peradaban kuno di dunia

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

BAB 3:

BAB 3 PUSAT-PUSAT PERADABAN KUNO DI DUNIA

A. PERADABAN LEMBAH SUNGAI GANGGA DAN SUNGAI SINDHU a. Keadaan Geografis Daerah India merupakan jazirah dari benua Asia. Jazirah ini disebut dengan anak, karena letaknya seakan-akan terpisah dari daerah daratan Asia,serta letaknya menyendiri dari daerah Asia lainya. Di sebelah utara daerah India terbentang deretan pegunungan yang tinggi sekali, yaitu pegunungan Himalaya. Pegunungan ini menjadi pemisah antara India dan daerah-daeran Asia lainya. Antara pegunungan Himalaya dan Hindu Kush terdapat celah Kaiber (kaybar pass). Celah-celah kaiber inilah yang dilalui masyarakat India melakukan aktifitas hubungan daerah lain Asia. Dan melalui sela-sela itu bangsa-bangsa lain memasuki wilayah India seperti bangsa Arya, Laskar Cyrus Agung, Iskandar Zulkarnain, Timur Lenk. Di tengah-tengah daerah India terdapat pegunungan Windya. Pegunungan ini membagi India menjadi dua bagian, bagian utara dan :

A. PERADABAN LEMBAH SUNGAI GANGGA DAN SUNGAI SINDHU a. Keadaan Geografis Daerah India merupakan jazirah dari benua Asia. Jazirah ini disebut dengan anak, karena letaknya seakan-akan terpisah dari daerah daratan Asia,serta letaknya menyendiri dari daerah Asia lainya. Di sebelah utara daerah India terbentang deretan pegunungan yang tinggi sekali, yaitu pegunungan Himalaya. Pegunungan ini menjadi pemisah antara India dan daerah-daeran Asia lainya. Antara pegunungan Himalaya dan Hindu Kush terdapat celah Kaiber (kaybar pass). Celah-celah kaiber inilah yang dilalui masyarakat India melakukan aktifitas hubungan daerah lain Asia. Dan melalui sela-sela itu bangsa-bangsa lain memasuki wilayah India seperti bangsa Arya, Laskar Cyrus Agung, Iskandar Zulkarnain, Timur Lenk. Di tengah-tengah daerah India terdapat pegunungan Windya. Pegunungan ini membagi India menjadi dua bagian, bagian utara dan

Selatan. Pada daerah India bagian utara mengalir sungai Shindu (Indus), Gangga, Yamuna dan Brahmaputra. Daerah ini merupakan daerah yang subur dan padat penduduknya. India bagian selatan sangat berbeda keadaanya dengan India bagian utara. Daerahnya terdiri dari bukit-bukit dan gunung-gunung yang kering dan tandus. Dataran tinggi di India bagian selatan diberi nama Dataran Tinggi Dekan. Dataran Tinggi Dekan kurang mendapat hujan sehingga daerah nya terdiri atas padang rumput savana yang amat luas. Peradaban Lembah Sungai Shindu (Indus) Peradaban lembah sungai Shindu (Indus) berhasil diketahui melalui penemuan bekas-bekas kebudayaan kota Harappa di daerah Punjab dan Mahenjo Daro(daerah Sindhu, Pakistan).:

Selatan. Pada daerah India bagian utara mengalir sungai Shindu (Indus), Gangga, Yamuna dan Brahmaputra. Daerah ini merupakan daerah yang subur dan padat penduduknya. India bagian selatan sangat berbeda keadaanya dengan India bagian utara. Daerahnya terdiri dari bukit-bukit dan gunung-gunung yang kering dan tandus. Dataran tinggi di India bagian selatan diberi nama Dataran Tinggi Dekan. Dataran Tinggi Dekan kurang mendapat hujan sehingga daerah nya terdiri atas padang rumput savana yang amat luas. Peradaban Lembah Sungai Shindu (Indus) Peradaban lembah sungai Shindu (Indus) berhasil diketahui melalui penemuan bekas-bekas kebudayaan kota Harappa di daerah Punjab dan Mahenjo Daro(daerah Sindhu, Pakistan).

Pendukung peradaban sungai Indus adalah bangsa Dravida. Yang merupakan penduduk asli India, dengan ciri-ciri kulit hitam, rambut keriting, hidung pesek. Sisa-sisa bangsa Dravida ini masih ditemukan di dataran tinggi Dekan. Penelitian dari arkeolog inggris Sir John Marshall, berhasil menemukan peninggalan reruntuhan dua kota yang menakjubkan, yaitu Mahenjo Daro dan Harappa. Kedua kota ini diperkirakan berdiri pada 3000 SM dan mengalami kehancuran 1500 SM. Berdasarkan penelitian ini masyarakat Mahenjo Daro dan Harappa memiliki peradaban yang tinggi, yang ditandai antara lain: 1. Pusat Peradaban Kota Mahenjo Daro diperkirakan sebagai ibulota lembah sungai Sindhu bagian selatan dan kota Harappa sebagai ibukota lembah sungai Sindhu bagian utara. Dengan demikian Mahenjo Daro dan Harappa merupakan pusat peradaban bangsa India pada masa lampau.:

Pendukung peradaban sungai Indus adalah bangsa Dravida. Yang merupakan penduduk asli India, dengan ciri-ciri kulit hitam, rambut keriting, hidung pesek. Sisa-sisa bangsa Dravida ini masih ditemukan di dataran tinggi Dekan. Penelitian dari arkeolog inggris Sir John Marshall, berhasil menemukan peninggalan reruntuhan dua kota yang menakjubkan, yaitu Mahenjo Daro dan Harappa. Kedua kota ini diperkirakan berdiri pada 3000 SM dan mengalami kehancuran 1500 SM. Berdasarkan penelitian ini masyarakat Mahenjo Daro dan Harappa memiliki peradaban yang tinggi, yang ditandai antara lain: 1. Pusat Peradaban Kota Mahenjo Daro diperkirakan sebagai ibulota lembah sungai Sindhu bagian selatan dan kota Harappa sebagai ibukota lembah sungai Sindhu bagian utara. Dengan demikian Mahenjo Daro dan Harappa merupakan pusat peradaban bangsa India pada masa lampau.

2. Tata kota Pembangunan kota Mahenjo Daro dan Harappa didasarkan pada perencanaan kota yang pasti dan teratur baik. Jalan-jalan di dalam kota sudah teratur dan lurus-lurus dengan lebar mencapai 10 meter di kanan kiri jalan terdapat trotoar dengan lebar setengah meter. Gedung-gedung, rumah tinggal serta pertokoan dibangun secara teratur dan berdiri kokoh. Gedung, pertokoan, rumah tinggal terbuat dari batu bata lumpur. Wilayah kota dibagi atas beberapa bagian atau blok. Masing- masing bagian atau blok berbentuk bujursangkar atau empat persegi panjang. Tiap-tiap blok dibagi oleh lorong-lorong yang satu sama lain saling berpotongan. Pada tempat-tempat itulah penduduk membangun rumah tempat tinggal. Dan juga dibangun gedung-gedung tempat untuk menjalankan pemerintahan. Lorong-lorong dan jalan-jalan dilengkapi saluran air.:

2. Tata kota Pembangunan kota Mahenjo Daro dan Harappa didasarkan pada perencanaan kota yang pasti dan teratur baik. Jalan-jalan di dalam kota sudah teratur dan lurus-lurus dengan lebar mencapai 10 meter di kanan kiri jalan terdapat trotoar dengan lebar setengah meter. Gedung-gedung, rumah tinggal serta pertokoan dibangun secara teratur dan berdiri kokoh. Gedung, pertokoan, rumah tinggal terbuat dari batu bata lumpur. Wilayah kota dibagi atas beberapa bagian atau blok. Masing- masing bagian atau blok berbentuk bujursangkar atau empat persegi panjang. Tiap-tiap blok dibagi oleh lorong-lorong yang satu sama lain saling berpotongan. Pada tempat-tempat itulah penduduk membangun rumah tempat tinggal. Dan juga dibangun gedung-gedung tempat untuk menjalankan pemerintahan. Lorong-lorong dan jalan-jalan dilengkapi saluran air.

3. Sanitasi (Kesehatan) Masyarakat yang tinggal di Mahenjo Daro dan Harappa telah memikirkan masalah kesehatan dan sanitasi. Hal ini terlihat dari teknik-teknik atau cara-cara pembangunan rumah yang telah memperhatikan faktor-faktor kesehatan dan kebersihan lingkungan. Kamar-kamar dilengkapi jendela-jendela lebar yang langsung berhubungan dengan udara bebas, sehingga sirkulasi pergantian udara cukup lancar. Disamping itu saluran pembuangan limbah dari kamar mandi dan jamban yang ada di dalam rumah dihubungkan langsung dengan jaringan saluran umum yang dibangun dan mengalir di bawah jalan, dimana pada setiap lorong terdapat saluran air menuju sungai. 4. Sistem Pertanian dan Pengairan Daerah-daerah yang berada di sepanjang lembah sungai Sindhu merupakan daerah-daerah yang subur. Kesuburan ini disebabkan sungai sindhu setiap saat banjir dan meninggalkan lumpur-lumpur yang sangat cocok untuk pertanian sebagai mata pencaharian yang utama, juga dibangun irigasi untuk menunjang pertanian. Hasil pertanian antara lain :

3. Sanitasi (Kesehatan) Masyarakat yang tinggal di Mahenjo Daro dan Harappa telah memikirkan masalah kesehatan dan sanitasi. Hal ini terlihat dari teknik-teknik atau cara-cara pembangunan rumah yang telah memperhatikan faktor-faktor kesehatan dan kebersihan lingkungan. Kamar-kamar dilengkapi jendela-jendela lebar yang langsung berhubungan dengan udara bebas, sehingga sirkulasi pergantian udara cukup lancar. Disamping itu saluran pembuangan limbah dari kamar mandi dan jamban yang ada di dalam rumah dihubungkan langsung dengan jaringan saluran umum yang dibangun dan mengalir di bawah jalan, dimana pada setiap lorong terdapat saluran air menuju sungai. 4. Sistem Pertanian dan Pengairan Daerah-daerah yang berada di sepanjang lembah sungai Sindhu merupakan daerah-daerah yang subur. Kesuburan ini disebabkan sungai sindhu setiap saat banjir dan meninggalkan lumpur-lumpur yang sangat cocok untuk pertanian sebagai mata pencaharian yang utama, juga dibangun irigasi untuk menunjang pertanian. Hasil pertanian antara lain

Padi, gandum, gula, jelai, kapas dan teh. 5. Teknologi Mampu membuat barang-barang dari emas dan perak, alat-alat rumah tangga , alat-alat pertanian, bangunan-bangunan . 6. Perekonomian Masyarakat lembah sungai Shindu sudah mengadakan hubungan dagang dengan bangsa Sumeria di Mesopotamia dan bangsa-bangsa dari negeri-negeri lainya. Hal ini dapat dibuktikan dengan penemuan-penemuan benda-benda lembah sungai Shindu di Sumeria. Kota Sutkagedon memainkan peranan yang penting dalam perdagangan antara masyarakat lembah sungai shindhu dan bangsa Sumeria. Kota Sutkagedon merupakan kota perbatasan yang terletak di Balukhistan. Perdagangan Sumeria melalui Sutkagedon dapat dilaksanakan dengan dua cara. Pertama, dengan jalan laut dapat dibuktikan melalui sebuah material dan pecahan benda-benda yang memuat gambar perahu layar. Kedua, dengan jalan darat yang dapat dilaksanakan baik dengan menggunakan tenaga kuda maupun unta. Hal ini dibuktikan dengan ditemukan terracotta kereta :

Padi, gandum, gula, jelai, kapas dan teh. 5. Teknologi Mampu membuat barang-barang dari emas dan perak, alat-alat rumah tangga , alat-alat pertanian, bangunan-bangunan . 6. Perekonomian Masyarakat lembah sungai Shindu sudah mengadakan hubungan dagang dengan bangsa Sumeria di Mesopotamia dan bangsa-bangsa dari negeri-negeri lainya. Hal ini dapat dibuktikan dengan penemuan-penemuan benda-benda lembah sungai Shindu di Sumeria. Kota Sutkagedon memainkan peranan yang penting dalam perdagangan antara masyarakat lembah sungai shindhu dan bangsa Sumeria. Kota Sutkagedon merupakan kota perbatasan yang terletak di Balukhistan. Perdagangan Sumeria melalui Sutkagedon dapat dilaksanakan dengan dua cara. Pertama, dengan jalan laut dapat dibuktikan melalui sebuah material dan pecahan benda-benda yang memuat gambar perahu layar. Kedua, dengan jalan darat yang dapat dilaksanakan baik dengan menggunakan tenaga kuda maupun unta. Hal ini dibuktikan dengan ditemukan terracotta kereta

Kereta kecil. 7. Pemerintahan Candragupta Maurya Setelah berhasil menguasai Persia, pasukan Iskandar Zulkarnaen melanjutkan ekspansi dan menduduki India tahun 327 SM melalui celah kaiber di pegunungan Himalaya. Pendudukan yang dilakukan Iskandar Zulkarnaen sampai daerah Punjab. Namun kekuasaan tidak berlangsung lama, karena pada tahun 324 SM muncul gerakan di bawah Candragupta. Setelah Iskandar Zulkarnaen meninggal tahun 323 SM pasukanya berhasil diusir dari daerah Punjab dan selanjutnya berdirilah kerajaan Maurya. Dalam waktu singkat kerajaan Maurya sudah mencapai wilayah yang luas, yaitu Kashmir di sebelah barat dan lembah sungai Gangga di sebelah timur. Ashoka Pada masa pemerintahan Ashoka (268-232 SM) cucu Candra gupta Maurya, kerajaan Maurya mengalami masa gemilang.:

Kereta kecil. 7. Pemerintahan Candragupta Maurya Setelah berhasil menguasai Persia, pasukan Iskandar Zulkarnaen melanjutkan ekspansi dan menduduki India tahun 327 SM melalui celah kaiber di pegunungan Himalaya. Pendudukan yang dilakukan Iskandar Zulkarnaen sampai daerah Punjab. Namun kekuasaan tidak berlangsung lama, karena pada tahun 324 SM muncul gerakan di bawah Candragupta. Setelah Iskandar Zulkarnaen meninggal tahun 323 SM pasukanya berhasil diusir dari daerah Punjab dan selanjutnya berdirilah kerajaan Maurya. Dalam waktu singkat kerajaan Maurya sudah mencapai wilayah yang luas, yaitu Kashmir di sebelah barat dan lembah sungai Gangga di sebelah timur. Ashoka Pada masa pemerintahan Ashoka (268-232 SM) cucu Candra gupta Maurya, kerajaan Maurya mengalami masa gemilang.

Kalingga dan Dekan berhasil dikuasai. Namun, setelah ia menyaksikan korban bencana perang yang maha dahsyat di Kalingga, timbul penyesalan. Sejak saat itu, Ia tidak lagi melakukan peperangan, bahkan ia mencita-citakan perdamaian dan kebahagiaan umat manusia. Mula-mula Ashoka beragama Hindu, tetapi kemudian menjadi pengikut Budha. Sejak saat itu, Ashoka menjadikan agama Budha sebagai agama resmi negara. Setelah Ashoka meninggal, kerajaanya terpecah belah menjadi kerajaan kecil. Baru pada abad 4 M muncul seorang raja yang berhasil mempersatukan kerajaan yang terpecah belah. Maka berdiri kerajaan Gupta dengan Candragupta I sebagai rajanya. 8. Kepercayaan Kepercayaan lembah sungai Sindhu bersifat polytheisme (memuja banyak dewa). Dewa yang utama adalah Dewa Ibu (dewa kesuburan), karena dilatarbelakangi masyrakat lembah sungai Sindhu yang agraris.:

Kalingga dan Dekan berhasil dikuasai. Namun, setelah ia menyaksikan korban bencana perang yang maha dahsyat di Kalingga, timbul penyesalan. Sejak saat itu, Ia tidak lagi melakukan peperangan, bahkan ia mencita-citakan perdamaian dan kebahagiaan umat manusia. Mula-mula Ashoka beragama Hindu, tetapi kemudian menjadi pengikut Budha. Sejak saat itu, Ashoka menjadikan agama Budha sebagai agama resmi negara. Setelah Ashoka meninggal, kerajaanya terpecah belah menjadi kerajaan kecil. Baru pada abad 4 M muncul seorang raja yang berhasil mempersatukan kerajaan yang terpecah belah. Maka berdiri kerajaan Gupta dengan Candragupta I sebagai rajanya. 8. Kepercayaan Kepercayaan lembah sungai Sindhu bersifat polytheisme (memuja banyak dewa). Dewa yang utama adalah Dewa Ibu (dewa kesuburan), karena dilatarbelakangi masyrakat lembah sungai Sindhu yang agraris.

Mereka juga menyembah binatang-binatang seperti buaya,gajah, serta menyembah pohon-pohon pipal (beringin). Penyembahan ini sebagai perwujudan terimakasih terhadap kehidupan yang dinikmatinya, berupa kesejahteraan dan perdamaian. 9. Akhir Peradaban Peradaban lembah sungai Sindhu mengalami keruntuhan pada tahun 1500 SM. Keruntuhan tersebut disebabkan oleh banjir sungai Sindhu dan adanya serangan bangsa Arya dari Asia Tengah. Bangsa Dravida terdesak ke Dataran Tinggi Dekan yang kurang subur, sedangkan bangsa Arya menjadi penghuni baru lembah sungai Sindhu. B. PERADABAN LEMBAH SUNGAI GANGGA a. Letak Lembah Sungai Gangga lembah sungai gangga terletak antara pegunungan Himalaya dan pegunungan Windya-Kedna. Sungai itu bermata air di pegunungan Himalaya dan mengalir melalui kota-kota besar seperti Delhi, Agra, Allahabad, Patna, Benares melalui wilayah Banglades dan bermuara:

Mereka juga menyembah binatang-binatang seperti buaya,gajah, serta menyembah pohon-pohon pipal (beringin). Penyembahan ini sebagai perwujudan terimakasih terhadap kehidupan yang dinikmatinya, berupa kesejahteraan dan perdamaian. 9. Akhir Peradaban Peradaban lembah sungai Sindhu mengalami keruntuhan pada tahun 1500 SM. Keruntuhan tersebut disebabkan oleh banjir sungai Sindhu dan adanya serangan bangsa Arya dari Asia Tengah. Bangsa Dravida terdesak ke Dataran Tinggi Dekan yang kurang subur, sedangkan bangsa Arya menjadi penghuni baru lembah sungai Sindhu. B. PERADABAN LEMBAH SUNGAI GANGGA a. Letak Lembah Sungai Gangga lembah sungai gangga terletak antara pegunungan Himalaya dan pegunungan Windya-Kedna. Sungai itu bermata air di pegunungan Himalaya dan mengalir melalui kota-kota besar seperti Delhi, Agra, Allahabad, Patna, Benares melalui wilayah Banglades dan bermuara

di teluk Benggala. Sungai Gangga bertemu dengan sungai Bahmaputra di pegunungan Kwen Lun. Dengan keadaan alam seperti ini tidak heran bila lembah sungai Gangga sangat subur. Sungai Gangga juga dianggap suci oleh umat Hindu. Menurut kepercayaan umat Hindu India, air sungai Gangga dapat menyucikan diri manusia dan menghapus segala dosa. Begitu pula, tulang dan abu orang yang meninggal dibuang ke dalam sungai Gangga agar arwah orang yang meninggal tersebut dapat masuk surga. b. Pendukung Kebudayaan Pendukung kebudayaan lembah sungai Gangga adalah bangsa Aria yang termasuk bangsa Indo Jerman. Yang mempunyai ciri-ciri fisik berkulit putih, berbadan tinggi, dan berhidung mancung. Mereka datang dari daerah kaukasus dan menyebar ke arah timur. Bangsa Aria memasuki wilayah India antara tahun 2000-1500 SM, melalui celah kaiber di pegunungan Himalaya. Mereka adalah bangsa peternak dengan kehidupanya yang menggembara. Tetapi setelah berhasil mengalahkan bangsa Dravida di Lembah Sungai Sindhu dan menguasai :

di teluk Benggala. Sungai Gangga bertemu dengan sungai Bahmaputra di pegunungan Kwen Lun. Dengan keadaan alam seperti ini tidak heran bila lembah sungai Gangga sangat subur. Sungai Gangga juga dianggap suci oleh umat Hindu. Menurut kepercayaan umat Hindu India, air sungai Gangga dapat menyucikan diri manusia dan menghapus segala dosa. Begitu pula, tulang dan abu orang yang meninggal dibuang ke dalam sungai Gangga agar arwah orang yang meninggal tersebut dapat masuk surga. b. Pendukung Kebudayaan Pendukung kebudayaan lembah sungai Gangga adalah bangsa Aria yang termasuk bangsa Indo Jerman. Yang mempunyai ciri-ciri fisik berkulit putih, berbadan tinggi, dan berhidung mancung. Mereka datang dari daerah kaukasus dan menyebar ke arah timur. Bangsa Aria memasuki wilayah India antara tahun 2000-1500 SM, melalui celah kaiber di pegunungan Himalaya. Mereka adalah bangsa peternak dengan kehidupanya yang menggembara. Tetapi setelah berhasil mengalahkan bangsa Dravida di Lembah Sungai Sindhu dan menguasai

daerah yang subur, mereka pada akhirnya bercocok tanam dan menetap. Bangsa Aria menyebut bangsa Dravida dengan sebutan anasah yang artinya tidak berhidung (berhidung pesek) dan dasa yang artinya raksasa. Selanjutnya, mereka menduduki lembah Sungai Gangga dan terus mengembangkan kebudayaanya. Kebudayaan lembah sungai Gangga merupakan kebudayaan campuran antara kebudayaan bangsa Ariadengan bangsa Dravida. Kebudayaan campuran ini lebih dikenal dengan kebudayaan Hindu. Hal ini disesuaikan dengan nama daerah tempat bercampurnya kebudayaan, yaitu daerah Shindu atau hindustan. Munculnya Agama Hindu Pada dasarnya peradaban dan kehidupan bangsa Hindu telah tercantum dalam kitab suci weda (pengetahuan), juga dalam kitab brahmana dan upanisad. Ketiga kitab ini yang menjadi dasar kehidupan orang-orang Hindu. Kitab suci weda merupakan kumpulan dari hasil pemikiran dari:

daerah yang subur, mereka pada akhirnya bercocok tanam dan menetap. Bangsa Aria menyebut bangsa Dravida dengan sebutan anasah yang artinya tidak berhidung (berhidung pesek) dan dasa yang artinya raksasa. Selanjutnya, mereka menduduki lembah Sungai Gangga dan terus mengembangkan kebudayaanya. Kebudayaan lembah sungai Gangga merupakan kebudayaan campuran antara kebudayaan bangsa Ariadengan bangsa Dravida. Kebudayaan campuran ini lebih dikenal dengan kebudayaan Hindu. Hal ini disesuaikan dengan nama daerah tempat bercampurnya kebudayaan, yaitu daerah Shindu atau hindustan. Munculnya Agama Hindu Pada dasarnya peradaban dan kehidupan bangsa Hindu telah tercantum dalam kitab suci weda (pengetahuan), juga dalam kitab brahmana dan upanisad. Ketiga kitab ini yang menjadi dasar kehidupan orang-orang Hindu. Kitab suci weda merupakan kumpulan dari hasil pemikiran dari

Para pendeta (resi). Pemikiran-pemikiran para pendeta(resi) ini dibukukan oleh resi Wiyasa. Empat bagian kitab weda -Reg weda, berisi syair-syair pemujaan kepada dewa-dewa -Sama weda, memuat nyanyia-nyanyian yang dipergunakan, untuk memuja dewa-dewa. -Yayur weda, memuat bacaan-bacaan yang dipergunakan untuk upacara dan sesaji. -Atharwa weda, memuat mantra untuk menyembuhkan orang sakit dan doa untuk mengusir roh. Keempat buku itu ditulis pada tahun 550 SM dalam bahasa Sansekerta. Sedangkan, kitab Brahmana berisi tafsir weda, kitab upanisad ajaran yang berisi bagaimana menghindarkan diri dari samsara. Ajaran agama Hindu memuja banyak dewa (polytheisme). Dewa utama yang dpuja adalah dewa Brahma sebagai pencipta, wisnu sebagai pemelihara dan pelindung, dewa Siwa sebagai perusak. Disamping itu juga dipuja dewi Saraswati (dewi kesenian, dewi Sri (dewi kesuburan), dewa Baruna (dewa laut dewa Bayu (dewa angin),dewa :

Para pendeta (resi). Pemikiran-pemikiran para pendeta(resi) ini dibukukan oleh resi Wiyasa. Empat bagian kitab weda -Reg weda, berisi syair-syair pemujaan kepada dewa-dewa -Sama weda, memuat nyanyia-nyanyian yang dipergunakan, untuk memuja dewa-dewa. -Yayur weda, memuat bacaan-bacaan yang dipergunakan untuk upacara dan sesaji. -Atharwa weda, memuat mantra untuk menyembuhkan orang sakit dan doa untuk mengusir roh. Keempat buku itu ditulis pada tahun 550 SM dalam bahasa Sansekerta. Sedangkan, kitab Brahmana berisi tafsir weda, kitab upanisad ajaran yang berisi bagaimana menghindarkan diri dari samsara. Ajaran agama Hindu memuja banyak dewa (polytheisme). Dewa utama yang dpuja adalah dewa Brahma sebagai pencipta, wisnu sebagai pemelihara dan pelindung, dewa Siwa sebagai perusak. Disamping itu juga dipuja dewi Saraswati (dewi kesenian, dewi Sri (dewi kesuburan), dewa Baruna (dewa laut dewa Bayu (dewa angin),dewa

Agni (dewa api). Kota Benares dianggap sebagai tempat suci, yaitu tempat bersemayamnya dewa siwa. Sungai Gangga dianggap keramat dan suci. Munculnya Agama Budha Agama Budha muncul ketika beberapa golongan menolak dan menentang pendapat kaum Brahmana. Golongan ini dipimpin oleh Sidharta Gautama (531 SM). Sidharta Gautama adalah putra mahkota dari kerajaan Kapilawastu. Ia termasuk kasta kesatria. Sejak kecil dididik dalam kemewahan istana, namun hidupnya tak pernah bahagia. Ia merasa menderita berada di lingkungan kemewahan dan kegemerlapan istana untuk mencari kebahagiaan hidupnya, ia terus mencari pelepasan dari samsara (penderitaan) dan setelah kurang lebih tujuh tahun mengalami cobaan yang berat, penyesalan dan penderitaan, akhirnya mendapat sinar terang di hati sanubarinya dan menjadilah Sidharta Gautama Sang Budha (artinya yang disinari). Pertama kali Sang Budha berkotbah di Taman Rusa (Benares). Agama :

Agni (dewa api). Kota Benares dianggap sebagai tempat suci, yaitu tempat bersemayamnya dewa siwa. Sungai Gangga dianggap keramat dan suci. Munculnya Agama Budha Agama Budha muncul ketika beberapa golongan menolak dan menentang pendapat kaum Brahmana. Golongan ini dipimpin oleh Sidharta Gautama (531 SM). Sidharta Gautama adalah putra mahkota dari kerajaan Kapilawastu. Ia termasuk kasta kesatria. Sejak kecil dididik dalam kemewahan istana, namun hidupnya tak pernah bahagia. Ia merasa menderita berada di lingkungan kemewahan dan kegemerlapan istana untuk mencari kebahagiaan hidupnya, ia terus mencari pelepasan dari samsara (penderitaan) dan setelah kurang lebih tujuh tahun mengalami cobaan yang berat, penyesalan dan penderitaan, akhirnya mendapat sinar terang di hati sanubarinya dan menjadilah Sidharta Gautama Sang Budha (artinya yang disinari). Pertama kali Sang Budha berkotbah di Taman Rusa (Benares). Agama

Budha tidak mengakui sistem kasta, oleh karena itu ajaran ini menarik golongan kasta rendah. Kitab suci agama Budha adalah Tripitaka. Dalam perkembanganya agama Budha pecah menjadi dua aliran Hinayana dan Mahayana. c. Pemerintahan Pemerintahan di lembah sungai Gangga merupakan kelanjutan dari lembah sungai Sindhu. Setelah kerajaan Maurya runtuh, keadaan menjadi kacau akibat peperangan. Keadaan ini baru dapat diamankan setelah munculnya kerajaan Gupta. 1. Kerajaan Gupta Didirikan oleh Candragupta I. Kerajaan Gupta mencapai puncak kejayaan pada masa Samudra Gupta yang berhasil menguasai lembah sungai Sindhu dan lembah sungai Gangga. Ibukota kerajaan Gupta adalah Ayodha. Kemudian Samudera Gupta digantikan oleh Candera Gupta II. Pada masa Candera Gupta II, kesusasteraan mengalami perkembangan yang pesat, bahkan masa ini ada pujangga yang terkenal :

Budha tidak mengakui sistem kasta, oleh karena itu ajaran ini menarik golongan kasta rendah. Kitab suci agama Budha adalah Tripitaka. Dalam perkembanganya agama Budha pecah menjadi dua aliran Hinayana dan Mahayana. c. Pemerintahan Pemerintahan di lembah sungai Gangga merupakan kelanjutan dari lembah sungai Sindhu. Setelah kerajaan Maurya runtuh, keadaan menjadi kacau akibat peperangan. Keadaan ini baru dapat diamankan setelah munculnya kerajaan Gupta. 1. Kerajaan Gupta Didirikan oleh Candragupta I. Kerajaan Gupta mencapai puncak kejayaan pada masa Samudra Gupta yang berhasil menguasai lembah sungai Sindhu dan lembah sungai Gangga. Ibukota kerajaan Gupta adalah Ayodha. Kemudian Samudera Gupta digantikan oleh Candera Gupta II. Pada masa Candera Gupta II, kesusasteraan mengalami perkembangan yang pesat, bahkan masa ini ada pujangga yang terkenal

Yang bernama pujangga Kalidasa dengan hasil karyanya berjudul Syakuntala. Setelah Chandera Gupta II meninggal, kerajaan Gupta mulai mengalami kemunduran. Hampir dua abad, India mengalami kegelapan dan baru abad ketujuh muncul seorang raja kuat yang bernama Harshawardana. 2. Kerajaan Harsha Salah seorang raja kerajaan Harsha adalah Harshawardana. Ibukota kerajaan Harsha adalah Kanay. Pada masa raja Harshawardana kesusasteraan dan pendidikan berkembang dengan pesat. Pujangga yang terkenal pada waktu itu adalah pujangga Bana dengan buku karanganya berjudul Harshacarita.:

Yang bernama pujangga Kalidasa dengan hasil karyanya berjudul Syakuntala. Setelah Chandera Gupta II meninggal, kerajaan Gupta mulai mengalami kemunduran. Hampir dua abad, India mengalami kegelapan dan baru abad ketujuh muncul seorang raja kuat yang bernama Harshawardana. 2. Kerajaan Harsha Salah seorang raja kerajaan Harsha adalah Harshawardana. Ibukota kerajaan Harsha adalah Kanay. Pada masa raja Harshawardana kesusasteraan dan pendidikan berkembang dengan pesat. Pujangga yang terkenal pada waktu itu adalah pujangga Bana dengan buku karanganya berjudul Harshacarita.

C. PERADABAN LEMBAH SUNGAI EUFRAT DAN TIGRIS 1. Letak Geografis Daerah lembah sungai eufrat dan Tigris lebih dikenal dengan sebutan Mesopotamia. Yang diartikan daerah yang terletak diantara dua aliran sungai, yakni sungai Eufrat dan sungai Tigris. Daerah ini merupakan daerah yang subur, yang hidup pada sektor pertanian dengan sistem irigasi yang tertata rapi . Wilayah peradaban ini sekarang menjadi bagian dari negara Irak. Peradaban ini pada awalnya dibangun oleh bangsa Sumer dan Semit. a. Sistem Pemerintahan Wilayah Mesopotamia terdiri dari berbagai negara kota. Seorang raja sebagai kepala agama. Raja mengatur perekonomian dan memimpin pasukanya ke medan perang sehingga peranan seorang raja sangat besar artinya bagi kehidupan dan kelangsungan pemerintahan. Kerajaan-kerajaan:

C. PERADABAN LEMBAH SUNGAI EUFRAT DAN TIGRIS 1. Letak Geografis Daerah lembah sungai eufrat dan Tigris lebih dikenal dengan sebutan Mesopotamia. Yang diartikan daerah yang terletak diantara dua aliran sungai, yakni sungai Eufrat dan sungai Tigris. Daerah ini merupakan daerah yang subur, yang hidup pada sektor pertanian dengan sistem irigasi yang tertata rapi . Wilayah peradaban ini sekarang menjadi bagian dari negara Irak. Peradaban ini pada awalnya dibangun oleh bangsa Sumer dan Semit. a. Sistem Pemerintahan Wilayah Mesopotamia terdiri dari berbagai negara kota. Seorang raja sebagai kepala agama. Raja mengatur perekonomian dan memimpin pasukanya ke medan perang sehingga peranan seorang raja sangat besar artinya bagi kehidupan dan kelangsungan pemerintahan. Kerajaan-kerajaan

Yang berkuasa di Mesopotamia antara lain : 1) Kerajaan Sumeria (3500 SM) Bangsa Sumeria mendirikan kerajaan di dekat sungai Eufrat pada tahun 3000 SM dengan ibukota di Ur. Kekuasaan tertinggi dipegang oleh seorang pendeta raja yang disebut Patesi. Bangsa Sumeria telah mengenal huruf yang disebut hieroglyph (hurufnya berbentuk paku). Pengetahuan bangsa Sumeria telah maju, ini dapat dilihat sebagai berikut : - Mengenal tahun komariah yaitu perhitungan tahun berdasarkan peredaran bulan yakni 1 tahun ada 354 hari. - Mengenal tahun syamsiah yaitu perhitungan tahun berdasarkan peredaran matahari yakni 1 tahun ada 360 hari - Membagi 1 hari = 24 jam, 1 jam = 60 menit, dan 1 menit = 60 detik. - Sebuah lingkaran terbagi atas 360 derajad. Bangsa Sumeria menganut kepercayaan polytheisme atau percaya banyak dewa. Dewa-dewa tersebut seperti dewa Anu atau Uruk (dewa langit), Enlil atau Hipper (dewa bumi), Ea atau Eridu (dewa air). Tempat:

Yang berkuasa di Mesopotamia antara lain : 1) Kerajaan Sumeria (3500 SM) Bangsa Sumeria mendirikan kerajaan di dekat sungai Eufrat pada tahun 3000 SM dengan ibukota di Ur. Kekuasaan tertinggi dipegang oleh seorang pendeta raja yang disebut Patesi. Bangsa Sumeria telah mengenal huruf yang disebut hieroglyph (hurufnya berbentuk paku). Pengetahuan bangsa Sumeria telah maju, ini dapat dilihat sebagai berikut : - Mengenal tahun komariah yaitu perhitungan tahun berdasarkan peredaran bulan yakni 1 tahun ada 354 hari. - Mengenal tahun syamsiah yaitu perhitungan tahun berdasarkan peredaran matahari yakni 1 tahun ada 360 hari - Membagi 1 hari = 24 jam, 1 jam = 60 menit, dan 1 menit = 60 detik. - Sebuah lingkaran terbagi atas 360 derajad. Bangsa Sumeria menganut kepercayaan polytheisme atau percaya banyak dewa. Dewa-dewa tersebut seperti dewa Anu atau Uruk (dewa langit), Enlil atau Hipper (dewa bumi), Ea atau Eridu (dewa air). Tempat

Tempat untuk memuja dewa disebut ziggurat. Kebudayaan bangsa Sumeria berakhir pada tahun 2350 SM diserang bangsa Akkadia di bawah pimpinan Sargon. Bangsa Akkadia adalah rumpun bangsa Semit. 2) Kerajaan Akkadia Bangsa Akkadia termasuk rumpun bangsa Semit yang berasal dari daerah padang pasir. Mereka bergerak dari daerah yang terletak sebelah utara Mesopotamia. Di bawah pimpinan Sargon, pasukan bangsa Akkadia semakin bertambah kuat dan melakukan serangan serta berhasil menduduki daerah Mesopotamia dengan mengalahkan bangsa Sumeria. Dengan kemenangan ini, bangsa Akkadia tidak lagi menjadi bangsa penggembara. Mereka mulai hidup menetap di daerah Mesopotamia. Walaupun bangsa Akkadia berhasil memenangkan perang tersebut, tetapi mereka mengambil dan meniru kebudayaan bangsa Sumeria. Bahkan mereka berintegrasi dengan penduduk yang ditaklukanya. :

Tempat untuk memuja dewa disebut ziggurat. Kebudayaan bangsa Sumeria berakhir pada tahun 2350 SM diserang bangsa Akkadia di bawah pimpinan Sargon. Bangsa Akkadia adalah rumpun bangsa Semit. 2) Kerajaan Akkadia Bangsa Akkadia termasuk rumpun bangsa Semit yang berasal dari daerah padang pasir. Mereka bergerak dari daerah yang terletak sebelah utara Mesopotamia. Di bawah pimpinan Sargon, pasukan bangsa Akkadia semakin bertambah kuat dan melakukan serangan serta berhasil menduduki daerah Mesopotamia dengan mengalahkan bangsa Sumeria. Dengan kemenangan ini, bangsa Akkadia tidak lagi menjadi bangsa penggembara. Mereka mulai hidup menetap di daerah Mesopotamia. Walaupun bangsa Akkadia berhasil memenangkan perang tersebut, tetapi mereka mengambil dan meniru kebudayaan bangsa Sumeria. Bahkan mereka berintegrasi dengan penduduk yang ditaklukanya.

3. Kerajaan Babylonia Lama (2000 SM) Bangsa Akkadia dikalahkan oleh bangsa Amorit, lalu mendirikan kerajaan Babylonia lama. Rajanya yang terkenal adalah Hammurabi. Yang menciptakan undang-undang tertulis yang disebut Codex Hammurabi. Undang-undang ini merupakan yang tertua di dunia. Undang-undang ini menegaskan hukum setimpal kepada setiap pelanggarnya. Jadi bersifat pembalasan sesuai pelanggaran hukuman seimbang. Tujuan agar tidak terjadi tindakan sewenang-wenang para pejabat negara. Codex Hammurabi berisi tentang : -masalah peradilan -masalah hutang-piutang -masalah perkawinan -masalah keluarga -masalah hak milik -syarat masuk tentara :

3. Kerajaan Babylonia Lama (2000 SM) Bangsa Akkadia dikalahkan oleh bangsa Amorit, lalu mendirikan kerajaan Babylonia lama. Rajanya yang terkenal adalah Hammurabi. Yang menciptakan undang-undang tertulis yang disebut Codex Hammurabi. Undang-undang ini merupakan yang tertua di dunia. Undang-undang ini menegaskan hukum setimpal kepada setiap pelanggarnya. Jadi bersifat pembalasan sesuai pelanggaran hukuman seimbang. Tujuan agar tidak terjadi tindakan sewenang-wenang para pejabat negara. Codex Hammurabi berisi tentang : -masalah peradilan -masalah hutang-piutang -masalah perkawinan -masalah keluarga -masalah hak milik -syarat masuk tentara

Teknologi Kemiliteran Menggunakan kereta perang, pasukan menggunakan helm tembaga, pasukan penggempur dilengkapi lembing, kapak dan pedang. Hasil Budaya Selain adanya UU Hammurabi, mengenal astronomi, mengenal astrologi, mengklasifikasikan hewan dan tumbuhan, menggunakan bilangan 60 sebagai hitungan dasar, ditemukan bangunan berbentuk menara atau lengkung. Perdagangan Mengikat hubungan dagang dan mengatur transaksi dengan surat perjanjian ditulis di tanah liat disebut zigurat. Kepercayaan Menyembah banyak dewa (polytheisme). Dewa Marduk dewa yang tertinggi sebagai dewa penyelamat. Dewa Enlil sebagai dewa penyelamat,dewa bumi, dewa kiyamat serta pemelihara. :

Teknologi Kemiliteran Menggunakan kereta perang, pasukan menggunakan helm tembaga, pasukan penggempur dilengkapi lembing, kapak dan pedang. Hasil Budaya Selain adanya UU Hammurabi, mengenal astronomi, mengenal astrologi, mengklasifikasikan hewan dan tumbuhan, menggunakan bilangan 60 sebagai hitungan dasar, ditemukan bangunan berbentuk menara atau lengkung. Perdagangan Mengikat hubungan dagang dan mengatur transaksi dengan surat perjanjian ditulis di tanah liat disebut zigurat. Kepercayaan Menyembah banyak dewa (polytheisme). Dewa Marduk dewa yang tertinggi sebagai dewa penyelamat. Dewa Enlil sebagai dewa penyelamat,dewa bumi, dewa kiyamat serta pemelihara.

Keruntuhan bangsa Babilonia lama tahun 1900 SM diserang bangsa Heitit yang menguasainya. 4. Kerajaan Assiria Kerajaan Assiria beribukota di Niniveh tahun 900 SM, serta bersifat militer. Bangsa Assiria termasuk bangsa pengelana, penggembara serta bersifat kejam sehingga banyak musuhnya. Sedangkan rajanya berkuasa mutlak. Rajanya yang terkenal bernama Ashurbanipal, yang pada tahun 650 SM menguasai Mesir. Bangsa Assiria berhasil membuat perpustakaan di kota Niniveh yang merupakan perpustakaan tertua di dunia dengan memuat 22.000 buah buku yang berasal dari kerajaan Sumeria dan Babylonia. Buku ini dalam bentuk lempengan tanah liat bertuliskan huruf paku yang masih dapat dibaca sampai sekarang.:

Keruntuhan bangsa Babilonia lama tahun 1900 SM diserang bangsa Heitit yang menguasainya. 4. Kerajaan Assiria Kerajaan Assiria beribukota di Niniveh tahun 900 SM, serta bersifat militer. Bangsa Assiria termasuk bangsa pengelana, penggembara serta bersifat kejam sehingga banyak musuhnya. Sedangkan rajanya berkuasa mutlak. Rajanya yang terkenal bernama Ashurbanipal, yang pada tahun 650 SM menguasai Mesir. Bangsa Assiria berhasil membuat perpustakaan di kota Niniveh yang merupakan perpustakaan tertua di dunia dengan memuat 22.000 buah buku yang berasal dari kerajaan Sumeria dan Babylonia. Buku ini dalam bentuk lempengan tanah liat bertuliskan huruf paku yang masih dapat dibaca sampai sekarang.

Perekonomian Hidup dari pertanian, hasilnya gandum, anggur, sayur-mayur Kepercayaan Menyembah banyak dewa. Dewa Assur sebagai dewa matahari, dewa yang tertinggi dan dilambangkan gambar roda dan dewa ini pelindung raja. Roh yang meninggal akan hidup terus walaupun jasadnya sudah mati, maka harus dijaga terus, orang yang meninggal diberi pakaian. Hasil Budaya - mengenal astrologi (ilmu perbintangan) -mengenal astronomi (ilmu tentang benda-benda angkasa) -mengenal pembagian tahun menjadi 365 ¼ hari. Bangsa Assiria lambat-laun lemah dan diserang bangsa khaldea , Media,dan Persia ibukota Niniveh dihancurkan pada tahun 612 SM.:

Perekonomian Hidup dari pertanian, hasilnya gandum, anggur, sayur-mayur Kepercayaan Menyembah banyak dewa. Dewa Assur sebagai dewa matahari, dewa yang tertinggi dan dilambangkan gambar roda dan dewa ini pelindung raja. Roh yang meninggal akan hidup terus walaupun jasadnya sudah mati, maka harus dijaga terus, orang yang meninggal diberi pakaian. Hasil Budaya - mengenal astrologi (ilmu perbintangan) -mengenal astronomi (ilmu tentang benda-benda angkasa) -mengenal pembagian tahun menjadi 365 ¼ hari. Bangsa Assiria lambat-laun lemah dan diserang bangsa khaldea , Media,dan Persia ibukota Niniveh dihancurkan pada tahun 612 SM.

5. Kerajaan Babilonia Baru Kerajaan ini didirikan oleh bangsa Khaldea oleh raja Nabopalassar pada tahun 612 SM dengan ibukota di Babylonia. Sedangkan raja yang terkenal adalah Nebukadnezar dengan hasil karyanya membangun taman bergantung Babylonia. Babylonia baru telah memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi. Selain membangun taman bergantung yang dilengkapi flora dan fauna. Juga didirikan menara babil yang menambah keindahan kota sebagai mercu suar bagi pedagang yang menuju kota babil. Mengenal astronomi, nama planet, dan almanak. Mereka sudah mengenal ilmu matematika dengan menghitung luas lingkaran 360˚. Menghitung waktu menjadi 7 hari, satu hari 24 jam dan tiap jam 60 menit. Bangsa Babilonia runtuh karena serangan bangsa Media dan Persia tahun 530 SM.:

5. Kerajaan Babilonia Baru Kerajaan ini didirikan oleh bangsa Khaldea oleh raja Nabopalassar pada tahun 612 SM dengan ibukota di Babylonia. Sedangkan raja yang terkenal adalah Nebukadnezar dengan hasil karyanya membangun taman bergantung Babylonia. Babylonia baru telah memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi. Selain membangun taman bergantung yang dilengkapi flora dan fauna. Juga didirikan menara babil yang menambah keindahan kota sebagai mercu suar bagi pedagang yang menuju kota babil. Mengenal astronomi, nama planet, dan almanak. Mereka sudah mengenal ilmu matematika dengan menghitung luas lingkaran 360˚. Menghitung waktu menjadi 7 hari, satu hari 24 jam dan tiap jam 60 menit. Bangsa Babilonia runtuh karena serangan bangsa Media dan Persia tahun 530 SM.

6. Bangsa Persia. Bangsa Persia berhasil mengalahkan bangsa Khaldea dan Media kemudian berdirilah kerajaan Persia dengan ibukota Persepolis di bawah raja Cyrus tahun 550 SM. Pada tahun 530 SM, raja cyrus berhasil menguasai sebagian daerah India bagian barat. Namun dalam pertempuran melawan bangsa Tura, Raja Cyrus terbunuh. Ia digantikan anaknya Cambyses. Pada tahun 525 SM raja Cambyses berhasil meluaskan wilayahnya sampai Mesir. Kemudian Ia digantikan oleh Darius Agung. Pada masa ini kerajaan Persia mencapai puncak kejayaan. Pada masa ini wilayah kekuasaanya dari Mesir sampai lembah Sunagai Sindhu. Ibukota kerajaan dipindahkan dari Persepolis ke Susa. Kerajaan dibagi menjadi 20 kesatrapi (propinsi) yang dikepalai wali negara, dengan sistem desentralisasi. Agama bangsa Persia kuno diajarkan oleh Zarathustra atau zoroaster dengan kitab sucinya zend avesta. Agama ini mengajarkan bahwa kehidupan ditandai pertentangan antara kebaikan dengan kejahatan. Kebaikan diperankan oleh Dewa Ahuramazda sedangkan kejelekan diperankan oleh Dewa Ahriman. :

6. Bangsa Persia. Bangsa Persia berhasil mengalahkan bangsa Khaldea dan Media kemudian berdirilah kerajaan Persia dengan ibukota Persepolis di bawah raja Cyrus tahun 550 SM. Pada tahun 530 SM, raja cyrus berhasil menguasai sebagian daerah India bagian barat. Namun dalam pertempuran melawan bangsa Tura, Raja Cyrus terbunuh. Ia digantikan anaknya Cambyses. Pada tahun 525 SM raja Cambyses berhasil meluaskan wilayahnya sampai Mesir. Kemudian Ia digantikan oleh Darius Agung. Pada masa ini kerajaan Persia mencapai puncak kejayaan. Pada masa ini wilayah kekuasaanya dari Mesir sampai lembah Sunagai Sindhu. Ibukota kerajaan dipindahkan dari Persepolis ke Susa. Kerajaan dibagi menjadi 20 kesatrapi (propinsi) yang dikepalai wali negara, dengan sistem desentralisasi. Agama bangsa Persia kuno diajarkan oleh Zarathustra atau zoroaster dengan kitab sucinya zend avesta. Agama ini mengajarkan bahwa kehidupan ditandai pertentangan antara kebaikan dengan kejahatan. Kebaikan diperankan oleh Dewa Ahuramazda sedangkan kejelekan diperankan oleh Dewa Ahriman.

Mereka menganggap tanah, api itu suci sehingga orang yang meninggal tidak boleh dibakar tetapi diletakan dalam rumah mati (Dacha) untuk dimakan burung elang sampai habis. Keruntuhan bangsa Persia diserang oleh Iskandar Agung 334 SM dari Macedonia, sehingga terjadilah percampuran kebudayaan Yunani dengan Persia yang disebut dengan Hellenisme.:

Mereka menganggap tanah, api itu suci sehingga orang yang meninggal tidak boleh dibakar tetapi diletakan dalam rumah mati (Dacha) untuk dimakan burung elang sampai habis. Keruntuhan bangsa Persia diserang oleh Iskandar Agung 334 SM dari Macedonia, sehingga terjadilah percampuran kebudayaan Yunani dengan Persia yang disebut dengan Hellenisme.

D. PERADABAN LEMBAH SUNGAI NIL (MESIR) Mesir merupakan satu-satunya pusat kebudayaan tertua di benua Afrika yang berasal dari tahun 4000 SM. Hal ini diketahui melalui penemuan sebuah batu tulis di daerah Rosseta oleh pasukan Perancis yang dipimpin Napoleon Bonaparte. Ketika itu pasukan Perancis yang dipimpin Napoleon Bonaparte melancarkan serangan dan pendudukan terhadap Mesir (1797-1798). Batu tulis itu berhasil dibaca seorang Perancis yang bernama Jean Francois Champollion (1800) sehingga sejak tahun itu terbukalah tabir sejarah Mesir kuno yang berasal dari tahun 4000 SM. 1. Letak Geografis Daerah Mesir terletak di bagian utara benua Afrika. Di sebelah utara berbatasan dengan laut tengah, di sebelah timur berbatasan dengan laut merah, di sebelah selatan berbatasan dengan Sudan dan di sebelah barat berbatasan dengan Libya. Apabila tidak terdapat sungai Nil di tanah Mesir, pastilah alam yang berbeda dengan yang dikenal selama ini. Tanah Mesir niscaya menjadi daerah yang tandus dan gersang. Tetapi berkat adanya sungai Nil, daerah :

D. PERADABAN LEMBAH SUNGAI NIL (MESIR) Mesir merupakan satu-satunya pusat kebudayaan tertua di benua Afrika yang berasal dari tahun 4000 SM. Hal ini diketahui melalui penemuan sebuah batu tulis di daerah Rosseta oleh pasukan Perancis yang dipimpin Napoleon Bonaparte. Ketika itu pasukan Perancis yang dipimpin Napoleon Bonaparte melancarkan serangan dan pendudukan terhadap Mesir (1797-1798). Batu tulis itu berhasil dibaca seorang Perancis yang bernama Jean Francois Champollion (1800) sehingga sejak tahun itu terbukalah tabir sejarah Mesir kuno yang berasal dari tahun 4000 SM. 1. Letak Geografis Daerah Mesir terletak di bagian utara benua Afrika. Di sebelah utara berbatasan dengan laut tengah, di sebelah timur berbatasan dengan laut merah, di sebelah selatan berbatasan dengan Sudan dan di sebelah barat berbatasan dengan Libya. Apabila tidak terdapat sungai Nil di tanah Mesir, pastilah alam yang berbeda dengan yang dikenal selama ini. Tanah Mesir niscaya menjadi daerah yang tandus dan gersang. Tetapi berkat adanya sungai Nil, daerah

Yang sangat subur. Sungai Nil bersumber dari suatu mata air di tanah tinggi Afrika Timur. Sungai Nil mengalir ke utara dan setiap tahun mendatangkan banjir. Banjir inilah yang mengubah padang pasir menjadi lembah-lembah yang subur. Herodotus (ahli sejarah Yunani) menjuluki daerah Mesir hadiah dari sungai Nil. Di muara sungai Nil terletak kota-kota penting seperti Kairo, Iskandaria, Abusir dan Rosetta. 2. Seni Bangunan Pada kira-kira tahun 3000 SM, raja-raja Mesir mulai membangun piramida-piramida. Piramida adalah kuburan raja-raja Mesir kuno. Piramida yang terbesar adalah piramida Firaun cheops dengan tinggi 137 meter. Di depanya terdapat patung Sphinx, yaitu seekor singa berkepala manusia. Untuk pemujaan Dewa Matahari(dewa re), masyarakat Mesir mendirikan Obelisk, yaitu tugu batu yang tinggi, runcing dan bersegi tiga. Pada bangunan Obelisk terdapat lukisan relief dan huruf Mesir kuno yang berbentuk tulisan gambar (pictografis) yang disebut tulisan hieroglyph. :

Yang sangat subur. Sungai Nil bersumber dari suatu mata air di tanah tinggi Afrika Timur. Sungai Nil mengalir ke utara dan setiap tahun mendatangkan banjir. Banjir inilah yang mengubah padang pasir menjadi lembah-lembah yang subur. Herodotus (ahli sejarah Yunani) menjuluki daerah Mesir hadiah dari sungai Nil. Di muara sungai Nil terletak kota-kota penting seperti Kairo, Iskandaria, Abusir dan Rosetta. 2. Seni Bangunan Pada kira-kira tahun 3000 SM, raja-raja Mesir mulai membangun piramida-piramida. Piramida adalah kuburan raja-raja Mesir kuno. Piramida yang terbesar adalah piramida Firaun cheops dengan tinggi 137 meter. Di depanya terdapat patung Sphinx, yaitu seekor singa berkepala manusia. Untuk pemujaan Dewa Matahari(dewa re), masyarakat Mesir mendirikan Obelisk, yaitu tugu batu yang tinggi, runcing dan bersegi tiga. Pada bangunan Obelisk terdapat lukisan relief dan huruf Mesir kuno yang berbentuk tulisan gambar (pictografis) yang disebut tulisan hieroglyph.

Bangunan-bangunan lain yang ditemukan di Mesir adalah istana di Gizeh, Karnak-Luxor dan Kuil di Abu Simbel. 3. Pertanian dan Pengairan Rakyat Mesir kuno sudah dapat membuat bendungan selain berfungsi untuk menyimpan air juga berfungsi untuk pengairan di ladang-ladang penduduk. Hasil pertanianya berupa gandum, jelai dan bahan-bahan untuk sandang. Masyarakat Mesir hidup dalam kelompok pertanian, sehingga sudah terbentuk organisasi masyarakat yang berbentuk desa. Tiap desa dikepalai seorang kepala desa yang bertugas memungut hasil pajak rakyat yang berbentuk hasil bumi. 4. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Masyarakat Mesir kuno percaya bahwa roh orang yang meninggal akan tetap hidup dan menghuni jasadnya, apabila jasadnya tidak rusak. Oleh karena itu, pada tubuh orang yang meninggal dimasukan bermacam-macam obat dan rempah-rempah agar tidak membusuk dan kemudian dibalut dengan bermacam-macam kain yang dipoles dengan garam, Kapur dan perekat sehingga terbentuk mummi yang tidak dapat :

Bangunan-bangunan lain yang ditemukan di Mesir adalah istana di Gizeh, Karnak-Luxor dan Kuil di Abu Simbel. 3. Pertanian dan Pengairan Rakyat Mesir kuno sudah dapat membuat bendungan selain berfungsi untuk menyimpan air juga berfungsi untuk pengairan di ladang-ladang penduduk. Hasil pertanianya berupa gandum, jelai dan bahan-bahan untuk sandang. Masyarakat Mesir hidup dalam kelompok pertanian, sehingga sudah terbentuk organisasi masyarakat yang berbentuk desa. Tiap desa dikepalai seorang kepala desa yang bertugas memungut hasil pajak rakyat yang berbentuk hasil bumi. 4. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Masyarakat Mesir kuno percaya bahwa roh orang yang meninggal akan tetap hidup dan menghuni jasadnya, apabila jasadnya tidak rusak. Oleh karena itu, pada tubuh orang yang meninggal dimasukan bermacam-macam obat dan rempah-rempah agar tidak membusuk dan kemudian dibalut dengan bermacam-macam kain yang dipoles dengan garam, Kapur dan perekat sehingga terbentuk mummi yang tidak dapat

rusak atau membusuk. Mummi orang kaya disimpan dalam kubur di batu-batu karang yang dihiasi dengan lukisan-lukisan pahat, sedangkan mummi raja-raja disimpan dalam bangunan kubur pengawet yang megah (piramida). Sistem pengawetan dan penguburan jenazah ini menunjukan masyarakat Mesir kuno sudah mengenal ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat tinggi. 5. Tulisan Tulisan Mesir kuno terdiri dari jenis hieroglyph yang merupakan gambar. Kemudian berkembang menjadi bentuk hieratis dan demotis. Hieratis digunakan untuk pendeta, sedangkan demotis untuk rakyat. 6. Astronomi/Penanggalan Pada tahun 2776 SM, orang Mesir kuno sudah mengenal penanggalan berdasarkan sistem peredaran matahari. Mereka telah membagi setahun menjadi 12 bulan dan setiap bulan terdiri atas 30 hari. Mereka juga mengenal tahun kabisat. Orang-orang Mesir kuno juga mengenal astronomi atau ilmu :

rusak atau membusuk. Mummi orang kaya disimpan dalam kubur di batu-batu karang yang dihiasi dengan lukisan-lukisan pahat, sedangkan mummi raja-raja disimpan dalam bangunan kubur pengawet yang megah (piramida). Sistem pengawetan dan penguburan jenazah ini menunjukan masyarakat Mesir kuno sudah mengenal ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat tinggi. 5. Tulisan Tulisan Mesir kuno terdiri dari jenis hieroglyph yang merupakan gambar. Kemudian berkembang menjadi bentuk hieratis dan demotis. Hieratis digunakan untuk pendeta, sedangkan demotis untuk rakyat. 6. Astronomi/Penanggalan Pada tahun 2776 SM, orang Mesir kuno sudah mengenal penanggalan berdasarkan sistem peredaran matahari. Mereka telah membagi setahun menjadi 12 bulan dan setiap bulan terdiri atas 30 hari. Mereka juga mengenal tahun kabisat. Orang-orang Mesir kuno juga mengenal astronomi atau ilmu

Perbintangan yang berkaitan erat dengan masalah pertanian. Mereka menggunakan bintang sebagai patokan untuk menentukan musim saat-saat bercocok tanam. 7. Pemerintahan Sistem pemerintahan Mesir kerajaan yang diperintah seorang raja dengan kekuasaan absolut atau mutlak. Kerajaan Mesir kuno dibagi dengan tiga zaman : Zaman Kerajaan Mesir Tua Pusat kerajaan Mesir tua berada di Thinis. Raja yang pertama bernama Firaun Menes. Pada awalnya kerajaan Mesir terdiri dari dua kerajaan, yaitu kerajaan Mesir Hulu dan kerajaan Mesir Hilir. Kedua kerajaan ini berhasil dipersatukan oleh Firaun Menes, sehingga raja ini disebut juga dengan Nesutbiti (Raja Mesir Hulu dan Mesir Hilir). Raja-raja yang terkenal dari zaman kerajaan Mesir tua antara:

Perbintangan yang berkaitan erat dengan masalah pertanian. Mereka menggunakan bintang sebagai patokan untuk menentukan musim saat-saat bercocok tanam. 7. Pemerintahan Sistem pemerintahan Mesir kerajaan yang diperintah seorang raja dengan kekuasaan absolut atau mutlak. Kerajaan Mesir kuno dibagi dengan tiga zaman : Zaman Kerajaan Mesir Tua Pusat kerajaan Mesir tua berada di Thinis. Raja yang pertama bernama Firaun Menes. Pada awalnya kerajaan Mesir terdiri dari dua kerajaan, yaitu kerajaan Mesir Hulu dan kerajaan Mesir Hilir. Kedua kerajaan ini berhasil dipersatukan oleh Firaun Menes, sehingga raja ini disebut juga dengan Nesutbiti (Raja Mesir Hulu dan Mesir Hilir). Raja-raja yang terkenal dari zaman kerajaan Mesir tua antara

Tahun 2800-2700 SM adalah raja Chufu (Cheops), Chefren, dan Menkaure. Pada masa pemerintahan Firaun Pepi I (± 2500 SM), kerajaan Mesir memperluas wilayahnya samapi Nubia dan Abesinia. Tetapi setelah Firaun Pepi II, kerajaan Mesir dengan pusatnya di Memphis semakin lemah, sehingga Mesir menjadi kerajaan yang kecil dan terpecah-pecah. Kerajaan Mesir Pertengahan Kerajaan Mesir pertengahan terpecah belah akibat terjadinya pertentangan dan persaingan antar kaum bangsawan feodal. Persaingan dan pertentangan ini berhasil diatasi dan dipersatukan oleh raja dari kerajaan Thebe yang bernama Firaun Sesotris III (± 1880 SM). Bahkan bisa memperluas wilayahnya sampai Nubia dan Palestina. Pada masa pemerintahanya kesejahteraan rakyat meningkat dengan baik, perdagangan dengan daerah-daerah di sekitar laut merah berkembang dengan pesat. Kerajaan Mesir pertengahan runtuh karena serangan dari bangsa Hyksos yang:

Tahun 2800-2700 SM adalah raja Chufu (Cheops), Chefren, dan Menkaure. Pada masa pemerintahan Firaun Pepi I (± 2500 SM), kerajaan Mesir memperluas wilayahnya samapi Nubia dan Abesinia. Tetapi setelah Firaun Pepi II, kerajaan Mesir dengan pusatnya di Memphis semakin lemah, sehingga Mesir menjadi kerajaan yang kecil dan terpecah-pecah. Kerajaan Mesir Pertengahan Kerajaan Mesir pertengahan terpecah belah akibat terjadinya pertentangan dan persaingan antar kaum bangsawan feodal. Persaingan dan pertentangan ini berhasil diatasi dan dipersatukan oleh raja dari kerajaan Thebe yang bernama Firaun Sesotris III (± 1880 SM). Bahkan bisa memperluas wilayahnya sampai Nubia dan Palestina. Pada masa pemerintahanya kesejahteraan rakyat meningkat dengan baik, perdagangan dengan daerah-daerah di sekitar laut merah berkembang dengan pesat. Kerajaan Mesir pertengahan runtuh karena serangan dari bangsa Hyksos yang

Gemar berperang. Kerajaan Mesir Baru Setelah bangsa Hyksos berkuasa di Mesir, mereka menetapkan ibukotanya di Awaris. Dari daerah ini mereka melancarkan seranganya ke Mesir, Palestina dan Syria. Namun bangsa Mesir tidak mau dikuasai bangsa Hyksos, maka dibawah pimpinan kerajaan Thebe, bangsa Mesir berhasil mengusir bangsa Hyksos. Ibukota awaris berhasil diduduki raja-raja Thebe. Dengan demikian berdirilah kerajaan Mesir Baru. Raja Thebe yang memimpin bangsa Mesir mengusir bangsa Hyksos bernama Firauan Ahmosis I. Ia langsung memimpin penyerangan terhadap bangsa Hyksos sampai ke wilayah Palestina. Setelah masa pemerintahan raja Ahmosis I, kerajaan Mesir terus melakukan perluasan wilayahnya sampai wilayah Asia barat di bawah pimpinan Firaun Thutmosis I. Raja terbesar dari zaman kerajaan Mesir Baru adalah Firaun:

Gemar berperang. Kerajaan Mesir Baru Setelah bangsa Hyksos berkuasa di Mesir, mereka menetapkan ibukotanya di Awaris. Dari daerah ini mereka melancarkan seranganya ke Mesir, Palestina dan Syria. Namun bangsa Mesir tidak mau dikuasai bangsa Hyksos, maka dibawah pimpinan kerajaan Thebe, bangsa Mesir berhasil mengusir bangsa Hyksos. Ibukota awaris berhasil diduduki raja-raja Thebe. Dengan demikian berdirilah kerajaan Mesir Baru. Raja Thebe yang memimpin bangsa Mesir mengusir bangsa Hyksos bernama Firauan Ahmosis I. Ia langsung memimpin penyerangan terhadap bangsa Hyksos sampai ke wilayah Palestina. Setelah masa pemerintahan raja Ahmosis I, kerajaan Mesir terus melakukan perluasan wilayahnya sampai wilayah Asia barat di bawah pimpinan Firaun Thutmosis I. Raja terbesar dari zaman kerajaan Mesir Baru adalah Firaun

Thutmosis III (1500-1447 SM). Di bawah pemerintahanya banyak negara-negara yang jatuh dan tunduk pada kekuasaan Mesir . Negara-negara tersebut diantaranya Babylonia, Asyria,Cicilia, Cyprus dan lain-lain. Firaun Thutmosis III dianggap sebagai pencipta kerajaan Mesir yang bersifat penjajah. Setelah raja Thutmosis III meninggal, Ia digantikan oleh Firaun Amenhotep II (1447-1420 SM). Pada masa ini wilayah Mesir yang luas dapat dipertahankan. Penggantinya adalah raja Firaun Thutmosis IV, untuk menjamin wilayahnya yang luas Ia bekerjasama dengan Firaun Mittani dari Babylonia. Persahabatan dengan Babylonia diperkuat perkawinan antara Thutmosis IV dengan putri Firauan Aratama. Pengganti Firaun Thutmosis IV adalah Firaun Amenhotep IV. Pada masa pemerintahan Firaun Amenhotep IV, muncul kepercayaan baru yang bersifat monotheisme. Sehingga ditentang pendeta dari agama Amon. Untuk menghindarkan pertentangan ini, Ia memindahkan ibukota dari Thebe ke Al Amarna. Dengan meninggalnya Firaun Amenhotep IV, para pendeta dari agama Amon dapat merebut kekuasaanya kembali. Penggantinya :

Thutmosis III (1500-1447 SM). Di bawah pemerintahanya banyak negara-negara yang jatuh dan tunduk pada kekuasaan Mesir . Negara-negara tersebut diantaranya Babylonia, Asyria,Cicilia, Cyprus dan lain-lain. Firaun Thutmosis III dianggap sebagai pencipta kerajaan Mesir yang bersifat penjajah. Setelah raja Thutmosis III meninggal, Ia digantikan oleh Firaun Amenhotep II (1447-1420 SM). Pada masa ini wilayah Mesir yang luas dapat dipertahankan. Penggantinya adalah raja Firaun Thutmosis IV, untuk menjamin wilayahnya yang luas Ia bekerjasama dengan Firaun Mittani dari Babylonia. Persahabatan dengan Babylonia diperkuat perkawinan antara Thutmosis IV dengan putri Firauan Aratama. Pengganti Firaun Thutmosis IV adalah Firaun Amenhotep IV. Pada masa pemerintahan Firaun Amenhotep IV, muncul kepercayaan baru yang bersifat monotheisme. Sehingga ditentang pendeta dari agama Amon. Untuk menghindarkan pertentangan ini, Ia memindahkan ibukota dari Thebe ke Al Amarna. Dengan meninggalnya Firaun Amenhotep IV, para pendeta dari agama Amon dapat merebut kekuasaanya kembali. Penggantinya

Firaun Tutankhamon(± 1359 SM) yang terpaksa tunduk kepada pendeta-pendeta agama Amon di Thebe. Pada masa ini Mesir mengalami kemunduran dan akhirnya terpecah-pecah menjadi kerajaan kecil. Di bawah Firaun Haremhep (1350-1315 SM), Mesir berhasil dipersatukan kembali. Pada masa pemerintahan Firaun Ramses II (1275-1220 SM) wilayah mesir diperluas sampai Palestina dan mengalahkan bangsa Hittit yang mengacau wilayah Asia Barat. Pada masa pemerintahan Ramses III Mesir mengalami kemunduran. Kepercayaan Masyarakat Mesir Kuno percaya dan memuja banyak dewa (polytheisme), antara lain : -Dewa Osiris, sebagai dewa yang tertinggi -Dewa Thot (dewa pengetahuan -Dewa Anubis (dewa berkepala anjing) sebagai dewa kematian -Dewa Apis berwujud sapi:

Firaun Tutankhamon(± 1359 SM) yang terpaksa tunduk kepada pendeta-pendeta agama Amon di Thebe. Pada masa ini Mesir mengalami kemunduran dan akhirnya terpecah-pecah menjadi kerajaan kecil. Di bawah Firaun Haremhep (1350-1315 SM), Mesir berhasil dipersatukan kembali. Pada masa pemerintahan Firaun Ramses II (1275-1220 SM) wilayah mesir diperluas sampai Palestina dan mengalahkan bangsa Hittit yang mengacau wilayah Asia Barat. Pada masa pemerintahan Ramses III Mesir mengalami kemunduran. Kepercayaan Masyarakat Mesir Kuno percaya dan memuja banyak dewa (polytheisme), antara lain : -Dewa Osiris, sebagai dewa yang tertinggi -Dewa Thot (dewa pengetahuan -Dewa Anubis (dewa berkepala anjing) sebagai dewa kematian -Dewa Apis berwujud sapi

-Dewa Ra ( dewa matahari), kemudian menjadi Dewa Amon-Ra (dewa bulan-matahari). Peninggalan Kebudayaan 1) Tulisan Hieroglyph Merupakan huruf gambar. Dari sini muncul tulisan baru, yaitu hierotis yang dipergunakan oleh pendeta Mesir untuk kepeluan keagamaan dan huruf demotis yang dipergunakan rakyat. Huruf ini dipergunakan secara terus-menerus hingga abad 5 M, karena kepercayaan bangsa Mesir ditindas oleh bangsa Romawi,hingga pendeta tidak sempat mempelajari huruf hieroglyph, yang pada akhirnya dilupakan oleh rakyat Mesir. 2) Piramida Kira-kira tahun 3000 SM, raja-raja Mesir membangun piramida. Piramida yang paling besar piramida raja Chufu (Cheops). Tinggi pirmidanya mencapai 137 meter dan di depanya terdapat patung Sphinx seekor singa berkepala manusia.:

-Dewa Ra ( dewa matahari), kemudian menjadi Dewa Amon-Ra (dewa bulan-matahari). Peninggalan Kebudayaan 1) Tulisan Hieroglyph Merupakan huruf gambar. Dari sini muncul tulisan baru, yaitu hierotis yang dipergunakan oleh pendeta Mesir untuk kepeluan keagamaan dan huruf demotis yang dipergunakan rakyat. Huruf ini dipergunakan secara terus-menerus hingga abad 5 M, karena kepercayaan bangsa Mesir ditindas oleh bangsa Romawi,hingga pendeta tidak sempat mempelajari huruf hieroglyph, yang pada akhirnya dilupakan oleh rakyat Mesir. 2) Piramida Kira-kira tahun 3000 SM, raja-raja Mesir membangun piramida. Piramida yang paling besar piramida raja Chufu (Cheops). Tinggi pirmidanya mencapai 137 meter dan di depanya terdapat patung Sphinx seekor singa berkepala manusia.

3) Sphinx Bangunan raksasa dari batu yang berupa singa berkepala manusia. Sphinx merupakan lambang kekuasaan dan pemerintahan dari seorang raja mesir yang dimakamkan di piramida itu. Kepala sphinx melambangkan kebijaksanaan dan badan sphinx merupakan lambang kekuatan raja yang memerintah. 4) Obelisk Adalah tugu batu untuk memuja dewa Amon-Ra 5) Mummi Jenazah atau mayat yang diawetkan. Pembuatan mummi ini didasarkan pada kepercayaan Masyarakat Mesir bahwa jiwa orang yang meninggal akan tetap hidup terus dan berada pada badan jasmaninya apabila badan jasmaninya tidak rusak. 6) Kota-kota kuno di Mesir -Gizeh, terdapat bangunan piramida terbesar raja Cheops, Sphinx:

3) Sphinx Bangunan raksasa dari batu yang berupa singa berkepala manusia. Sphinx merupakan lambang kekuasaan dan pemerintahan dari seorang raja mesir yang dimakamkan di piramida itu. Kepala sphinx melambangkan kebijaksanaan dan badan sphinx merupakan lambang kekuatan raja yang memerintah. 4) Obelisk Adalah tugu batu untuk memuja dewa Amon-Ra 5) Mummi Jenazah atau mayat yang diawetkan. Pembuatan mummi ini didasarkan pada kepercayaan Masyarakat Mesir bahwa jiwa orang yang meninggal akan tetap hidup terus dan berada pada badan jasmaninya apabila badan jasmaninya tidak rusak. 6) Kota-kota kuno di Mesir -Gizeh, terdapat bangunan piramida terbesar raja Cheops, Sphinx

Dan bangunan istana raja. -Deir el Bahri, ditemukan bangunan tempat pemujaan, seperti kuil dewa Amon yang dibangun ratu Hatshepsut -Abu Simbel, ditemukan kuil pada masa pemerintahan Ramses II -Memphis dan Thebe, terdapat bangunan-bangunan istana yang megah.:

Dan bangunan istana raja. -Deir el Bahri, ditemukan bangunan tempat pemujaan, seperti kuil dewa Amon yang dibangun ratu Hatshepsut -Abu Simbel, ditemukan kuil pada masa pemerintahan Ramses II -Memphis dan Thebe, terdapat bangunan-bangunan istana yang megah.

E. PERADABAN YUNANI Yunani merupakan salah satu pusat peradaban yang tertua di Eropa. Tingginya tingkat peradaban Yunani dipengaruhi oleh beberapa faktor : a. Letak Yunani Yunani terletak di ujung tenggara benua Eropa. Sebagian besar kepulauan yang terdapat di laut Aegea dan laut Ionia masuk wilayah Yunani.Di sebelah utara berbasan dengan Yugoslavia, Bulgaria, Turki dan Daratan Eropa. Di sebelah timur dikelilingi laut Aegea, sebelah selatan laut Tengah, dan sebelah barat laut Ionia. Pantai di Yunani berteluk-teluk dan memiliki banyak tanah Genting sepert Peloponesos dan Chalcidia. Sebagian besar wilayah Yunani bergunung-gunung sehingga wilayahnya terpisah antara satu dengan yang lain. Dataran rendah terdapat di dekat laut dan terbentuk endapan lumpur sungai. Tanah Yunani yang bergunung-gunung umumnya tidak subur, yang mendorong orang yunani mencari daerah di luar Yunani,:

E. PERADABAN YUNANI Yunani merupakan salah satu pusat peradaban yang tertua di Eropa. Tingginya tingkat peradaban Yunani dipengaruhi oleh beberapa faktor : a. Letak Yunani Yunani terletak di ujung tenggara benua Eropa. Sebagian besar kepulauan yang terdapat di laut Aegea dan laut Ionia masuk wilayah Yunani.Di sebelah utara berbasan dengan Yugoslavia, Bulgaria, Turki dan Daratan Eropa. Di sebelah timur dikelilingi laut Aegea, sebelah selatan laut Tengah, dan sebelah barat laut Ionia. Pantai di Yunani berteluk-teluk dan memiliki banyak tanah Genting sepert Peloponesos dan Chalcidia. Sebagian besar wilayah Yunani bergunung-gunung sehingga wilayahnya terpisah antara satu dengan yang lain. Dataran rendah terdapat di dekat laut dan terbentuk endapan lumpur sungai. Tanah Yunani yang bergunung-gunung umumnya tidak subur, yang mendorong orang yunani mencari daerah di luar Yunani,

Seperti Mesir, Palestina dan Turki. Mereka pada umumnya memelihara hubungan dengan Yunani negara asal (motherland). Karena letaknya yang strategis antara Asia dan Eropa, maka kehidupan mereka dari perdagangan dan pelayaran. b. Penduduk Penduduk Yunani merupakan keturunan bangsa Indo jerman yang masuk wilayah itu sekitar 1250 SM. Ada tiga golongan besar penduduk Yunani, yaitu sebagai berikut : 1) Bangsa Ionia yang tinggal di jazirah Attica dan sekitarnya dengan pusatnya di Athena 2) Bangsa Aeolia di bagian utara Yunani dengan pusatnya di Olymphia dan Delphi. 3) Bangsa Doria di Jazirah Peloponesos dengan pusatnya di Sparta. Ketiga suku tersebut dipercaya sebagai nenek moyang bangsa Yunani dan pengembang kebudayaan Yunani asli yang disebut kebudayaan Hellenik.:

Seperti Mesir, Palestina dan Turki. Mereka pada umumnya memelihara hubungan dengan Yunani negara asal (motherland). Karena letaknya yang strategis antara Asia dan Eropa, maka kehidupan mereka dari perdagangan dan pelayaran. b. Penduduk Penduduk Yunani merupakan keturunan bangsa Indo jerman yang masuk wilayah itu sekitar 1250 SM. Ada tiga golongan besar penduduk Yunani, yaitu sebagai berikut : 1) Bangsa Ionia yang tinggal di jazirah Attica dan sekitarnya dengan pusatnya di Athena 2) Bangsa Aeolia di bagian utara Yunani dengan pusatnya di Olymphia dan Delphi. 3) Bangsa Doria di Jazirah Peloponesos dengan pusatnya di Sparta. Ketiga suku tersebut dipercaya sebagai nenek moyang bangsa Yunani dan pengembang kebudayaan Yunani asli yang disebut kebudayaan Hellenik.

c. Pemerintahan Bangsa Yunani yang secara geografis terpisah oleh lautan dan pegunungan telah melahirkan ide untuk mengembangkan pemerintahan yang disebut dengan polis (negara kota). Polis tersebut antara lain Athena, Sparta, Thebe, Corinthia dan Argos. Polis yang dominan adalah Athena dan Sparta. 1) Polis Sparta Corak pemerintahan Sparta diciptakan oleh Lycurgus. Sekitar tahun 625 SM, diadakan berbagai pembaharuan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang mengatur semua perilaku warga Sparta. Pada waktu itu Sparta benar-benar menjadi suatu negara militer. Anak laki-laki sejak lahir sudah diatur dan diawasi oleh negara. Anak laki-laki sudah dibiasakan dengan cara hidup keras, para pemuda harus mengikuti kegiatan olahraga dan keprajuritan dan setiap warga sparta dikenakan wajib militer sampai usia 60 tahun.:

c. Pemerintahan Bangsa Yunani yang secara geografis terpisah oleh lautan dan pegunungan telah melahirkan ide untuk mengembangkan pemerintahan yang disebut dengan polis (negara kota). Polis tersebut antara lain Athena, Sparta, Thebe, Corinthia dan Argos. Polis yang dominan adalah Athena dan Sparta. 1) Polis Sparta Corak pemerintahan Sparta diciptakan oleh Lycurgus. Sekitar tahun 625 SM, diadakan berbagai pembaharuan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang mengatur semua perilaku warga Sparta. Pada waktu itu Sparta benar-benar menjadi suatu negara militer. Anak laki-laki sejak lahir sudah diatur dan diawasi oleh negara. Anak laki-laki sudah dibiasakan dengan cara hidup keras, para pemuda harus mengikuti kegiatan olahraga dan keprajuritan dan setiap warga sparta dikenakan wajib militer sampai usia 60 tahun.

Pemerintahan Sparta dijalankan oleh dua orang raja secara turun-temurun dengan kekuasaan yang tidak terbatas. Pemimpin sekaligus panglima militer dibantu oleh suatu dewan yang terdiri atas 5 orang yang disebut dengan Ephor. Di samping itu, juga terdapat suatu dewan dengan anggota 28 orang yang terdiri atas orang-orang yang berusia 60 tahun ke atas. Dewan ini mempersiapkan undang-undang yang diajukan kepada dewan perwakilan rakyat. Dewan ini beranggotakan semua warga Sparta dan bersidang setiap bulan purnama. Keputusan dewan perwakilan rakyat dapat diveto oleh kaum tua. Dengan adanya veto sifat-sifat demokrasi tidak dapat berkembang. 2) Polis Athena Tata pemerintahan polis Athena digariskan oleh Solon (549 SM. Penduduk Athena terdiri dari kaum bangsawan, kaum budak,pelaut, nelayan dan pedagang. Semula corak pemerintahan di Athena bersifat aristokrasi kemudian berubah menjadi:

Pemerintahan Sparta dijalankan oleh dua orang raja secara turun-temurun dengan kekuasaan yang tidak terbatas. Pemimpin sekaligus panglima militer dibantu oleh suatu dewan yang terdiri atas 5 orang yang disebut dengan Ephor. Di samping itu, juga terdapat suatu dewan dengan anggota 28 orang yang terdiri atas orang-orang yang berusia 60 tahun ke atas. Dewan ini mempersiapkan undang-undang yang diajukan kepada dewan perwakilan rakyat. Dewan ini beranggotakan semua warga Sparta dan bersidang setiap bulan purnama. Keputusan dewan perwakilan rakyat dapat diveto oleh kaum tua. Dengan adanya veto sifat-sifat demokrasi tidak dapat berkembang. 2) Polis Athena Tata pemerintahan polis Athena digariskan oleh Solon (549 SM. Penduduk Athena terdiri dari kaum bangsawan, kaum budak,pelaut, nelayan dan pedagang. Semula corak pemerintahan di Athena bersifat aristokrasi kemudian berubah menjadi

Demokrasi. Solon melakukan pembaharuan antara menghapus perbudakan dan memulihkan hak rakyat sipil. Reformasi ini kemudian menjadi ciri utama polis Athena. Di antara Athena dan Sparta terdapat perbedaan yang mencolok dalam segala bidang. Jika di Sparta para warga mempunyai kewajiban untuk melayani negara sepenuhnya, maka di Athena hak warga negara dijamin oleh negara. Kegiatan serta perhatian warga sparta ditujukan untuk tugas-tugas pemerintahan dan pertahanan negara, sedangkan warga Athena sangat besar perhatianya terhadap kemajuan seni, olah raga ilmu pengetahuan dan filsafat. Pada pemerintahan yang demokrasi kekuasaan tertinggi ditangan Dewan Perwakilan Rakyat, yang terdiri dari orang-orang bebas (bukan budak). Pemerintahan yang tertinggi di Athena dipegang oleh sembilan orang archon (pelaksana pemerintahan) yang ditentukan dengan pilihan. Alasanya,jika seseorang penguasa menjadi terlalu :

Demokrasi. Solon melakukan pembaharuan antara menghapus perbudakan dan memulihkan hak rakyat sipil. Reformasi ini kemudian menjadi ciri utama polis Athena. Di antara Athena dan Sparta terdapat perbedaan yang mencolok dalam segala bidang. Jika di Sparta para warga mempunyai kewajiban untuk melayani negara sepenuhnya, maka di Athena hak warga negara dijamin oleh negara. Kegiatan serta perhatian warga sparta ditujukan untuk tugas-tugas pemerintahan dan pertahanan negara, sedangkan warga Athena sangat besar perhatianya terhadap kemajuan seni, olah raga ilmu pengetahuan dan filsafat. Pada pemerintahan yang demokrasi kekuasaan tertinggi ditangan Dewan Perwakilan Rakyat, yang terdiri dari orang-orang bebas (bukan budak). Pemerintahan yang tertinggi di Athena dipegang oleh sembilan orang archon (pelaksana pemerintahan) yang ditentukan dengan pilihan. Alasanya,jika seseorang penguasa menjadi terlalu

Berkuasa dan dianggap membahayakan negara, maka ia akan diadakan ostracisme. Setiap penduduk diharuskan untuk menuliskan nama yang dianggap berbahaya pada ostracon kemudian dikumpulkan. Orang yang berbahaya itu akan digantikan atau diasingkan. Para archon ini di bawah pengawasan dewan yang merangkap mahkamah agung yang disebut dengan aeropagus, yang bisanya terdiri atas bekas archon. Dalam bidang pertahanan dan keamanan dipegang oleh 10 orang ahli siasat perang yang menguasai angkatan darat dan angkatan laut. Sehingga polis Athena merupakan prototipe corak pemerintahan modern yang demokratis, sedangkan polis sparta corak pemerintahan otokratis militeristik. Ilmu pengetahuan, kemerdekaan berpikir dan berpendapat menjadi sikap hidup masyarakat Athena. Tidak heran banyak filsuf besar yang lahir di Athena seperti Socrates, Plato dan:

Berkuasa dan dianggap membahayakan negara, maka ia akan diadakan ostracisme. Setiap penduduk diharuskan untuk menuliskan nama yang dianggap berbahaya pada ostracon kemudian dikumpulkan. Orang yang berbahaya itu akan digantikan atau diasingkan. Para archon ini di bawah pengawasan dewan yang merangkap mahkamah agung yang disebut dengan aeropagus, yang bisanya terdiri atas bekas archon. Dalam bidang pertahanan dan keamanan dipegang oleh 10 orang ahli siasat perang yang menguasai angkatan darat dan angkatan laut. Sehingga polis Athena merupakan prototipe corak pemerintahan modern yang demokratis, sedangkan polis sparta corak pemerintahan otokratis militeristik. Ilmu pengetahuan, kemerdekaan berpikir dan berpendapat menjadi sikap hidup masyarakat Athena. Tidak heran banyak filsuf besar yang lahir di Athena seperti Socrates, Plato dan

Aristoteles. Kebebasan dalam mengekspresikan seni juga mengalami perkembangan yang pesat, dimana di Athena terdapat gedung theater besar yang bisa menampung 30.000 orang. Di gedung ini dipertunjukan karya-karya sandiwara dari Sophocles, Aeschylus dan Aristophanes. Ternyata kemajuan polis Athena menimbulkan iri polis lain, termasuk polis Sparta, sehingga timbul persaingan diantara keduanya, yang memuncak menjadi peperangan yang dikenal dengan perang Peloponesos (413-404 SM), yang dimenangkan Sparta, sehingga Yunani terpecah belah dan peradabanya terancam runtuh. d. Kepercayaan Bangsa Yunani selain bersikap rasional, mereka juga menganut kepercayaan politheisme. Dewa-dewa merupakan perwujudan kekuatan besar diluar dirinya yang dilukiskan mirip manusia, namun mempunyai kekuatan yang luar biasa dan tidak bisa mati. Dewa-dewa ini berkeluarga dan mempunyai keturunan. Dewa:

Aristoteles. Kebebasan dalam mengekspresikan seni juga mengalami perkembangan yang pesat, dimana di Athena terdapat gedung theater besar yang bisa menampung 30.000 orang. Di gedung ini dipertunjukan karya-karya sandiwara dari Sophocles, Aeschylus dan Aristophanes. Ternyata kemajuan polis Athena menimbulkan iri polis lain, termasuk polis Sparta, sehingga timbul persaingan diantara keduanya, yang memuncak menjadi peperangan yang dikenal dengan perang Peloponesos (413-404 SM), yang dimenangkan Sparta, sehingga Yunani terpecah belah dan peradabanya terancam runtuh. d. Kepercayaan Bangsa Yunani selain bersikap rasional, mereka juga menganut kepercayaan politheisme. Dewa-dewa merupakan perwujudan kekuatan besar diluar dirinya yang dilukiskan mirip manusia, namun mempunyai kekuatan yang luar biasa dan tidak bisa mati. Dewa-dewa ini berkeluarga dan mempunyai keturunan. Dewa

Yang tertinggi adalah dewa Zeus yang dianggap menguasai langit. Permaisurinya adalah Hera yang dianggap sebagai dewa perkawinan. Dewa-dewa lainya yaitu, Aphrodite (dewa kecantikan), Appolo (dewa kesenian), Pallas Athena (pengetahuan, keselamatan), Hermes ( dewa perdagangan), Poseidon (dewa laut). Di samping itu mereka juga percaya adanya Hero atau manusia setengah dewa, meskipun sakti tapi bisa mati. Hero yang terkenal antara lain Achilles dan Heracles (Hercules). Untuk memuja para dewa, biasanya didirikan kuil-kuil. Kuil yang terbesar bernama kuil Parthenon yang didirikan di wilayah Athena. Untuk menghormati dewa Zeus setiap empat tahun sekali diadakan pekan olahraga di pegunungan Olympius yang disebut olympiade. Cabang olahraga yang dilombakan adalah lari cepat,gulat, lempar cakram dan lompat galah. Untuk para pemenang akan memperoleh daun olyf. Pekan olahraga ini akan:

Yang tertinggi adalah dewa Zeus yang dianggap menguasai langit. Permaisurinya adalah Hera yang dianggap sebagai dewa perkawinan. Dewa-dewa lainya yaitu, Aphrodite (dewa kecantikan), Appolo (dewa kesenian), Pallas Athena (pengetahuan, keselamatan), Hermes ( dewa perdagangan), Poseidon (dewa laut). Di samping itu mereka juga percaya adanya Hero atau manusia setengah dewa, meskipun sakti tapi bisa mati. Hero yang terkenal antara lain Achilles dan Heracles (Hercules). Untuk memuja para dewa, biasanya didirikan kuil-kuil. Kuil yang terbesar bernama kuil Parthenon yang didirikan di wilayah Athena. Untuk menghormati dewa Zeus setiap empat tahun sekali diadakan pekan olahraga di pegunungan Olympius yang disebut olympiade. Cabang olahraga yang dilombakan adalah lari cepat,gulat, lempar cakram dan lompat galah. Untuk para pemenang akan memperoleh daun olyf. Pekan olahraga ini akan

Menjadi ilham penyelenggaraan pesta olahraga dunia yaitu olympiade. e. Peninggalan Kebudayaan Yunani 1) Seni bangunan dan seni pahat Karya seni bangunan dan pahat pada umumnya diciptakan sebagai tanda pengabdian kepada dewa-dewa. Seperti kuil dewa Zeus di bukit olympius, yang disebut kuil Altis untuk pemujaan dewa Zeus. Pada masa kejayaan Yunani di bangun kuil dengan gaya Dorian seperti Acropolis. Acropolis berarti kota yang tinggi sebab letaknya di daerah perbukitan yang bagian atasnya datar. 2) Seni sastra Pada umumnya hasil kesusastraan ditulis untuk memuliakan para pahlawan yang telah gugur. Pengarang sastra tersebut yaitu Homerus dengan hasil karyanya illyas dan odyesseus. Yang menceritakan peperangan Yunani melawan Troya.:

Menjadi ilham penyelenggaraan pesta olahraga dunia yaitu olympiade. e. Peninggalan Kebudayaan Yunani 1) Seni bangunan dan seni pahat Karya seni bangunan dan pahat pada umumnya diciptakan sebagai tanda pengabdian kepada dewa-dewa. Seperti kuil dewa Zeus di bukit olympius, yang disebut kuil Altis untuk pemujaan dewa Zeus. Pada masa kejayaan Yunani di bangun kuil dengan gaya Dorian seperti Acropolis. Acropolis berarti kota yang tinggi sebab letaknya di daerah perbukitan yang bagian atasnya datar. 2) Seni sastra Pada umumnya hasil kesusastraan ditulis untuk memuliakan para pahlawan yang telah gugur. Pengarang sastra tersebut yaitu Homerus dengan hasil karyanya illyas dan odyesseus. Yang menceritakan peperangan Yunani melawan Troya.

3) Bidang Filsafat ciri filsafat Yunani, yaitu : -Metode berpikir logis/rasional,sistematis -cara penyelidikan terhadap suatu peristiwa dan gejala-gejala alam sampai pada masalah yang sekecil-kecilnya. Sehingga menghasilkan hasil yang nyata dalam ilmu alam dan ilmu sosial. Filsafat adalah pengetahuan yang bertujuan mencari kebenaran yang terakhir. Para filsuf Yunani dianggap sebagai konseptor yang meletakan dasar-dasar alam pikiran filsafat Eropa (dunia barat). Para filsuf Yunani yang terkenal adalah sebagai berikut : a) Socrates (469-399 SM), yang mengemukakan manusia berbeda dengan makhluk lain karena memiliki akal yang menentukan tingkah lakunya. b) Plato (427-346 SM), yang mengajarkan filsafat manusia dan alam c) Aristoteles (384-322 SM), yang mengajarkan filsafat tentang Tuhan dan manusia. :

3) Bidang Filsafat ciri filsafat Yunani, yaitu : -Metode berpikir logis/rasional,sistematis -cara penyelidikan terhadap suatu peristiwa dan gejala-gejala alam sampai pada masalah yang sekecil-kecilnya. Sehingga menghasilkan hasil yang nyata dalam ilmu alam dan ilmu sosial. Filsafat adalah pengetahuan yang bertujuan mencari kebenaran yang terakhir. Para filsuf Yunani dianggap sebagai konseptor yang meletakan dasar-dasar alam pikiran filsafat Eropa (dunia barat). Para filsuf Yunani yang terkenal adalah sebagai berikut : a) Socrates (469-399 SM), yang mengemukakan manusia berbeda dengan makhluk lain karena memiliki akal yang menentukan tingkah lakunya. b) Plato (427-346 SM), yang mengajarkan filsafat manusia dan alam c) Aristoteles (384-322 SM), yang mengajarkan filsafat tentang Tuhan dan manusia.

a) Herodotus (484-425 SM), seorang ahli sejarah dan mendapat sebutan bapak sejarah. b) Thucydides (460-393 SM), ahli sejarah yang menulis perang peloponesos sehingga dianggap sebagai pelopor penulisan sejarah modern c) Phytagoras (750-500 SM), ahli imu pasti yang terkenal dengan dalil phytagoras, yang banyak berfilsafat tentang angka. d) Archimedes (287-212 SM), ahli ilmu alam yang menemukan hukum Arhimedes. e) Plato dan Aristoteles, ahli ilmu politik, pemerintahan dan filsafat. f) Hipocrates, pelopor ilmu kedokteran, termasuk yang yang menciptakan kode etik kedokteran f. Runtuhnya Yunani dan Munculnya Macedonia Kekacauan dan kelemahan Yunani digunakan sebaik-baiknya oleh Philipus, raja Macedonia yang terletak sebelah utara Yunani.:

a) Herodotus (484-425 SM), seorang ahli sejarah dan mendapat sebutan bapak sejarah. b) Thucydides (460-393 SM), ahli sejarah yang menulis perang peloponesos sehingga dianggap sebagai pelopor penulisan sejarah modern c) Phytagoras (750-500 SM), ahli imu pasti yang terkenal dengan dalil phytagoras, yang banyak berfilsafat tentang angka. d) Archimedes (287-212 SM), ahli ilmu alam yang menemukan hukum Arhimedes. e) Plato dan Aristoteles, ahli ilmu politik, pemerintahan dan filsafat. f) Hipocrates, pelopor ilmu kedokteran, termasuk yang yang menciptakan kode etik kedokteran f. Runtuhnya Yunani dan Munculnya Macedonia Kekacauan dan kelemahan Yunani digunakan sebaik-baiknya oleh Philipus, raja Macedonia yang terletak sebelah utara Yunani.

Pada tahun 338 SM Yunani dapat ditaklukan oleh Macedonia. Perjuanganya kemudian diteruskan oleh Iskandar Zulkarnaen (Alexander Agung) tahun 336-323 SM. Pada masa pemerintahan Alexander Agung melakukan penyerbuan sampai Asia kecil yang dapat mengalahkan Persia yang dipimpin raja Darius III di daerah Isos. Selanjutnya Tunisia, Palestina dan Mesir dapat dikuasai. Di Mesir mendirikan kota baru yang bernama Iskandariyah. Penguasaan wilayah dilanjutkan sampai lembah Sungai Sindhu. g. Hellenisme Penaklukan yang dilakukan Iskandar Zulkarnaen, mengakibatkan percampuran kebudayaan Hellas (Yunani) dengan kebudayaan Mesir dan Persia yang menghasilkan kebudayaan baru. Yang disebut dengan kebudayaan Hellenisme. Kebudayaan ini berlangsung selama 6 abad dengan pusatnya di Iskandariyah. Iskandariyah mengalami perkembangan yang pesat ketika dikuasai:

Pada tahun 338 SM Yunani dapat ditaklukan oleh Macedonia. Perjuanganya kemudian diteruskan oleh Iskandar Zulkarnaen (Alexander Agung) tahun 336-323 SM. Pada masa pemerintahan Alexander Agung melakukan penyerbuan sampai Asia kecil yang dapat mengalahkan Persia yang dipimpin raja Darius III di daerah Isos. Selanjutnya Tunisia, Palestina dan Mesir dapat dikuasai. Di Mesir mendirikan kota baru yang bernama Iskandariyah. Penguasaan wilayah dilanjutkan sampai lembah Sungai Sindhu. g. Hellenisme Penaklukan yang dilakukan Iskandar Zulkarnaen, mengakibatkan percampuran kebudayaan Hellas (Yunani) dengan kebudayaan Mesir dan Persia yang menghasilkan kebudayaan baru. Yang disebut dengan kebudayaan Hellenisme. Kebudayaan ini berlangsung selama 6 abad dengan pusatnya di Iskandariyah. Iskandariyah mengalami perkembangan yang pesat ketika dikuasai

Raja-raja keturunan Ptolomeus, yaitu panglima pasukan Iskandar Zulkarnaen yang mengembangkan Hellenisme di Mesir. Iskandar Zulkarnaen meninggal tahun 325 SM tetapi kekuasaannya masih tetap utuh sampai tahun 323 SM. Selanjutnya, pada tahun 323 SM kerajaan Iskandar Zulkarnaen terbagi menjadi kerajaan-kerajaan kecil yang diperintah jendral kepercayaanya. Kerajaan-kerajaan itu disebut dengan Diadochos atau kerjaan pengganti. Kerajaan-kerajaan itu antara lain sebagai berikut : - Kerajaan Macedonia tetap memerintah wilayah Yunani hingga daerah Balkan dan Asia kecil diperintah oleh jendral Antigonus. Keturunanya tetap memerintah wilayah ini sampai dikalahkan Romawi tahun 148 SM. - Kerajaan Syria diperintah jendrak Seuleucos. Yang akhirnya membentuk dinasti Seuleucid. Kerajaan ini menglami kemunduran,terpecah-pecah menjadi kerajaan kecil yang:

Raja-raja keturunan Ptolomeus, yaitu panglima pasukan Iskandar Zulkarnaen yang mengembangkan Hellenisme di Mesir. Iskandar Zulkarnaen meninggal tahun 325 SM tetapi kekuasaannya masih tetap utuh sampai tahun 323 SM. Selanjutnya, pada tahun 323 SM kerajaan Iskandar Zulkarnaen terbagi menjadi kerajaan-kerajaan kecil yang diperintah jendral kepercayaanya. Kerajaan-kerajaan itu disebut dengan Diadochos atau kerjaan pengganti. Kerajaan-kerajaan itu antara lain sebagai berikut : - Kerajaan Macedonia tetap memerintah wilayah Yunani hingga daerah Balkan dan Asia kecil diperintah oleh jendral Antigonus. Keturunanya tetap memerintah wilayah ini sampai dikalahkan Romawi tahun 148 SM. - Kerajaan Syria diperintah jendrak Seuleucos. Yang akhirnya membentuk dinasti Seuleucid. Kerajaan ini menglami kemunduran,terpecah-pecah menjadi kerajaan kecil yang

merdeka. - Kerajaan Mesir di bawah jendral Ptolomeus. Yang membentuk dinasti Ptolomeus. Kekuasaan ini berakhir setelah dikalahkan oleh Cleopatra yang memiliki hubungan dengan Antonius seorang panglima perang Romawi. Kerajaan Mesir dikalahkan Romawi tahun 30 SM.:

merdeka. - Kerajaan Mesir di bawah jendral Ptolomeus. Yang membentuk dinasti Ptolomeus. Kekuasaan ini berakhir setelah dikalahkan oleh Cleopatra yang memiliki hubungan dengan Antonius seorang panglima perang Romawi. Kerajaan Mesir dikalahkan Romawi tahun 30 SM.

F. PERADABAN ROMAWI a. Letak Romawi Kerajaan Romawi terletak di semenanjung Apenina atau daerah Italia sekarang. Ibukota Romawi di Roma, menurut cerita rakyat, kota Roma didirikan Romus dan Romulus pada tahun 750 SM. Romus dan Romulus adalah putra dari Mars dan Rhea Selva Rhea Silva keturunan Aeneas seorang pahlawan Troya yang berhasil melarikan diri ketika kota Troya diduduki Yunani. b. Penduduk Romawi Bangsa Romawi merupakan penduduk utama, mereka ini termasuk bangsa Indo-Jerman yang pada tahun 1000 SM masuk semenanjun Apenina dari arah utara, sedangkan di bagian selatan semenanjung tersebut banyak ditemukan kolonis yang berasal dari Phunesia dan Yunani. Kedua bangsa tersebut juga berkulit putih seperti bangsa Romawi. Percampuran bangsa-bangsa itu itulah yang kemudian menjadi warga Romawi.:

F. PERADABAN ROMAWI a. Letak Romawi Kerajaan Romawi terletak di semenanjung Apenina atau daerah Italia sekarang. Ibukota Romawi di Roma, menurut cerita rakyat, kota Roma didirikan Romus dan Romulus pada tahun 750 SM. Romus dan Romulus adalah putra dari Mars dan Rhea Selva Rhea Silva keturunan Aeneas seorang pahlawan Troya yang berhasil melarikan diri ketika kota Troya diduduki Yunani. b. Penduduk Romawi Bangsa Romawi merupakan penduduk utama, mereka ini termasuk bangsa Indo-Jerman yang pada tahun 1000 SM masuk semenanjun Apenina dari arah utara, sedangkan di bagian selatan semenanjung tersebut banyak ditemukan kolonis yang berasal dari Phunesia dan Yunani. Kedua bangsa tersebut juga berkulit putih seperti bangsa Romawi. Percampuran bangsa-bangsa itu itulah yang kemudian menjadi warga Romawi.

c. Pemerintahan Romawi Menurut sejarahnya, pemerintahan Romawi dapat dibagi menjadi tiga zaman, yaitu sebagai berikut : 1) Zaman Kerajaan (750-510 SM) Kerajaan Romawi berasal dari sebuah kota, yaitu kota Roma. Perkembangan kota terus berlangsung hingga menjadi sebuah kerajaan dengan daerah kekuasaan hanya terbatas pada kota Roma dan sekitarnya. Raja yang meletakan dasar-dasar kerajaan Roma adalah Pompillius. Raja yang menyusun cara-cara pemerintahan dan undang-undang adalah Servius Fullius. Raja memegang kekuasaan tak terbatas selain menjalankan pemerintahan, juga panglima perang dan hakim tertinggi. Raja juga dibantu oleh dewan senat yang berjumlah 300 orang yang terdiri atas kaum bangswan (patricia). Juga dibantu dewan perwakilan rakyat (comitia curiata). Bentuk pemerintahan kerajaan ini berlangsung lama namun hal:

c. Pemerintahan Romawi Menurut sejarahnya, pemerintahan Romawi dapat dibagi menjadi tiga zaman, yaitu sebagai berikut : 1) Zaman Kerajaan (750-510 SM) Kerajaan Romawi berasal dari sebuah kota, yaitu kota Roma. Perkembangan kota terus berlangsung hingga menjadi sebuah kerajaan dengan daerah kekuasaan hanya terbatas pada kota Roma dan sekitarnya. Raja yang meletakan dasar-dasar kerajaan Roma adalah Pompillius. Raja yang menyusun cara-cara pemerintahan dan undang-undang adalah Servius Fullius. Raja memegang kekuasaan tak terbatas selain menjalankan pemerintahan, juga panglima perang dan hakim tertinggi. Raja juga dibantu oleh dewan senat yang berjumlah 300 orang yang terdiri atas kaum bangswan (patricia). Juga dibantu dewan perwakilan rakyat (comitia curiata). Bentuk pemerintahan kerajaan ini berlangsung lama namun hal

Tersebut tidak menjadikan Romawi menjadi sebuah kerajaan yang besar. Akhirnya muncul tokoh-tokoh kalangan bawah yang ingin mengembangkan dan memperluas wilayah Romawi,yang ingin mengubah Romawi dari kerajaan menjadi republik. 2) Zaman Republik (510-31 SM) Pada mulanya Republik Romawi adalah republik kaum patricia dengan sistem pemerintahan yang bersifat aristokrat. Ketika itu masih berbentuk sebuah polis atau negara kota. Namun dalam waktu lima abad republik polis ini tumbuh menjadi sebuah imperium. Imperium Romanum menguasai wilayah yang luas, meliputi : - Sebelah utara berbatasan dengan sungai Rhein dan Donau - sebelah timur berbatasan dengan gurun Arabia -sebelah selatan berbatasan dengan gurun sahara - sebelah barat berbatasan dengan daerah lautan Atlantik Inggris pun menjadi bagian dari kekuasaanya.:

Tersebut tidak menjadikan Romawi menjadi sebuah kerajaan yang besar. Akhirnya muncul tokoh-tokoh kalangan bawah yang ingin mengembangkan dan memperluas wilayah Romawi,yang ingin mengubah Romawi dari kerajaan menjadi republik. 2) Zaman Republik (510-31 SM) Pada mulanya Republik Romawi adalah republik kaum patricia dengan sistem pemerintahan yang bersifat aristokrat. Ketika itu masih berbentuk sebuah polis atau negara kota. Namun dalam waktu lima abad republik polis ini tumbuh menjadi sebuah imperium. Imperium Romanum menguasai wilayah yang luas, meliputi : - Sebelah utara berbatasan dengan sungai Rhein dan Donau - sebelah timur berbatasan dengan gurun Arabia -sebelah selatan berbatasan dengan gurun sahara - sebelah barat berbatasan dengan daerah lautan Atlantik Inggris pun menjadi bagian dari kekuasaanya.

Pada zaman Republik, struktur pemerintahan Romawi memiliki lima unsur, yaitu sebagai berikut : - Kepala pemerintahan dipegang oleh dua orang konsul yang dipilih oleh golongan bangsawan. - Senat berkedudukan sebagai badan penasehat, yang mempunyai hak untuk memberikan nasehat kepada konsul. - Dewan Rakyat (Comitia Curiata ) yang merupakan badan yang terdiri dari wakil-wakil rakyat atu hampir sama dengan parlemen sekarang. -Pontifex maximus, yaitu kepala agama - Tribuni Plebis, yaitu semacam Dewan Daerah. Dewan ini mempunyai hak veto terhadap keputusan pemerintah setempat. Timbulnya Golongan Proletar Peperangan yang terus-menerus yang dilakukan bangsa :

Pada zaman Republik, struktur pemerintahan Romawi memiliki lima unsur, yaitu sebagai berikut : - Kepala pemerintahan dipegang oleh dua orang konsul yang dipilih oleh golongan bangsawan. - Senat berkedudukan sebagai badan penasehat, yang mempunyai hak untuk memberikan nasehat kepada konsul. - Dewan Rakyat (Comitia Curiata ) yang merupakan badan yang terdiri dari wakil-wakil rakyat atu hampir sama dengan parlemen sekarang. -Pontifex maximus, yaitu kepala agama - Tribuni Plebis, yaitu semacam Dewan Daerah. Dewan ini mempunyai hak veto terhadap keputusan pemerintah setempat. Timbulnya Golongan Proletar Peperangan yang terus-menerus yang dilakukan bangsa

Romawi menyebabkan tanah-tanah pertanian di Italia terbengkalai karena di masa perang para petani diharuskan menjadi prajurit. Setelah peperangan berakhir, tanah pertanian yang terbengkalai itu dijual dan para pemiliknya pergi ke kota Roma untuk mencari pekerjaan. Karena jumlah mereka sangat banyak sedangkan lapangan pekerjaan sangat terbatas, maka diantara mereka banyak yang menjadi gelandangan. Kaum gelandangan inilah yang disebut dengan kaum proletar. Senat memegang seluruh kekuasaan Pada kenyataanya kekuasaan yang tertinggi di Imperium Romanum dipegang oleh senat yang tidak hanya berkuasa dalam bidang legislatif tetapi juga bidang eksekutif. Fungsi senat telah berubah dari badan penasehat menjadi badan yang paling berkuasa di seluruh negara.:

Romawi menyebabkan tanah-tanah pertanian di Italia terbengkalai karena di masa perang para petani diharuskan menjadi prajurit. Setelah peperangan berakhir, tanah pertanian yang terbengkalai itu dijual dan para pemiliknya pergi ke kota Roma untuk mencari pekerjaan. Karena jumlah mereka sangat banyak sedangkan lapangan pekerjaan sangat terbatas, maka diantara mereka banyak yang menjadi gelandangan. Kaum gelandangan inilah yang disebut dengan kaum proletar. Senat memegang seluruh kekuasaan Pada kenyataanya kekuasaan yang tertinggi di Imperium Romanum dipegang oleh senat yang tidak hanya berkuasa dalam bidang legislatif tetapi juga bidang eksekutif. Fungsi senat telah berubah dari badan penasehat menjadi badan yang paling berkuasa di seluruh negara.

Triumvirat I Kekuasaan senat yang terlalu besar itu, lambat laun ditentang oleh para panglima perang. Mereka berusaha untuk mematahkanya. Untuk menghadapi Senat, maka pada tahun 64 SM, para panglima perang seperti Pompeius, Crassus dan Yulius Caesar membentuk persekutuan tiga serangkai yang lebih dikenal dengan triumvirat. Munculnya triumvirat pada akhirnya senat tidak mampu menghadapinya biarpun mereka tidak dibubarkan, senat tidak mempunyai kekuasaan lagi. Setelah Crassus meninggal, hubungan antara Yulius Caesar dengan Pompeius mulai retak. Hal ini disebabkan Pompeius merasa iri melihat keberhasilan Yulius Caesar. Oleh karena itu, Pompeius mengadakan persengkongkolan dengan senat untuk menghadapi Yulius Caesar. Tetapi usahanya mengalami kegagalan. Pasukan Pompeius dan senat dapat dikalahkan dengan mudah oleh Yulius Caesar. Kemenangan Yulius Caesar menjadikannya sebagai penguasa tunggal di seluruh imperium romanum. Ia praktis menjadi seorang:

Triumvirat I Kekuasaan senat yang terlalu besar itu, lambat laun ditentang oleh para panglima perang. Mereka berusaha untuk mematahkanya. Untuk menghadapi Senat, maka pada tahun 64 SM, para panglima perang seperti Pompeius, Crassus dan Yulius Caesar membentuk persekutuan tiga serangkai yang lebih dikenal dengan triumvirat. Munculnya triumvirat pada akhirnya senat tidak mampu menghadapinya biarpun mereka tidak dibubarkan, senat tidak mempunyai kekuasaan lagi. Setelah Crassus meninggal, hubungan antara Yulius Caesar dengan Pompeius mulai retak. Hal ini disebabkan Pompeius merasa iri melihat keberhasilan Yulius Caesar. Oleh karena itu, Pompeius mengadakan persengkongkolan dengan senat untuk menghadapi Yulius Caesar. Tetapi usahanya mengalami kegagalan. Pasukan Pompeius dan senat dapat dikalahkan dengan mudah oleh Yulius Caesar. Kemenangan Yulius Caesar menjadikannya sebagai penguasa tunggal di seluruh imperium romanum. Ia praktis menjadi seorang

Menjadi seorang diktator. Tidak semua tokoh menghormati kebesaran Yulius Caesar. Bahkan musuh-musuhnya berusaha menjatuhkanya. Akhirnya, para musuh ini dibawah pimpinan Brutus dan Cassius berhasil melenyapkan Yulius Caesar (14 SM). Triumvirat II Kematian Yulius Caesar menimbulkan kekacauan, karena senat berusaha merebut kekuasaanya kembali. Usaha senat berhasil digagalkan para panglima Yulius Caesar yang telah membentuk Triumvirat II tahun 43 SM. Anggota-anggota triumvirat II adalah Antonius, Lepidus dan Octavianus. Ketika keamanan telah pulih kembali, para panglima itu mengadakan pembagian wilayah bekas kekuasaan Yulius Caesar, yaitu : - Antonius mendapatkan bagian wilayah sebelah timur, yaitu Asia kecil dan Mesir. -Lepidus mendapatkan wilayah Afrika bagian utara dan Mesir.:

Menjadi seorang diktator. Tidak semua tokoh menghormati kebesaran Yulius Caesar. Bahkan musuh-musuhnya berusaha menjatuhkanya. Akhirnya, para musuh ini dibawah pimpinan Brutus dan Cassius berhasil melenyapkan Yulius Caesar (14 SM). Triumvirat II Kematian Yulius Caesar menimbulkan kekacauan, karena senat berusaha merebut kekuasaanya kembali. Usaha senat berhasil digagalkan para panglima Yulius Caesar yang telah membentuk Triumvirat II tahun 43 SM. Anggota-anggota triumvirat II adalah Antonius, Lepidus dan Octavianus. Ketika keamanan telah pulih kembali, para panglima itu mengadakan pembagian wilayah bekas kekuasaan Yulius Caesar, yaitu : - Antonius mendapatkan bagian wilayah sebelah timur, yaitu Asia kecil dan Mesir. -Lepidus mendapatkan wilayah Afrika bagian utara dan Mesir.

- Octavianus mendapatkan bagian sebelah barat, meliputi daerah yang membentang dari Yunani sampai Spanyol. Sejak awal pembagian itu telah terjadi perselisihan antara Octavianus dengan Antonius. Mereka merasa kawatir apabila salah satu diantara mereka akan menjadi penguasa tunggal terhadap seluruh imperium Romanum. Puncak perselisihan ini ketika Antonius mengawini Cleopatra dan mengangkatnya sebagai ratu Mesir. Dengan dukungan penuh dari senat dan pejabat-pejabat pusat di Roma, Oktavianus memimpin pasukanya menyerang Antonius. Dalam waktu singkat pertahanan Antonius dapat dihancurkan oleh Oktavianus, dan Cleopatra bunuh diri daripada ditangkap hidup-hidup oleh Oktavianus. Sejak saat itulah seluruh kekuasaan Imperium Romanum menjadi kekuasaan Oktavianus, mengingat Lepidus meninggal terlebih dahulu sebelum peristiwa itu. Kekaisaran Romawi (31 SM-476 M) Oktavianus akhirnya diangkat sebagai kaisar pertama oleh senat.:

- Octavianus mendapatkan bagian sebelah barat, meliputi daerah yang membentang dari Yunani sampai Spanyol. Sejak awal pembagian itu telah terjadi perselisihan antara Octavianus dengan Antonius. Mereka merasa kawatir apabila salah satu diantara mereka akan menjadi penguasa tunggal terhadap seluruh imperium Romanum. Puncak perselisihan ini ketika Antonius mengawini Cleopatra dan mengangkatnya sebagai ratu Mesir. Dengan dukungan penuh dari senat dan pejabat-pejabat pusat di Roma, Oktavianus memimpin pasukanya menyerang Antonius. Dalam waktu singkat pertahanan Antonius dapat dihancurkan oleh Oktavianus, dan Cleopatra bunuh diri daripada ditangkap hidup-hidup oleh Oktavianus. Sejak saat itulah seluruh kekuasaan Imperium Romanum menjadi kekuasaan Oktavianus, mengingat Lepidus meninggal terlebih dahulu sebelum peristiwa itu. Kekaisaran Romawi (31 SM-476 M) Oktavianus akhirnya diangkat sebagai kaisar pertama oleh senat.

Senat memberi gelar Augustus (artinya yang mulia). Dengan demikian Oktavianus memegang kekuasaan yang mutlak, segala keputusanya harus ditaati oleh siapapun. Oktavianus diakui pula sebagai panglima tertinggi atau imperator. Para gubernur militer yang memerintah di propinsi-propinsi hanya tunduk dan taat pada perintah kaisar yang memerintah atas daerah yang dikuasainya. Jadi tentara Romawi seakan-akan adalah tentara pribadi kaisar Oktavianus. Oktavianus juga menjadi kepala agama atau Pontifex Maximus, bahkan kemudian dirinya dianggap sebagai Dewa. Dengan demikian, Oktavianus menjadi raja yang absolut. Sedangkan Romawi telah berubah dari Republik menjadi Kekaisaran. Masa Pemerintahan Oktavianus berlangsung dari tahun 31 SM -14 M. Pada masa iru Imperium Romanum mengalami puncak kejayaan baik dalam bidang kebudayaan maupun pembangunan. Dasar-dasar pemerintahan kaisar Romawi yang diletakan Oktavianus ternyata berdiri kokoh hingga mampu bertahan 15 abad:

Senat memberi gelar Augustus (artinya yang mulia). Dengan demikian Oktavianus memegang kekuasaan yang mutlak, segala keputusanya harus ditaati oleh siapapun. Oktavianus diakui pula sebagai panglima tertinggi atau imperator. Para gubernur militer yang memerintah di propinsi-propinsi hanya tunduk dan taat pada perintah kaisar yang memerintah atas daerah yang dikuasainya. Jadi tentara Romawi seakan-akan adalah tentara pribadi kaisar Oktavianus. Oktavianus juga menjadi kepala agama atau Pontifex Maximus, bahkan kemudian dirinya dianggap sebagai Dewa. Dengan demikian, Oktavianus menjadi raja yang absolut. Sedangkan Romawi telah berubah dari Republik menjadi Kekaisaran. Masa Pemerintahan Oktavianus berlangsung dari tahun 31 SM -14 M. Pada masa iru Imperium Romanum mengalami puncak kejayaan baik dalam bidang kebudayaan maupun pembangunan. Dasar-dasar pemerintahan kaisar Romawi yang diletakan Oktavianus ternyata berdiri kokoh hingga mampu bertahan 15 abad

Pengganti Oktavianus adalah Tiberius (14-37 M). Pada masa pemerintahan Tiberius, di daerah Palestina berkembang agama kristen yang diajarkan Yesus Kristus . Agama baru ini bersifat monotheisme dan berbeda dengan agama rakyat Romawi yang bersifat Polytheisme. Oleh karena itu, Yesus Kristus dituduh hendak menjadi raja. Sehingga Pontius Pilatus, gubernur Judea, kemudian menjatuhkan hukuman mati (disalibkan), tahun 33 SM penganutnya ditindas dengan kejam. Walaupun demikian, agama Kristen terus berkembang bahkan dari Palestina terus menyebar ke arah barat termasuk ke ibukota Roma. Penyebaran ke arah barat dilakukan oleh Petrus dan Paulus. Penganut agama Kristen makin bertambah banyak terutama dari golongan budak, biarpun ditindas dan dikejar-kejar oleh tentara Romawi. Ada beberapa alasan dari kaisar Romawi yang ingin menghabisi penganut Kristen : -Agama kristen bersifat monotheisme sedangkan Romawi polytheisme.:

Pengganti Oktavianus adalah Tiberius (14-37 M). Pada masa pemerintahan Tiberius, di daerah Palestina berkembang agama kristen yang diajarkan Yesus Kristus . Agama baru ini bersifat monotheisme dan berbeda dengan agama rakyat Romawi yang bersifat Polytheisme. Oleh karena itu, Yesus Kristus dituduh hendak menjadi raja. Sehingga Pontius Pilatus, gubernur Judea, kemudian menjatuhkan hukuman mati (disalibkan), tahun 33 SM penganutnya ditindas dengan kejam. Walaupun demikian, agama Kristen terus berkembang bahkan dari Palestina terus menyebar ke arah barat termasuk ke ibukota Roma. Penyebaran ke arah barat dilakukan oleh Petrus dan Paulus. Penganut agama Kristen makin bertambah banyak terutama dari golongan budak, biarpun ditindas dan dikejar-kejar oleh tentara Romawi. Ada beberapa alasan dari kaisar Romawi yang ingin menghabisi penganut Kristen : -Agama kristen bersifat monotheisme sedangkan Romawi polytheisme.

- Orang kristen tidak mau mendewakan kaisa - Orang kristen tidak mau wajib militer Pada masa pemerintahan kaisar Nero (54-68 M) penindasa dan pengejaran terhadap umat kristen mencapai puncaknya. Cara-cara yang dilakukan sangat kejam dan diluar perikemanusiaan. Kaisar Romawi yang pertama kali menyadari arti kekuatan umat Kristen adalah Konstantin Agung (306-337 M). Melalui Edict Milan Ia memerintahkan penghentian pengejaran dan penyiksaan terhadap umat kristen. Bahkan sebelum wafatnya, Ia minta diresmikan (dipermandikan) sebagai penganut Kristen. Perkembangan agama kristen selanjutnya makin mendapat angin baik. Pada masa pemerintahan kaisar Theodosius (378-395 M ) agama kristen dinyatakan sebagai agama negara. Dengan demikian, setelah 4 abad Yesus disalib di Golgota, akhirnya agama kristen memeperoleh pengakuan. Bahkan kemudian menjadi dasar peradaban-peradaban bangsa Eropa.:

- Orang kristen tidak mau mendewakan kaisa - Orang kristen tidak mau wajib militer Pada masa pemerintahan kaisar Nero (54-68 M) penindasa dan pengejaran terhadap umat kristen mencapai puncaknya. Cara-cara yang dilakukan sangat kejam dan diluar perikemanusiaan. Kaisar Romawi yang pertama kali menyadari arti kekuatan umat Kristen adalah Konstantin Agung (306-337 M). Melalui Edict Milan Ia memerintahkan penghentian pengejaran dan penyiksaan terhadap umat kristen. Bahkan sebelum wafatnya, Ia minta diresmikan (dipermandikan) sebagai penganut Kristen. Perkembangan agama kristen selanjutnya makin mendapat angin baik. Pada masa pemerintahan kaisar Theodosius (378-395 M ) agama kristen dinyatakan sebagai agama negara. Dengan demikian, setelah 4 abad Yesus disalib di Golgota, akhirnya agama kristen memeperoleh pengakuan. Bahkan kemudian menjadi dasar peradaban-peradaban bangsa Eropa.

Pembagian Romawi Pada masa pemerintahan Kaisar Theodosius, wilayah kekuasaan Romawi dibagi menjadi dua bagian : a) Kekaisaean Romawi Barat dengan ibu kota Roma Sejak pembagian itu kekaisaran Romawi Barat tidak bertahan lama karena serangan-serangan dari bangsa Hun atau bangsa-bangsa Indo-Jerman (Goth). Bangsa-bangsa ini masih rendah peradabanya berdesak-desakan atau berebutan masuk wilayah Romawi Barat. Mereka mendirikan kerajaan baru di wialayah yang mereka kuasai. Pada masa pertengahan abad ke-5 M, yang berkuasa di Romawi Barat bukan lagi kaisar Romawi, melainkan jendral-jendral dari berbagai bangsa tadi. Sedangkan kaisar Romawi hanya sebagai boneka belaka. Akhirnya pada tahun 476 M, kaisar Odoaker dari Romawi barat turun tahta, berakhirlah kekuasaan Romawi Barat. b) Kekaisaran Romawi Timur Runtuhnya Romawi Barat tahun 476 M tidak mempengaruhi :

Pembagian Romawi Pada masa pemerintahan Kaisar Theodosius, wilayah kekuasaan Romawi dibagi menjadi dua bagian : a) Kekaisaean Romawi Barat dengan ibu kota Roma Sejak pembagian itu kekaisaran Romawi Barat tidak bertahan lama karena serangan-serangan dari bangsa Hun atau bangsa-bangsa Indo-Jerman (Goth). Bangsa-bangsa ini masih rendah peradabanya berdesak-desakan atau berebutan masuk wilayah Romawi Barat. Mereka mendirikan kerajaan baru di wialayah yang mereka kuasai. Pada masa pertengahan abad ke-5 M, yang berkuasa di Romawi Barat bukan lagi kaisar Romawi, melainkan jendral-jendral dari berbagai bangsa tadi. Sedangkan kaisar Romawi hanya sebagai boneka belaka. Akhirnya pada tahun 476 M, kaisar Odoaker dari Romawi barat turun tahta, berakhirlah kekuasaan Romawi Barat. b) Kekaisaran Romawi Timur Runtuhnya Romawi Barat tahun 476 M tidak mempengaruhi

Perkembangan Romawi Timur (Byzantium). Bahkan kekaisaran Romawi Timur dapat bertahan hingga 10 abad lamanya. Hal ini disebabkan karena letak ibu kota Konstantinopel sangat strategis. - Dari segi militer, Konstantinopel lebih mudah dipertahankan dari serangan musuh, karena memiliki daerah pedalaman yang bergunung-gunung dan di depanya membentang selat Darnadela. Kemudian, untuk memperkuat pertahanan kota, di daerah pedalaman dibangun tembok-tembok yang tinggi yang dikelilingi parit-parit. -Dari segi ekonomi-perdagangan. Konstantinopel dapat mengawasi dan menguasai jalan perdagangan ke laut hitam yang menjadi sumber gandum Eropa. Di samping itu, Konstantinopel juga menjadi tempat persilangan jalan perdagangan antara Asia dan Eropa. Kekaisaran Romawi Timur mencapai puncak kejayaan pada masa kaisar Yustinianus (527-563 M). Pada mulanya daerah kekuasaan Romawi Timur meliputi daerah Balkan, Asia kecil, Asia Barat,Mesir.:

Perkembangan Romawi Timur (Byzantium). Bahkan kekaisaran Romawi Timur dapat bertahan hingga 10 abad lamanya. Hal ini disebabkan karena letak ibu kota Konstantinopel sangat strategis. - Dari segi militer, Konstantinopel lebih mudah dipertahankan dari serangan musuh, karena memiliki daerah pedalaman yang bergunung-gunung dan di depanya membentang selat Darnadela. Kemudian, untuk memperkuat pertahanan kota, di daerah pedalaman dibangun tembok-tembok yang tinggi yang dikelilingi parit-parit. -Dari segi ekonomi-perdagangan. Konstantinopel dapat mengawasi dan menguasai jalan perdagangan ke laut hitam yang menjadi sumber gandum Eropa. Di samping itu, Konstantinopel juga menjadi tempat persilangan jalan perdagangan antara Asia dan Eropa. Kekaisaran Romawi Timur mencapai puncak kejayaan pada masa kaisar Yustinianus (527-563 M). Pada mulanya daerah kekuasaan Romawi Timur meliputi daerah Balkan, Asia kecil, Asia Barat,Mesir.

Perkembangan selanjutnya, daerah kekuasaan Romawi Timur diperluas lagi hingga meliputi daerah Afrika bagian utara dan sebagian wilayah Spanyol. Dengan wilayah seperti itu, berarti laut Tengah telah kembali menjadi laut Romawi. Hal ini sangat penting bagi perdagangan Romawi Timur. Pada masa kekuasaan Yustinianus , kota Konstantinopel menjadi terkaya dan terindah di dunia. Pada kota ini terdapat gereja Hagja Sophia. Di samping itu, kaisar Yustinianus sangat besar jasanya dalam bidang hukum. Ia meletakan dasar-dasar hukum Romawi yang dikenal nama Corpus Iuris (Codex Yustinianus). Dalam bidang kekuasaan, kaisar-kaisar Romawi Timur bersifat mutlak/absolutisme. Mereka berdiri di atas segala undang – undang yang mengikat semua rakyat. Kekaisaran Romawi Timur bertahan hingga tahun 1453 M. Pada tahun itu, terjadi serangan bangsa Turki Osman (Ottman) yang mengakibatkan runtuhnya Romawi Timur. Konstantinopel berubah nama menjadi Istambul.:

Perkembangan selanjutnya, daerah kekuasaan Romawi Timur diperluas lagi hingga meliputi daerah Afrika bagian utara dan sebagian wilayah Spanyol. Dengan wilayah seperti itu, berarti laut Tengah telah kembali menjadi laut Romawi. Hal ini sangat penting bagi perdagangan Romawi Timur. Pada masa kekuasaan Yustinianus , kota Konstantinopel menjadi terkaya dan terindah di dunia. Pada kota ini terdapat gereja Hagja Sophia. Di samping itu, kaisar Yustinianus sangat besar jasanya dalam bidang hukum. Ia meletakan dasar-dasar hukum Romawi yang dikenal nama Corpus Iuris (Codex Yustinianus). Dalam bidang kekuasaan, kaisar-kaisar Romawi Timur bersifat mutlak/absolutisme. Mereka berdiri di atas segala undang – undang yang mengikat semua rakyat. Kekaisaran Romawi Timur bertahan hingga tahun 1453 M. Pada tahun itu, terjadi serangan bangsa Turki Osman (Ottman) yang mengakibatkan runtuhnya Romawi Timur. Konstantinopel berubah nama menjadi Istambul.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sarjana-sarjana Romawi bukan hanya pencipta teori tetapi juga menerapkan teori yang diciptakan bangsa Yunani. Perkembangan Iptek antara lain : - Seni bangunan, berhasil menemukan beton sehingga bangunan sanagat kuat - Teknik pembuatan jalan, jembatan, saluran air, pembuangan air dalam kota yang masih dipakai sampai sekarang. - Pengetahuan dan kemampuan mengorganisir dalam bidang kemiliteran dan istilah-istilah Romawi digunakan sampai sekarang sepert legiun, divisi, pasukan Kavaleri dan lain-lain. - Dalam bidang hukum bangsa Roma telah memiliki norma-norma hukum yang bersumber kesetiaan warga negara - Pengetahuan dalam bidang pemerintahan. Untuk mencapai tingkat keberhasilan dalam pemerintahan digunakan sendi-sendi sebagai berikut : *pemusatan kekuasaan di tangan kaisar:

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sarjana-sarjana Romawi bukan hanya pencipta teori tetapi juga menerapkan teori yang diciptakan bangsa Yunani. Perkembangan Iptek antara lain : - Seni bangunan, berhasil menemukan beton sehingga bangunan sanagat kuat - Teknik pembuatan jalan, jembatan, saluran air, pembuangan air dalam kota yang masih dipakai sampai sekarang. - Pengetahuan dan kemampuan mengorganisir dalam bidang kemiliteran dan istilah-istilah Romawi digunakan sampai sekarang sepert legiun, divisi, pasukan Kavaleri dan lain-lain. - Dalam bidang hukum bangsa Roma telah memiliki norma-norma hukum yang bersumber kesetiaan warga negara - Pengetahuan dalam bidang pemerintahan. Untuk mencapai tingkat keberhasilan dalam pemerintahan digunakan sendi-sendi sebagai berikut : *pemusatan kekuasaan di tangan kaisar

*peraturan pemerintah pusat ditaati dalam pelaksanaanya *pelaksanaan ketertiban dan keamanan secara ketat *komunikasi antara pusat dan daerah terpelihara baik berkat adanya jalan yang bagus *tata organisasi pemerintahan seperti persenjataan,disiplin, dan sikap setia kepada negara ditanamkan dari awal. Kehidupan Sosial dan Ekonomi 1. Kehidupan Sosial Masyarakat Romawi terdiri atas golongan masyarakat bebas dan golongan budak. Hak para budak diambil alih majikanya, sehingga para budak nasibnya berada di tangan majikanya. Pada masa pemerintahan Republik Romawi, jumlah para budak meningkat. Hal ini disebabkan ketika Romawi mengadakan perluasan wilayah, pasukan yang menyerah di tawan dan dijadikan budak-budak untuk dibawa ke kota Roma atau kota-kota lain oleh majikanya.:

*peraturan pemerintah pusat ditaati dalam pelaksanaanya *pelaksanaan ketertiban dan keamanan secara ketat *komunikasi antara pusat dan daerah terpelihara baik berkat adanya jalan yang bagus *tata organisasi pemerintahan seperti persenjataan,disiplin, dan sikap setia kepada negara ditanamkan dari awal. Kehidupan Sosial dan Ekonomi 1. Kehidupan Sosial Masyarakat Romawi terdiri atas golongan masyarakat bebas dan golongan budak. Hak para budak diambil alih majikanya, sehingga para budak nasibnya berada di tangan majikanya. Pada masa pemerintahan Republik Romawi, jumlah para budak meningkat. Hal ini disebabkan ketika Romawi mengadakan perluasan wilayah, pasukan yang menyerah di tawan dan dijadikan budak-budak untuk dibawa ke kota Roma atau kota-kota lain oleh majikanya.

Seorang budak dapat menjadi warga masyarakat bebas apabila telah membayar harga yang ditetapkan untuk dirinya. Di pihak lain para budak mendapatkan perlakuan yang kurang manusiawi dan ditindas dengan sewenang-wenang. Untuk itu, biasanya mereka melakukan pembrontakan. Pada tahun 133 SM para budak di pulau Sicilia mengadakan pembrontakan namun gagal dan ditindas dengan kejam. Tetapi pada tahun 75 SM sejumlah budak yang dilatih di Capacua melarikan diri di bawah pimpinan Spartacus. Selanjutnja 70.000 orang budak menggabungkan diri dan membuat pertahanan di gunung Vesuvius. 2. Kehidupan Ekonomi Masyarakat. Perkembangan Ekonomi mengalami kemajuan pada masa pemerintahan kaisar Oktavianus. Pusat perdagangan dan pelayaran berada di laut Tengah. Mereka menjalin perdagangan dengan bangsa-bangsa di laut tengah dan Cina. Perdagangan dilakukan melalui darat dan laut.:

Seorang budak dapat menjadi warga masyarakat bebas apabila telah membayar harga yang ditetapkan untuk dirinya. Di pihak lain para budak mendapatkan perlakuan yang kurang manusiawi dan ditindas dengan sewenang-wenang. Untuk itu, biasanya mereka melakukan pembrontakan. Pada tahun 133 SM para budak di pulau Sicilia mengadakan pembrontakan namun gagal dan ditindas dengan kejam. Tetapi pada tahun 75 SM sejumlah budak yang dilatih di Capacua melarikan diri di bawah pimpinan Spartacus. Selanjutnja 70.000 orang budak menggabungkan diri dan membuat pertahanan di gunung Vesuvius. 2. Kehidupan Ekonomi Masyarakat. Perkembangan Ekonomi mengalami kemajuan pada masa pemerintahan kaisar Oktavianus. Pusat perdagangan dan pelayaran berada di laut Tengah. Mereka menjalin perdagangan dengan bangsa-bangsa di laut tengah dan Cina. Perdagangan dilakukan melalui darat dan laut.

Barang-barang yang diekspot antara lain adalah keramik, besi, perunggu, kayu dan anggur. Sedangkan barang yang diimport sutera dari Cina, rempah-rempah dari Indonesia, kain katun dan mutiara dari India. Pakaian, kaca, kertas, gading, binatang buas dari Mesir. Sedangkan garam, ikan, permadani, batu permata, kayu sedar, minuman keras dari Asia Barat. Masyarakat Romawi sudah mengenal uang sebagai alat tukar. Kepercayaan Peradaban Romawi mendapatkan pengaruh besar dari peradaban Yunani. Sifat kepercayaan Romawi Polytheisme. Dewanya hampir sama dengan Yunani, tetapi hanya disesuaikan dengan nama-nama Romawi. - Dewa Yupiter, sebagai pemimpin dewa - Dewa Juno sebagai dewa perlindungan perkawinan dan kaum wanita. - Dew Mars, dewa peperangan - Dewa Venus, sebagai dewa kecantikan:

Barang-barang yang diekspot antara lain adalah keramik, besi, perunggu, kayu dan anggur. Sedangkan barang yang diimport sutera dari Cina, rempah-rempah dari Indonesia, kain katun dan mutiara dari India. Pakaian, kaca, kertas, gading, binatang buas dari Mesir. Sedangkan garam, ikan, permadani, batu permata, kayu sedar, minuman keras dari Asia Barat. Masyarakat Romawi sudah mengenal uang sebagai alat tukar. Kepercayaan Peradaban Romawi mendapatkan pengaruh besar dari peradaban Yunani. Sifat kepercayaan Romawi Polytheisme. Dewanya hampir sama dengan Yunani, tetapi hanya disesuaikan dengan nama-nama Romawi. - Dewa Yupiter, sebagai pemimpin dewa - Dewa Juno sebagai dewa perlindungan perkawinan dan kaum wanita. - Dew Mars, dewa peperangan - Dewa Venus, sebagai dewa kecantikan

-Dewa Merkurius, sebagai dewa perdagangan -Dewa Dioma, sebagai dewa perburuan -Dewa Minerva, sebagai dewa kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan -Dewa Apollo, sebagai dewa matahari Disamping itu masyarakat Romawi juga percaya akan : -Perawan vesta yang bertugas menjaga api suci Vesta. Vesta berperan sebagai roh penjaga api tungku, juga sebagai dewi api yang merupakan lambang Romawi. -Orakel Cybele merupakan tulisan sandi kuno yang dihimpun dalam kitab Cybele dan menjadi acuan nasehat dan keadaan perang. -Pontifex Maximus, kaisar sebagai kepala agama. Sejak berkembang agama Kriten,mereka memeluk Kristen. Pada 380 M sebagai agama Negara. Peninggalan Budaya Kebudayaan bangsa Romawi banyak mendapat pengaruh dari kebudayaan Hellenisme. Peradaban Hellenisme mereka ambil didasarkan kegunaanya. Manusia Romawi adalah manusia yang praktis. Apabila sarjana Yunani ahli dalam bidang teori, maka sarjana:

-Dewa Merkurius, sebagai dewa perdagangan -Dewa Dioma, sebagai dewa perburuan -Dewa Minerva, sebagai dewa kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan -Dewa Apollo, sebagai dewa matahari Disamping itu masyarakat Romawi juga percaya akan : -Perawan vesta yang bertugas menjaga api suci Vesta. Vesta berperan sebagai roh penjaga api tungku, juga sebagai dewi api yang merupakan lambang Romawi. -Orakel Cybele merupakan tulisan sandi kuno yang dihimpun dalam kitab Cybele dan menjadi acuan nasehat dan keadaan perang. -Pontifex Maximus, kaisar sebagai kepala agama. Sejak berkembang agama Kriten,mereka memeluk Kristen. Pada 380 M sebagai agama Negara. Peninggalan Budaya Kebudayaan bangsa Romawi banyak mendapat pengaruh dari kebudayaan Hellenisme. Peradaban Hellenisme mereka ambil didasarkan kegunaanya. Manusia Romawi adalah manusia yang praktis. Apabila sarjana Yunani ahli dalam bidang teori, maka sarjana

Romawi ahli dalam bidang praktek. Hasil-hasil kebudayaanya sebagai berikut : Seni Bangunan - Coloseum dan Amphiteater, berbentuk seperti stadion yang dapat menampung puluhan ribu penonton. Kedua bangunan ini digunakan mengadu binatang dengan binatang, atau mengadu manusia dengan binatang. -Pantheon, rumah dewa bangsa Romawi -Viaduct dan Aquaduct, berfungsi sebagai saluran air -Limes atau rangkaian benteng yang panjangnya hingga puluhan kilometer, seperti tembok Hadrianus Seni Sastra Pada masa Romawi kesusastraan mengalami perkembangan yang pesat, terutama pada masa kaisar Oktavianus. Maesenas sahabat Oktavianus, sangat besar jasanya dalam memajukan kesusastraan. Hasil-hasil karya sastra yang terkenal adalah : - Aeneas hasil karya Virgillius:

Romawi ahli dalam bidang praktek. Hasil-hasil kebudayaanya sebagai berikut : Seni Bangunan - Coloseum dan Amphiteater, berbentuk seperti stadion yang dapat menampung puluhan ribu penonton. Kedua bangunan ini digunakan mengadu binatang dengan binatang, atau mengadu manusia dengan binatang. -Pantheon, rumah dewa bangsa Romawi -Viaduct dan Aquaduct, berfungsi sebagai saluran air -Limes atau rangkaian benteng yang panjangnya hingga puluhan kilometer, seperti tembok Hadrianus Seni Sastra Pada masa Romawi kesusastraan mengalami perkembangan yang pesat, terutama pada masa kaisar Oktavianus. Maesenas sahabat Oktavianus, sangat besar jasanya dalam memajukan kesusastraan. Hasil-hasil karya sastra yang terkenal adalah : - Aeneas hasil karya Virgillius

- Metamorphose karya Ovidius - De Bello Gallico hasil karya Yulius Caesar. Buku ini sekarang menjadi penuntun utama dalam mempelajari bahasa latin. Hukum Bangsa Romawi merupakan bangsa pertama yang berhasil menegakan hukum. Hukum Romawi kemudian menjadi dasar hukum negara-negara di Eropa, Amerika, Asia dan Australia (di dunia ). Hukum Romawi mengatur hubungan antara manusia dan haknya sebagai warga negara. Hukum dianggap sebagai hasil karya cipta manusia, tetapi kedudukan hukum diatas kedudukan manusia. Sarjana hukum yang terkenal waktu itu adalah Pampinianus, kaisar Theodosius. Pada jaman kekaisaran Romawi Timur, Kaisar Yustinianus berhasil mengkodifikasikan hukum Romawi, maka lahirlah Corpus Iuris atau Codex Yustinianus. Organisasi Bangsa Romawi adalah organisator yang ulung. Hal ini tampak:

- Metamorphose karya Ovidius - De Bello Gallico hasil karya Yulius Caesar. Buku ini sekarang menjadi penuntun utama dalam mempelajari bahasa latin. Hukum Bangsa Romawi merupakan bangsa pertama yang berhasil menegakan hukum. Hukum Romawi kemudian menjadi dasar hukum negara-negara di Eropa, Amerika, Asia dan Australia (di dunia ). Hukum Romawi mengatur hubungan antara manusia dan haknya sebagai warga negara. Hukum dianggap sebagai hasil karya cipta manusia, tetapi kedudukan hukum diatas kedudukan manusia. Sarjana hukum yang terkenal waktu itu adalah Pampinianus, kaisar Theodosius. Pada jaman kekaisaran Romawi Timur, Kaisar Yustinianus berhasil mengkodifikasikan hukum Romawi, maka lahirlah Corpus Iuris atau Codex Yustinianus. Organisasi Bangsa Romawi adalah organisator yang ulung. Hal ini tampak

Jelas dalam : - Tentara Romawi tersusun rapi, baik mengenai hirarki,persenjataan, perbekalan, maupun asrama -Bidang Pemerintahan, juga diatur dengan rapi dari pemerintahan pusat hingga daerah-daerah. Keadaan seperti ini hanya dapat dilaksanakan apabila didukung oleh korps pegawai yang baik, rencana kerja yang tersusun secara sistematis.:

Jelas dalam : - Tentara Romawi tersusun rapi, baik mengenai hirarki,persenjataan, perbekalan, maupun asrama -Bidang Pemerintahan, juga diatur dengan rapi dari pemerintahan pusat hingga daerah-daerah. Keadaan seperti ini hanya dapat dilaksanakan apabila didukung oleh korps pegawai yang baik, rencana kerja yang tersusun secara sistematis.