Majas-majas

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

kumpulan majas

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation:

MAJAS

NAMA ANGGOTA:

NAMA ANGGOTA Erliana Sofiati (04) Evania Istiqomah (05) Fatmawati Mustofa (08) Sefti Anggraeni (14) Albertus Reygi M (19)

Majas Metafora :

Majas Metafora Majas metafora adalah Gabungan dua hal yang berbeda yang dapat membentuk suatu pengertian baru. Contoh : Raja siang telah menampakkan diri di ufuk timur

Majas Alegori :

Majas Alegori Majas Alegori adalah Majas perbandingan yang memperlihatkan suatu perbandingan yang utuh. Contoh : Suami sebagai nahkoda dalam rumah tangga Istri sebagai juru mudi dalam rumah tangga

Majas Personifikasi:

Majas Personifikasi Majas Personifikasi adalah Majas yang melukiskan suatu benda dengan memberikan sifat – sifat manusia kepada benda, sehingga benda mati seolah-olah hidup. Contoh : - Awan menari – nari di angkasa - Baru saja berjalan 8 km mobilnya sudah batuk – batuk

Majas Asosiasi:

Majas Asosiasi Majas Perumpamaan ( Majas Asosiasi ) adalah Suatu perbandingan dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama. Contoh : Kau bagaikan harimau pulang kelaparan Hidupku seperti menyulam di kain yang lapuk

Majas Antilesis:

Majas Antilesis Majas Antilesis adalah Gaya bahasa yang membandingkan dua hal yang berlawanan. Contoh : Air susu dibalas air tuba

Majas Hiperbola:

Majas Hiperbola Majas Hiperbola adalah Suatu gaya bahasa yang bersifat melebih – lebihkan. Contoh : Ibu terkejut setengah mati, ketika mendengar anaknya kecelakaan

Majas Ironi:

Majas Ironi Majas Ironi adalah Gaya bahasa yang bersifat menyindir dengan halus. Contoh : Bagus sekali tulisanmu, sampai – sampai tidak bisa dibaca

Majas Litotes:

Majas Litotes Majas Litotes adalah Majas yang digunakan untuk mengecilkan kenyataan dengan tujuan untuk merendahkan hati. Contoh : Mampirlah ke gubuk saya ( Padahal rumahnya besar dan mewah )

Majas Sinisme:

Majas Sinisme Majas Sinisme adalah Majas yang menyatakan sindiran secara langsung. Contoh : Perilakumu membuatku kesal

Majas Oksimoron:

Majas Oksimoron Majas Oksimoron adalah Majas yang antarbagiannya menyatakan sesuatu yang bertentangan. Contoh : Cinta membuatnya bahagia, tetapi juga membuatnya menangis

Majas Metonimia:

Majas Metonimia Majas Metonimia adalah Majas yang memakai merek suatu barang. Contoh : Kami ke rumah nenek naik kijang

Majas Alusio:

Majas Alusio Majas Alusio adalah Majas yang mepergunakan peribahasa / kata – kata yang artinya diketahui umum. Contoh : Upacara ini mengingatkan aku pada proklamasi kemerdekaan tahun 1945

Majas Eufemisme:

Majas Eufemisme Majas Eufemisme adalah Majas yang menggunakan kata – kata / ungkapan halus / sopan. Contoh : Para tunakarya itu perlu diperhatikan oleh pemerintah.

Majas Elipsis:

Majas Elipsis Majas Elipsis adalah Majas yang manghilangkan suatu unsure kalimat. Contoh : Kami ke rumah nenek ( penghilangan predikat pergi )

Majas Inversi:

Majas Inversi Majas Inversi adalah Majas yang dinyatakan oleh pangubahan suatu kalimat. Contoh : Aku dan dia telah bertemu > Telah bertemu, aku dan dia

Majas Pleonasme:

Majas Pleonasme Contoh : Mari naik ke atas agar dapat meliahat pemandangan Majas Pleonasme adalah Majas yang menggunakan kata – kata secara berlebihan dengan maksud untuk menegaskan arti suatu kata.

Majas Antiklimaks:

Majas Antiklimaks Majas Antiklimaks adalah Majas yang menyatakan sesuatu hal berturut – turut yang makin lama makin menurun. Contoh : Para bupati, para camat, dan para kepala desa

Majas Klimaks:

Majas Klimaks Majas Klimaks adalah Majas yang menyatakan beberapa hal berturut – turut yang makin lama makin mendebat. Contoh : Semua anak – anak, remaja, dewasa, orang tua dan kakek

Majas Retoris:

Majas Retoris Majas Retoris adalah Majas yang berupa kalimat tanya yang jawabanya sudah diketahui. Contoh : Siapakah yang tidak ingin hidup ?

Majas Aliterasi:

Majas Aliterasi Majas Aliterasi adalah Majas yang memanfaatkan kata – kata yang bunyi awalnya sama. Contoh : Inikah Indahnya Impian ?

Majas Antanaklasis:

Majas Antanaklasis Majas Antanaklasis adalah Majas yang mengandung ulangan kata yang sama dengan makna yang berbeda. Contoh : Ibu membawa buah tangan, yaitu buah apel merah

Majas Repetisi:

Majas Repetisi Majas Repetisi adalah Majas perulangan kata – kata sebagai penegasan. Contoh : Selamat tinggal pacarku, selamat tinggal kekasihku

Majas Paralelisme:

Majas Paralelisme Majas Paralelisme adalah Majas perulangan sebagaimana halnya repetisi, disusun dalam baris yang berbeda. Contoh : Hati ini biru Hati ini lagu Hati ini debu

Majas Kiasmus:

Majas Kiasmus Majas Kiasmus adalah Majas yang berisi perulangan dan sekaligus mengandung inverse. Contoh : Mereka yang kaya merasa miskin, dan yang miskin merasa kaya

Majas Simbolik:

Majas Simbolik Majas Simbolik adalah Majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan membandingkan dengan benda – benda lain. Contoh : Dia menjadi lintah darat

Majas Antonomasia:

Majas Antonomasia Majas Antonomasia adalah Majas yang menyebutkan nama lain terhadap seseorang yang berdasarkan cirri / sifat menonjol yang dimilikinya. Contoh : Si pincang, Si jangkung, Si kribo

Majas Tautologi:

Majas Tautologi Majas Tautologi adalah Majas yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kata – kata yang sama artinya ( bersinonim ) untuk mempertegas arti. Contoh : Saya khawatir dan was – was dengannya

authorStream Live Help