keanekaragaman makhluk hidup

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

kls 7 PC mtsnsewulan

Comments

Presentation Transcript

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP : 

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP Irfan fajri Biologi kls 7 MTsN SEWULAN MADIUN 2010

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP : 

PERBEDAAN ANTARA MAKHLUK HIDUP DAN BENDA MATI CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

1. BERGERAK : 

1. SEMUA MAKHLUK HIDUP MELAKUKAN GERAK 2. ALAT GERAK : a. Kaki b. Sayap c. Sirip d. Tentakel 3. MACAM GERAK: a. Aktif : bergerak dengan berpindah tempat  hewan b. Pasif : bergerak tetapi tidak berpindah tempat  tumbuhan 1. BERGERAK

Slide 4: 

BERGERAK Manusia dan hewan bergerak secara aktif, artinya disertai dengan perpindahan Hewan memiliki alat gerak beranekaragam, antara lain: Kaki pada sebagian besar vertebrata Sirip pada ikan Sayap pada burung Kaki semu (psudopodia) pada Amoeba proteus Bulu cambuk (flagel) pada Euglena viridis Bulu getar (cilia) pada Paramecium caudatum

2. MAKAN (NUTRISI) : 

1. TUJUAN: a. Mempertahankan hidup b. Memperoleh energi (tenaga) c. Tumbuh dan berkembang 2. CARA MAKAN: a. Membuat makanan sendiri (autotrof)  tumbuhan Melalui proses fotosintesa cahaya air + karbondioksida ------------- glokosa + oksigen Klorofil b. Tergantung dari makhluk hidup lain (heterotrof)  hewan 2. MAKAN (NUTRISI)

Slide 6: 

MEMERLUKAN MAKANAN (NUTRISI) Manusia dan hewan untuk memperoleh makanan sangat bergantung pada makhluk hidup lain (heterotrof). Tumbuhan dapa membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan anorganik dari sekelilingnya, dibantu oleh energi cahaya yang berasal dari matahari. Makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri disebut bersifat autotrof. C6H12O6 + 6O2 6H2O + 6CO2 Klorofil

3. BERNAFAS (RESPIRASI) : 

1. Bernafas: proses pengambilan oksigen dan pengeluaran karbondioksida 2. Oksigen diperlukan untuk oksidasi atau pembakaran makanan 3. Hasil respirasi : energi untuk aktifitas kehidupan 4. Alat pernafasan: Hewan  a. paru-paru : hewan darat b. insang : hewan air c. kulit : cacing Tumbuhan  a. stomata (mulut daun) b. lentisel c. bulu akar 3. BERNAFAS (RESPIRASI)

Slide 8: 

BERNAPAS (RESPIRASI) Bernapas adalah proses pengambilan oksigen dari lingkungan dan pengeluaran karbon dioksida beserta uap air C6H12O6 + 6O2 6H2O + 6CO2 + ENERGI Pernapasan yang menggunakan oksigen disebut pernapasan aerob Pernapasan yang tidak menggunakan oksigen disebut pernapasan anaerob Contohnya: jamur dan bakteri

Slide 9: 

ALAT RESPIRASI Paru-paru Trakea Paru-paru buku Insang Stomata

4. PEKA TERHADAP RANGSANG(IRITABILITAS) : 

1. Semua makhluk hidup peka terhadap perubahan yang terjadi di lingkungannya 2. Hewan dan manusia dilengkapi indera yang peka terhadap rangsang: a. Kulit : panas, dingin. b. hidung : mencium c. mata : melihat d. lidah : mengecap makanan e. telinga : mendengar 3. Tumbuhan peka terhadap rangsang : cahaya, gaya tarik bumi dan sentuhan. 4. PEKA TERHADAP RANGSANG(IRITABILITAS)

Slide 11: 

PEKA TERHADAP RANGSANG Tumbuhan mereaksi adanya rangsang. Contohnya putri malu mengatupkan daunnya saat disentuh. Indera merupakan alat tubuh yang peka terhadap suatu rangsangan. Alat indera pada manusia dan hewan antara lain: Rangsang Cahaya Rangsang getaran suara Rangsang panas, dingin, sentuhan, tekanan, dan luka Rangsang bau Rangsang rasa (pahit, manis, asin)

5. TUMBUH DAN BERKEMBANG : 

1. Tumbuh : bertambahnya volume atau ukuran makhluk hidup yang irreversible kecil  besar 2. Berkembang : proses menuju kedewasaan yang dipengaruhi oleh hormon, nutrisi dan lingkungan. sederhana  kompleks 5. TUMBUH DAN BERKEMBANG

Slide 13: 

TUMBUH DAN BERKEMBANG SIFAT PERTUMBUHAN KUANTITATIF BERAT TINGGI BESAR (VOLUME DAN UKURAN IRREVERSIBLE TIDAK DAPAT KEMBALI KE BENTUK SEMULA

6. BERKEMBANG BIAK (REPRODUKSI) : 

1. Memperbanyak diri untuk mempertahankan keturunannya 2. Cara perkembangbiakan: a. Generatif (kawin): pertemuan sel telur dan sperma Melibatkan 2 induk jantan dan betina Keturunannya tidak sama dengan induknya b. Vegetatif (tidak kawin): Melibatkan 1 induk Keturunannya sama persis dengan induknya 6. BERKEMBANG BIAK (REPRODUKSI)

Slide 15: 

BERKEMBANG BIAK (REPRODUKSI) Berkembang biak adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan Tujuan berkembang biak adalah untuk melestarikan keturunan agar tidak punah dan menambah jumlah generasinya. PERKEMBANGBIAKAN GENERATIF VEGETATIF Induknya Satu KLIK KLIK

7. ADAPTASI : 

1. Adaptasi : penyesuaian diri terhadap lingkungan untuk mempertahankan kehidupannya. 2. Macam adaptasi: a. Adaptasi morfologi : teratai b. Adaptasi fisiologi : keringat c. Adaptasi tingkah laku : bunglon 7. ADAPTASI

8. PENGELUARAN ZAT SISA (EKSKRESI) : 

1. Proses pengeluaran zat sisa hasil metabolisme 2. Organ ekskresi : a. ginjal : urine b. hati : zat warna empedu c. kulit : keringat d. paru-paru : karbondiokasida 3. Sisa oksidasi : air dan karbondioksida 4. Pada hewan zat sisa sangat berbahaya harus dikeluarkan 8. PENGELUARAN ZAT SISA (EKSKRESI)

Slide 18: 

MENGELUARKAN ZAT SISA Semua makhluk mengeluarkan zat-zat sisa yang berasal dari proses metabolisme yang berlangsung dalam tubuh. Zat sisa dari tubuh dikeluarkan melalui proses pernapasan (respirasi), ekskresi, dan defakasi. Proses pernafasan mengeluarkan zat carbon dioksida dan uap air. Proses ekskresi mengeluarkan urine. Proses defakasi merupakan proses pengeluaran yang berupa faeces.ppppaaaProses pernapasan

9. REGULASI : 

Proses pengaturan keserasian didalam tubuh organisme yang diatur oleh syaraf dan hormon. Hormon pada tumbuhan : a. Auksin b. Sitokinin c. Giberellin d. Asam absisat (ABA) e. Etilen 3. Pada hewan : insulin, kelenjar tiroid dll 9. REGULASI

II. PERBEDAAN HEWAN DAN TUMBUHAN : 

II. PERBEDAAN HEWAN DAN TUMBUHAN 1. PERGERAKAN

2. CARA MEMPEROLEH MAKANAN : 

2. CARA MEMPEROLEH MAKANAN

3. PEKA TERHADAP RANGSANG : 

3. PEKA TERHADAP RANGSANG

4. RESPIRASI : 

4. RESPIRASI

5. TUMBUH DAN BERKEMBANG : 

5. TUMBUH DAN BERKEMBANG

6. EKSKRESI : 

6. EKSKRESI

7. STRUKTUR SEL : 

7. STRUKTUR SEL

Gambar sel tumbuhan dan sel hewan : 

Gambar sel tumbuhan dan sel hewan

KLASIFIKASI : 

KLASIFIKASI Pengertian Klasifikasi : Pengelompokan atau penggolongan makhluk berdasarkan persamaan ciri yang dimiliki oleh kelompok tersebut

Slide 29: 

Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya TUJUAN KLASIFIKASI

MANFAAT KLASIFIKASI : 

Untuk mempermudah dalam mempelajari organisme yang beraneka ragam Untuk melihat hubungan kekerabatan antar makhluk hidup yang satu dengan yang lain MANFAAT KLASIFIKASI

DASAR-DASAR KLASIFIKASI : 

Berdasarkan Persamaan Berdasarkan Perbedaan Berdasarkan Manfaat Berdasarkan Ciri Morfologi dan Anatomi Berdasarkan Ciri Biokimia Berdasarkan genetik DASAR-DASAR KLASIFIKASI

MACAM-MACAM KLASIFIKASI : 

Klasifikasi Sistem Alami Klasifikasi Sistem Buatan Klasifikasi Filogenetik MACAM-MACAM KLASIFIKASI

1. Klasifikasi Sistem Alami : 

1. Klasifikasi Sistem Alami

2. Klasifikasi Sistem Buatan : 

Dikenalkan oleh orang Swedia bernama Carl Von Linne (Carolus Linnaeus) Sistem klasifikasinya disebut Binomial Nomenklatur Menetapkan nama makhluk hidup dengan dua kata saja 2. Klasifikasi Sistem Buatan

3. Klasifikasi Sistem Filogenetik : 

Bertolak dari teori evolusi Darwin Muncul sistem klasifikasi modern berdasarkan filogeni Yaitu klasifikasi yang disusun dgn melihat keturunan dan hubungan kekerabatan 3. Klasifikasi Sistem Filogenetik

NOMENCLATURE BINOMIAL : 

Dikenalkan oleh orang Swedia bernama Carl Von Linne (Carolus Linnaeus) Sistem klasifikasinya disebut Binomial Nomenklatur Menetapkan nama jenismakhluk hidup (species) dengan dua kata Contoh: Oryza sativa, L Panthera tigris, L kata I : nama genus II : epitheton specificum NOMENCLATURE BINOMIAL

PERKEMBANGAN KLASIFIKASI : 

Sistem Dua Kingdom - Dikemukakan oleh Aristoteles - Dibagi menjadi 2 kingdom: 1. Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan) Ciri–ciri : memiliki dinding sel, berklorofil, mampu berfotosintesis 2. Kingdom Animalia (Dunia Hewan) Ciri–ciri : tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil, mampu bergerak bebas PERKEMBANGAN KLASIFIKASI

b. Sistem Tiga Kingdom : 

Dikemukakan oleh Ernst Haeckel Dibagi menjadi 3 kingdom : 1. Kingdom Protista Ciri : uniseluler atau multiseluler, eukariot 2. Kingdom Plantae Ciri : autotrof, eukariot multiseluler. 3. Kingdom Animalia Ciri : heterotrof, eukariot multiseluler. b. Sistem Tiga Kingdom

c. Sistem Empat Kingdom : 

Dikemukakan oleh Herbert Copeland Dibagi menjadi 4 kingdom : 1. Kingdom Monera, ciri-ciri memiliki inti tanpa membran inti (prokariotik) 2. Kingdom Protista, terdiri dari organisme bersel satu dan bersel banyak, eukariotik 3. Kingdom Plantae, terdiri dari jamur, tumbuhan lumut, tumb. paku, tumbuhan biji, eukariotik 4. Kingdom Animalia, terdiri dari semua hewan dari protozoa sampai chordata, eukariotik c. Sistem Empat Kingdom

d. Sistem Lima Kingdom : 

Dikemukakan oleh Robert H. Whittaker Dibagi menjadi 5 kingdom : 1. Kingdom Monera, ciri : prokariotik (Archaebacteria dan Eubacteria) 2. Kingdom Protista, Ciri : uniseluler/multiseluler, eukariotik 3. Kingdom Fungi, Ciri : eukariotik, heterotrof, tidak berklorofil, ddg sel dari zat kitin. 4. Kingdom Plantae, Ciri : uniseluler/multiseluler, eukariotik, autotrof 5. Kingdom Animalia, Ciri : multiseluler, eukariotik, heterotrof d. Sistem Lima Kingdom

CONTOH MAKHLUK HIDUP: MONERA, PROTISTA, FUNGI, PLANTAE, ANIMALIA : 

CONTOH MAKHLUK HIDUP: MONERA, PROTISTA, FUNGI, PLANTAE, ANIMALIA

KLASIFIKASI 6 KINGDOM : 

KINGDOM EUBACTERIA - uniseluler - prokariotik - contoh : bakteri 2. KINGDOM ARCHAEBACTERIA -uniseluler - prokariotik - mempunyai klorofil a dan pigmen fikosianin (hijau kebiruan) - tahan terhadap lingkungan ekstrem - contoh : Cyanobacteria (ganggang hijau biru) KLASIFIKASI 6 KINGDOM

3. PROTISTA : 

Kelompok organisme bukan tumbuhan dan bukan hewan Uni/multiseluler, eukariotik Dibagi 3 kelompok berdasar cara makan: 1. Protista autotrof : mempunyai klorofil (alga) contoh : Euglena 2. Protista heterotrof : menelan makanan melewati membaran sel (fagositosis). Contoh : Protozoa 3. Protista yang menelan makaanan di luar sel (ekstraseluler) kemudian menyerap hasilnya sari makanan. Contoh : jamur lendir (Physarium) 3. PROTISTA

4. FUNGI (JAMUR) : 

Organisme bersel tunggal/banyak Eukariotik, tidak berklorofil Dinding sel tersusun atas zat kitin Bersifat heterotrof dengan cara: a. Saprofit (pengurai sampah organik) b. Parasit c. simbiosis 4. FUNGI (JAMUR)

5. PLANTAE : 

Organisme multiseluler, berklorofil Dinding sel mengandung selulosa Terbagi menjadi beberapa kelompok: a. Tumbuhan tidak berpembuluh : lumut b. Tumbuhan berpembuluh: - tidak berbiji : paku-pakuan - berbiji : Spermatophyta 5. PLANTAE

6. ANIMALIA : 

Organisme bersel banyak, heterotrof Aktif bergerak Pengelompokan hewan : a. Invertebrata /Avertebrata: terdiri 8 filum Porifera (berpori), Coelenterata (berongga), Platyhelminthes (cacing pipih), Nemathelminthes (cacing gilig), Annelida (cacing berbuku), Mollusca (lunak), Arthropoda (beruas), Echinodermata (kulit duri) b. Chordata : 1 filum 6. ANIMALIA

G.KLASIFIKASI DLM BIOLOGI MODERN : 

Tahapan dalam Klasifikasi a. Pencandraan Ciri-ciri Makhluk Hidup b. Pengelompokkan Berdasarkan Ciri-ciri c. Pemberian Nama Takson G.KLASIFIKASI DLM BIOLOGI MODERN

Urutan Tingkatan Takson Dlm Klasifikasi : 

Pylum atau Divisio Classis (Kelas) Ordo (Bangsa) Familia (Suku) Genus (Marga) Species (Jenis) Urutan Tingkatan Takson Dlm Klasifikasi

CONTOH KLASIFIKASI HEWAN DAN TUMBUHAN : 

Rangking Nama (tb.an) Nama (hewan) Domain Eukarya Eukarya Kingdom Plantae Animalia Phylum (Divisi) Magnoliophyta Arthropoda Kelas Magnoliopsida Insecta Subklas Rosidae Pterygota Ordo Brassicales Diptera Famili Brassicaceae Drosophilidae Genus Brasica Drosophila Species Brasica oleracea Drosophila melanogaster Epitethon oleracea melanogaster specificum CONTOH KLASIFIKASI HEWAN DAN TUMBUHAN

Slide 50: 

TERIMA KASIH

authorStream Live Help