klasifikasi makhluk hidup, hilmatun nufus, biologi 2a, uhamka

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Ppt ini dibuat untuk memenuhi tugas biologi ICT

Comments

By: meilinard (37 month(s) ago)

bolehkah mendownload

By: yangkys (38 month(s) ago)

donlotnya kq sulit...........

By: kokoy (43 month(s) ago)

asiiik dah hilma .. udah masuk ni ye ..

Presentation Transcript

Klasifikasi Makhluk Hidup:

Klasifikasi Makhluk Hidup Nama : Hilmatun Nufus Kelas : Biologi 2A NIM : 1001145044 Email : hilmatun.nufus@yahoo.com

DAFTAR ISI:

DAFTAR ISI Kompetensi Dasar dan Standar Kompetensi Indikator dan Tujuan Pembelajaran Klasifikasi Carolus Linnaeus Klasifikasi Sistem Lima Kingdom Kunci Determinasi Video

Slide 3:

Standar Kompetensi : 6. Memahami keanekaragaman makhluk hidup. Kompentensi dasar : 6.2 mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki

Slide 4:

Indikator Membedakan makhluk hidup yang satu dengan lainnya berdasarkan ciri khusus yang dimilikinya. Mendeskripsikan pentingnya dilakukan klasifikasi makhlukhidup. Membuat perbandingan ciri-ciri khusus tiap kingdom dalam sistem tiga kingdom. Mengklasifikasikan beberapa makhluk hidupdisekitar berdasarkan ciri yang diamati Tujuan Pembelajaran Menjelaskan tujuan klasifikasi makhluk hidup. Menjelaskan dasar klasifikasi makhluk hidup. Mengelompokan hewan berdasarkan bentuk luar tubuh sebagai dasar klasifikasi. Mengetahui klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus. Mengetahui sistem klasifikasi lima Kingdom. Menuliskan nama ilmiah makhluk hidup. Menjelaskan kunci determinasi.

Klasifikasi Carolus Linnaeus:

Klasifikasi Carolus Linnaeus Kelebihan klasifikasi Carolus Linnaeus di bandingkan para ahli sebelumnya : Carolus Linnaeus memerhatikan urutan (tingkatan) kelompok makhluk hidup yang disebut takson. Tingkatan takson mulai dari yang paling tinggi sampai tingkatan takson yang paling rendah.

Tingkatan Takson Pada Tumbuhan dan Hewan:

Tingkatan Takson Pada Tumbuhan dan Hewan

Slide 7:

Jasa Carolus Linnaeus yang tidak kalah pentingnya adalah penemuannya pada sistem pemberian nama makhluk hidup yang dikenal dengan nama binomial nomenclatur .

Slide 8:

Secara singkat para aturan pemberian nama makhluk hidup menurut tata nama ganda adalah sebagai berikut : 1. Nama Jenis dan Nama Marga Nama jenis makhluk hidup menggunakan kata dalam bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan. Nama makhluk hidup terdiri atas dua kata tunggal, kata pertama merupakan nama marga ( genus ), kata kedua menunjukan jenisnya. Kata pertama dimulai dengan huruf besar dan kata kedua dimulai dengan huruf kecil. Penulisan nama jenis dan nama marga harus dibedakan dengan kata-kata yang lain dalam kalimat, yaitu ditulis miring atau digaris bawahi perkata. Contoh penulisan : Solanum lycopersicum atau Solanum lycopersicum ( tomat ) Varanus salvator atau Varanus salvator ( biawak )

Klasifikasi Lima Kingdom:

Klasifikasi Lima Kingdom

Kingdom Monera:

Kingdom Monera Monera berasal dari bahasa Yunani moneres yang berarti tunggal. Anggoatnya adalah bakteri dan ganggang hijau-biru. Bakteri ciri-cirinya : Bersel satu (uniseluler) Ukurannya antara 1-5 µm Prokariotik (tidak memiliki membran inti) Hidup diberbagai lingkungan, tanah, air, udara, dll Bakteri yang menguntungkan : Escherichia coli (membusukkan sisa-sisa pencernaan dan membentuk vitamin K) Bakteri yang merugikan : Salmonella typhosa (menyebabkan penyakit tifus) Ganggang Hijau-Biru (Cyanophyta) ciri-cirinya : Ada yang Uniseluler, berkoloni atau berbentuk filamen (benang) multiseluler. Prokariotik (tidak memiliki inti) Memiliki pigmen fikosianin (biru) dan fikoentrin (merah) Mempunyai kloroplas yang tersebar diseluruh sel Habitatnya di air tawar, air laut, tempat lembab dan batu-batuan

Kingdom Protista :

Kingdom Protista Kingdom protista adalah sekelompok makhluk hidup yang uniseluler atau multiseluler (bersel banyak) yang sel-selnya bersifat eukariotik, terdiri atas Protozoa dan Ganggang, kecuali ganggang hijau-biru. Protozoa ciri-cirinya : Uniseluler Selnya bersifat eukariotik Berukuran antara 3-1.000 µm Bentuk tubuh ada yang tetap (misalnya : Paramaecium) dan ada juga yang berubah-ubah (misalnya : Amoeba) Protozoa yang menguntungkan : Radiolaria (berguna membentuk endapan radiolaria atau juga untuk bahan penggosok) Protozoa yang merugikan : Plasmodium malariae (penyebab penyakit malaria)

Slide 12:

b . Ganggang (Alga) ciri-cirinya : Ada yang uniseluler dan ada juga yang multiseluler berupa filamen (benang), lembaran atau seperti tumbuhan tingkat tinggi (tetapi tidak mempunyai akar, batang dan daun sejati), Mempunyai klorofil dan pigmen lain, Bersifat autotrof (dapat membuat makanan sendiri), Habitat di air laut, yaitu danau, sungai, parit, kolam, atau laut. Ganggang dibagi menjadi empat kelas : Ganggang Hijau Ganggang Keemasan Ganggang Cokelat/perang Ganggang Merah contohnya : Eucheuma spinosum (bahan pembuat agar-agar).

Kingdom Fungi:

Kingdom Fungi Kingdom Fungi memiliki ciri-ciri sebagai berikut : Ada yang uniseluler dan ada juga yang multiseluler berbentuk lembaran berliku-liku, payung, batang dan papan, Tidak memilki klorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis, Hidup sebagai saprofit (di sisa-sisa makhluk hidup, misalnya : sampah dan batang pohon yang tumbang) atau parasit. Jamur yang menguntungkan : Penicillium notatum : menghasilkan penisilin Rhizopus oryzae : bahan pembuat tempe Volvariella volvacea (jamur merang) : dapat dimakan Jamur yang merugikan : Phytophthora infestan : menyebabkan penyakit pada kentang.

Kingdom Plantae:

Kingdom Plantae Plantae merupakan organisme eukariotik, multiseluler, autotrof, vaskuler dan nonvaskuler, dan reproduksi secara generatif dan vegetatif. kingdom plantae terdiri dari bryophyta (lumut), pteridophyta (tumbuhan paku) dan spermatophyta (tumbuhan biji). Bryophyta (lumut) ciri-cirinya : Tubuh beberapa jenis lumut sudah berupa kormus, Mempunyai batang dan daun sederhana, akarnya berupa rizoid, Bersifat kosmopolit (penyebaran sangat luas), Fase gametofit lebih dominan dari pada fase sporofitnya. Lumut yang menguntungkan : Marchantia polymorpha : bahan obat hepatitis Sphagnum squarrosum : sebagai pengganti kapas.

Slide 15:

b. Pteridophyta (tumbuhan paku) ciri-cirinya : Tubuh berkormus, Fase sporofit lebih dominan dari pada fase gametofitnya. Tumbuhan paku yang menguntungkan : Adiantum cuneatum (paku suplir) : sebagai tanaman hias, Lycopodium clavatum : sebagai bahan obat-obatan, Marsilea crenata (semanggi) : untuk sayur-sayuran.

Slide 16:

c. Spermatophyta (tumbuhan biji) terbagi menjadi dua yaitu : Gymnospermae dan Angiospermae. Gymnospermae ciri-cirinya : Berakar tunggang, ada juga yang berakar serabut, Batangnya bercabang-cabang, Daunnya biasanya sempit/kaku, Bijinya tampak dari luar, Gymnospermae yang bermanfaat : Ginkgo biloba : melancarkan sirkulasi darah ke otak Pinus merkusii (pinus) : untuk pembuatan kertas Cycas rumphii (pakis haji) : sebagai tanaman hias.

Slide 17:

Angiospermae ciri-cirinya : Mempunyai bunga sesungguhnya, yaitu mempunyai bagian bunga berupa kelopak bunga, mahkota bunga, putik dan benang sari Bentuk daun pipih dan lebar, Tipe tulang daun beranekaragam, Bakal biji tidak terlihat karena terlindung oleh daun buahnya, Selang waktu antara penyerbukan dan pembentukan relatif lama, Terjadi pembuahan ganda. Berdasarkan jumlah keping bijinya, Angiospermae dibedakan menjadi dua kelas, yaitu Monocotyledonae (monokotil/tumbuhan berkeping satu) dan Dicotyledonae (dikotil/tumbuhan berkeping dua.

Slide 18:

ciri-ciri tumbuhan monokotil : Berakar serabut, Batang tidak berkambium, Tipe daun sejajar (melengkung), Bijinya berkeping satu, Bagian bunga pada umumnya berjumlah 3 atau kelipatannya. Contohnya : Oryza sativa (padi) Zea mays (jagung) Cocos nucifera (kelapa) ciri-ciri tumbuhan dikotil : Berakar tunggang, Batang berkambium, Tipe tulang daunnya menyirip atau menjari, Bijinya berkeping dua, Bagian bunga umumnya berjumlah 2, 4, 5 atau kelipatannya. contohnya : Manihot utilissima (ketela pohon) Mangifera indica (mangga) Solanum tuberosum (kentang)

Kingdom Animalia:

Kingdom Animalia Kingdom Animalia terdiri dari dua klasifikasi yang dikelompokkan berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, yaitu avertebrata (hewan tidak bertulang belakang) dan vertebrata (hewan bertulang belakang). Avertebrata meliputi : Porifera (hewan berpori) Coelentrata (hewan berongga) Platyhelminthes (cacing pipih) Nemanthelmintes (cacaing gilik) Annelida (cacing gelang) Mollusca (hewan bertubuh lunak) Arthopoda (hewan berbuku-buku) Echinodermata (hewan berkulit duri) Vertebrata meliputi : Pisces Amfibi Reptilia Aves Mammalia

Slide 20:

AVERTEBRATA Porifera (hewan berpori) ciri-cirinya : Permukaan tubuh berpori-pori sangat kecil, Mempunyai rangka luar (eksoskeleton), Bersifat hemafrodit (dalam satu individu terdapat dua sel kelamin), Pada umumnya melekat didasar laut contohnya : Spongia sp, : sisa sponsnya dapat dipakai sebagai penggosok kaca dan beberapa spesies lain untuk hiasan karena bentuknya yang beraneka ragam. Coelentrata (hewan berongga) ciri-cirinya : Mempunyai rongga gastrovaskuler yang berfungsi sebagai alat pencernaan, Mempunyai lubang yang berperan sebagai mulut dan anus, Pada sekitar mulut terdapat tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsa serta memeganf dan memasukan makanan, Habitatnya di air, terutama air laut, Tubuh berbentuk polip (melekat pada dasar laut) dan medusa (dapat bergerak bebas) contohnya : Hydra varidis (melekat didasar air tawar) Aurelia aurita (ubur-ubur) yang dapat bergerak bebas di air laut.

Slide 21:

Platyhelminthes (cacing pipih) ciri-cirinya : Tubuh cacing ini berbentuk pipih seperti pita, lunak, Tidak memiliki sistem peredaran darah, Bersifat hemafrodit, Pada umumnya bersifat parasut, tetapi ada pula yang hidup bebas contohnya : Planaria maculata (hidup di air tawar) Taenia solium (cacing pita yang hidup parasit pada manusia dengan inang prantara babi) Taenia saginata (cacing pita yang hidup parasit pada manusia dengan inang prantara sapi) Nemanthelminthes (cacing gilik) ciri-cirinya : Tubuh berbentuk gilik (seperti tabung), Alat reproduksinya terpisah, Habitat di air tawar, laut, darat, ada juga yang bersifat parasit pada manusia, hewan dan tumbuhan. contohnya : Ascaris lumbricoides (cacing perut) Ancylostoma duodenale (cacing tambang) Enterobius vermicularis/Oxyuris vermicularis (cacing kremi)

Slide 22:

Annelida (cacing gelang) ciri-cirinya : Tubuh cacing ini bulat panjang, Mempunyai mulut dan anus, Bersegmen (beruas-ruas) Tiap segme mempunyai rambut getar, Bersifat hemafrodit. contohnya : Eunice viridis (cacing palolo) dan Lysidice oele (cacing wawo) : dapat dimakan karena merupakan sumber protein. Lumbricus terrestris (cacing tanah ) : bermanfaat karena dapat menggemburkan tanah) dan lain-lain. Mollusca ciri-cirinya : Bertubuh lunak, tidak bersegnen, Memiliki mantel yang dapat menghasilkan cangkok/cangkang, Tidak memiliki alat pencernaan makanan, peredaran darah dan sistem reproduksi, contohnya : Pinctada margaritifera (tiram mutiara) Loligo (cumi-cumi) octopus (gurita)

Slide 23:

Arthopoda (hewan berbuku-buku) ciri-cirinya : Tubuhnya dapat dibedakan menjadi kepela (caput), dada (thorax), dan perut (abdomen), Pada kepala terdapat antena, alat indera, dan mulut, Tubuh beruas-ruas dan anggota geraknya juga beruas-ruas, Mempunyai rangka luar yang tidak terdiri atas zat kitin, Habitat di air tawar, di darat, atau air laut. contoh Arthopoda yang menguntungkan : Udang dan kepiting : sumber protein Laba-laba : memakan serangga yangmerugikan, misalnya berbagai jenis kutu, nyamuk, lalat) contohnya yang merugikan : Kelabang/lipan : berbisa Kutu buku : merusak buku Rayap : memakan bahan-bahan bangunan

Slide 24:

Echinodermata (hewan berkulit duri) ciri-cirinya : Tubuh hewan ini tertutup duri (panjang dan kasar atau pendek dan halus), Alat geraknya berupa kaki ambrukal yang dapat ditarik dan ditonjolkan, Habitatnya di air laut, contohnya : Asterias vulgaris (bintang laut) Diadema sexatile (bulu babi berbulu panjang) Echinos esculentus (bulu babi berbulu pendek) Holothuria atra (teripang) Curcumaria planci (mentimun laut).

Slide 25:

VERTEBRATA Pisces ciri-cirinya : Tubuh hewan ini ditutupi oleh kulit yang besisik, Alat geraknya berupa sirip, Alat pernafasannya berupa insang, Terdapat alat bantu pernapasan bagi beberapa jenis ikan yang hidup di air yang sedijit kandungan oksigennya yaitu berupa labirin, Iakn bersifat poikiloterm, yaitu suhu tubuhnya berubah-ubah sesuai dengan suhu lingkungannya, Reproduksi secara ovipar (bertelur), Fertilasi secara eksternal, artinya pertemuan antara sperma dan ovum terjadi diluar tubuh. contoh Pisces : Ikan hiu Ikan cucut Ikan pari Ikan emas Ikan bandeng Ikan teri

Slide 26:

Amfibi ciri-cirinya : Tubuhnya ditutupi oleh kulit tipis yang lembab karena adanya kelenjar yang menghasilkan lendir di permukaan tubuhnya, Alat geraknya berupa dua pasang kaki, Dapat hidup di dua habitat, darat maupun air, Alat pernapasannya berupa paru-paru, Mengalami meamorfosis, Bersifat poikiloterm, Reroduksi secara ovivar (bertelur), Fertilasi secara eksternal. contohnya : Salamander Katak hijau Katak pohon

Slide 27:

Reptilia ciri-cirinya : Tubuhnya ditutupi oleh kulit kering dan bersisik, Rangkanya mengalami modifikasi menjadi karapaks (perisai punggung) dan plastron (perisai perut), Alat geraknya berupa dua pasang kaki, otot perut dan pada beberapa jenia mempunyai sepasang alat tambahan seperti sayap, Berjalan secara melata, Alat pernapasannya berupa paru-paru, Bersifat poikioter, Reproduksi secara ovivar (bertelur), ovovivivar(bertelur-beranak) atau vivivar (beranak) Fertilasi sexara internal, artinya pertemuan antara sperma dan ovum terjadi didalam tubuh induk betina. contohnya : Kura-kura, penyu Buaya, kadal, cecak, biawak, Ular sawah, ular tanah, ular kobra

Slide 28:

Aves ciri-cirinya : Tubuhnya di tutupi oleh bulu, Alat geraknya berupa sepasang kaki dan sepasang sayap serta mempunyai paruh yang tersusun dari zat tanduk, Alat pernafasannya berupa paru-paruyang dilengkapi pundi-pundi udara yang berguna membantu pernapasan pada saat terbang, Bersifat homoioterm, artinya suhu tubuhnya tetap, Reproduksi secara ovivar (bertelur), Fertilasi secara internal. contohnya : Ayam huta, merak, kalkun, angsa Pelikan, kasuari, kiwi Burung unta, burung merpati

Slide 29:

Mammalia ciri-cirinya : Tubuh ditutupi oleh rambut, Mempunyai dua pasang anggota gerak, yaitu sepasang kaki dan sepang tangan , Hewan betina menyusui anaknya, Alat pernapasannya berupa paru-paru, Bersifat homoiterm, Reproduksi secara vivipar (beranak), kecuali hewan berparu bebek (Ornithorynchus) secara ovivar, Fertilisasi secar internal contohnya : Platypus, kanguru, cucurut, kelelawar, kalong Paus, lumba-lumba Kambing, sapi, kerbau Kera, sipanse, orang utan

Kunci Determinasi:

Kunci Determinasi Kunci Determinasi Para ahli taksonomi telah menemuka alat bantu untuk mengidentifikasi sustu jenis atau kelompok makhluk hidup. Alat tersebut disebut kunci determinasi. Kunci determinasi memuat beberapa keterangan mengenai cici-ciri suatu jenis atau kelompok makhluk hidup. Kunci determinasi paling sederhana yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu jenis atau kelompok makhluk hidup disebut kunci dikotom. Kunci dikotom adalah kunci determinasi yang terdiri atas dua keterangan yang berlawanan dari ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu jenis atau kelompo makhluk hidup.