litosfer,pedosfer dan atmosfer

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Litosfer:

Litosfer Litosfer berasal dari bahasa yunani yaitu litos yang berarti batuan dan spera yang berarti lapisan . Litosfer adalah lapisan kulit bumi yang paling luar .

Batuan Pembentuk Litosfer:

Batuan Pembentuk Litosfer Batuan Beku Merupakan batuan yang terbentuk akibat pendinginan dan kristalisasi materi larutan cair yang mempunyai tekstur dan komposisi yang keras , baik yang terbentuk di dalam bumi maupun diluar bumi . Batuan beku terbagi menjadi tiga yaitu , Batuan beku dalam : struktur holokristalin yang terbentuk akibat pendinginan dan pembekuan secara lambat yang jauh didalamnya bumi . Batuan gang: struktur porfit yang terbentuk akibat pendinginan dan pembekuan magma yang menerobos lewat celah celah litosfer secara lambat Batuan beku luar : bentuk batuan yang dibentuk oleh magma ketika mencapai permukan bumi yang disebut lava. Jika lava itu cair , maka dapat menyebar luas dan membuat lapisan bentuk tebal sehingga dikenal dengan plateu

Batuan Beku:

Batuan Beku Obsidia Pumice Basalt Granite

Batuan Pembentuk Litosfer:

Batuan Pembentuk Litosfer Batuan endapan ( sedimen ) Batuan ini terbentuk karena timbunan endapan yang telah mengalami pemadatan atau sementasi sehingga menjadi batuan pejal . Proses pembentukan batuan sedimen mencakup 4 proses yaitu Pelapukan , merupakan hancurnya batuan dan benda lain dari ukuran besar menjadi kecil dengan tanpa disertai perubahan susunan kimia maupun dengan disertai perubahan Pengangkatan dilakukan oleh tenaga seperti air yang mengalir , gletser , angin dan gaya gravitasi Pengendapan terjadi diberbagai macam lingkungan sedimentasi seperti sungai , delta, danau , pesisir dan laut dangkal Pemadatan dan pengikatan bahan-bahan lepas tersebut mengalami penimbunan pemadatan dan pengikatan sehingga membentuk batuan pejal

Slide 6:

Batuan sedimen dapat dibedakan berdasarkan Tenaga yang mengendapkan a. Sedimen akuatis ----- oleh tenaga air b. Sedimen Aeolis ------- oleh tenaga angin c. Sedimen glasial ------ oleh tenaga gletser Tempat pengendapan a. Sedimen teristris ---- di darat b. Sedimen marine ----- di laut c. sedimen limnis ------- di danau d. sedimen fluvial ------- di sungai e. sedimen glasial ------ di daerah gletser 3. Mengubah susunan kimia a. sedimen kimiawi , diendaCara pengendapannya b. sedimen mekanis , diendapkan secara mekanik tanpa secara kimia dan batuan mengalami perubahan susunan kimia c. sedimen organik , diendapkan melalui kegiatan organik

Batuan Pembentuk Litosfer:

Batuan Pembentuk Litosfer BATUAN METAMORF ( MALIHAN) batuan yang mengalami perubahan baik secara fisik maupun kimiawi sehingga menjadi berbeda dari batuan asalnya . Perubahan terjadi karena faktor suhu yang tinggi , tekanan yang kuat dalam waktu yang lama. Batuan metamorf dibedakan menjadi 3 yaitu , Metamorf kontak , batuan berubah karena pengaruh suhu yang sangat tinggi karena letaknya dekat dengan magma Metamorf dinamo , batuan yang berubah karena pengauh tekanan yang sangat tinggi dalam waktu yang lama. Metamorf pneumatolitis kontak , batuan berubah karena pengaruh gas dari magma sehingga batuan bercampur dengan mineral/gas lain

Tenaga Endogen:

Tenaga Endogen Tenaga endogen merupakan tenaga pembentuk relief permukaan bumi yang berasal dari dalam bumi berupa tenaga tektonik dan vulkanik .

Tenaga Endogen:

Tenaga Endogen Vulkanisme adalah peristiwa naiknya magma, yang dapat berupa gas, padat , atau cair dari perut bumi akibat tingginya suhu magma. Gunung Api adalah saluran tempat keluarnya magma dari perut bumi . Menurut dari bentuk dan asalnya dibagi 3: Maar : memiliki bentuk seperti danau kecil yang berbahan efflata . yang terbentuk akibat eksplosi . Strato : terjadi karena eksplosi dan efusi Perisai : terbentuk karena efusi dan memiliki lereng yang sangat landai . Menurut aktivitasnya dibagi menjadi 3: Aktif:gunung yang masih sering mengeluarkan letusan Mati : adalah gunung yang masih sering mengeluarkan letusan Istirahat .

Tenaga Endogen:

Tenaga Endogen Tektonisme adalah perubahan letak lapisan bumi secara vertikal /horizontal yang diakibatkan oleh Gerak Tektonik . Gerak epirogenetik : pergeseran lapisan kulit bumi yang lambat , dalam jangka waktu lama dan meliputi daerah yang luas . Epirogenetik positif : Gerak turunnya daratan . Epirogenetik negatif : Gerak naiknya daratan . Gerak Orogenetik memilki kesamaan dengan gerakan epirogenetik , namun dalam jangka waktu yang lebih pendek . Lipatan : membentuk pegunungan . Patahan : patah atau retaknya lapisan kulit bumi .

Gempa Bumi:

Gempa Bumi Deformasi pada kerak bumi adalah perwujudan tenaga yang berasal dari gerakan lempeng dalam bentuk tenaga mekanik . Gerakan deformasi pada kerak bumi dapat menghasilkan bentuk struktur geologi yaitu , Pada zona subduksi lempeng benua dengan lempeng samudera menghasilkan palung laut dalam kondisi labil dan akan terisi oleh sedimen marin dalam jangka waktu tertentu akan menghasilkan sedimen yang tebal . Daerah ini merupakan daerah rawan gempa bumi . Apabila gerakan lempeng kovergen yang bersifat horizontal terjadi pada batuan yang bersifat lunak , maka akan terbentuk struktur lipatan . Apabila gerakan melebihi daya elastisitas batuan akan terjadi deformasi tektonik yang menghasilkan gempa bumi yang lemah Apabila gerakan lempeng kovergen terjadi pada batuan yang tegar dan kaku akan terbentuk patahan atau sesar dan daerah ini juga berupakan daerah rawan terjadinya gempa bumi . Jenis gempa bumi yaitu Gempa bumi vulkanik : gempa yang terjadi pada waktu akan terjadi sedang berlangsung dan setelah terjadi kerusakan gunung api Gempa bumi runtuhan : gempa bumi ini terjadi akibat runtuhan di dalam tanah seperti pada daerah pertambangan batu bara dalam tanah yang mengakibatkan runtuhnya dinding gua . Gempa bumi tektonik : gempa ini diakibatkan ketegangan pada bagian litosfer yang melebihi batas elastisitas dan mengakibatkan perubahan litosfer secara tiba tiba .

Tenaga Eksogen:

Tenaga Eksogen Pelapukan adalah terkupas atau terbukanya lapisan batuan asli pada lereng pegunungan karena pelapukan . Pelapukan ada 3 macam : Pelapukan mekanis akibat perbedaan temperatur siang dan malam , erosi di daerah pegunungan , pemuaian volume air tanah karena membeku , dan karena dikikis oleh kristal garam . Pelapukan organis yang disebabkan oleh binatang dan tumbuhan . Tertentu . Pelapukan kimiawi yang terjadi karena reaksi suatu senyawa tertentu dengan batuan .

Tenaga Eksogen:

Tenaga Eksogen Erosi adalah pengikisan kulit bumi akibat gesekan dengan material terttentu , yaitu : Air Sungai seperti di Sungai Colorado Amerika Serikat . Air Laut ( abrasi ) oleh pukulan gelombang laut seperti di Pantai Parangtritis . Gletser yaitu Lapisan es yang menuruni pegunungan menyeret bebatuan (moraine). Angin ( korasi ) yang membawa pasir-pasir bersama angin dan kemudian mengendap suatu tempat . Contoh : Tanah Loss di Cina Utara.

Tenaga Eksogen:

Tenaga Eksogen Pengendapan terjadi karena adanya pergurangan kecepatan tenaga dan media pengangkut sehingga material yang diangkut mengendap di suatu tempat . Bentuk sedimentas antara lain Sedimen marin Sand dunes merupakan tanggul pasir pantai yang terbentuk karena pengankutan pasir oleh angin yang membentuk endapan Bar merupakan pematang yang lurus dipinggir pantai Tombolo merupakan tanah sempit yang merupakan hasil sendimentasi pasir pantai dan menghubungkan pulau dan daratan . Gosong merupakan timbunan hasil abrasi di tepi pantai Sedimen sungai Delta merupakan hasil sedimentasi aliran sungai di daerah muara Flood plain disebut dengan dataran banjir Kipas alluvial hasil penumpukan material hasil pengangkutan oleh aliran sungai yang terjadi ditempat yang lebih rendah Sand split adalah hasil sedimentasi aliran sungai di pinggir pantai yang membentuk tanggul pantai menjadi lurus Sedimen aeolis merupakan endapan angin dan bentuk tumpukan pasir halus di sekitar gurun Sedimen gletser merupakan hasil endapan hasil endapan gletser yang diendapkan di daerah yang lebih rendah

Pedosfer:

Pedosfer Pedosfer adalah lapisan tanah yang menutupi permukaan bumi . Ilmu yang mempelajarinya adalah pedologi

Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan tanah:

Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan tanah Iklim iklim adalah faktor yang penting dalam proses pembentukan tanah . Umumnya suhu dan curah hujan tergantung pada iklim . Organisme Pengaruhorganisme dalam pembentukan tanah tidak kecil . Akumulasi bahan organik , siklus unsur hara dan pembentukan struktur tanah yang stabil sangat dipengaruhi oleh kegiatan organisme dalam tanah , seperti unsur nitrogen dapat diikat dari udara ke dalam tanah oleh mikroorganisme . Bahan Induk Batuan merupakan bahan induk tanah . Sifat-sifat dari bahan induk masih tetap terlihat pada tanah , bahkan pada tanah daerah humid yang telah mengalami pelapukan sangat lanjut . Topografi Topografi (relief) adalh perbedaan tinggi atau bentuk wilayah suatu daerah termasuk didalmnya perbedaan kecuraman dan bentuk lereng . Relief mempengaruhi proses pembentukan tanah dengan cara mempengaruhi jumlah air hujan yang meresap atau ditahan masa tanah , mepengaruhi dalamnya air tanah , memepengaruhi besarnya erosi .

Jenis-jenis tanah di Indonesia :

Jenis-jenis tanah di Indonesia Tanah allufial atau tanah endapan Tanah vulkanis atau tanah gunung api Tanah laterit Tanah rawa atau tanah garnbut TanahPodzolit Tanah margalit TanahKapur Tanah padas TanahPasir TanahHumus

Ciri-ciri tanah:

Ciri-ciri tanah Ciri-ciri morfologi tanah Warna tanah Tekstur tanah Struktur tanah Temperatur tanah Berat jenis tanah Porositas tanah Aerasi tanah

Proses pembentukan tanah:

Proses pembentukan tanah Berdasarkan bahan induk asal Berdasarkan pedogenesisnya Berdasarkan proses pelapukannya

Atmosfer:

Atmosfer atmosfer Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet , termasuk bumi , dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa . Di bumi , atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah , sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan bumi

Atmosfer:

Atmosfer

Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan:

Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan Troposfer . Lapisan ini berada pada level yang terendah , campuran gasnya paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi . Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yang paling tipis ( kurang lebih 15 kilometer dari permukaan tanah ). Dalam lapisan ini , hampir semua jenis cuaca , perubahan suhu yang mendadak , angin tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari berlangsung . Suhu udara pada permukaan air laut sekitar 27 derajat Celsius, dan semakin naik ke atas , suhu semakin turun . Dan setiap kenaikan 100m suhu berkurang 0,61 derajat Celsius ( sesuai dengan Teori Braak ). Pada lapisan ini terjadi peristiwa cuaca seperti hujan , angin , musim salju , kemarau , dsb . Di antara stratosfer dan troposfer terdapat lapisan yang disebut lapisan Tropopause , yang membatasi lapisan troposfer dengan stratosfer

Slide 23:

Stratosfer Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11 km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu sekitar - 57 o C . Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yang tertentu . Awan tinggi jenis cirrus kadang-kadang terjadi di lapisan paling bawah , namun tidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini . Dari bagian tengah stratosfer keatas , pola suhunya berubah menjadi semakin bertambah semakin naik , karena bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon yang bertambah . Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar ultra ungu . Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar 18 o C pada ketinggian sekitar 40 km. Lapisan stratopause memisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya .

Slide 24:

Mesosfer Lk . 25 mil atau 40 km diatas permukaan bumi terdapat lapisan transisi menuju lapisan mesosfer . Suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah , sampai menjadi sekitar - 143 o C di dekat bagian atas dari lapisan ini , yaitu lk . 81 km diatas permukaan bumi . Memungkinkan terjadi awan noctilucent , terbentuk dari kristal es .

Slide 25:

Termosfer Transisi dari mesosfer ke thermosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km. Terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu sekitar 1982 o C, karena serapan radiasi sinar ultra ungu . Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer , yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era satelit , lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh .

Slide 26:

Eksosfer Eksosfer adalah lapsan bumi yang terletak paling luar . Adanya refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik . Cahaya matahari yang dipantulkan tersebut juga disebut sebagai cahaya Zodiakal

Komposisi Udara Kering (Atmosfer 0-25 Km):

Komposisi Udara Kering (Atmosfer 0-25 Km) Macam gas Simbol Volume (%) Berat molekul GAS PERMANEN Nitrogen N 2 78.11 28.02 Oksigen O 2 20.95 32.00 Argon Ar 0.93 39.88 Neon Ne 0.0018 20.18 Helium He 0.00052 4.00 Kripton Kr 0.00014 83.80 Xenon Xe 0.000087 131.3 Hidrogen H 2 0.000050 2.02 GAS VARIABEL Uap air H 2 O 0--0.7 18 Karbon dioksida CO 2 0.01--0.1 44 Ozon O 3 0--0.00001 48 Methan CH 4 0.0002 16.04 Sulfur dioksida SO 2 0--0.0001 64 Nitrogen dioksida NO 2 0--0.000002 46

Cuaca dan Iklim :

Cuaca dan Iklim Cuaca adalah keadaan udara yang terjadi di suatu tempat yang relatif sempit dengan waktu yang relatif singkat . Iklim adalah pola cuaca rata-rata yang terjadi untuk waktu yang relatif lama( sekitar 30 tahun ) dan mencakup wilayah yang luas Adapun unsur-unsur cuaca dan iklim Penyinaran Matahari Suhu udara atau temperatur Tekanan udara Angin Kelembapan udara Kabut Curah hujan

Iklim:

Iklim KLASIFIKASI IKLIM Berdasarkan : 1. LETAK LINTANG GEOGRAFIS • Iklim Tropis : iklim yang terletak di antara 23,50 LU-23,50 LS. Cirinya udara selalu tinggi dan curah hujan juga tinggi Iklim subTropis : iklim yang terletak di antara 23,50-350 di belahan bumi utara dan selatan . Cirinya tekanan udara tinggi dan kering . Iklim sedang : iklim yang terletak di antara 350-66,50 di belahan bumi utara dan selatan . Cirinya memiliki 4 musim . I klim dingin : iklim yang terletak di antara 66,50-900 di belahan bumi utara dan selatan . Cirinya udara sangat dingin .

Iklim:

Iklim KOPEN ( CURAH HUJAN DAN TEMPERATUR ) Iklim A ( hujan tropis ) ècurah hujan tinggi Iklim B ( kering / gurun ) ècurah hujanlebih kecil dari penguapan Iklim C ( sedang basah ) èsuhu terdingin -30 sampai -180 I klim D ( dingin ) èsuhu terdingin < -30 dan terpanas > 100 Iklim E ( kutub ) ètemperatur < 100 Iklim A dibagi menjadi f, w, dan m Af : curah hujan bulanan >60mm Aw : musim kering panjang Am : peralihan Af dan Aw

Iklim:

Iklim SCHMIDT-FERGUSON ( Q MODEL) Q=((Rata-rata bulan kering ):(Rata-rata bulan basah )) x 100% Iklim A sangat basah Q=0-14,3% Iklim B basah Q=14,3-33,3% Iklim C agak basah 33,3-60% Iklim D sedang Q=60-100% Iklim E agak kering Q=100-167% Iklim F kering Q=167-300% Iklim G sangat kering Q=300-700% Iklim H luar biasa kering >700%

Iklim:

Iklim OLDEMAN ( DERETAN BULAN BASAH) Bulan basah jika curah hujan > 200 mm Bulan lembab jika curah hujan 100-200 mm Bulan kering jika curah hujan < 100 mm Iklim tersebut dibagi dalam 5 tipe : Iklim A memiliki bulan basah > 9 kali berturut-turut Iklim B memiliki bulan basah 7-9 kali berturut-turut Iklim C memiliki bulan basah 5-6 kali berturut-turut Iklim D memiliki bulan basah 3-4 kali berturut-turut Iklim E memiliki bulan basah <3 kali

Iklim:

Iklim JHUNGHUN ( KETINGGIAN TEMPAT) 0-700 m, zona panas , CONTOH- karet , kopi, tebu , jagung , kelapa 700-1500 m, zona sedang , CONTOH- teh , kina 1500-2500 m, zona sejuk , CONTOH- pinus > 2500 m, zona dingin , CONTOH- lumut

Thanks for attention:

Thanks for attention Miftahul Haq X-D 23