tauhid

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

berisi tentang makna dari tauhid

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation:

MAKNA TAUHID

PowerPoint Presentation:

Nama Kelompok: Amin Setyo B. (03) M. Burhanuddin F. (12) M. Ilham Akbar (13) M. Masykur A. (15) M. Hisyam N. (18) M. Wahyudi Z. (19)

1. MEMBEBASKAN MANUSIA DARI BELENGGU KEPERCAYAAN PALSU:

1. MEMBEBASKAN MANUSIA DARI BELENGGU KEPERCAYAAN PALSU Islam dengan konsep tauhidnya datang tidak kenal kompromi. Seorang muslim harus mampu menghilangkan (negasi) segala bentuk ketergantungan (depedensi) terrhadap benda-benda dan memandangnya sebagai benda apa adanya. Benda-benda yang seharusnya ditudukan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup manusia sehari-hari

PowerPoint Presentation:

Manusia dengan potensi indera dan akalnya diperintahkan untuk memikirkan alam ini, dari proses awal ta erciptanya, hukum-hukum yang mengintarinya, dan cara menguasai dan menggunakannya. Ayat yang menunjuk kepada fenomena alam, dan hampir seluruh ayat tersebut memrintahkan untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan penciptaan alam dan perintah merenungkan, bukan untuk disembah. 11. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.

2. SEMANGAT PEMBEBASAN DIRI (SELF LIBERATION):

2. SEMANGAT PEMBEBASAN DIRI (SELF LIBERATION) Tauhid berkaitan dengan sikap percaya atau beriman kepada Allah, namun Tauhid sebagai ekspresi iman, tidak cukup hanya dengan percaya bahwa Allah itu Esa, tetapi juga menyangkut pengertian yang benar tantang siapa Tuhan yang benar itu, dan bagaimana bersikap kepada-Nya, dan kepada objek-objek yang selain Dia. Problem utama umat manusia adalah politisme atau syirik (percaya tehadap banyak Tuhan). Baik yang kuno maupun modern selalu bermuara pada pemenjaraan harkat dna martabat manusia dan kemerosotannnya. Akibatnya ada makhluk yang mengangap dirinya sebagai Tuhan. Hal itu akan menyebabkan kenapa syirik dikategorikan dosa terbesar manusia.

3. PERSAMAAN (EMANSIPASI) HARKAT DAN MARTABAT KEMANUSIAAN :

3. PERSAMAAN (EMANSIPASI) HARKAT DAN MARTABAT KEMANUSIAAN Sebagaimana yang dikatakan Kitab Suci, manusia adalah makhluk Tuhan yang paling tinggi. Namun demikian, manusia juga memiliki potensi untuk terdegradasi menjadi sangat rendah. Agar tetap terjaga harkat dan martabat kemanusiaanya, manusia harus menyelamatkan imannya dengan tetap menghambakan dirinya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berarti, dengan hanya menghambahkan dirinya kepada Tuhan, manusia akan mendapatkan kepribadian yang utuh dna intergal

MAKNANYA DARI MACAM – MACAM TAUHID :

MAKNANYA DARI MACAM – MACAM TAUHID 1. Tauhid Rububiyyah terambil dari kalimat Rabbinnas. Maknanya, yakin hanya Allah satu-satunya yang Maha Pencipta, Pemilik, Pengendali alam raya, dan dengan kekuasaan-Nya Ia menghidupkan dan mematikan. Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rizki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu ( kembali )… ( Q.S. Ar-Rum 30 : 40 )

PowerPoint Presentation:

2. Tauhid Mulkiyyah terambil dari kalimat Malikinnas. Maknanya, yakin hanya Allah swt. raja atau penguasa yang sesungguhnya, penguasa yang paling berhak menentukan aturan hidup. Aturan hidup-Nya termaktub dalam Al Qur’an dan sunah Rasul. Jadi, kalau kita mau mempelajari dan mengamalkan aturan hidup itu, berarti kita telah melaksanakan Tauhid Mulkiyyah . Allah swt. mengecam orang-orang yang tidak mengimplementasikan Tauhid Mulkiyyah dalam kehidupannya, “Apakah hukum jahiliyyah yang mereka kehendaki, dan ( hukum ) siapakah yang lebih baik daripada ( hukum ) Allah bagi orang-orang yang yakin?” ( Q.S. Al Maidah 5: 50)

PowerPoint Presentation:

3. Tauhid Uluhiyyah terambil dari kalimat Ilaahinnas. Maknanya, suatu keyakinan bahwa hanya Allah swt. yang paling berhak untuk diibadahi. “Dan tidaklah Kami mengutus seorang rasul sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepada mereka bahwa tiada Tuhan selain Aku, maka beribadahlah hanya kepada-Ku.” (Q.S. Al Anbiya 21 : 25)

SEKIAN WASSALAMUALAIKUM WR.WB:

SEKIAN WASSALAMUALAIKUM WR.WB