DOKUMENTASI KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

DOKUMENTASI KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT: 

DOKUMENTASI KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT Disusun Oleh Kelompok 3 : Andreas Wahyu Ekawati Florentina Mila Mulida Nabila Zahra Oky Oktaviatna Sari Tri Antoko Tri Julianto

PowerPoint Presentation: 

Kebutuhan cairan dan elektrolit Kebutuhan cairan dan elektrolit adalah suatu proses dinamik karena metabolisme tubuh membutuhkan perubahan yang tetap dalam berespon terhadap stressor fisiologi dan lingkungan .

Jenis-Jenis Elektrolit : 

Jenis-Jenis Elektrolit 1. Natrium 2. Kalium 3.Magnesium 4.klorida 5. Bikarbonat 6. Fosfat

Masalah Keseimbangan Cairan : 

Masalah Keseimbangan Cairan 1. Hipovolemik Suatu kondisi akibat kekurangan volume cairan ekstraseluler dan dapat terjadi karena kehilangan melalui kulit , ginjal , gastrointestinal, dan perdarahan . 2. Hipervolemik Adalah kelebihan volume CES dapat terjadi disaat : Stimulasi kronis ginjal untuk menahan Na dan air. Fungsi ginjal abnormal Kelebihan pemberian cairan abnormal. Perpindahan cairan intersisial ke plasma

Gejala Hipovolemik: 

Gejala Hipovolemik Pusing Lemah Letih Anoreksia Mual & muntah Rasa haus Oliguri Mukosa mulut kering Mata cekung Konstipasi Gangguan mental TD meningkat Suhu meningkat

Gejala Hipervolemik: 

Gejala Hipervolemik Sesak nafas Peningkatan dan penurunan TD Asites Edema Nadi kuat Ronkhi Irama gallop Distensi vena leher

Pengkajian Keperawatan: 

Pengkajian Keperawatan 1. Pengeluaran cairan : - Muntah -Urine - Feses 2. Perubahan Berat Badan - Sebelum dan sesudah sakit 3. Data penunjang Pemeriksaan elektrolit , darah lengkap , PH, berat jenis urin , dan analisa gas darah

Pengukuran klinis: 

Pengukuran klinis a. Berat badan b . Keadaan umum c. Pengukuran intake: d. Pengukuran output e. Ukur keseimbangan cairan dengan akurat

Pemeriksaan Fisik : 

Pemeriksaan Fisik a. Sistem Intergumen : Keadaan turgor kulit , edema, kelelahan , kelemahan otot . b. Kardiovaskuler : Distensi vena jagularis , TD, HB, dan bunyi jantung c. Mata : Cekung , air mata kering d. Neurologi : Refleks , gangguan motorik dan sensorik , tingkat kesadaran . e. Gastrointestinal : Keadaan mukosa mulut , mulut dan lidah , muntah-muntah dan bising usus .

Pemeriksaan Laboratorium: 

Pemeriksaan Laboratorium pemeriksaaan kadar elektrolit (natrium , kalium, klorida, berat jenis urin, analisis gas darah, dll)

Diagnosa keperawatan : 

Diagnosa keperawatan Kekurangan volume cairan b.d Pengeluaran urine secara berlebihan akibat penyakit DM atau lainya Peningkatan permiabelitas kapiler dan hilangnya evaporasi pada pasien luka bakar atau peningkatanya kecepatan metabolisme Pengeluaran cairan secara berlebihan Asupan cairan yang tidak adekuat Pendarahan

Lanjutan diagnosa.....: 

Lanjutan diagnosa..... Kelebihan volume cairan b.d Penurunan mekanisme regulator akiba kelainan pada ginjal Penurunan cuarah jatung akibat penyakit jantung Ganguan aliran balik vena akibat penyakit vaskuler perifer atau trombus Retensi natrium dan air akibat terapi kortikosteroid

Kasus:: 

Kasus: Tn. S usia 49 tahun dirawat dengan keluhan diare sejak 3 hari sebelum masuk RS, dx medis Diare. Perawat melakukan pengkajian dan ditemukan masalah yang berhubungan dengan diare. Dokter mengintruksikan untuk dilakukan pemeriksaan elektrolit dan DPL. Karena banyak cairan yang keluar dokter mengintruksikan untuk memberikan cairan IV KaEN 3B 6 jam / kolf + KCL 25 mEq/Kolf.

Proses Keperawatan: 

Proses Keperawatan Pengkajian Analisa data Doagnosa & intervensi Implementasi evaluasi

PowerPoint Presentation: 

TERIMA KASIH