Mikrobiologi farmasi terapan 1

Views:
 
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Mikrobiologi farmasi terapan :

Mikrobiologi farmasi terapan Adriani

Pendahuluan :

Pendahuluan Mikrobiologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari kehidupan makhluk yang bersifat mikroskopik Mikrobiologi farmasi merupakan ilmu yang mempelajari tentang peranan serta kehidupan mikroorganisme (MO) dalam bidang farmasi Mikrobiologi farmasi terapan merupakan aplikasi dari mikrobiologi farmasi dengan tujuan pengenalan , identifikasi , cara pengujian dan penggunaan MO dalam sediaan farmasi , makanan , minuman , dan kosmetika

Slide 3:

Organisme berukuran kecil mikroba / jasad renik /MO i bakteri virus fungi Algae/ cyanophyta

Slide 4:

MO banyak digunakan dalam berbagai penelitian karena : Mudah ditumbuhkan Pertumbuhan dan kemampuan u/ b’produksi cepat Proses metabolismenya dapat diequivalensikan dengan tumbuhan dan hewan tingkat tinggi Mekanisme penggunaan dan pembebasan energi dalam selnya pada prinsipnya sama dan mudah dikendalikan

Slide 5:

5 Five Kingdoms + virus Prokaryotic Unicellular Eukaryotic Unicellular Uni or multicellular Eukaryotic

Slide 6:

PEMBAGIAN MIKROORGANISME Protista tingkat rendah ( prokariotik ) Protista tingkat tinggi ( eukariotik ) Virus Meliputi : - bakteri - blue green algae/ cyanophyta Meliputi : - protozoa - alga - fungi kapang / jamur ( multiseluler ) yeast ( uniseluler ) - Myxomycetes ( jamur lendir )

Perbedaan antara mikroorganisme :

Perbedaan antara mikroorganisme Organ Prokariotik Eukariotik Nukleus Kurang jelas ( nukleoid ) Jelas ( ada ) Kromosom Satu , seperti benang2 melingkar ( sirkular ) Lebih dari satu seperti benang2 (linear) Mitosis Tidak ada Ada Meosis Tidak terjadi Terjadi Dinding sel Ada / tidak ada , peptidoglikan Ada ( selullosa ) Mitokondria Tidak ada Ada Kloroflas Ada / tidak ada Ada Lisosom Tidak ada Ada Badan golgi Tidak ada Ada Ribosom yang bebas pada sitoplasma 70S (subunit 30S dan 50S) 80S (subunit 40S dan 60S)

Perbandingan antara sel dan virion (virus):

Perbandingan antara sel dan virion (virus) sel virion Asam nukleat DNA dan RNA DNA atau RNA Protein ada ada lipid ada Tidak ada Enzim Banyak Beberapa Kemampuan u/ m’hasilkan energi Mampu Tidak mampu Ribosom Ada Tidak ada

Ekologi mikroorganisme:

Ekologi mikroorganisme

Mikroorganisme menguntungkan:

Mikroorganisme menguntungkan Bacillus polymixa ( antibiotik polymixin ) Rhizopus oryzae ( kecap dan tempe ) Saccharomyces cereviceae ( ragi ) Streptococcus viridan (flora normal mulut ) Lactobacillus bulgaricus (yogurt) Axetobacter xylinum ( nata de coco)

Mikroorganisme merugikan:

Mikroorganisme merugikan Aspergillus flavus ( racun aflatoksin ) Diplococcus pneumonia ( penyakit pneumonia) Salmonella typhi ( penyakit tipus ) Streptococcus pyogenes ( penyakit liver) Clostridium botulinum ( racun pd makanan kaleng ) Bordetella pertusis ( batuk )

PENGARUH EKOLOGI MO TERHADAP INDUSTRI FARMASI:

PENGARUH EKOLOGI MO TERHADAP INDUSTRI FARMASI Kualitas mikrobiologi suatu produk farmasi dipengaruhi oleh : 1.Bahan Yang Digunakan 2.Peralatan 3.Personalia/ Pekerja 4.Wadah 5.Atmosfir/ Lingkungan

Slide 13:

Untuk menurunkan jumlah MO dapat dilakukan : - penyaringan ( filtrasi ) - secara fisika ( pemanasan , uap bertekanan , pemanasan kering , radiasi sinar UV, dll ) - desinfektasi senyawa kimia Mikroorganisme dapat meningkat jumlahnya melalui reproduksi

Bakteri menyebabkan penyakit dengan cara:

Bakteri menyebabkan penyakit dengan cara

MO lain dapat yg menyebabkan penyakit:

MO lain dapat yg menyebabkan penyakit

Port of entry mikroba:

Port of entry mikroba

Transmisi mikroba:

Transmisi mikroba

Portal of exit microba:

Portal of exit microba

Tahapan Infeksi bakteri:

Tahapan Infeksi bakteri

Slide 21:

Mekanisme pembentukan biofilm / lapisan koloni Pada Staphylococcus epidermidis

Attachment :

Attachment Terjadi interaksi antar molekul ( reseptor ) pada permukaan sel Fimbrae dan kapsul serta adhesin berperan dalam hal ini

Slide 23:

Quorum sensing pada bakteri Bakteri berkomunikasi dengan sel yang lainnya dengan menggunakan sinyal kimiawi (inducers). Sistem komunikasi ini disebut Quorum sensing (QS). QS ini terjadi pada bakteri gram positif dan bakteri gram negatif

Colonization :

Colonization Terbentuk lapisan tipis (monolayer) pada pemukaan host Bakteri mensekresikan Polysaccharide Intercelluler Adhesin (PIA), Accumulation Assosiated Protein (AAP) Terjadi detachment/ pelepasan senyawa toksin dan degradasi makromolekul ekstraseluler kerusakan jaringan Invasion/detachment sel bakteri mulai meninggalkan host untuk mencari host yang baru

Slide 25:

Biofilm yang terbentuk pada kulit mengakibatkan infeksi

Slide 26:

THANK YOU…

Bakteri :

Bakteri Sel bakteri memiliki 3 bentuk dasar : – Bulat disebut coccus – Batang disebut bacillus – Spiral disebut spirilum

authorStream Live Help