Sinergi Syariatullah dan Sunnatullah Sebagai Fondisi Pendidikan Islam

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Seminar Transformasi Pendidikan Islam: Sekularisasi Nilai dan Solusi Islam. Anjuran Akademi SInergi, bertempat di UPM pada 18 Disember 2011

Comments

Presentation Transcript

“Sinergi Syariatullah dan Sunnatullah Sebagai Fondisi Pendidikan Islam”:

“ Sinergi Syariatullah dan Sunnatullah Sebagai Fondisi Pendidikan Islam” SEMINAR TRANSFORMASI PENDIDIKAN “SEKULARISASI NILAI DAN SOLUSI ISLAM” UPM 18 DISEMBER 2011 HAJI HASRIZAL ABDUL JAMIL SYNERGY TRAINING & CONSULTING copyright reserved | stc.my | 2011

SIBGHATULLAH:

SIBGHATULLAH ( Katakanlah wahai orang-orang yang beriman : Agama Islam, yang kami telah sebati dengannya ialah ) celupan Allah yang mencorakkan seluruh kehidupan kami dengan corak Islam); dan siapakah yang lebih baik celupannya daripada Allah sedangkan kami ini bagi-Nya adalah HAMBA” [Al- Baqarah 2: 138]

AL-ISLAM:

AL-ISLAM Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah AL-ISLAAM [ Aal ‘ Imraan 3: 19] KETUNDUKAN KESEJAHTERAAN

ISLAMISASI ILMU:

ISLAMISASI ILMU SEJARAH: World Conference on Muslim Education di Makkah antara 31 Mac dan 8 April 1977 (12-20 Rabi' al- Thani 1397) ANTARA KERTAS KERJA UTAMA: Syed Muhammad Naquib al- Attas :“ Preliminary Thoughts on the Nature of Knowledge and the Definition and the Aims of Education” Ismail Raji al- Faruqi : “ Islamicizing social science. ”

PANDANGAN DUA TOKOH:

PANDANGAN DUA TOKOH Ilmu itu tidak bebas nilai (value-free) akan tetapi syarat nilai (value laden ) Peradaban Barat mengutamakan nilai dikotomisme berbanding Islam yang ‘ Tauhidic ’ Pengaruh besar krisis umat Islam yang berpuncakan pendidikan PERSAMAAN

DIMENSI ISLAMISASI:

DIMENSI ISLAMISASI Prof. Dr. Sidek Baba, IIUM

SENARIO KONFLIK:

SENARIO KONFLIK KELAKUAN PEKERJAAN 1 2 3 4

RANGKA AL-QURAN:

RANGKA AL-QURAN “ Lalu berkatalah salah seorang daripada dua gadis itu : wahai ayahanda , ambillah beliau (Musa ‘ alayhi al-Salaam) bekerja . Sesungguhnya sebaik-baik orang yang boleh upah dia bekerja adalah yang QAWI dan AMIN” [Al- Qasas 28: 26] KISAH MUSA DAN DUA ANAK SHU’AIB

KISAH YUSUF:

KISAH YUSUF “Yusuf berkata : " Jadikanlah daku pengurus perbendaharaan hasil bumi ( Mesir ); sesungguhnya aku sedia menjaganya dengan sebaik- baiknya (HAFIZ), lagi mengetahui cara mentadbirkannya (ALEEM)” [YUSUF 12: 55]

ANALOGI KEBUN JAGUNG:

ANALOGI KEBUN JAGUNG PAK HAJI AH CHONG KRITERIA PERIBADI KRITERIA PERIBADI Berakhlak mulia Rajin beribadah Sentiasa ‘ ingat ’ Allah Berkelakuan buruk Tidak kenal atau pedulikan Tuhan KRITERIA KEBUN KRITERIA KEBUN Kanan kampung Mengadap kiblat Sebelah masjid Kiri kampung Mengadap Israel Sebelah kandang babi KRITERIA KERJA?

SYARIATULLAH VS SUNNATULLAH:

SYARIATULLAH VS SUNNATULLAH APA KETETAPAN ALLAH KE ATAS POKOK JAGUNG? SYARIATULLAH SUNNATULLAH

SUNNATULLAH:

SUNNATULLAH Yang demikian adalah menurut " Sunnatullah " ( undang-undang peraturan Allah) yang telah lalu ; dan engkau tidak sekali -kali akan mendapati sebarang perubahan bagi " Sunnatullah " itu . [Al- Ahzab 33: 62] ALAM MANUSIA

KONFLIK SYARIATULLAH DAN SUNNATULLAH:

KONFLIK SYARIATULLAH DAN SUNNATULLAH KRISIS PELAJAR ‘SYARIATULLAH’ KRISIS PELAJAR ‘SUNNATULLAH’ JURUTERA

MOTIVASI PELAJAR:

MOTIVASI PELAJAR

KES: PEMAKANAN:

KES: PEMAKANAN SYARIATIK “Oleh itu, makanlah (wahai orang-orang yang beriman) dari apa yang telah dikurniakan Allah kepada kamu dari benda-benda yang halal lagi baik, dan bersyukurlah akan nikmat Allah, jika benar kamu hanya menyembahNya semata-mata ” [Al-Nahl 16: 114] SAINTIFIK

SEMBELIHAN:

SEMBELIHAN Rasulullah S.A.W bersabda : “ Sesungguhnya Allah telah menetapkan kewajipan berlaku Ihsan terhadap segala sesuatu . Maka seandainya kamu ( perlu ) membunuh , hendaklah diperelokkan perlaksanaannya ; dan jika kamu melakukan sembelihan , hendaklah diperelokkan sembelihan tersebut ; dan pertajamkanlah pisaumu serta selesakan binatang sembelihanmu " ( Diriwayatkan oleh Shaddad bin Aus di dalam Sahih Muslim – no. 1955) “Bismillah…” Pisau tajam

PENDEFINISIAN SEMULA ‘ULAMA’:

PENDEFINISIAN SEMULA ‘ULAMA’ Taskopruluzade Ahmet (1495 – 1561), Shakaik al- Nu’maniya : The calligraphic sciences: writing implements, styles of writing, etc The oral sciences: the Arabic language amd phonetics, lexicography, etymology, grammar and syntax, rhetoric, prosody, poetry, composition, history and other literary sciences. The intellectual sciences: logic and dialectics. The Spiritual sciences: The theoretical rational sciences: general theology, natural sciences, mathematics. The practical rational sciences: ethics, political sciences. the theoretical religious sciences: the Quran and Sunnah , the sciences devoted to their interpretation – Quranic exegesis, the study of prophetic traditions, Islamic theology and the principles of Islamic law and jurisprudence. The practical religious sciences: practical ethics, etiquette, ihtisab , and all subjects relating to Muslim life and worship. The Ottoman Empire: The Classical Age 1300 -1600 by Halil Inalcik (1997), page 165.

ULAMA ‘TAKUTKAN’ ALLAH:

ULAMA ‘TAKUTKAN’ ALLAH Dan demikian pula di antara manusia dan binatang-binatang yang melata serta binatang-binatang ternak , ada yang berlainan jenis dan warnanya ? Sebenarnya yang menaruh bimbang dan takut ( melanggar perintah ) Allah dari kalangan hamba-hambaNya hanyalah orang-orang yang berilmu . Sesungguhnya Allah Maha Kuasa , lagi Maha Pengampun . [FATIR 35: 28] ‘TAKUT’ SYARIATULLAH DAN ‘TAKUT’ SUNNATULLAH

SEKULARISASI PARADIGMA:

SEKULARISASI PARADIGMA “ Mencetuskan MATERIALISMA sebagai ‘ mazhab pemusnah ’ dan kerangka pemikiran Dajjal ” – Abu al- Hasan Ali al- Nadawi

PENDIDIKAN YANG ‘MANDUL’:

PENDIDIKAN YANG ‘MANDUL’ “They neither can make their mark in government service, Nor can they utter a word in the h igh Durbar Nor yet can they haul goods on their backs in the bazaar And no longer are they able to till fields, either! Were they not “educated” they could have earned livelihood in a hundred ways. But they are completely lost – thanks to their ‘education’!” - Shaikh Muhammad Abduh [ Khwaja Altaf Hussain , Hali Musaddas , ( Lucknow : Sadi , 1935, page 72]

KESIMPULAN:

KESIMPULAN