logging in or signing up Peran Komite Medik dalam Yanmas martabaktelur Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 1730 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (10) Dislike it (0) Added: May 19, 2009 This Presentation is Public Favorites: 1 Presentation Description Tiga otoritas kewenangan dalam RSUD Kab. Bekasi harus bersatu padu dalam rangka menjadikan RSUDKB sebagai RS unggulan di wilayahnya masyarakat Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Usulan Komite Medik dalam upaya mengoptimalisasi pelayanan medis kepada masyarakat : Usulan Komite Medik dalam upaya mengoptimalisasi pelayanan medis kepada masyarakat Pendahuluan : Pendahuluan Lokasi strategis Tenaga medis fungsional cukup lengkap 18 dokter umum ( 14 PNS, 4 Honor ) Drg + Drg Spesialis ( KGA, SpBM ) 15 bidang spesialisasi ( 4 bidang besar + THT, Mata, Anestesi, Jantung, Orthopedi, Kulkel, Neuro, Gigi anak, Bedah mulut) UGD, OK, VK, ICU, Perawatan & fasilitas lain seperti Fisioterapi, Gizi, Lab, Apotik, Promkes RS, pemulasaran jenazah Komite Medik : Komite Medik Komite Medis adalah wadah dari dokter fungsional rumah sakit Organisasi nonstruktural didalam RS dengan Ketua dipilih oleh anggota, dibiayai oleh anggaran RS, atau dari prosentase bagi hasil kinerja Tugas : Mendukung Direktur RSUD dalam menjalankan kebijakan dibidang pelayanan medik pada masyarakat Bertanggung jawab kepada pemilik atau direktur Tugas pokok & fungsi Komite Medik : Tugas pokok & fungsi Komite Medik Sesuai dengan Permenkes No. 631/Menkes/SK/IV/2005 Memberikan saran kepada direktur berkaitan dengan pelayanan medis Mengkoordinasikan pelayanan medis dan mengarahkan pelayanan medis sesuai visi-misi Rumah Sakit Menangani hal-hal yang berkaitan dengan etika profesi kedokteran Menyusun kebijakan baku pelayanan medis yang harus dilaksanakan oleh semua KSM Otoritas kewenangan di RSUD terdiri atas 3 organ fungsional : Otoritas kewenangan di RSUD terdiri atas 3 organ fungsional Kewenangan Kebijakan ? Pemda Kabupaten selaku pemilik dari RSUD, berfungsi sebagai pengarah umum dari seluruh kegiatan RSUD. Kewenangan Manajemen Orgnisatoris ? Direksi RSUD, berfungsi sebagai motor penggerak dari seluruh kegiatan RSUD. Kewenangan Medis teknis ? Staf medis fungsional, berfungsi sebagai pelaku utama “core business” RSUD serta sebagai pelaksana pelayanan medis. Untuk mencapai hasil optimal dalam Pelayanan pada Masyarakat : Untuk mencapai hasil optimal dalam Pelayanan pada Masyarakat Ketiga otoritas harus bersatu dalam bentuk tritunggal yang tak terpisahkan bersama-sama secara fungsional mengelola RSUD. Ketiga otoritas bertanggung jawab bersama atas layanan kepada masyarakat (shared accountability) Baik buruknya layanan kepada masyarakat adalah kontribusi dari kinerja ketiganya Tidak ada satupun dari ketiganya dapat berfungsi secara sendiri ! Pemda Kabupaten Bekasi(Pemilik RSD) : Pemda Kabupaten Bekasi(Pemilik RSD) Direksi RSD (motor penggerak) Komite Medis KSM Masyarakat Pemda(Owner/GB) : Pemda(Owner/GB) Direksi Komite Medik (SMF) Pelayanan Optimal Hubungan baik & kesepahaman Hubungan baik & kesepahaman Hubungan baik & kesepahaman Pada Masyarakat Tanpa ada hubungan baik dan kesepahaman : Tanpa ada hubungan baik dan kesepahaman Saling memanfaatkan Saling menyalahkan Saling memakan Optimalisasi pelayanan tidak akan pernah tercapai Slide 10: Masyarakat Staf medis fungsional Koordinasi didalam pelayanan medis : Koordinasi didalam pelayanan medis Perlu belajar lebih banyak, belum cukup lama beroperasi Perlu konsep model pelayanan yang sesuai dengan asset yang ada Perlu perhatian pada kondisi Kondisi geografi, insiden penyakit, tingkat sosial ekonomi, fasilitas peralatan yang belum memadai, kedekatannya dengan pusat rujukan Menangani hal-hal yang berkaitan dengan etika profesi : Menangani hal-hal yang berkaitan dengan etika profesi Peningkatan kesadaran hukum masyarakat Penerapan etika profesi secara utuh Pembuatan standar operasional prosedur Selalu mengikuti peraturan dan Undang undang yang berlaku Selalu mengupdate ilmu pengetahuan kedokteran dan keterampilan Untuk dapat menjalankan fungsi komite medis, memerlukan : Untuk dapat menjalankan fungsi komite medis, memerlukan Pengakuan dari kedua otoritas lain, pengakuan dgn SK pengangkatan, memiliki ruang dan fasilitas untuk menjalankan fungsinya, pengakuan pada keputusan hasil rapat komite medik Penghargaan dari kedua otoritas lain, dihargai pendapatnya dalam melakukan fungsi komite medik seperti, hak penuh untuk kredensial calon tenaga fungsional, pertimbangan medis teknis, dihargai kewenangannya dalam mengorganisisr kegiatan pelayanan medis Staf Medik Fungsional RSUD : Staf Medik Fungsional RSUD Motor kegiatan pelayanan medis RSUD, perlu dilakukan upaya penyiapan, peningkatan & perbaikan, yang dilakukan secara berkesinambungan Kondisi ketenagaan SMF merupakan modal penting “ Asset” bagi RSUD ? Faktor yang menguntungkan bagi RSUD Melengkapi persyaratan akreditasi Sebagian besar SMFyang ada adalah PNS Sebagian besar SMF ? praktisi medis berpengalaman Formasi SMF cukup lengkap dan bervariatif Beberapa dokter umum PNS sedang mengikuti pendidikan spesialisasi atau pendidikan S II magister kesehatan Faktor yang melemahkan : Faktor yang melemahkan Sulit untuk membuat SMF agar memiliki waktu yang cukup di RSUD( fenomena saling menyalahkan ? harus dicari solusi yg tepat) Perhatian kedua otoritas lain terhadap SMF ? kurang ?SK mutasi, kenaikan pangkat, pembayaran honor/JP ? moral kerja menurun Sering tidak tercapai sinkronisasi dalam usulan pembelian peralatan medis ?alat tidak dapat digunakan Faktor yang menguntungkan : Faktor yang menguntungkan Lokasi RSUD sangat menguntungkan, karena berada pada daerah yang potensil menguntungkan untuk invstasi dibidang kesehatan Jenis ketenagaan? tanggung jawab SMF terhadap RSUD lebih besar dibanding tanggung jawabnya di RS. Swasta Kaitan kemitraan dengan Dinas Kesehatan ? perencanaan lebih tepat sasaran dan lebih cepat merespon masalah Tantangan yang harus dicermati : Tantangan yang harus dicermati Bila Pemda / manajemen tidak responsif terhadap masalah yang ada ? Kebosanan ? keinginan pensiun dini meningkat ? dokter PNS berkurang Persaingan ketat antara RS. Swasta dalam mempekerjakan dokter senior berpengalaman serta batasan jumlah praktek ? RSUD kurang dokter berpengalaman Masuknya modal asing disertai tenaga kerja asing ? modal lebih besar, kualitas kerja, kebiasaan kerja tetapi konsep serta motivasi kerja berbeda Strategi pelayanan medis kini & mendatang : Strategi pelayanan medis kini & mendatang Strategi pelayanan medik yang ditempuh : Strategi pelayanan medik yang ditempuh Mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat miskin dan masyarakat mampu secara berimbang ? marketing Menerapkan upaya pelayanan medik dasar dan spesialistik terbatas Menerapkan upaya bedah spesialistik terbatas Membina upaya rujukan dengan RS rujukan nasional atau pun RS rujukan provinsi Upaya untuk memperbaiki strategi pelayanan medis : Upaya untuk memperbaiki strategi pelayanan medis Diperlukan urun rembug bersama ketiga otoritas RSUD dalam satu forum untuk berbagi informasi, berbagi gagasan, pengetahuan & teknologi dan menyamakan persepsi sehingga tercipta konsep /strategi unggulan dan arah kebijakan yang diikat dalam satu komitmen dalam rangka optimalisasi pelayanan masyarakat Pijakan dalam membuat strategi : Pijakan dalam membuat strategi Strategi pelayanan dibuat berdasarkan pada kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemda dalam bidang pelayanan kesehatan Selalu mengutamakan kepentingan masyarakat luas Strategi dibuat berdasarkan masalah kesehatan yang dominan dimasyarakat, tetapi bersifat fleksibel agar mampu merespon dengan cepat masalah kesehatan yang muncul secara dimasyarakat Keinginan bersama ? RSUD Unggulan : Keinginan bersama ? RSUD Unggulan Sebagai RS yg memiliki SDM lengkap dan terampil dalam berbagai bidang spesialistik Sebagai RS yang memiliki fasilitas pemeriksaan , pengobatan, rehabilitasi maupun habilitasi sehingga mampu memecahkan problem kesehatan di masyarakat Sebagai RS yang memperhatikan Kesling & Kesmas Sebagai RS yang mampu merespons berbagai masalah medis dengan cepat, tepat dan terukur Sebagai RS yang memiliki SMF yg ikut berperan aktif pada semua kegiatan RS dan mampu menjadi katalisator peningkatan kesejahteraan seluruh karyawan RSD Slide 32: Kamsahamnida Kerangka Acuan Kegiatan Komite Medis RSD. Kab. Bekasi, Tahun 2009-2011 : Kerangka Acuan Kegiatan Komite Medis RSD. Kab. Bekasi, Tahun 2009-2011 I. Tujuan Umum & Khusus : I. Tujuan Umum & Khusus A. Tujuan Umum Tercapainya kemampuan RSD. Kab. Bekasi untuk dapat memberikan pelayanan medis paripurna dalam upaya menurunkan angka morbiditas, mortalitas dan kecacatan akibat penyakit , bagi masyarakat yang datang berobat ke RSD Slide 35: B. Tujuan Khusus Tercapainya kemampuan Komite Medis RSD Kab. Bekasi dalam menjalankan fungsinya secara optimal Tersedianya sarana peralatan untuk mendiagnosis, melakukan penatalaksanaan baik secara operatif maupun non operatif serta mampu melakukan tindak lanjut baik rehabilitasi maupun habilitasi Terciptanya peningkatan kemampuan staf medis fungsional dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan II. Kegiatan pokok & rincian : II. Kegiatan pokok & rincian Melakukan advokasi pada kedua otoritas lain agar komite medis mendapatkan sarana ruang dan fasilitas kerja serta dukungan dana Mendukung usulan yang diajukan oleh tiap KSM untuk melengkapi fasilitas instrumen pelayanan medis Mengajukan usulan pada kedua otoritas lain untuk menembah SDM baik dr. umum ataupun dr. spes serta selalu mengupayakan agar tenaga tsb terampil dalam bidangnya Slide 37: Mensinkronisasikan kegiatan pelayanan medis tertentu/memiliki program dengan kegiatan lain secara lintas program/sektor Melakukan pelayanan medis paripurna dengan menggunakan segala fasilitas yg ada dengan mengikut sertakan semua komponen SDM yang ada Membina hubungan institusional ataupun interpersonal dengan RS pusat rujukan dalam rangka membina upaya rujukan secara timbal balik Memberikan kesempatan agar SMF dalam penguasaan iptek agar mampu memberikan pelayanan medis terbaik III. Cara melaksanakan kegiatan : III. Cara melaksanakan kegiatan Pengumpulan dan pengolahan data untuk penentuan masalah Perencanaan dan penentuan pola penanganan masalah Pelaksanaan kegiatan Pencatatan dan pelaporan IV. Sasaran : IV. Sasaran Masyarakat kabupaten Bekasi, dalam rangka meningkatkan sikap dan perilaku masyarakat untuk menghargai kesehatan diri Para pemegang keputusan di Pemda Kab. Bekasi secara berjenjang, dalam upaya untuk mendapatkan dukungan peningkatan sarana & mutu pelayanan kesehatan Ketua SMF serta Ka Subdiv. RS pusat rujukan, dalam rangka pembinaan upaya rujukan secara timbal balik. Slide 40: Jadwal pelaksanaan kegiatan Slide 41: Bangsal DHF Slide 43: RANAP Lt 2 Slide 44: RANAP Lt 3 Interna & Paru You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
Peran Komite Medik dalam Yanmas martabaktelur Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 1730 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (10) Dislike it (0) Added: May 19, 2009 This Presentation is Public Favorites: 1 Presentation Description Tiga otoritas kewenangan dalam RSUD Kab. Bekasi harus bersatu padu dalam rangka menjadikan RSUDKB sebagai RS unggulan di wilayahnya masyarakat Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Usulan Komite Medik dalam upaya mengoptimalisasi pelayanan medis kepada masyarakat : Usulan Komite Medik dalam upaya mengoptimalisasi pelayanan medis kepada masyarakat Pendahuluan : Pendahuluan Lokasi strategis Tenaga medis fungsional cukup lengkap 18 dokter umum ( 14 PNS, 4 Honor ) Drg + Drg Spesialis ( KGA, SpBM ) 15 bidang spesialisasi ( 4 bidang besar + THT, Mata, Anestesi, Jantung, Orthopedi, Kulkel, Neuro, Gigi anak, Bedah mulut) UGD, OK, VK, ICU, Perawatan & fasilitas lain seperti Fisioterapi, Gizi, Lab, Apotik, Promkes RS, pemulasaran jenazah Komite Medik : Komite Medik Komite Medis adalah wadah dari dokter fungsional rumah sakit Organisasi nonstruktural didalam RS dengan Ketua dipilih oleh anggota, dibiayai oleh anggaran RS, atau dari prosentase bagi hasil kinerja Tugas : Mendukung Direktur RSUD dalam menjalankan kebijakan dibidang pelayanan medik pada masyarakat Bertanggung jawab kepada pemilik atau direktur Tugas pokok & fungsi Komite Medik : Tugas pokok & fungsi Komite Medik Sesuai dengan Permenkes No. 631/Menkes/SK/IV/2005 Memberikan saran kepada direktur berkaitan dengan pelayanan medis Mengkoordinasikan pelayanan medis dan mengarahkan pelayanan medis sesuai visi-misi Rumah Sakit Menangani hal-hal yang berkaitan dengan etika profesi kedokteran Menyusun kebijakan baku pelayanan medis yang harus dilaksanakan oleh semua KSM Otoritas kewenangan di RSUD terdiri atas 3 organ fungsional : Otoritas kewenangan di RSUD terdiri atas 3 organ fungsional Kewenangan Kebijakan ? Pemda Kabupaten selaku pemilik dari RSUD, berfungsi sebagai pengarah umum dari seluruh kegiatan RSUD. Kewenangan Manajemen Orgnisatoris ? Direksi RSUD, berfungsi sebagai motor penggerak dari seluruh kegiatan RSUD. Kewenangan Medis teknis ? Staf medis fungsional, berfungsi sebagai pelaku utama “core business” RSUD serta sebagai pelaksana pelayanan medis. Untuk mencapai hasil optimal dalam Pelayanan pada Masyarakat : Untuk mencapai hasil optimal dalam Pelayanan pada Masyarakat Ketiga otoritas harus bersatu dalam bentuk tritunggal yang tak terpisahkan bersama-sama secara fungsional mengelola RSUD. Ketiga otoritas bertanggung jawab bersama atas layanan kepada masyarakat (shared accountability) Baik buruknya layanan kepada masyarakat adalah kontribusi dari kinerja ketiganya Tidak ada satupun dari ketiganya dapat berfungsi secara sendiri ! Pemda Kabupaten Bekasi(Pemilik RSD) : Pemda Kabupaten Bekasi(Pemilik RSD) Direksi RSD (motor penggerak) Komite Medis KSM Masyarakat Pemda(Owner/GB) : Pemda(Owner/GB) Direksi Komite Medik (SMF) Pelayanan Optimal Hubungan baik & kesepahaman Hubungan baik & kesepahaman Hubungan baik & kesepahaman Pada Masyarakat Tanpa ada hubungan baik dan kesepahaman : Tanpa ada hubungan baik dan kesepahaman Saling memanfaatkan Saling menyalahkan Saling memakan Optimalisasi pelayanan tidak akan pernah tercapai Slide 10: Masyarakat Staf medis fungsional Koordinasi didalam pelayanan medis : Koordinasi didalam pelayanan medis Perlu belajar lebih banyak, belum cukup lama beroperasi Perlu konsep model pelayanan yang sesuai dengan asset yang ada Perlu perhatian pada kondisi Kondisi geografi, insiden penyakit, tingkat sosial ekonomi, fasilitas peralatan yang belum memadai, kedekatannya dengan pusat rujukan Menangani hal-hal yang berkaitan dengan etika profesi : Menangani hal-hal yang berkaitan dengan etika profesi Peningkatan kesadaran hukum masyarakat Penerapan etika profesi secara utuh Pembuatan standar operasional prosedur Selalu mengikuti peraturan dan Undang undang yang berlaku Selalu mengupdate ilmu pengetahuan kedokteran dan keterampilan Untuk dapat menjalankan fungsi komite medis, memerlukan : Untuk dapat menjalankan fungsi komite medis, memerlukan Pengakuan dari kedua otoritas lain, pengakuan dgn SK pengangkatan, memiliki ruang dan fasilitas untuk menjalankan fungsinya, pengakuan pada keputusan hasil rapat komite medik Penghargaan dari kedua otoritas lain, dihargai pendapatnya dalam melakukan fungsi komite medik seperti, hak penuh untuk kredensial calon tenaga fungsional, pertimbangan medis teknis, dihargai kewenangannya dalam mengorganisisr kegiatan pelayanan medis Staf Medik Fungsional RSUD : Staf Medik Fungsional RSUD Motor kegiatan pelayanan medis RSUD, perlu dilakukan upaya penyiapan, peningkatan & perbaikan, yang dilakukan secara berkesinambungan Kondisi ketenagaan SMF merupakan modal penting “ Asset” bagi RSUD ? Faktor yang menguntungkan bagi RSUD Melengkapi persyaratan akreditasi Sebagian besar SMFyang ada adalah PNS Sebagian besar SMF ? praktisi medis berpengalaman Formasi SMF cukup lengkap dan bervariatif Beberapa dokter umum PNS sedang mengikuti pendidikan spesialisasi atau pendidikan S II magister kesehatan Faktor yang melemahkan : Faktor yang melemahkan Sulit untuk membuat SMF agar memiliki waktu yang cukup di RSUD( fenomena saling menyalahkan ? harus dicari solusi yg tepat) Perhatian kedua otoritas lain terhadap SMF ? kurang ?SK mutasi, kenaikan pangkat, pembayaran honor/JP ? moral kerja menurun Sering tidak tercapai sinkronisasi dalam usulan pembelian peralatan medis ?alat tidak dapat digunakan Faktor yang menguntungkan : Faktor yang menguntungkan Lokasi RSUD sangat menguntungkan, karena berada pada daerah yang potensil menguntungkan untuk invstasi dibidang kesehatan Jenis ketenagaan? tanggung jawab SMF terhadap RSUD lebih besar dibanding tanggung jawabnya di RS. Swasta Kaitan kemitraan dengan Dinas Kesehatan ? perencanaan lebih tepat sasaran dan lebih cepat merespon masalah Tantangan yang harus dicermati : Tantangan yang harus dicermati Bila Pemda / manajemen tidak responsif terhadap masalah yang ada ? Kebosanan ? keinginan pensiun dini meningkat ? dokter PNS berkurang Persaingan ketat antara RS. Swasta dalam mempekerjakan dokter senior berpengalaman serta batasan jumlah praktek ? RSUD kurang dokter berpengalaman Masuknya modal asing disertai tenaga kerja asing ? modal lebih besar, kualitas kerja, kebiasaan kerja tetapi konsep serta motivasi kerja berbeda Strategi pelayanan medis kini & mendatang : Strategi pelayanan medis kini & mendatang Strategi pelayanan medik yang ditempuh : Strategi pelayanan medik yang ditempuh Mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat miskin dan masyarakat mampu secara berimbang ? marketing Menerapkan upaya pelayanan medik dasar dan spesialistik terbatas Menerapkan upaya bedah spesialistik terbatas Membina upaya rujukan dengan RS rujukan nasional atau pun RS rujukan provinsi Upaya untuk memperbaiki strategi pelayanan medis : Upaya untuk memperbaiki strategi pelayanan medis Diperlukan urun rembug bersama ketiga otoritas RSUD dalam satu forum untuk berbagi informasi, berbagi gagasan, pengetahuan & teknologi dan menyamakan persepsi sehingga tercipta konsep /strategi unggulan dan arah kebijakan yang diikat dalam satu komitmen dalam rangka optimalisasi pelayanan masyarakat Pijakan dalam membuat strategi : Pijakan dalam membuat strategi Strategi pelayanan dibuat berdasarkan pada kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemda dalam bidang pelayanan kesehatan Selalu mengutamakan kepentingan masyarakat luas Strategi dibuat berdasarkan masalah kesehatan yang dominan dimasyarakat, tetapi bersifat fleksibel agar mampu merespon dengan cepat masalah kesehatan yang muncul secara dimasyarakat Keinginan bersama ? RSUD Unggulan : Keinginan bersama ? RSUD Unggulan Sebagai RS yg memiliki SDM lengkap dan terampil dalam berbagai bidang spesialistik Sebagai RS yang memiliki fasilitas pemeriksaan , pengobatan, rehabilitasi maupun habilitasi sehingga mampu memecahkan problem kesehatan di masyarakat Sebagai RS yang memperhatikan Kesling & Kesmas Sebagai RS yang mampu merespons berbagai masalah medis dengan cepat, tepat dan terukur Sebagai RS yang memiliki SMF yg ikut berperan aktif pada semua kegiatan RS dan mampu menjadi katalisator peningkatan kesejahteraan seluruh karyawan RSD Slide 32: Kamsahamnida Kerangka Acuan Kegiatan Komite Medis RSD. Kab. Bekasi, Tahun 2009-2011 : Kerangka Acuan Kegiatan Komite Medis RSD. Kab. Bekasi, Tahun 2009-2011 I. Tujuan Umum & Khusus : I. Tujuan Umum & Khusus A. Tujuan Umum Tercapainya kemampuan RSD. Kab. Bekasi untuk dapat memberikan pelayanan medis paripurna dalam upaya menurunkan angka morbiditas, mortalitas dan kecacatan akibat penyakit , bagi masyarakat yang datang berobat ke RSD Slide 35: B. Tujuan Khusus Tercapainya kemampuan Komite Medis RSD Kab. Bekasi dalam menjalankan fungsinya secara optimal Tersedianya sarana peralatan untuk mendiagnosis, melakukan penatalaksanaan baik secara operatif maupun non operatif serta mampu melakukan tindak lanjut baik rehabilitasi maupun habilitasi Terciptanya peningkatan kemampuan staf medis fungsional dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan II. Kegiatan pokok & rincian : II. Kegiatan pokok & rincian Melakukan advokasi pada kedua otoritas lain agar komite medis mendapatkan sarana ruang dan fasilitas kerja serta dukungan dana Mendukung usulan yang diajukan oleh tiap KSM untuk melengkapi fasilitas instrumen pelayanan medis Mengajukan usulan pada kedua otoritas lain untuk menembah SDM baik dr. umum ataupun dr. spes serta selalu mengupayakan agar tenaga tsb terampil dalam bidangnya Slide 37: Mensinkronisasikan kegiatan pelayanan medis tertentu/memiliki program dengan kegiatan lain secara lintas program/sektor Melakukan pelayanan medis paripurna dengan menggunakan segala fasilitas yg ada dengan mengikut sertakan semua komponen SDM yang ada Membina hubungan institusional ataupun interpersonal dengan RS pusat rujukan dalam rangka membina upaya rujukan secara timbal balik Memberikan kesempatan agar SMF dalam penguasaan iptek agar mampu memberikan pelayanan medis terbaik III. Cara melaksanakan kegiatan : III. Cara melaksanakan kegiatan Pengumpulan dan pengolahan data untuk penentuan masalah Perencanaan dan penentuan pola penanganan masalah Pelaksanaan kegiatan Pencatatan dan pelaporan IV. Sasaran : IV. Sasaran Masyarakat kabupaten Bekasi, dalam rangka meningkatkan sikap dan perilaku masyarakat untuk menghargai kesehatan diri Para pemegang keputusan di Pemda Kab. Bekasi secara berjenjang, dalam upaya untuk mendapatkan dukungan peningkatan sarana & mutu pelayanan kesehatan Ketua SMF serta Ka Subdiv. RS pusat rujukan, dalam rangka pembinaan upaya rujukan secara timbal balik. Slide 40: Jadwal pelaksanaan kegiatan Slide 41: Bangsal DHF Slide 43: RANAP Lt 2 Slide 44: RANAP Lt 3 Interna & Paru