(2) redoks dan elektro kimia

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation:

REDOKS DAN ELEKTRO KIMIA Oleh : Siti Naqiyah

PowerPoint Presentation:

BILANGAN OKSIDASI A. Konsep – Konsep Dasar Atom – atom dalam unsure memiliki bilangan oksidasi 0 Atom H dalam senyawa memiliki bilangan oksidasi +1 Atom O dalam senyawa memiliki bilangan oksidasi -2 Atom logam dalam senyawa memiliki bilangan oksidasi positif Jumlah bilangan oksidasi atom – atom dalam senyawa = nol Jumlah bilangan oksidasi atom – atom dalam ion = muatan ion Jika dua atom berikatan, bilangan oksidasi negatif selalu dimiliki atom yang keelektronegatifannya lebih besar Beberapa Pengecualian Dalam senyawa F 2 O, bilangan oksidasi O = +2 Dalam peroksida (misalnya H 2 O 2 , Na 2 O 2 , BaO 2 ), bilangan oksidasi O = -1 Dalam Hidrida logam (misalnya NaH, BaH 2 , AlH 3 ), bilangan H = -1

PowerPoint Presentation:

Hubungan Bilangan Oksidasi dengan Reaksi Redoks Oksidasi adalah a. Peristiwa pelepasan electron. b. Penambahan (naiknya) bilangan oksidasi. 2. Reduksi adalah a. Peristiwa penangkapan elektron b. Pengurangan (turunnya) bilangan oksidasi 3. Reduktor (pereduksi) adalah a. Zat yang mengalami oksidasi b. Zat yang melepaskan elektron c. Zat yang bilangan oksidasinya naik 4. Oksidator (pengoksidasi) adalah a. Zat yang mengalami reduksi b. Zat yang menangkap elektron c. Zat yang bilangan oksidasinya turun

PowerPoint Presentation:

5. Reaksi Redoks adalah a. Reaksi yang mengadung peristiwa reduksi dan oksidasi b. Reaksi perubahan bilangan oksidasi 6. Reaksi disproporsionasi (autoredoks) adalah a. Reaksi redoks dimana hanya satu jenis atom yang mengalami reduksi dan oksidasi b. Reaksi redoks dimana hanya satu jenis atom yang bilangan oksidasinya berubah 7. Mol elektron adalah selisih bilangan oksidasi

PENYETARAAN REAKSI REDOKS:

PENYETARAAN REAKSI REDOKS Syarat Penyetaraan Reaksi Redoks : Jumlah atom kiri = jumlah atom kanan Muatan atom kiri = muatan atom kanan

METODE BILOKS::

METODE BILOKS: Tentukan bilangan oksidasi atom-atom yang mengalami perubahan bilangan oksidasi.Tulis perubahannya Setarakan jumlah electron yang dilepas dan yang diterima dengan mengisikan koefisien Tambahkan: ion H + ,bila muatan ruas kiri lebih kecil ion OH - ,bila muatan ruas kanan lebih besar Setarakan jumlah atom hydrogen (H) dengan menambahkan H 2 O pada ruas yang kekurangan atom H

CONTOH::

CONTOH: Setarakan reaksi C 2 H 6 O + Cr 2 O 7 2- → C 2 H 4 O + 2Cr 3+ C 2 H 6 O + Cr 2 O 7 2- → C 2 H 4 O + 2Cr 3+ -2 +6 -2 +6 -14 -1 +4 -2 +3 3C 2 H 6 O + Cr 2 O 7 2- → 3C 2 H 4 O + 2Cr 3+ Jumlah muatan ruas kiri = -2 Jumlah muatan ruas kanan = +6 Karena muatan ruas kiri lebih kecil dari muatan ruas kanan, maka ruas kiri ditambah 8H + agar setara 3C 2 H 6 O + Cr 2 O 7 2- + 8H + → 3C 2 H 4 O + 2Cr 3+ Karena ruas kiri ada 26 atom H,dan ruas kana nada 12 atom H,maka pada ruas kanan ditambahkan 7 molekul H 2 O(mengandung 14 atom H) agar setara 3C 2 H 6 O + Cr 2 O 7 2- + 8H + → 3C 2 H 4 O + 2Cr 3+ + 7H 2 O

METODE SETENGAH REAKSI (ION ELEKTRON):

METODE SETENGAH REAKSI (ION ELEKTRON) Tulis setengah reksi reduksi dan oksidasi Setarakan jumlah atom yang mengalami oksidasi dan reduksi Setarakan jumlah atom O Asam: Kurang O=ditambah H 2 O Kurang H = ditambah H + Basa Kurang O = ditambah OH - Kurang H = ditambah H 2 O Untuk reaksi reduksi tambahkan e-di ruas kiri supaya muatan ion ruas kiri = muatan ion ruas kanan Samakan jumlah electron di ruas kiri dan ruas kanan kemudian jumlahkan ke dua reaksi

CONTOH::

CONTOH: C 2 O 4 2- + Cr 2 O 7 2- → CO 2 Cr 3+ Reduksi = Cr 2 O 7 2- → C 2 O 4 2- Oksidasi = C 2 O 4 2- →Cr 3+ Reduksi = Cr 2 O 7 2- + 14H + → 2Cr 3+ + 7H 2 O Oksidasi = C 2 O 4 2- → 2CO 2 Reduksi = Cr 2 O 7 2- + 14H + + 6e - → 2Cr 3+ +7H 2 O Oksidasi = C 2 O 4 2- → 2CO 2 + 2e - Reduksi = Cr 2 O 7 2- + 14H + + 6e - → 2Cr 3+ + 7H 2 O Oksidasi = 3C 2 O 4 2- → 6CO 2 + 6e -

PowerPoint Presentation:

Sel Volta Ditemukan oleh Alessandro Volta pada tahun 1799 Proses Sel Volta: Dalam Sel volta mengandung 2 elektrode, yaitu katode sebagai electrode + dan anode sebagai electrode – Anode Katode merupakan kutub negatif terjadi reaksi oksidasi tempat dilepaskannya electron tempat tujuan anion merupakan kutub positif terjadi reaksi reduksi tempat diterimanya electron tempat tujuan kation SEL ELEKTROKIMIA

PowerPoint Presentation:

Perhitungan potensial sel Rumus: E 0 sel = E 0 reduksi –E 0 oksidasi Misal: Zn 2+ + 2e - → Zn E 0 =-0,076 Cu 2+ +2e - → Cu E 0 =0,34 E 0 sel = E 0 red – E 0 oks =0,34-(-0,076)=+1,10 V Karena E 0 sel + reaksi berlangsung

PowerPoint Presentation:

Deret Volta Li, K, Ba, Ca, Na, Mg, Al, Mn, Zn, Cr, Fe, Cd, Co, Ni, Sn, Pb, H , Sb, Bi, Cu, Hg, Ag, Pt, Au E 0 makin besar, reduktor makin kuat Zn / Zn 2+ // Ag + / Ag Mengalami Oksidasi Mengalami Reduksi

PowerPoint Presentation:

Elektrolisis mengubah energi listrik menjadi energi kimia.Reaksi berlangsung jika E sel + KNAP: Katoda Negatif.Anoda Positif Katoda Reduksi (KARED) Anoda Oksidasi(ANOKS) ELEKTROLISIS

Reaksi Pada Katoda::

Reaksi Pada Katoda: Ion IA,IIA,Al 3+ ,Mn 2+ tidak tereduksi.Yang tereduksi air 2H 2 O + 2e - → H 2 +2OH - Karena ion IA dst adalah reduktor kuat sehingga susah mereduksi (lebih mudah air) Kation logam lain tereduksi Cu 2+ + 2e - → Cu Ag + + e - → Ag Ion H + dari asam lain tereduksi 2H + + 2e - → H2 Untuk leburan/cairan/lelehan IA,IIA,Al 3+ ,Mn 2+ tereduksi Al 3+ + 3e - → Al K + + e - → K

Reaksi Pada Anoda ::

Reaksi Pada Anoda : Ion Halida (F - , Cl - , Br - ,I - )teroksidasi 2Cl - → Cl 2 + 2e - 2Br - → Br 2 + 2e - Anion Yang Beroksigen Tidak Teroksidasi 2H 2 O → O 2 + 4H + + 4e - Ion OH - dari basa teroksidasi 4OH - O 2 + 2H 2 O + 4e - Untuk elektrode aktif teroksidasi kecuali elektrode inert(C, Pt, Au) Ni → Ni 2+ + 2e -

PowerPoint Presentation:

HUKUM FARADAY I “massa zat yang dibebaskan pada elektrolisis berbanding lurus dengan jumlah listrik yang digunakan” W=eF E= Ar = Mr Biloks/valensi Valensi IF=I mol e - W=eIt 96500

PowerPoint Presentation:

HUKUM FARADAY II Arus & muatan sama F1=F2 Mol1.val1=Mol2.val2 W1=e1 W2=e2

KEGUNAAN ELEKTROLISIS ::

KEGUNAAN ELEKTROLISIS : Produksi Zat untuk menghasilkan logam alkali Mg, Al, F, Cl, NaOH < NaClO 4 , H 2 O 2 pemisahan zat yang terbentuk di katode dengan Sel Diafragma,Sel Merkuri Pemurnian Logam Pemurnian tembaga menggunakan larutan CuSO 4 Penyepuhan(electroplating) Melindungi logam dari korosi Logam yang akan disepuh sebagai katode&penyepuhnya sebagai anode Pemisahan Logam dari Senyawanya Pembuatan alumunium& bijih alumunium

PowerPoint Presentation:

CONTOH SOAL Pada elektrolisis, larutan AgNO 3 dengan elekroda C digunakan muatan listrik 0,05 F. Banyaknya perak (Ar Ag=108) yang diendapkan pada katode adalah… Jawab : Valensi Ag = +1 Mol = F/Val = 0,05/1 = 0,05 mol massa = 0,05 x 108 = 5,4 gr Tulislah reaksi elektrolisis lelehan MgCl 2 dengan elektroda grafit Jawab : MgCl 2 → Mg 2+ + 2Cl - pada elektrolosis lelehan senyawa ion dengan elektroda inert maka kation di reduksi di katode, sedangkan anion di oksidasi di anode Katode : Mg 2+ + 2e → Mg Anode : 2Cl - → Cl 2 + Mg 2+ + 2Cl - → Mg + Cl 2

PowerPoint Presentation:

Proses perubahan logam menjadi senyawanya yang dapat merusak material atau zat-zat secara perlahan oleh suatu proses kimia. Korosi atau perkaratan umumnya melibatkan O 2 & H 2 O dan disebabkan oleh larutan korosif(kemampuan untuk menimbulkan korosi),contohnya adalah larutan asam,bolerang,dioksida,karbondioksida,PH larutan,permukaan logam yang tidak rata&kontak logam dengan logam lain.Logam yang korosi mengalami oksidasi. Logam untuk tujuan komersial biasanya dicampur dengan karbon dan zat lain yang tidak seluruhnya tersebar merata,zat pengotor tersebut(impurities)bertumpuk pada bagian tertentu sehingga timbul perbedaan potensial listrik dengan bagian tanpa campiran. KOROSI

PowerPoint Presentation:

Proses perkaratan besi,bagian besi menjadi anode Fe (s) → Fe 2+ (aq) + 2e - O 2 mengalami reduksi O 2(g) + 4H + (aq) + 4e - → 2H 2 O O 2(g) + 2H 2 O + 4e - → 4OH - Fe 2+ du anode mengalami oksidasi menjadi Fe 3+ .Fe 3+ membentuk besi (III)oksida yang mengikat air(Fe 2 O 3 .H 2 O)dan terjadi karat.H + (asam)atau H 2 O diperlukan mereduksi O 2 pada katode.Maka korosi cepat terjadi di daerah industri atau daerah yang memiliki kelembaban tinggi.Di daerh Industri perkaratan mudah terjadi karena asap pabrik mengandung SO 2 .Garam-garam di pantai atau pegunungan berkapur juga mempersepat korosi. PROSES KOROSI

CARA MENGHAMBAT KOROSI:

CARA MENGHAMBAT KOROSI Pada pembuatan logam zat-zat yang dicampurkan harus tersebar merata Melapisi permukaan logam dengan cat anti korosi atau minyak untuk mencegah kontak antara permukaan logam dengan udara Memberi kantong anti lembab dan menutup bagian-bagian yang terbuka seperti pada pesawat terbang. Menghubungkan besi dengan kutub negative sumber listrik. Melakukan galvanisasi(penyalutan)yaitu besi disalut dengan lapisan tipis seng.Seng memiliki E 0 lebih kecil dari besi,sehingga seng teroksidasi membaentuk lapisan 2 n O yang melindungi permukaan besi. Metode megorbankan anode untuk melindungi katode seperti pada perlindungan besi disebut metode katodik.Disekitar besi ditempatkan logam lain yang memiliki E 0 lebih kecil missal magnesium.Lalu dihubungkan dengan besi melalui kawat.Akibatnya logam magnesium lebih dulu teroksidasi dari besi.Metide ini dipakai untuk melindungi pipa besi yang tertanam dalam tanah atau baling-baling kapal yang berada dibawah permukaan laut.

PowerPoint Presentation:

DAFTAR PUSTAKA Purbianto, Agung dan P.Ananta,S-MIA.1989.Kimia 2.Klaten:PT.Intan Pariwara Purba, Michael.2002.Kimia untuk SMA kelas XII.Jakarta:PT.Erlangga Sumarbo, Yuliastuti.1990.Ilmu Kimia untuk kelas 2 semester 4 SMA.Klaten:PT.Intan Pariwara Sutresna, Nana.2004.Kimia untuk SMA kelas XII.Jakarta:PT.Grafindo www.google.com