panjang yang lentur sehingga disebut kelompok ikan bersirip duri.Contoh ikan mas ( cyprinus carpio ). Sarcopterygii memiliki sirip dada dan sirip pelvis yang berotot . Sirip ini digunakan untuk berjalan d dasar perairan atau darat . Ikan yang termasuk kelompok ini adalah ikan bersirip lobus dan ikan paru-paru (lungfish). Contoh ikan bersirip lobus adalah coelancanth dengan nama spesies Latimeria chalumnae.Ikan paru-paru hidup di rawa dan kolam.Ikan paru-paru akan naik kepermukaan untuk bernapas . Jika perairan mengering saat musim kemarau , ikan paru-paru bersarang dalam lumpur . OSTEICHTHYES…

AMPHIBIA: 

AMPHIBIA Amphibia berasal dari kata amphi = dua dan bios = hidup . Kelas Amphibia umumnya hidup di dua tempat , yaitu darat dan air selama metamorfosisnya . Sebagian besar Amphibia memiliki ciri-ciri khusus lainnya , yaitu : Berkulit licin tidak bersisik Menggunakan energi lingkungannya untuk mengatur suhu tubuhnya sehingga tergolong hewan eksoterm Fertilisasi secara eksternal di air tau tempat lembab Menghasilkan telur ( bersifat ovipar ) yang tidak bercangkang Tidak semua jenis Amphibia hidup di dua tempat kehidupan . Beberapa jenis katak , salamander, dan caecilian ada yang hanya hidup di air dan ada yang hanya di darat . Namun habitatnya secara keseluruhan dekat dengan air dan tempat yang lembap seperti rawa dan hutan hujan tropis . Amphibia terdiri dari tiga ordo , yaitu Anura , Urodela , dan Apoda .

Klasifikasi amphibia: 

Klasifikasi amphibia Anura Anura memiliki ciri tidak berekor saat dewasa.Kaki belakangnya yang lebih panjang daripada kaki depan digunakan untuk melompat . Lidahnya besar , lengket , dan dapat dijulurkan untuk menangkap mangsanya . Bagi yang jantan memiliki kantong udara di kerongkongannya yang dapat mengeluarkan suara untuk menarik betina saat musim kawin . Contoh hewan ini adalah katak hijau ( Rana signata ). Urodela Urodela merupakan kelompok amphibia yang memiliki ekor saat larva, muda dan dewasa . Tubuhnya berbentuk silinder memanjang serta memiliki kaki depat yang sama ukurannya dengan kaki belakang . Beberapa jenis ini hidup di air dan ada yang di darat . Hewan yang tegolong kelompok ini adalah salamander. Apoda Apoda yang disebut juga sesilian merupakan amphibia tak berkaki . Bentuk tubuhnya seperti cacing tanah atau belut . Larva sesilian sangat menyerupai sesilian dewasa . Sesilian hidup terutama bersarang dalam lubang di tanah .

REPTILIA: 

REPTILIA Reptilia ( dalam bahasa latin , reptil = melata ) memiliki kulit bersisik yang terbuat dari zat tanduk (keratin). Sisik berfungsi mencegah kekeringan.Ciri lain yang dimiliki oleh sebagian besar reptil adalah : Anggota tubuh berjari lima Bernapas dengan paru-paru Jantung beruang tiga tau empat Menggunakan energi lingkungan untuk mengatur suhu tubuhnya sehingga tergolong hewan eksoterm fertilisasi secara internal Menghasilkan telur sehingga tergolong ovipar dengan telur amniotik bercangkang Reptil hidup hidup di air dan darat . Reptilia mencakup tiga ordo besar yaitu Chelonia atau Testudines , Squamata atau Lepidosauria , dan Crocodilia .

AVES: 

AVES Aves atau burung memiliki bulu yang terbuat dari keratin. Bulu yang membentuk sayap berperan untuk terbang.selain bulu , ciri-ciri lainnya pada burung adalah : Berparuh dari bahan keratin, tidak bergigi struktur tulang menyerupai sarang lebah sehingga kerangnya kuat namun ringan memiliki empedal untuk menghacurkan makanan ; lambung berotot besar bernapas dengan paru-paru ; memiliki kantung udara jantung beruang empat indera penglihatan sangat tajam fertilisasi terjadi secara internal bertelur sehingga tergolong hewan ovipar dengan ciri telur bercangkang dan kuning telur besar ; mengerami telurnya dan merawat anaknya

MAMMALIA: 

MAMMALIA Semua menghasilkan susu sebagai makanan anaknya ; memiliki kelenjar mammae yang terdapat di daerah perut atau dada. Berambut , pada paus dan lumba-lumba , rambut ada pada tahap tertentu perkembangan embrionya.Rambut mammalia tersusun dari protein yang disebut keratin. Rambut mammalia berfungsi sebagai insulasi yang memperlambat pertukaran panas dengan lingkungan , segabai indera peraba antara lain pada kumis, sebagai pelindung dari gesekan maupun sinar matahari , sebagai penyamar atau pertahanan untuk melindungi dari mangsa , dan sebagai penciri kelamin . Memiliki tiga tulang telinga tengah yang terdiri atas tulang martil , tulang landasan , dan tulang sanggurdi.Ketiga tulang tengah berperan dalam pendengaran , yaitu meneruskan getaran suara dari membran timpani ( gendang telinga ) ke telinga dalam . Geligi dengan berbagai ukuran dan bentuk , rahang bawah tersusun dari satu tulang ; Bernapas dengan paru-paru ; jantung beruang empat ; diafragma di antara rongga perut dan rongga dada untuk membantu pernapasan ; Otak yang lebih berkembang dibandingkan vertebrata lain; Menggunakan energi metabolismenya untuk menjaga suhu tubuh tetap konstan sehingga digolongkan sebagai hewan endoterm dan homeoterm Fertilisasi terjadi secara internal atau di dalam tubuh betina , melahirkan anaknya sehingga termasuk hewan vivipar ; hidup diberbagai habitat di darat dan di perairan .

Klasifikasi mammalia: 

Klasifikasi mammalia Kelompok Prototheria bertelur sehingga tergolong ovipar . Embrio berkembang di dalam telur dengan menggunakan kuning telur sebagai sumber makanannya . Setelah menetas hewan ini akan menghisap susu dari rambut induknya , karena induk ini tidak memiliki puting susu . Hewan ini digolongkan sebagai ordo Monotremata , contohnya adalah platipus ( Ornithorhynchus anatinus ) dan echidna. Kelompok Metatheria melahirkan anaknya saat embrio masih pada tahap awal sehingga masa kehamilannya singkat . Contohnya kanguru merah , anaknya yang masih berukuran sebesar lebah madu dilahirkan 33 hari setelah fertilisasi . Anak dalam tahap embrio tersebut dapat merangkak masuk ke dalam kantung induknya yang disebut marsupium . Di dalam masupium embrio menyusu pada puting susu dan mengalami perkembangan selanjutunya . Hewan ini digolongkan sebagai ordo Marsupialia atau hewan berkantung , contohnya adalah kanguru ( Macropus sp.), koala ( Phascolarctos cinereus ), dan opposum ( Pucadelphys andinus ). Kelompok Eutheria melahirkan anaknya yang telah menyelesaikan perkembangan embrioniknya di dalam rahim (uterus). Embrio memperoleh nutrisi dari induknya melalui plasenta sehingga kelompok hewan ini disebut mammalia berplasenta .

Hewan apakah ini?: 

Hewan apakah ini ?

Peran chordata (vertebrata) bagi manusia: 

Peran chordata (vertebrata) bagi manusia Vertebrata dimanfaat manusia dalam berbagai hal , misalnya sebagai berikut : Sumber bahan makanan , misalnya daging , telur ayam , dan susu sapi Sebagai bahan baku industri tekstil , misalnya pemanfaatan rambut domba untuk dijadikan wol Sebagai objek penelitian , misalnya hewan mammalia Sebagai hewan peliharaan , misalnya anjing , kucing , kelinci atau burung . Beberapa jenis vertebrata ada yang merugikan manusia misalnya tikus.Tikus dapat menjadi hama tanaman pertanian .

SEKIAN…: 

www.themegallery.com SEKIAN … TERIMA KASIH…!