BIOMARKER DALAM GAGAL JANTUNG

Views:
 
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

BIOMARKER DALAM GAGAL JANTUNG : 

BIOMARKER DALAM GAGAL JANTUNG www.jantunghipertensi.com

Pendahuluan : 

Pendahuluan Gagal jantung, salah satu masalah kesehatan masyarakat utama dan terus berkembang Timbul bukan hanya dari kelebihan beban jatung ataupun cedera jantung Tetapi juga dari keterlibatan beberapa faktor antara genetic, neurohormonal, inflamasi, dan perubahan biokimia yang berperan pada sel miosit jantung, interstitium jantung, ataupn keduanya. Kenaikan jumlah beberapa enzim, hormone, substansi biologi, dan penanda lain seperti stress dan malfungsi jantung, termasuk cedera sel miosit, secara kolektif disebut Biomarker www.jantunghipertensi.com

Biomarker : 

Biomarker Kriteria Pertama, akurat, Pengukuran ulang harus dapat dilakukan oleh para klinisi dengan harga yang terjangkau dan dalam waktu yang singkat Kedua, Biomarker harus menyediakan informasi yang tidak dapat ditemukan dengan pemeriksaan klinis lainnya. Dan yang terakhir, mengetahuinya (biomarker) harus dapat membantu dalam penegakan keputusan medis. www.jantunghipertensi.com

Biomarker : 

Biomarker INFLAMASI STRES OKSIDATIF REMODELING MATRIKS EKSTRASELULER NEUROHORMON CEDERA MIOSIT STRES MIOSIT BIOMARKER TERBARU www.jantunghipertensi.com

INFLAMASIC-reaktif protein : 

INFLAMASIC-reaktif protein C-reaktif protein dapat dideteksi pada 30-40 pasien dengan gagal jantung kronik dan gagal jantung akan menjadi lebih parah pada pasien dengan jumlah C-reaktif protein yang tinggi. C-reaktif protein didefinisikan sebagai reaktan fase akut yang disintesis oleh hepatosit sebagai respon pada sitokin interleukin-6 proinflamasi. C-reaktif protein telah menunjukkan memberi efek langsung pada endotel pembuluh darah dengan mengurangi pelepasan nitrit-oksida dan meningkatkan produksi endothelin-1 www.jantunghipertensi.com

Lanjutan…. : 

Lanjutan…. Menginduksi timbulnya molekul adhesi dari endotel. Penemuan ini menunjukkan bahwa C-reaktif protein kemungkinan besar memiliki peran penting dalam penyakit vascular Kenaikan jumlah C-reaktif protein kurang spesifik www.jantunghipertensi.com

TNF a : 

TNF a TNF a dan paling sedikit tiga interleukin ( interleukin 1, 6, 8 ) diangggap sebagai sitokin proinflamasi yang dihasilkan oleh sel berinti dalam jantung. Interleukin-6 menginduksi respon hipertrofi pada miosit, dan TNF a menyebabkan dilatasi ventrikel kiri. www.jantunghipertensi.com

Hipotesis Sitokin : 

Hipotesis Sitokin Kejadian presipitasi- seperti cedera jantung iskemik- memicu respon stress, termasuk elaborasi dari sitokin proinflamasi, dan efek dari sitokin ini berhubungan dengan efek hilangnya fungsi dari ventrikel kiri dan memacu progresivitas dari gagal jantung. Sitokin proinflamasi ini merupakan penyebab dari apoptosis miosit dan nekrosis ; www.jantunghipertensi.com

Fas : 

Fas Fas ( atau disebut juga APO-1) merupakan anggota dari reseptor TNF a yang tampak pada berbgai sel, termasuk miosit. Saat Fas diaktivasi oleh Ligand Fas akan menjadi mediasi terjadinya apoptosis dan memainkan peran penting pada perkembangan dan progresifitas gagal jantung. Inhibisi dari Fas yang soluble pada hewan menurangi remodeling ventrikel post infark dan meningkatkan ketahanan hidup. Mengurangi kadar plasma dari Fas dan juga C-reaktif protein dan dilapokan memberi perbaikan pada fungsi ventrikel kiri pada pasien dengan iskemik atau kardiomiopati dilatasi. www.jantunghipertensi.com

2. STRES OKSIDATIF : 

2. STRES OKSIDATIF Peningkatan stress oksidatif yang didapat dari ketidakseimbangan antara jenis oksigen reaktif ( termasuk anion super oksida, hydrogen peroksida, dan radikal hidroksil ) dan mekanisme pertahanan antioksidan dalam tubuh. Plasma-oksidasi-low density lipoprotein, malondialdehid, dan myeloperoksidase ( Index dari aktivasi leukosit ), Kadar biopyrrin dalam urin ( metabolit oksidatif dari bilirubin ) , dan kadar isoprostane dalam plasma dan urin. xantin oksidase

REMODELING MATRIKS EKSTRASELULER : 

REMODELING MATRIKS EKSTRASELULER Jaringan ekstraseluler berfungsi sebagai “ tulang “ untuk sel miosit dan bentuk dan ukuran miosit. Normalnya, terdapat keseimbangan antara matriks metalloproteinase ( enzim proteolitik yang mendegradasi kolagen fibril ) dengan jaringan inhibisi dari metalloproteinase. Propeptide prokolagen tipe I merupakan biomarker serum dari biosintesis kolagen.

NEUROHORMON : 

NEUROHORMON Pasien dengan gagal jantung mempunyai peningkatan abnormal dari kadar norepinefrin plasma satat istirahat dan lebih tinggi lagi saat olahraga. Endhotelin 1 besar Endhotelin 1 www.jantunghipertensi.com

CEDERA MIOSIT : 

CEDERA MIOSIT Merupakan akibat dari iskemia berat Tetapi juga dapat merupakan akibat dari stress pada miokardium seperti, inflamasi, stress oksidatif, dan neurohormonal aktivasi. Selama dua decade terakhir, protein myofibril-Troponin T dan I- telah timbul sebagai penanda sensitive dan spesifik untuk cedera miosit dan telah membantu dalam diagnosa, stratifikasi resiko, dan perawatan pasien dengan sindrom koroner akut. www.jantunghipertensi.com

STRES MIOSIT : 

STRES MIOSIT Brain Natriuretic Peptide Adrenomedulin ST2 www.jantunghipertensi.com

BIOMARKER TERBARU : 

BIOMARKER TERBARU Chromogranin A Galectin 3 Osteoprotegerin www.jantunghipertensi.com

Kunjungi : : 

Kunjungi : www.jantunghipertensi.com Semua masalah jantung ada disini... !!!

TERIMA KASIH : 

TERIMA KASIH ATAS ATENSINYA…….. www.jantunghipertensi.com