NAPZA SLIDE KALIJAMBE

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: tjio (39 month(s) ago)

ijin download untuk bahan ajar

By: izqiram (41 month(s) ago)

ijin donlot bwt penyuluhan

Presentation Transcript

JENIS NARKOTIKA: 

JENIS NARKOTIKA

NARKOTIKA: 

NARKOTIKA Narkotika ialah suatu obat yang merusak pikiran menghilangkan rasa sakit, menolong untuk dapat tidur dan dapat menimbulkan kecanduan dalam berbagai tingkat. Jenis : Ganja Opioda Kokain

Slide6: 

1. GANJA Di masyarakat ganja sering dikenal dengan kata Cimeng, Hashish, Marijuana, Marihuana, Grass, Rumput. Efek Psikologis : Sindrom amotivasional, tidak memikirkan masa depan, kehilangan semangat untuk bersaing, kemampuan baca - menghitung - berbicara berkurang, perkembangan sosialnya terhambat, tidak bereaksi jika dipanggil, percaya pada hal-hal yang berbau mistik. Efek Pada Fisik : Mabuk, Mata merah, Midriasis, Ganggunan fungsi paru-paru – Jantung – otak - sumsun tulang - organ reproduksi.

Slide7: 

2. OPIODA Segolongan adalah segolongan zat, baik yang alamiah, semi sintetik, sintetik khasiat. Opioda Alamiah : Opium, Morfin, Kokain, tebain Opioda Semisintetik : Heroin dan Hirommorfon Opioda Sintetik : Meperidin, Profoksifen, Levervonal, Levaloffan. Sifat dan Karakteristik : Analgetik, hipnotik dan eufori (pamakaian yang berkurang akan menyebabkan toleransi dan adiksi). Dosis tinggi secara terus menerus akan menyebabkan sakau. Efek : Depresi pernafasan - kematian, spasme perut, muka merah rasa gatal pada hidung, konstipasi, gangguan haid dan impotensi pada pria, hiposalivasi, seluruh badan menjadi hangat, anggota badan terasa berat, euphoria, mengantuk, tertidur dan mimpi yang indah, dan penurunan konsentrasi

Slide8: 

3. KOKAIN Di masyarakat dikenal dengan nama Coke, Soju, permen hidung, charley. Efek : Darah tinggi, vasokontriksi lokal, etrbius sesaat, anoreksi dan insomnia. jika sudah kronis gejalanya kelelahan, masalah pencernaan, aritmia dan libido menurun Gejala pemakaian kokain: 1.Mood yang berubah 2.Logorhea 3.Euphoria 4.Turunya berat badan

ALKOHOL: 

ALKOHOL Alkohol / Miras adalah minuman yang mengandung alkohol dan dapat menimbulkan ketagihan, bisa berbahaya bagi pemakainya karena dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati dan perilaku, serta menyebabkan kerusakan fungsi-fungsi organ tubuh. Jenis : Bir, wisky, vodka dengan berbagai merk, juga sering dibuat sendiri seperti tuak atau arak (dari pohon aren/nira), ciu atau brem (sari ketan, tebu), dan anggur beras. Efek : Memberikan rangsangan, menenangkan, menghilangkan rasa sakit, membius, serta membuat gembira. (sementara)

Slide10: 

Suatu zat atau obat baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada khas mental dan perilaku. Jenis : - Stimulansia (Ampetamin, Extacy) Halusinogen (LSD-LSD 25) - Sedatif dan Hiopnotik (Barbiturat, Benzodiazepin) Efek : - Menekan aktivitas syaraf - Menurunkan tekanan darah - Mengurangi kekuatan otot – otot rangka. PSIKOTROPIKA

ZAT ADIKTIF: 

ZAT ADIKTIF Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif , karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf. Jenis : - Inhalasi - Nikotin - Kafein

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Narkoba: 

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Narkoba Faktor Individu - Adanya gangguan kepribadian - Faktor usia - Pandangan atau keyakinan yang keliru - Religiusitas yang rendah Faktor Lingkungan - Faktor Keluarga - Lingkungan tempat tinggal - Keadaan sekolah - Pengaruh teman - Keadaan masyarakat pada umumnya beberapa gejala dini penyalahgunaan narkoba.

MEKANISME NAPZA DALAM TUBUH: 

MEKANISME NAPZA DALAM TUBUH Cara kerja Narkotika yaitu di otak yang menyebabkan cara berfikir pendek tak berfikir panjang untuk masa depan, kehidupan tidak tentu arah dan tujuan, sistim-sistim yang ada di otak menjadi rusak, daya ingat menurun, pelupa (dimensia). Cara kerja Alkohol yaitu di plasma darah sehingga dapat merusak berbagai jaringan tubuh misalnya hati, jantung, paru-paru dan ginjal. Cara kerja Psikotropika yaitu di otak sehingga menimbulkan susunan saraf pusat terpengaruh dan akibatnya menimbulkan perubahan pada mental dan perilaku. Cara kerja zat adiktif yaitu di otak sehingga menimbulkan rasa ketagihan dan akan merusak otak.

GEJALA DINI PENGGUNA NARKOBA: 

GEJALA DINI PENGGUNA NARKOBA Prestasi tiba-tiba menurun secara mencolok Perubahan pada pola tidur Anoreksia Banyak menghindari pertemuan dengan anggota keluarga Suka berbohong Bersikap lebih kasar pada anggota keluarga dibanding sebelumnya Pengeluran lebih besar dari sebelumnya Sesekali dijumpai dalam keadaan mabuk, cadel, mata sayu. Berjalan sempoyongan atau sering menatap kosong.

Ciri – Ciri Pecandu Narkoba: 

Ciri – Ciri Pecandu Narkoba Pecandu daun ganja : Cenderung lusuh, mata merah, kelopak mata mengattup terus, doyan makan karena perut merasa lapar terus dan suka tertawa jika terlibat pembicaraan lucu. Pecandu putauw : Sering menyendiri di tempat gelap sambil dengar musik, malas mandi karena kondisi badan selalu kedinginan, badan kurus, layu serta selalu apatis terhadap lawan jenis. Pecandu inex atau ekstasi : Suka keluar rumah, selalu riang jika mendengar musik house, wajah terlihat lelah, bibir suka pecah-pecah dan badan suka keringatan, sering minder setelah pengaruh inex hilang. Pecandu sabu-sabu : gampang gelisah dan serba salah melakukan apa saja, jarang mau menatap mata jika diajak bicara, mata sering jelalatan, karakternya dominan curiga, apalagi pada orang yang baru dikenal, badan berkeringat meski berada di dalam ruangan ber-AC, suka marah dan sensitive.

PENCEGAHAN NAPZA: 

PENCEGAHAN NAPZA Pencegahan adalah suatu cara efektif untuk menghambat pemakaian narkoba di Indonesia, harus dilakukan scara proaktif seperti memberikan pendidikan pada masyarakat, khusunya anak-anak, remaja dan orang tua mengenai bahaya narkoba, rehabilitasi pengguna narkoba. Cara Pencegahan : Penanganan terhadap pra korban penyalahgunaan narkoba Bagi pengguna narkoba perlu dilakukan penanganan yang serius dan tuntas semua pihak harus ikut merasa bertanggung jawab terhadap masalah rehabilitasi bagi pengguna narkoba ini, dokter, psikolog, ulama, keluarga, pemerintah dan seluruh masyarakat harus memiliki kepedulian dalam penanganan rehabilitasi korban narkoba

Slide17: 

Prosedur yang dapat dilakukan dalam penenganan penyelahgunaan narkoba ini sebagai berikut: Detoksifikasi Pengobatan medis untuk yang mengalami gangguan organobiologis Habilitasi mental emosional Rehabilitasi Pengawasan

authorStream Live Help