persentasi

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Eva Rosari Samitaria, Biologi 2A mengikuti persyaratan UAS Universitas Muhamadiyah Prof Dr. Hamka (UHAMKA)

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation:

Materi Pembahasan DNA dan Sintetis Protein Mendelisme dan Pewarisan Sifat Rekayasa Genetika

PowerPoint Presentation:

Gregor Johann Mendel abad ke-19 Percobaan persilangan pada kacang ercis ( Pisum sativum ) → prinsip-prinsip pewarisan sifat Mendel menyilangkan tanaman kacang ercis yang tinggi dengan yang pendek Keturunannya memperlihatkan nisbah ( perbandingan ) tanaman tinggi terhadap tanaman pendek sebesar 3:1

PowerPoint Presentation:

Persilangan Monohibrid untuk sifat tinggi tanaman P : ♀ Tinggi x Pendek ♂ DD dd Gamet D d  F1 : Tinggi Dd Menyerbuk sendiri (Dd x Dd)  F2 : Gamet Gamet E D D D DD ( tinggi ) Dd (tinggi) d Dd ( tinngi ) Dd ( pendek )

PowerPoint Presentation:

P → individu tetua F 1 → keturunan pertama F2 → keturunan kedua Gen D → gen atau alel dominan G en d → gen atau alel resesif Alel → bentuk alternatif suatu gen yang terdapat pada lokus (tempat) tertentu. Gen dominan → gen yang menutupi ekspresi alelnya Gen resesif → gen yang ekspresinya ditutupi oleh ekspresi alelnya heterozigot → Dd Fenotip → ekspresi gen yang lansung dapat diamati sebagai suatu sifat pada suatu individu Genotip → susunan genetik yang mendasari pemunculan suatu sifat

HUKUM SEGREGASI (HUKUM MENDEL I):

HUKUM SEGREGASI ( HUKUM MENDEL I ) Pada waktu berlangsung pembentukan gamet, tiap pasang gen akan disegregasi ke dalam masing-masing gamet yang terbentuk.

HUKUM PEMILIHAN BEBAS (HUKUM MENDEL II):

HUKUM PEMILIHAN BEBAS ( HUKUM MENDEL II ) Segregasi suatu pasangan gen tidak bergantung kepada segregasi pasangan gen lainnya , sehingga di dalam gamet-gamet yang terbentuk akan terjadi pemilihan kombinasi gen-gen secara bebas . Persilangan Dihibrid Persilangan yang melibatkan pola pewarisan dua macam sifat seketika ex” : Persilangan galur murni Kedelai ( Glicyne max ) berbiji kuning halus dengan galur murni berbiji hijau keriput

PowerPoint Presentation:

P : ♀ Kuning, halus x Hijau, keriput ♂ GGWW ggww Gamet GW gw  F1 : Kuning , halus GgWw Menyerbuk sendiri ( GgWw x GgWw )  F2 : Gamet ♂ Gamet ♀ GW Gw gW gw GW GGWW ( Kuning , halus ) GGWw ( Kuning , halus ) GgWW (Kuning, halus) GgWw (Kuning, halus) Gw GGWw (Kuning, halus) GGww ( Kuning , keriput ) GgWw ( Kuning , halus ) Ggww (Kuning, keriput) gW GgWW (Kuning, halus) GgWw (Kuning, halus) ggWW ( Hijau , halus ) ggWw (Hijau, halus) gw GgWw (Kuning, halus) Ggww (Kuning, keriput) ggWw ( Hijau , halus ) ggww ( Hijau , keriput )

PowerPoint Presentation:

Gg x Gg Ww x Ww   3 W-  9 G- W- (kuning, halus) 3 G- 1 ww  3 G- ww ( kuning , keriput ) 3 W-  3 ggW - ( hijau , halus ) 1 gg 1 ww  1 ggww ( hijau , keriput ) Gambar : Diagram Anak Garpu pada Persilangan Dihibrid

PowerPoint Presentation:

FORMULASI MATEMATIKA PADA BERBAGAI PERSILANGAN Persilangan Macam gamet Jumlah individu Macam fenotip Macam genotip Nisbah fenotip F Monohibrid 2 4 2 3 3:1 Dihibrid 4 16 4 9 9:3:3:1 Trihibrid 8 64 8 27 27:9:9:9:3:3:3:1 N hibrid 2 n 4 n 2 n 3 n (3:1) n

PowerPoint Presentation:

Jenis-Jenis Penyimpangan Semu Hukum Mendel Atavisme I nteraksi Gen Polimeri Kriptomeri Epistasis – Hipostasis Gen - Gen Komplementer

PowerPoint Presentation:

Ativisme Interaksi Gen Ativisme adalah interaksi dari beberapa gen yang menyebabkan munculnya suatu sifat yang berbeda dengan karakter induknya . Ativisme pertama kali ditemukan oleh Bateson dan Punnet Ada empat macam bentuk pil / jengger ayam . Interaksi antar gen–gen yang menentukan bentuk dari pial ( Jengger Ayam ). Hasil temuan : Karakter pial / jengger ayam tidak hanya diatur oleh satu gen, tetapi oleh dua gen yang berinteraaksi .

PowerPoint Presentation:

Penyimpangan yang terjadi pada ativisme adalah bukan mengenai rasio fenotip F2, melainkan munculnya sifat baru pada pial ayam yaitu walnut dan single. Tipe jengger walnut merupakan hasil interaksi dua gen dominan yang berdiri sendiri . Tipe jengger single merupakan hasil interaksi dua gen resesif .

PowerPoint Presentation:

Polimeri Polimeri merupakan bentuk interaksi gen yang bersifat kumulatif ( saling menambah ). Polimeri terjadi karena akibat adanya interaksi antar dua gen atau lebih sehingga disebut juga gen ganda . Pristiwa polimeri mirip dengan pristiwa persilangan dihibrid dominan tidak penuh ( intermediat ). Hasil temuan : biji gandum berwarna merah disilangkan dengan biji gandum berwarna putih menghasilkan variaasi warna gandum yang sangat beragam . Polimeri pertama kali ditemukan oleh Nelson dan ehle

PowerPoint Presentation:

Berdasarkan persilangan diatas , terbentuknya gradasi warna biji gandum disebabkan banyak sedikitnya akumulasi gen-gen dominan , sehingga rasio fenotipnya adalah merah : putih = 15 : 1

PowerPoint Presentation:

Kriptomeri Kriptomeri adalah pristiwa dimana gen dominan yang karakternya akan muncul jika bersama-sama dengan gen dominan lainnya . Jika gen dominan berdiri sendiri , maka karakternya akan tersembunyi ( kriptos )

PowerPoint Presentation:

Interaksi antar gen-gen dominan akan menimbulkan karakter baru . Hasil temuan : Hasil persilangan antara bungaa linnaria maracona merah dengan putih , dihasilkan F1 seluruhnya berwarna ungu Kriptomeri pertama kali ditemukan oleh Correns

PowerPoint Presentation:

Berdasarkan persilangan diatas , sifat yang tersenbunyi ( warna ungu ) muncul karena adanya gen dominan yang berinteraksi , sehingga diperoleh perbandingan fenotip = ungu : merah : putih = 9 : 3 : 4

PowerPoint Presentation:

Epitasis - Hipotasis Adalah interaksi beberapa gen, dimana gen yang bersifat menutup disebut (Epitasis) dan gen yang bersifat tertutupi disebut ( Hipotasis ) Interaksi gen bisa berupa gen-gen dominan (epitasis dominan ), dan jika interaksi terjadi antar gen-gen resesif (epitasis resesif ) Epitasis dan Hipotasis pertama kali ditemukan nelson dan ehle

PowerPoint Presentation:

Hasil temuan : hasil persilangan warna kulit gandum hitam dengan warna kuning menghasilkan warna kulit gandum pada F1 semuanya hitam

PowerPoint Presentation:

Gen-Gen Komplementer Merupakan interaksi gen yang saling melengkapi . Jika satu gen tidak muncul , maka sifat yang dimaksud juga tidak muncul , maka sifat yang dimaksud juga tidak muncul atau tidak sempurna Pada bunga lathyrus odoratus terdapat dua gen yang saling berinteraksi dalam memunculkan pigmen bunga . Gen C : Membentuk pigmen warna Gen c : Tidak membentuk pigmen warna Gen P : Membentuk enzim pengaktif Gen p : Tidak membentuk enzim pengaktif Gen-gen komplementer pertama kali ditemukan W. bateson dan RC Punnet

PowerPoint Presentation:

Berdasarkan karakter gen-gen tersebut , maka warna bunga hanya akan muncul jika kedua gen ( penghasil pigmen dan penghasil enzim ) bertemu . Jika tidak bertemu maka warna bunga yang terbentuk adalah putih .

PowerPoint Presentation:

Berdasarkan hasil persilangan diatas , rasio fenotip = ungu : putih = 9 : 7

PowerPoint Presentation:

Pautan Pindah Silang Determinasi Seks Pautan Seks Gen Letal

PowerPoint Presentation:

Pautan Pautan seks adalah beberapa gen yang terletak dalam kromosom yang sama , saling terkait atau berkaitan , saat proses pembetukan gamet , disebabkan gen-gen tersebut terletak dalam kromosom yang sama . Pada tanaman ercis bunga ungu pollen lonjong (PPLL) yang disilangkan dengan bunga merah pollen bulat ( ppll ) Hasil temuanya : Pada F1 adalah bunga ungu pollen lonjong ( PpLl ) Pada F2 ternyata dihasilkan rasio fenotip = ungu : merah = 3 : 1 Dikembangkan oleh morgan dan sutton

PowerPoint Presentation:

Pindah Silang (Crossing Over) Proses pertukaran gen-gen antara kromatid-kromatid yang bukan pasangannya pada sepasang krormosom homolog. Tempat persilangan dua kromatid disebut chiasma dan terjadi pristiwa meiosis I Pada tanaman ercis bunga ungu pollen lonjong (PPLL) yang disilangkan dengan bunga merah pollen bulat ( ppll ) Hasil temuanya : Pada F1 adalah bunga ungu pollen lonjong ( PpLl ) Pada F2 ternyata dihasilkan rasio fenotip galur induk (KP) dengan galur rekombinasi (KR) yang tidak sesuai dengan hukum mendel = ungu lonjong : ungu bulat : merah lonjong : merah bulat = 9 : 1 : 1 : 9 Dikembangkan oleh morgan

PowerPoint Presentation:

Hasil pindah silang akan terbentuk : Kombinasi Parental (KP), Kombinasi Rekombinasi (RK) gen yang berpautan tidak selamanya terpaut . Pindah silang menyebabkan pergantian alel diantara kromosom homolog, menghasilkan kombinasi yang tidak ditemukan pada induknya . Pindah silang meningkatkan keragaman genetik selain yang dihasilkan oleh pengelompokan gen secara bebas .

PowerPoint Presentation:

Ketentuan : Nilai pindah silang adalah angka yang menunjukan persentase kombinasi baru yang dihasilkan akibat terjadinya pindah silang . Nilai pindah silang ( satuan dalam %) sama dengan jarak gen. Nilai pindah silang juga sama dengan nilai rekombinasi gen berpautan . Pindah silang terjadi jika 50% <> Pada umumnya pindah silang dijumpai pada makhluk betina maupun jantan . Namaun pada ulat sutra ( Bombyx Mori) betina tidak pernah terjadi pindah silang . Sementara itu , Drosophyla yang jantan tidak mengalami pindah silang

PowerPoint Presentation:

Determinasi Seks Determinasi sek s adalah penentuan jenis kelamin , yang diwariskan secara bebas oleh gamet paarentalnya kepada keturunannya dalam peristiwa miosis . Berdasarkan hasil penelitiannya diketahui bahwa setiap organisme memiliki bentuk kromosom seks yang memiliki pola berbeda yaitu sistem XY, XO dan ZW Dikembangkan oleh Henking (1891) dan Mc Clung (1902)

PowerPoint Presentation:

Sistem XX – XY Sistem ini ditemukan pada tumbuhan dan hewan Genosom X berukuran lebih besar dibandingkan genosom Y XX merupakan betina , XY merupakan jantan

PowerPoint Presentation:

B. Sistem XO – XX Sistem ini ditemukan pada serangga ( belalang ) dan orthopterra Genotip XO adalah jantan , Genotip XX adalah betina

PowerPoint Presentation:

C. Sistem ZZ – ZW Sistem ini ditemukan pada bangsa unggas , ikan dan kupu-kupu Genotip ZZ adalah jantan , Genotip ZW adalah betina

PowerPoint Presentation:

D. Sistem Haploid – Diploid ( Ploidi ) Sistem ini penentuan jenis kelamin tidak ditentukan oleh kromosom seks , melainkan kromosom tubuh ( autosom ) Ditemukan pada bangsa semut dan rayap Betina berkembang dari sel telur yang jantan dibuahi sehingga diploid jantan berkembang dari sel telur yang tidak dibuahi , sehingga haploid

PowerPoint Presentation:

Pautan Seks (Sex Linkage) Pautan seks adalah gen yang terletak pada genosom atau kromosom seks . Kromosom seks adalah kromosom yang bukan menentukan sifat , tapi menentukan jenis kelamin Dalam keadaan normal kromosom seks tidak mengandung gen atau sifat . Gen yang terdapat pada kromosom seks dinamakan pautan seks . Pautan seks ditemukan oleh Morgan Dengan meggunakan hewan Drosophyla melanogaster ( Lalat Buah )

PowerPoint Presentation:

M : Alel untuk sifat mata merah M : Alel untuk sifat mata putih Rasio genotip F1 : XMXM : XMXm : XMY : XmY Rasio Fenotip F1 : Betina Mata Merah : Jantan Mata Merah : Jantan Mata Putih = 2 : 1 : 1 Kesimpulan : Gen warna mata merah terpaut pada kromosom X

PowerPoint Presentation:

Gen Letal Gen letal adalah gen yang dalam keadaan homozigot , menyebabkan kematian pada individunya . Gen letal menyebabkan kematian pada individu masih embrio atau setelah lahir . Gen letal yang menyebabkan kematian saat individu menjelang dewaasa disebut gen sub letal . Berdasarkan sifat dan pengaruhnya gen letal dibedakan atas Gen letal dominan Gen letal resesif

PowerPoint Presentation:

Gen Letal Dominan Gen letal dominan menyebabkan kematian pada keadaan homozigot dominan . Pada keadaan heterozigot , umumnya penderita hanya mengalami kelainan . Contoh gen letal dominan adalah pada ayam redep . Ayam redep adalah ayam yang memiliki kaki dan sayap pendek . Dalam keadaan homozigot dominan , ayam mati . Jika heterozigot , ayam hidup tetapi memiliki kelainan pada kaki dan saap pendek .

PowerPoint Presentation:

Sedangkan homozigot resesif ayam normal rasio fenotip L etal : Redep : normal = 1 : 2 : 1 Rasio perbandingan tersebut menyimpang dai rasio perkawinan monohibrid

PowerPoint Presentation:

Gen Letal Resesif Gen letal resesif menyebabkan kematian pada keadaan homozigot resesif . Pada keadaan heterozigot , individu Normal tetapi pembawa ( carier ) gen letal homo zigotresesif . Pada keadaan heterozigot individu normal tetapi pembawa ( carier ) gen letal

PowerPoint Presentation:

Kromosom Seks dan Peta Silsilah Cacat dan Penyakit Menurun Yang Terpaut Pola – Pola Pewarisan Sifat Pada Manusia

PowerPoint Presentation:

Peta Silsilah Dan Kromosom Seks Peta silsilah (Pedigree) dibuat untuk mengetahui pewarisan penyakit pada suatu keluarga cacat dan penyakit menurun yang terpaut kromosom seks .

PowerPoint Presentation:

Cacat Dan Penyakit Menurun Yang Terpaut Cacat dan penyakit menurun akibat kromosom seks Hemofilia Buta Warna Anodontia Hypertrichosis Cacat dan penyakit menurun akibat kromosom autostom Albino Polidaktili Feniketouria Brachidaktili Thalasemia Dentinogenesis Kebotakan

PowerPoint Presentation:

A. Hemofilia Cacat dan penyakit menurun akibat kromosom seks Hemofilia adalah penyakit keturunan yang mengakibatkan darah seseorang sukar membeku . Penderita hemofilia jika terluka darahnya akan membeeku sekitar 50 menit – 2 jam. Hal ini akan mengakibatkan penderita mengalami kehilangan banyak darah dan dapat menimbulkan kematian . Penykit ini dikendalikan oleh gen resesif (h) yang terpaut kromosom X. Contoh : Silsilah penyakit hemofilia adalah pada keluarga kerajaan eropa . Ratu Victoria dari inggris menderita hemofilia

PowerPoint Presentation:

Genotip Wanita hemofilia : HH = XHXH = Homozigot dominan = Normal Hh = XHXh = heterozigot = carier Pembawa sifat Hh = XhXh = homozigot resesif = penderita hemofilia Genotip Laki-laki hemofilia : XHY = Laki-laki normal XhY = Laki-laki hemofilia

PowerPoint Presentation:

B. Buta Warna Buta warna adalah penyakit keturunan yang menyebabkan seseorang tidak bisa membedakan warna merah dengan biru , atau kuning dengan hijau . Disebabkan oleh Gen resesif cb (color blind). Gen buta warna terpaut pada kromosom X . Genotip buta warna adalah sebagai berikut : Bahwa laki-laki tidak ada yang carier atau pembawa

PowerPoint Presentation:

C. Anodontia Anodontia adalah kelainan yang dibawa oleh kromosom X dan muncul dalam keadaan resesif . Kelainan ini menyebabkan penderita tidak memiliki gigi ( ompong ).

PowerPoint Presentation:

D. Hypertrichosis Hypertrichosis merupakan sifat keturunan berupa tumbuhnya rambut dibagian tertentu dari daun telinga , wajah , anggota tubuh lainnya . Penyebabnya adalah gen-gen resesif (h) yang terpaut pada kromosom (Y). Penyakit ini hanya dimiliki oleh laki-laki

PowerPoint Presentation:

A. Albino Cacat dan penyakit menurun akibat kromosom autosom Albino merupakan kelainan yang disebabkan tubuh seseorang tidak mampu memproduksi pigmen melanin, sehingga rambut dan badannya putih . Cacat albino memiliki penglihatan yang peka terhadap cahaya disebabkan irisnya tidak memiliki pigmen Disebabkan oleh gen resesif a Orang normal memiliki genotip Aa atau AA, sedangkan orang albino genotipnya aa selain manusia , albino juga terdapat pada tumbuhan ( jagung ), dan hewan ( tikus , ular , kelelawar dll )

PowerPoint Presentation:

B. Polidaktil Merupakan kelainan berupa kelebihan jumlah jari tangan dan kaki. Cacat menurun ini diwariskan gen autosom dominan P, sedangkan gen p untuk normal. Orang normal memiliki genotip pp sedangkan orang polidaktil genotipnya PP atau P

PowerPoint Presentation:

C. Feniketouria Merupakan kelainan pada manusia dimana tidak mampu melakukan metabolisme fenilalanin tertimbun didarah dan dibuang melalui ginjal . Fenilalanin merupakan asam amino esensial yang didatangkan dari luar tubuh . Orang yang menderita feniketouria mengalami keterbelakangan mental dan IQ rendah .

PowerPoint Presentation:

D. Brachidaktili Merupakan kelainan pada ruas-ruas jari yang memendek pada manusia . Kelainan ini disebabkan oleh gen dominan B yang bersifat letal jika dalam keadaan homozigot dominan (BB). Dalam keadaan Bb, individu menderita kelainan Brachidaktili , sedangkan genotip bb individu dalam keadan normal.

PowerPoint Presentation:

E. Thalasemia Merupakan kelainan genetik ( penyakit genetik ) yang disebabkan rendahnya kemampuan pembentukan hemoglobin, terjadi karena gangguan salah satu rantai globin . Thalasemia menyebabkan kemampuan eritrosit dalam mengangkut oksigen rendah (anemia) Thalesemia dibedakan menjadi 2 yaitu : Thalasemia major Thalasemia major ThTh biasanya menyebabkan kematian Thalasemia minor Thalasemia minor tidak terlalu parah

PowerPoint Presentation:

F. Dentinogenesis Merupakan kelainan pada gigi manusia yang menyebabkan tulang gigi (dentin) berwarna seperti air susu . Kelainan ini disebabkan oleh gen dominan Dt , sedangkan keadaan normal diatur oleh gen dt .

PowerPoint Presentation:

G. Kebotakan Gen-gen yang menyebabkan kebotakan pada manusia . Kelainan ini disebabkan oleh gen dominan B dan gen b yang menyebabkan rambut normal. Genotip BB orang yang botak , Bb ekspresinya berbeda pada laki-laki dan perempuan . Pada laki-laki ekspresinya botak , sedangkan pada perempuan tidak karena hormon estrogen yang dimiliki perempuan menutup sifat kebotakan tersebut .

PowerPoint Presentation:

Sistetis Protein Aliran informasi genetik Dna sbg penyimpan utama informasi genetik dlm sel Masing2 heliks ganda DNA berperan sbg template/ cetakan untuk replikasinya sendiri Replikasi mendahului semua pembelahan sel , mrpkn cara ditransmisikannya / diwariskannya informasi genetik kpd sel keturunannya . RNA selluler disintesis dr cetakan DNA melalui proses transkripsi . Hanya satu untai DNA yg berperan sbg cetakan dlm sintesis RNA Gen disebut aktif / terekspresi jika ditranskripsikan mjd RNA Protein disintesis dr cetakan mRNA melalui proses translasi . Aliran informasi genetik ini sering disebut : Dogma Sentral Biologi Molekuler .

PowerPoint Presentation:

Alur informasi yang melibatkan DNA, RNA dan Protein di dalam sel (Dogma sentral Biologi Molekuler ) DNA T R A N S K R I P S I mRNA rRNA tRNA Ribosom T R A N S L A S I Protein

PowerPoint Presentation:

Dua langkah utama dalam sintesis protein: Transkripsi Translasi

PowerPoint Presentation:

Dogma sentral dalam Biologi molekuler

PowerPoint Presentation:

tRNA

PowerPoint Presentation:

Transkripsi

PowerPoint Presentation:

Kodon : rangkaian tiga basa berdampingan yang berdasarkan kode genetik mampu mengendalikan satu asam amino Ikatan asam amino dengan tRNA pada ujung 3’ dpt tjd krn kerja Ligase-aminoasil-tRNA . Antikodon tRNA mrpk pasangan antiparalel kodon mRNA.

PowerPoint Presentation:

Situs di dalam ribosom Satu situs untuk mRNA ( pada sub unit kecil ) dua situs untuk tRNA ( situs A dan P, sebagian besar pada sub unit besar ) Satu situs untuk enzim peptidil transferase ( pada sub-unit besar ). Ukuran ribososom cukup besar untuk dapat mengikat dua molekul tRNA dan sekitar 40basa mRNA.

PowerPoint Presentation:

Tahapan sintesis polipeptida Translasi : proses penterjemahan rangkaian kodon mRNA menjadi rangkaian asam amino polipeptida . Pembacaan kodon oleh ribosom dimulai dari kodon awal / start codon (AUG pertama dr ujung 5”) sampai salah satu kodon akhir (UAA, UAG atau UGA). Tahapan : Inisiasi / initiation ( pengenalan situs awal Perpanjangan (elongation), dan penutupan sintesis polipeptida

PowerPoint Presentation:

1. Inisiasi Pada E.coli , inisiasi dibantu 3 protein (Initiation factor): IF1, IF2, dan IF3. IF3 bertugas memisahkan sub-unit kecil ribosom dr sub-unit besar setelah selesai translasi sebelumnya . IF1 dan IF2: mendorong penempelan aminoasil-tRNA inisiator dan mRNA kepada sub-unit 30S sehingga aminoasil-tRNA inisiasi dan kodon awal mRNA tepat berada pd situs P sub-unit ribosom kecil , sedangkan kodon dan antikodonnya berpasangan . Kodon inisiator (AUG) menyandikan asam amino N- formylmethionine (f-Met). Hasil inisiasi : satu ribosom sempurna yg berasosiasi dengan aminoasil-tRNA inisiator dan mRNA.

PowerPoint Presentation:

2. Perpanjangan (elongation), Diperlukan : EF (elongation factor), enzim peptidil transferase , GTP. Pd ribosom sempurna , tersedia dua situs aminoasil-tRNA ( situs P dan A), dimana situs P ditempati aminoasil-tRNA inisiator . Perpanjangan polipeptida dimulai dengan masuknya aminoasil-tRNA yg kedua menempati situs A. Apabila antikodon pd aminoasil-tRNA cocok dg kodon pd situs A maka peptidil transferase akan menggabungkan dua asam amino yg dibawa oleh kedua aminoasil-tRNA yg berdampingan pada ribosom tsb . Peptidil transferase akan melepaskan asam amino dr tRNA yg menempati situs P, dan menggabungkannya pada AA yg ada pd situs A menghasilkan peptidil-tRNA pd situs A tRNA yg tlh terdeasilasi dikeluarkan dr situs P, dan peptidil-tRNA yg tdpt pd situs A akan pindah ke situs P, yg terjadi bersamaan dengan pergerakan ribosom kearah ujung 3’, membaca kodon berikutnya . Siklus akan berulang , aminoasil-tRNA baru akan masuk situs A, diikuti transferase peptidil , melakukan reaksi AA membentuk peptidil baru , translokasi peptidil-tRNA dari situs A ke P, berulang terus sampai ditemukan kodon akhir / stop kodon (UAA, UAG atau UGA).

PowerPoint Presentation:

3. Termination ( terminasi / pemberhentian ) Terminasi ( pemberhentian ) sintesis polipeptida akan terjadi ketika ribosom mencapai kodon tanda berhenti ( "Stop" Codon ) yaitu salah satu diantara 3 kodon ini (UAA, UAG, UGA), Stop codon adalah triplet yang tidak dikenali oleh tRNA , tetapi dikenali oleh 2 protein releasing factors (R), yaitu R1 yang mengenali UAG dan UAA, serta R2 yang mengenali UAA and UGA). Begitu ketemu stop kodon , tidak ada aminoasil-tRNA yg dpt menempel pd situs A, krn tdk ada antikodon yg cocok  proses perpanjangan berakhir . Dengan terminasi ini maka akan dilepaskan polipeptida yang dibentuk , tRNA dan disosiasi ribosom menjadi sub-unit kecil (30S) dan sub-unit besar (50S) Polipeptida yang dilepaskan akan diproses pada bagian-bagian sel yang berbeda-beda , tergantung pada peran dan tempatnya .

PowerPoint Presentation:

Keseluruhan Sintesis protein

REKAYASA GENETIKA:

REKAYASA GENETIKA Dalam rekayasa genetika  DNA dan RNA DNA (deoxyribonucleic Acid) : penyimpan informasi genetika Informasi  melambangkan suatu keteraturan kebalikan dari entropi yaitu ketidakteraturan atau acak Komputer  penyimpan , pengolah dan penarikan informasi , bahasa komputer : unit informasi  bit (binary digit) Jumlah dan jenis informasi yg terdapat di dalam sel manusia masih melampaui sel pembuatan program oleh komputer

PowerPoint Presentation:

20 asam amino  bukan hanya 20 unit penyandi karena setiap asam amino dpt memberikan arti yang berbeda-beda pada protein Contoh : serin  memberikan gugus esensial pada sisi aktif suatu protein ( tripsin ) atau gugus esensial pd sisi pengaturan ( glikogen fosforilase ) atau molekul pembawa gugus fosfat

PowerPoint Presentation:

DNA : molekul yang sangat panjang terdiri dari ribuan deoksinukleotida (4 jenis ) yang bergabung dalam suatu urutan yg bersifat khas bagi setiap organisme Sel eukariotik memiliki DNA yang lebih besar dibandingkan dgn prokariotik , DNA ini membentuk kromosom dalam nukleus yang dikelilingi membran Virus terdapat RNA atau DNA RNA dalam sel : RNA ribosom (r RNA), RNA pemindah (t RNA) dan RNA data (m RNA)

PowerPoint Presentation:

DNA RNA Purin : adenin (A) Adenin (A) Guanin (G) Guanin (G) Pirimidin : Sitosin (C) Sitosin (C) Timin (T) Urasil (U) Ikatan fosfodiester menggabungkan nukleotida berikutnya

PowerPoint Presentation:

Teknologi DNA rekombinan atau rekayasa genetika memungkinkan ilmuwan utk mengindentifikasi , mengisolasi dan memperbanyak fragmen bahan genetik DNA Cara pengerjaan ini dilakukan in vitro dgn bantuan bahan biologi enzim , plasmid dan virus Teknologi rekombinan dpt dikatakan merupakan penjabaran proses evolusi dan penyesuaian diri secara alamiah terhadap lingkungan Populasi organisme dpt menyesuaikan diri karena populasi tersebut bersifat heterogen akibat mutasi gen Proses alamiah restrukturisasi genetika membentuk pokok2 teknologi DNA rekombinan dengan perbedaan yg penting yaitu hasil di laboratorium tergantung pada ilmuwan , tidak lagi pada seleksi alam

PowerPoint Presentation:

Plasmid DNA ( sirkular ) di luar kromosom Biasanya mengandung sifat penciri , seperti ketahanan terhadap antibiotika Plasmid hasil rekayasa dipakai sebagai vektor / kendaraan pembawa gen asing di dalam kloning . Pada plasmid rekayasa ditambahkan beberapa lokasi penting , seperti tempat yang bisa dikenali oleh beberapa enzim pemotong DNA ( Endonuklease restriksi ).

PowerPoint Presentation:

Gambar Keseluruhan Replikasi

PowerPoint Presentation:

Sense strand

PowerPoint Presentation:

TRANSLASI, DARI RNA KE PROTEIN

PowerPoint Presentation:

Perkembangan dan aplikasi nyata metode DNA rekombinan pd organisme prokariotik dan eukariotik didorong oleh berbagai penemuan biokimiawi , terutama penemuan enzim endonuklease restriksi yg mula2 berhasil diisolasi dari golongan prokariotik Enzim ini memecah untai ganda DNA secara spesifik pada daerah DNA dengan deret tertentu Penemuan lain adalah penemuan enzim transkriptase kebalikan (reverse transkriptase ) yaitu enzim yg mengkatalisis reaksi biosintesis DNA dari RNA sehingga dapat dibuat molekul DNA komplemneter ( cDNA ) dari molekul mRNA yg telah dimurnikan terlebih dahulu

Teknik umum DNA rekombinan:

Teknik umum DNA rekombinan 1. Kloning Teknik inti dlm DNA rekombinan adalah kloning molekler yaitu isolasi dan pengembangbiakan fragmen DNA sejenis Kloning terdiri 2 tahap yaitu DNA yg diinginkan atau DNA yg dimasukan , digabungkan dgn molekul DNA yg disebut vektor kloning utk membentuk DNA rekombinan atau klon Molekul DNA rekombinan dimasukan ke dlm sel melalui proses transformasi . Sel inang yg menangkap molekul DNA disebut transforman atau sel yg ditransformasi .

PowerPoint Presentation:

Suatu transforman mengalami banyak siklus pembelahan sel utk mendapatkan koloni sel yg berasal dari sel inag pemula ( asli ) Pd setiap siklus pembelahan , DNA rekombinan di dalam sel juga ikut membelah . Pada saat koloni sudah terbentuk sempurna , molekul DNA rekombian tunggal telah membelah secara sempurna bahkan sampai beberapa kali.

PowerPoint Presentation:

RESTRICTION ENDONUKLEASE DAN DASAR REKAYASA GENETIKA Endonuklease restriksi memotong DNA pada sisi spesifik . Dasar rekayasa genetika adalah memotong DNA target dan vektor pembawa /plasmid dengan endonuklease restriksi pada sisi spesifik , menyambung dengan DNA ligase dan transformasi ke dalam bakteri inang yang cocok untuk diperbanyak dan diekspresikan .

PowerPoint Presentation:

Figure: Cloning a Restriction Fragment into a Plasmid

PowerPoint Presentation:

2.  Mutagenesis Memodifikasi gen pada organisme tersebut dengan mengganti sekuen basa nitrogen pada DNA yang ada untuk diganti dengan basa nitrogen lain sehingga terjadi perubahan sifat pada organisme tersebut, contoh: semula sifatnya tidak tahan hama menjadi tahan hama. Gambar 2. Proses Mutagenesis