Komplikasi dan penyulit kehamilan trimester I dan II edit

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

KOMPLIKASI DAN PENYULIT KEHAMILAN TRIMESTER I DAN II:

KOMPLIKASI DAN PENYULIT KEHAMILAN TRIMESTER I DAN II

ANEMIA DEFISIENSI BESI:

ANEMIA DEFISIENSI BESI Kadar HB < dari normal Klasifikasi (trimester I): Hb 11 g/dL = tidak anemia Hb 9 -10 g/dL = anemia ringan Hb 7 -8 g/dL = anemia sedang Hb < 7 g/dL = anemia berat

PENYEBAB:

PENYEBAB 1. POLA KONSUMSI PANGAN : Kurang ZAT BESI, vit. C, protein, vit. B6, vit. B12, asam folat Pola konsumsi nabati >>> Pola konsumsi hewani <<< 2. KEPATUHAN MINUM TABLET Fe 3. INVESTASI PARASIT

PowerPoint Presentation:

Tablet asam folat diberikan dalam dosis 15 – 30 mg sehari vitamin B12 dengan dosis 100 – 1000 mikrogram sehari, baik per os maupun parenteral

HIPEREMESIS GRAVIDARUM:

HIPEREMESIS GRAVIDARUM = Mual dan muntah berlebihan sehingga pekerjaan sehari-hari terganggu dan keadaan umum menjadi buruk

Etiologi :

Etiologi Faktor pedisposisi yaitu primigravida, mola hidatidosa dan kehamilan ganda. Faktor organik yaitu alergi, masuknya vili khorialis dalam sirkulasi, perubahan metabolik akibat hamil dan resistensi ibu yang menurun. Faktor psikologik memegang peranan penting pada penyakit ini, rumah tangga yang retak, kehilangan pekerjaan, takut terhadap kehamilan dan persalinan

Gejala dan Tanda :

Gejala dan Tanda Tingkatan I. Muntah terus menerus yang mempengaruhi keadaan umum lemah, nafsu ( - ) , berat badan ↓ dan nyeri pada epigastrium. Nadi ± 100 / menit, TD ↓ , turgor kulit < , lidah mengering dan mata cekung. Tingkatan II Penderita lemah dan apatis, turgor kulit <<, lidah mengering dan kotor, nadi kecil dan cepat, suhu kadang-kadang naik dan mata ikteris. BB ↓ ↓ dan mata cekung, TD , hemokonsentrasi, oliguria dan konstipasi. Aseton dapat tercium dalam hawa pernapasan, dapat pula ditemukan dalam kencing. Tingkatan III. Keadaan umum lebih parah, muntah berhenti, kesadaran menurun dari somnolen sampai koma, nadi kecil dan cepat; suhu meningkat dan tensi menurun. Timbulnya ikterus menunjukkan adanya payah hati.

Diagnosa :

Diagnosa Diagnosis hiperemesis gravidarum biasanya tidak sukar. Harus ditentukan adanya kehamilan muda dan muntah yang terus menerus, sehingga mempengaruhi keadaan umum

Pencegahan:

Pencegahan Makan dalam jumlah kecil, tetapi lebih sering. Waktu bangun pagi jangan segera turun dari tempat tidur, tetapi dianjurkan untuk makan roti kering atau biskuit dengan teh hangat. Makanan yang berminyak dan berbau lemak dihindarkan. Makanan dan minuman disajikan dalam keadaan panas atau sangat dingin

Pengobatan:

Pengobatan Isolasi Terapi psokologik Cairan parenteral Obat-obatan Sedativa Antialergi Antiemetik Vitamin Penghentian kehamilan Indikasi: Gannguan kejiwaan, penglihatan, fungsi organ

Abortus:

Abortus Pengeluaran hasil konsepsi sebelum mampu hidup di luar kandungan Berat < 1000 gram Umur kehamilan < 20 minggu Spontan : 10-15% Pembagian: 1. Berdasarkan kejadian Spontan, buatan (indikasi medis / sosial) 2. Berdasarkan pelaksana Terapetik, ilegal 3. Berdasarkan gambaran klinis

Abortus Iminen (ancaman keguguran):

Abortus Iminen (ancaman keguguran) Dx: Amenore Nyeri perut Uterus membesar sesuai UK Perdarahan dari kanalis servikalis Kanalis servikalis tertutup Tes urin kehamilan (+) Tx: Istirahat total Obat-obatan Penenang, anti perdarahan, vitamin B komplek, Hormonal, Anti kontraksi Mx: Jumlah & lama perdarahan Ulangi tes kehamilan Konsul SpOG untuk USG dan tx lebih lanjut

Abortus Iminen:

Abortus Iminen = Keguguran yang sedang berlangsung Gejala& tanda Perdarahan dan nyeri makin hebat Px: Kanalis servikalis terbuka, tampak/teraba jaringan Tx: UK 14 minggu  kuretase Kasus perdarahan banyak : evakuasi dengan digital

Abortus Inkomplit:

Abortus Inkomplit = Keluarnya sebagian hasil konsepsi Gejala: Perdarahan mendadak /banyak  dpt gawat Dapat terjadi infeksi Px: Kanalis servikalis terbuka, tampak/teraba jaringan, perdarahan (+) Besar uterus < UK Tx: Memulihkan KU (infus / tranfusi) Kuretase / kerokan (14 minggu  langsung, >14 minggu : induksi & kuretase) Obat: antibiotika & uterotonika

Abortus Komplit:

Abortus Komplit Keluarnya seluruh hasil konsepsi Px: Uterus mengecil, perdarahan sedikit, kanalis servikalis menutup Tx: Tidak ada Konsultasi SpOG

Kehamilan ektopik:

Kehamilan ektopik Kehamilan yang berimplantasi di luar endometrium kavum uteri Kehamilan ekstrauterin ? Frekuensi : 1: 125-330 Gangguan pada lumen tuba Infeksi, hipoplasia, rekonstruksi tuba Gangguan di luar tuba Endometriosis, divertikel, perlengketan

Berdasarkan letak ::

Berdasarkan letak : Ampula tuba uterina 42% Ismus tuba uterina 28% Pars interstisial 13% Fimbria 7% Ovarium 1% Servik & peritoneum jarang

Diagnosis:

Diagnosis Gejala/tanda (+) Gejala/tanda (+/-) Perdarahan sedikit Nyeri perut Serviks tertutup Uterus sedikit membesar Uterus agak lunak Pingsan Massa adneksa nyeri Amenorea Nyeri bila serviks digerakkan (slinger pain) Trias klasik : Amenore, nyeri, perdarahan

KE & KET :

KE & KET KE (tidak ruptur) KET (ruptur) Gejala & tanda kehamilan Nyeri perut & panggul Jatuh atau lemas Nadi kecil & cepat (>110/m) Hipotensi Hipovolemia Nyeri perut akut Perut distensi ( darah bebas ) Nyeri lepas tekan Pucat

Penatalaksanaan :

Penatalaksanaan Pemasangan infus Usaha darah Motivasi keluarga Rujuk untuk operasi KE / KET : Laparatomi  Salphingektomi / salphingostomi Abdominal : Laparatomi  janin dikeluarkan  plasenta ditinggalkan

Mola Hidatidosa:

Mola Hidatidosa Molahidatidosa adalah : suatu kegagalan kehamilan normal yang disertai dengan proliferasi sel trofoblas berlabihan dan degenerasi hidrofik, yang secara klinis tampak sebagai gelembung-gelembung. Klasifikasi: Komplit parsialis

FAKTOR PREDISPOSISI:

FAKTOR PREDISPOSISI Umur sangat muda dan tua Gizi kurang Etnis Genetik Paritas Infeksi virus

Kriteria Diagnosis:

Kriteria Diagnosis Gejala mola hidatidosa Amenore (tanda2 kehamilan muda) Keluhan gestosis att : hiperemesis gravidarum yang berat Perdarahan Pemeriksaan fisik: Uterus lebih besar dari usia kehamilan Tidak terdapat balotemen dan bagian janin

PowerPoint Presentation:

Pemeriksaan penunjang: Kadar beta HCG lebih tinggi USG pasti : ada gambaran gelembung vesikel (vesicular ultrasonic pattern)

PowerPoint Presentation:

Penyulit: Perdarahan Tirotoksikosis Emboli paru Koriokarsinoma Penatalaksanaan: Perbaiki keadaan umum Evakuasi: kuretase Pengawasan lanjut

PowerPoint Presentation:

Koriokarsinoma adalah : trofoblas gestasional ganas yang berhubungan dengan kehamilan dimana pada gambaran PA tidak ditemukan vili korialis

TERAPI:

TERAPI 1. Terapi utama : sitostatika 2. Terapi tambahan. Operasi : Histerektomi totalis.

PENGAWASAN LANJUT:

PENGAWASAN LANJUT Tujuan : memantau hasil pengobatan dan kemungkinan timbulnya keganasan lagi (relapse) Lama pengawasan : 1 tahun Akhir pengawasan : setelah 1 tahun kadar ß HcG dalam batas normal/bila pasien hamil lagi. Pemeriksaan klinik dan kadar ß HcG tiap kali datang. Foto toraks pada bulan ke-6 atau ke-12 bila ada keluhan.