Kelompok_II_teori_kognitif

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

TEORI BELAJAR KOGNITIF:

TEORI BELAJAR KOGNITIF TEORI BELAJAR KOGNITIF EVIJULIANA MANIK NPM: 10100050

Belajar Kognitif:

Belajar Kognitif Sebuah Proses Mental yang Aktif untuk Mencapai, Mengingat, dan Menggunakan Pengetahuan Menelaah bagaimana orang berpikir, mempelajari konsep dan menyelesaikan masalah

Aliran Teori Kognitif :

Aliran Teori Kognitif Teori Gestalt Teori Piaget Teori Menurut JA Brunner Teori Menurut Ausable

Teori Gestalt:

Teori Gestalt Tokohnya Wertheimer, Wolfgang Kohler Menekankan pentingnya keseluruhan (molar) Wolfgang Kohler eksperimen dgn simpanse Memecahkan problem, mendapatkan pemecahan (insight)

Hukum-Hukum Gestalt:

Hukum-Hukum Gestalt POKOK TAMBAHAN Hukum Pragnanz Hukum Kesamaan Hukum Keterdekatan Hukum Ketertutupan Hukum Kontinuitas

Ciri-Ciri Insight:

Ciri-Ciri Insight Insight tergantung pada kemampuan dasar Insight tergantung pengalaman masa lalu yang relevan Insight tergantung pengaturan situasi yang dihadapi Insight didahului dgn periode mencari dan mencoba Solusi problem diulang dgn mudah dan langsung Insight terbentuk → problem akan dapat dipecahkan

Teori Belajar Piaget:

Teori Belajar Piaget Suatu proses genetik yaitu proses yang didasarkan atas mekanisme biologis perkembangan sistem syaraf Kekuatan mental anak yang berbeda usia akan berbeda secara kualitatif

Tahapan Proses Belajar Piaget:

Tahapan Proses Belajar Piaget Asimilasi Akomodasi Ekuilibrasi (Penyeimbangan)

Faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif :

Faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif lingkungan fisik Kematangan pengaruh sosial proses pengendalian diri (equilibration) (Piaget, 1977)

Prinsip belajar menurut Piaget:

Prinsip belajar menurut Piaget Belajar aktif Menciptakan kondisi belajar agar anak belajar sendiri Belajar lewat interaksi sosial Belajar lewat pengalaman sendiri

Tahap-tahap Perkembangan piaget:

Tahap-tahap Perkembangan piaget Tahap Sensori Motor (Usia 0-2 th) Tahap Preoperasional (Usia 2-7 th) Tahap Intuitif (Usia 4-7/8 th) Tahap Operasional Konkret (7/8-11/12 th) Tahap Operasional Formal (11/12-18 th)

Pembelajaran JA Brunner (Discovery Learning):

Pembelajaran JA Brunner ( Discovery Learning) Pemberian kesempatan siswa untuk menemukan konsep , teori , aturan atau contoh Pembelajaran dalam bentuk intelektual sesuai perkembangan anak Enactive : melakukan aktifitas , iconic memahami obyek melalui gambar & visualisasi verbal, symbolic : mampu memiliki ide dipengaruhi oleh kemampuan bahasa dan logika Kesempatan menjadi seorang problem solver Menimbulkan keingintahuan , mengurangi resiko gagal dan serelevan

Pembelajaran menurut David Ausable:

Pembelajaran menurut David Ausable Menggunakan pendekatan Expository Teaching : pengajaran yang sistematis dengan penyampaian informasi yang bermakna

Prinsip penyampaian belajar Ausable:

Prinsip penyampaian belajar Ausable Penyampaian advance organizer Penyampaian tugas/materi pelajaran Cognitive organization

PowerPoint Presentation:

PEMBAHASAN

Strategi pengorganisasian Isi Pembelajaran:

Strategi pengorganisasian Isi Pembelajaran Hierarhki Belajar Analisa Tugas Subsumptive Sequence Kurikulum Spiral Teori Skema Webteaching Teori Elaborasi (Degeng dalam Asri, 2005)

PERBEDAAN:

PERBEDAAN BEHAVIORISME Environmentalisme The nature of whole Reaction Mechanism Historical KOGNITIF Nativisme Parts Cognition Dynamic equilibrium Contemporary causation

Kelebihan dan Kelemahan:

Kelebihan dan Kelemahan Kelebihan Kelemahan Menuntut siswa aktif Guru dituntut membuat Strategi baru Perbedaan individu diperhatikan Belajar menyenangkan Siswa aktif ( asimilasi dan akomodasi tercapai ) Belajar sesuai minat , keinginan , tujuan siswa Diterapkan pada pendidikan formal dan non formal Problem solver Insight tergantung pd kemampuan dasar Tidak cocok pada pola meniru (0 tahun) Biaya besar (alat& tempat Siswa sulit mengejar ketinggalan

authorStream Live Help