Terapi cairan dan monitoring hemodinamik

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Terapi cairan dan monitoring hemodinamik : 

Terapi cairan dan monitoring hemodinamik Ardi Pramono

Kasus : 

Kasus Seorang laki-laki 24 tahun dibawa ke IGD karena kecelakaan lalulintas. Kondisi umum: kesadaran menurun, ditemukan banyak jejas di tubuh dengan tanda perdarahan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan: A: banyak gumpalan darah B: spontan 32x/menit, Rh+/+ whz -/- C: Tensi 80/palpasi, HR 120x/menit, lemah, akral dingin

So what gitu loh ! : 

So what gitu loh ! Syok ?? Perdarahan ?? Penanganan ?? Monitor terapi ??

Fisiologi cairan tubuh : 

Fisiologi cairan tubuh Total body water =TBW: 60% (laki-laki dewasa) dan 50% (wanita dewasa) dari ideal body weight=ibw) Cairan intraseluler (intracellular fluid=ICF): lebih kurang 35% dari IBW atau 60% dari TBW. Ion terbanyak adalah K, Mg, dan fosfat. Cairan extraseluler (extracelluler fluid=ECF): berjumlah 25% dari TBW dan terbagi atas cairan interstisial 15% (ISF) dan plasma (sekitar 5% dari TBW). Ion terbanyak adalah Na dan Cl.

Slide 5: 

TBW 60% ICF 35% ECF 25% Plasma 5% ISF 20%

Pergerakan air : 

Pergerakan air Tekanan osmotik? dibutuhkan untuk mencegah difusi cairan melalui membran semipermeabel ke cairan dengan konsentrasi lebih tinggi. Tek. Osmotik plasma= 285±5 mOsm/L Isotonik (NaCl 0,9%, D5, RL) Hipotonik (aquades) Hipertonik (NaCl 3%)

Kebutuhan elektrolit /hari : 

Kebutuhan elektrolit /hari Na (NaCl) 2-3 mEq/kg/24 jam. Keseimbangannya diatur ginjal. Hiponatremi dpt terjadi pada infus berlebih tanpa Na, penurunan sekresi ADH, dan pada sindroma TUR prostat K 1-2 mEq/kg/24 jam Hipokalemi menyebabkan: kembung, lemah, ileus paralitik, gangguan irama jantung

Slide 8: 

Crystaloids Normal Saline: Good for Fluid Boluses, compatible with blood products, most drugs. 0.9% NaCl has an osmolarity of 308 mOsm/liter, slightly greater than that of plasma Lactated Ringers: Good for fluid boluses but is mildly hypo-osmolar when compared to plasma, resulting in approximately 114 ml of free water per liter of LR D5W: Mainly for Hypoglycemia in the stable pt or for infants. Dextrose containing solutions should not be used for boluses as they will likely cause Hyperglycemia Hyperglycemia is associated with poor neurological outcomes.

Slide 9: 

Colloids Colloid refers to a liquid that exerts osmotic pressure due to large MW (greater than 30,000) particles in solution. A variety of colloid solutions are seen for in hospital use: Hydroxyethyl starch (Hespan): hetastarch can cause a coagulopathy, through hemodilution of clotting factors, inhibition of platelet function and reduction of the activity of factor VIII Pentastarch (Pentaspan):Pentastarch differs from hetastarch in that it has a lower mean MW. Preliminary studies also suggest that pentastarch may have fewer adverse effects on coagulation than hetastarch.25. No clear pediatric value yet.

Slide 10: 

Syok hipovolemik Gangguan perfusi oksigen ke jaringan karena berkurangnya volume plasma Tanda dan gejala gangguan organ: Central nervous system. Decreased mental status, focal neurologic deficit. Cardiac. Chest pain, ischemia on ECG

Tanda-tanda : 

Tanda-tanda Renal. Decreased urine output, increased blood urea nitrogen to creatinine ratio, decreased fractional excretion of sodium. Gastrointestinal. Abdominal pain, decreased bowel sounds, hematochezia. Periphery. Cool limbs, poor capillary refill, weak pulses.

Penanganan : 

Penanganan Perbaiki perfusi jaringan: Cardiac output: Terapi cairan (pilih cairan yang sesuai) Fungsi jantung/pompa Oksigenasi: Perbaiki hemoglobin (7-9 g%) Pemberian oksigen (facemask) Posisi Trendellenburg Monitor

Slide 13: 

INGAT !! A: AIRWAY B: BREATHING C: CIRCULATION

So...what fluid are available?? : 

So...what fluid are available?? KOLOID vs KRISTALOID CAIRAN HIPERTONIK DARAH BILA HMT < 30%

Cristaloid vs Colloid : 

Cristaloid vs Colloid KRISTALOID KOLOID VOL. INTRAVASKULER - > BAIK VOL. INTERSITIEL > BAIK - DO2 SISTEMIK - > TINGGI OEDEM PARU + + OEDEM PERIFER SERING JARANG KOAGULOPATI - + ALIRAN URIN > BESAR GFR TURUN REAKSI IMUNOLOGI - JARANG HARGA MURAH SEDANG - MAHAL

Monitoring : 

Monitoring Tekanan darah? MAP (mean arterial pressure=(sistole+2diastole)/3) >50 untuk sirkulasi serebral >70 untuk sirkulasi splancnik Gunakan manset yang sesuai (jika kekecilan?false tinggi), bisa otomatis dan manual Saturasi O2: perhatikan error EKG: Posisikan elektrode scr benar CVC (central venous catheter)

Monitoring : 

Monitoring Suhu: perhatikan lokasi Kulit kepala Axilla <rendah 1C Esofagus Nasofaring Rongga telinga Rektal

Kanulasi vena perifer : 

Kanulasi vena perifer Lokasi: punggung tangan (v.dorsum manus) V. Radialis Gunakan kanul besar (18G) Tranfusi set Teknik aseptik

Visit: : 

Visit: www.bumiabdi.blogspot.com

authorStream Live Help