Reksadana Terproteksi

Views:
 
     
 

Presentation Description

Reksadana terproteksi termasuk dalam kategori reksadana terstruktur. Jenis reksadana satu ini berbeda dari reksadana konvensional yang biasa Anda ketahui, karena adanya aturan-aturan tambahan dalam sistem investasinya. Penambahan aturan-aturan tersebut tentu membawa keuntungan dan risiko sendiri bagi reksadana terproteksi. sumber : www.dbs.com/id/personal-id/investments/generate-income/funds/protected-funds

Comments

Presentation Transcript

Reksadana Terproteksi:

Reksadana Terproteksi

Pengertian Reksadana Terproteksi :

Pengertian Reksadana Terproteksi Reksadana terproteksi adalah jenis reksadana terstruktur yang memberi proteksi pada nilai dana pokok investasi milik investor selama periode waktu tertentu . Investor bisa mendapatkan kembali dana pokok investasi dalam jumlah sama apabila penerbit obligasi (obligor) sudah melunasi utang saat jatuh tempo.

Alur Proses Reksadana Terproteksi :

Alur Proses Reksadana Terproteksi Investor memberi dana pokok kepada MI –> alokasi minimal 80% pada obligasi –> MI menahan obligasi selama periode tertentu hingga jatuh tempo –> obligor membayar utang secara lunas –> dana pokok kembali pada investor dengan nilai sama , ditambah dengan jumlah keuntungan ( return ) yang didapat

Keuntungan Reksadana Terproteksi :

Keuntungan Reksadana Terproteksi 1. Cenderung Lebih Aman Alokasi 80% dana pokok investasi reksadana terproteksi pada instrumen obligasi . MI menahan obligasi selama periode tertentu hingga jatuh tempo untuk memproteksi nilai pada dana pokok tersebut . 2. C ocok bagi Pemula Adanya sistem proteksi pada nilai dana pokok investasi membuat reksadana terproteksi cocok bagi pemula yang ingin melakukan investasi dengan jangka waktu 1-3 tahun . 3. Tingkat Return Relatif Tinggi Memiliki tingkat return yang relatif lebih tinggi dari deposito karena tidak berdasarkan rate yang berlaku pada bank.

Penyebab Turunnya Nilai Dana Pokok :

Penyebab Turunnya Nilai Dana Pokok 1. Terjadi Wanprestasi Nilai dana pokok bisa mengalami penurunan apabila obligor tidak mampu membayar utang secara lunas saat jatuh tempo ( wanprestasi / gagal bayar ).   2. Instrumen Lain Mengalami Kerugian Penurunan nilai dana pokok dapat terjadi jiksa porsi investasi pada instrumen lain mengalami kerugian sangat besar hingga porsi obligasi tidak mampu menutupinya . 3. Pencairan Dana Sebelum Jatuh Tempo Jika investor melakukan pencairan dana sebelum jatuh tempo, nilai dana pokok investasi bisa turun karena harga jual obligasi yang dimiliki reksadana terproteksi berada di bawah harga pembelian pertama kali.

authorStream Live Help