Metodologi Penelitian

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: mrhese (20 month(s) ago)

thank's

Presentation Transcript

Metodologi Penelitian:

Metodologi Penelitian

OUTLINE:

OUTLINE Overview Metodologi Penelitian Penyusunan Proposal Penyusunan Laporan

TUJUAN:

TUJUAN Memberikan pengertian dan pengetahuan tentang metodologi penelitian, pembuatan kuisioner, cara pembuatan proposal penelitian/tesis dan cara penulisan laporan penelitian/tesis

Prinsip Metodologi Penelitian:

Prinsip Metodologi Penelitian Metodologi merupakan bagian epistemologi yang mengkaji perihal urutan langkah-langkah yang ditempuh supaya pengetahuan yang diperoleh memenuhi ciri-ciri Ilmiah Metodologi juga dapat dipandang sebagai bagian dari logika yang mengkaji kaidah penalaran yang tepat.

Prinsip Metodologi Penelitian:

Prinsip Metodologi Penelitian Jika kita membicarakan metodologi maka hal yang tak kalah pentingnya adalah asumsi-asumsi yang melatar belakangi berbagai metode yang dipergunakan dalam aktivitas ilmiah Asumsi-asumsi yang dimaksud adalah pendirian atau sikap yang akan dikembangkan para ilmuwan maupun peneliti di dalam kegiatan ilmiah mereka.

Prinsip Metodologi Penelitian:

Prinsip Metodologi Penelitian Definisi metodologi penelitian: Merupakan usaha untuk memperoleh fakta-fakta atau mengembangkan prinsip-prinsip (menemukan/mengembangkan/ menguji kebenaran). Dengan cara/kegiatan mengumpulkan, mencatat dan menganalisa data (informasi/keterangan) Dikerjakan dengan sabar, hati-hati, sistematis dan berdasarkan ilmu pengetahuan dengan metode ilmiah

Pengertian Penelitian:

Pengertian Penelitian Penelitian adalah proses sistematis yang meliputi pengumpulan dan analisis informasi (data) dalam rangka meningkatkan pengertian kita tentang fenomena yang diminati atau menjadi perhatiannya. (Leedy, 1997:3) Penelitian merupakan proses kritis untuk mengajukan pertanyaan dan berupaya untuk menjawab pertanyaan tentang fakta dunia. (Dane, 1990:4)

Pengertian Penelitian:

Pengertian Penelitian Menurut Leedy (1997:5) penelitian adalah suatu proses untuk mencapai (secara sistematis dan didukung oleh data) jawaban terhadap suatu pertanyaan, penyelesaian terhadap permasalahan, atau pemahaman yang dalam terhadap suatu fenomena. Proses tersebut yang sering di sebut sebagai metodologi penelitian , mempunyai delapan macam karakteristik: Penelitian dimulai dengan suatu pertanyaan atau permasalahan. Penelitian memerlukan pernyataan yang jelas tentang tujuan. Penelitian mengikuti rancangan prosedur yang spesifik. P enelitian biasanya membagi permasalahan utama menjadi sub-sub masalah yang lebih dapat dikelola. Penelitian diarahkan oleh permasalahan, pertanyaan, atau hipotesis penelitian yang spesifik. Penelitian menerima asumsi kritis tertentu. Penelitian memerlukan pengumpulan dan interpretasi data dalam upaya untuk mengatasi permsalahan yang mengawali penelitian.

Penelitian adalah berputar secara siklus, seperti gambar di bawah ini::

Penelitian adalah berputar secara siklus , seperti gambar di bawah ini :

Persyaratan Penelitian:

Persyaratan Penelitian Sistematis , artinya dilaksanakan menurut pola tertentu, dari yang paling sederhana sampai kompleks hingga tercapai tujuan secara efektif dan efisien. Berencana , artinya dilaksanakan dengan adanya unsur kesengajaan dan sebelumnya sudah dipikirkan langkah-langkah pelaksanaannya. Mengikuti konsep ilmiah , artinya mulai awal sampai akhir kegiatan penelitian mengikuti cara-cara yang sudah ditentukan, yaitu prinsip memperoleh ilmu pengetahuan.

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah:

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah Penelitian dapat digolongkan / dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan kriteria-kriteria tertentu, antara lain berdasarkan: (1) Tujuan; (2) Pendekatan; (3) Tempat; (4) Pemakaian atau hasil / alasan yang diperoleh; (5) Bidang ilmu yang diteliti; (6) Taraf Penelitian; (7) Teknik yang digunakan; (8) Keilmiahan; (9) Spesialisasi bidang (ilmu) garapan

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah:

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah Berdasarkan hasil/alasan yang diperoleh: Basic Research (Penelitian Dasar), Mempunyai alasan intelektual, dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan; Applied Reseach (Penelitian Terapan), Mempunyai alasan praktis, keinginan untuk mengetahui; bertujuan agar dapat melakukan sesuatu yang lebih baik, efektif, efisien.

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah:

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah Berdasarkan Bidang yang diteliti: Penelitian Sosial, secara khusus meneliti bidang sosial: ekonomi, pendidikan, hukum, dsb. Penelitian Eksakta, secara khusus meneliti bidang eksakta: Kimia, Fisika, Teknik, dsb.

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah:

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah Berdasarkan Tempat Penelitian : Field Research (Penelitian Lapangan), langsung di lapangan; Library Research (Penelitian Kepustakaan), dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) dari penelitian sebelumnya; Laboratory Research (Penelitian Laboratorium), dilaksanakan pada tempat tertentu / lab, biasanya bersifat eksperimen atau percobaan

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah:

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah Berdasarkan Teknik yang digunakan : Survey Research (Penelitian Survei), tidak melakukan perubahan (tidak ada perlakuan khusus) terhadap variabel yang diteliti. Experimen Research (Penelitian Percobaan), dilakukan perubahan (ada perlakuan khusus) terhadap variabel yang diteliti.

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah:

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah Berdasarkan Keilmiahan : Penelitian Ilmiah Menggunakan kaidah-kaidah ilmiah (Mengemukakan pokok-pokok pikiran, menyimpulkan dengan melalui prosedur yang sistematis dengan menggunakan pembuktian ilmiah/meyakinkan Penelitian non ilmiah (Tidak menggunakan metode atau kaidah-kaidah ilmiah) Berdasarkan Spesialisasi Bidang (ilmu) garapannya : Bisnis (Akunting, Keuangan, Manajemen, Pemasaran), Komunikasi (Massa, Bisnis, Kehumasan/PR, Periklanan), Hukum (Perdata, Pidana, Tatanegara, Internasional), Pertanian (agribisnis, Agronomi, Budi Daya Tanaman, Hama Tanaman), Teknik, Ekonomi (Mikro, Makro, Pembangunan), dll.

TUJUAN PENELITIAN:

TUJUAN PENELITIAN Tujuan Exploratif (Penemuan) : menemukan sesuatu yang baru dalam bidang tertentu Tujuan Verifikatif (Pengujian): menguji kebenaran sesuatu dalam bidang yang telah ada Tujuan Developmental (Pengembangan) : mengembangkan sesuatu dalam bidang yang telah ada Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi, Tesis, Disertasi)

PERANAN PENELITIAN :

PERANAN PENELITIAN Pemecahan Masalah, meningkatkan kemampuan untuk menginterpretasikan fenomena-fenomena dari suatu masalah yang kompleks dan kait-mengkait; Memberikan jawaban atas pertanyaan dalam bidang yang diajukan, meningkatkan kemampuan untuk menjelaskan atau menggambarkan fenomena-fenomena dari masalah tersebut; Mendapatkan pengetahuan / ilmu baru

GARIS BESAR PENELITIAN:

GARIS BESAR PENELITIAN Pembuatan rancangan; Pelaksanaan penelitian; Pembuatan laporan penelitian

KEGIATAN PENELITIAN:

KEGIATAN PENELITIAN Persiapan: mengurus perizinan, mengadakan pertemuan awal antara ketua dan anggota tim, menetapkan rencana jadwal kerja, menetapkan pembagian kerja di antara tim peneliti (ketua, anggota, teknisi/laboran, pekerja lapangan/pencacah, dan tenaga administrasi), menetapkan desain penelitian, menentukan instrumen penelitian dan uji cobanya (ilmu-ilmu sosial dan humaniora) atau bahan dan peralatan penelitian (ilmu pengetahuan alam dan teknologi), menetapkan lokasi penelitian, dan menyusun format-format pengumpulan data mentah

KEGIATAN PENELITIAN:

KEGIATAN PENELITIAN Organisasi di lapangan/laboratorium: pengujian penelitian (untuk tujuan mempersiapkannya), mempersiapkan dan menyediakan bahan dan peralatan penelitian, pengumpulan data, melakukan pemantauan atas pengumpulan data dengan frekuensi tergantung pada keperluan, menyusun dan mengisi format tabulasi agar data siap dianalisis, melakukan analisis data secara keseluruhan dan menyimpulkan hasil analisis, membuat tafsiran dan kesimpulan hasil serta membahasnya.

KEGIATAN PENELITIAN:

KEGIATAN PENELITIAN Penyusunan laporan hasil penelitian: menyusun konsep laporan, melakukan diskusi antar anggota tim atas konsep laporan dan konsultasi dengan rekan senior seprofesi ( peer group ), menyusun konsep laporan akhir, menyusun laporan akhir dan bahan untuk seminar, serta penyelenggaraan seminar (oleh lembaga penelitian).

Proposal Skripsi:

Proposal Skripsi Proposal tesis terdiri atas: Bagian Awal, Bagian Utama, dan Bagian Akhir, J umlah halaman tidak lebih dari 20.

A. Bagian Awal:

A. Bagian Awal Bagian Awal mencakup : halaman judul dan halaman persetujuan

Halaman sampul depan :

Halaman sampul depan Halaman sampul depan memuat kata : proposal tesis , judul proposal, lambang Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), nama dan nomor mahasiswa, Program magister teknik informatika , nama universitas dan tahun.

Halaman sampul depan :

Halaman sampul depan Kata proposal skripsi berukuran font 14 Times New Roman. Judul proposal dibuat jelas dan singkat dengan font 16 Times New Roman, Capital, Bold. Lambang UAJY berukuran tinggi 3,5 cm, lebar sesuai proporsi lambang yang asli. Nama mahasiswa berukuran font 12 Times New Roman, ditulis dengan lengkap tidak boleh disingkat. Di bawah nama dicantumkan nomor mahasiswa. Program studi berukuran font 14 Times New Roman, Capital. Nama universitas ialah Universitas Atma Jaya Yogyakarta berukuran font 14 Times New Roman, Capital. Tahun, berukuran font 14 Times New Roman.

Halaman persetujuan :

Halaman persetujuan Halaman ini berisi persetujuan dosen pembimbing.

B. Bagian Utama :

B. Bagian Utama Bagian Utama proposal tesis umumnya memuat : latar belakang, Rumusan masalah Batasan masalah tujuan penelitian, tinjauan pustaka, landasan teori (bila ada), hipotesis (bila ada), metodologi penelitian, dan jadwal penelitian.

Latar Belakang :

Latar Belakang Latar Belakang berisi: mulai dengan sesuatu yang akan menarik perhatian pembaca, misalnya dengan data atau sebuah kutipan atau cerita singkat penjelasan mengenai alasan-alasan dari masalah yang dikemukakan dalam proposal tesis yang dipandang menarik, penting, dan perlu diteliti. Kecuali itu juga diuraikan kedudukan masalah yang akan diteliti dalam lingkup permasalahan yang lebih luas. Juga penelitian yang telah dilakukan oleh penelitian terdahulu

Slide 30:

Secara Sederhana Dapat Dirumuskan: 1. What Is The Problem? 2. Why Is It A Problem? 3. Where? 4. Who Has Done What About Research On This Problem? 5. How?

PERUMUSAN MASALAH:

PERUMUSAN MASALAH Masalah yang akan dicari pemecahannya melalui penelitian yang diajukan untuk Tugas Akhir, hendaknya dirumuskan dalam bentuk deklaratif atau dalam bentuk kalimat-kalimat pertanyaan yang tegas dan jelas guna menambah ketajaman perumusan. Pada prinsipnya masalah yang akan dicari pemecahannya harus cukup terbatas ruang lingkupnya agar dapat dimungkinkan pengambilan kesimpulannya yang difinitif. Pengertian yang terbatas itu hendaknya ditetapkan dengan berorientasi kepada prospek kegunaannya secara operasional. Bila kegunaan operasionalnya hanya dapat dicapai melalui perumusan-perumusan masalah yang agak luas (tidak terlalu terbatas), hendaknya diarahkan kepada bisa tidaknya penelitian dengan masalah yang seluas itu dilaksanakan. Uraian perumusan masalah tidak perlu dalam bentuk kalimat pertanyaan.

Tujuan penelitian:

Tujuan penelitian Dalam bagian ini disebutkan secara spesifik tujuan yang ingin dicapai penelitian tersebut. Biasanya pernyataan tujuan penelitian menggunakan bantuan kata-kata kerja antara lain: mengembangkan, membuat, mengkaji, menguji, membandingkan, dan mengindentifikasi.

Tinjauan pustaka :

Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis tentang hasil-hasil penelitian yang didapat oleh peneliti terdahulu serta pustaka yang ada hubungannya dengan penelitian yang akan dilakukan. Dalam penyajian ini hendaknya ditunjukkan bahwa permasalahan yang akan diteliti belum terjawab atau belum terpecahkan secara memuaskan. Fakta yang dikemukakan diambil/dikutip dari sumber aslinya. Semua sumber yang dipakai harus disebutkan dengan mencantumkan nama penulis dan tahun penerbitannya.

Landasan teori :

Landasan teori Landasan teori dijabarkan dari tinjauan pustaka dan disusun sendiri oleh mahasiswa sebagai tuntunan untuk memecahkan masalah penelitian dan untuk merumuskan hipotesis. Landasan teori dapat berbentuk: uraian kualitatif, Definisi, konsep model matematis, atau persamaan-persamaan yang langsung berkaitan dengan bidang ilmu yang diteliti.

Hipotesis :

Hipotesis Hipotesis memuat pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atau tinjauan pustaka dan Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi dan masih akan dibuktikan kebenarannya.

Slide 36:

Hipotesis adalah awal dari sebuah penelitian berupa sebuah pernyataan yang didasarkan pada rangkaian fakta yang telah diketahui dan mengantisipasi langkah logikal berikutnya yang berusaha membentuk elemen baru dari rangkaian fakta yang ada. Sebuah hipotesis harus bisa diuji. Penelitian yang dilakukan pada dasarnya bertujuan menguji hipotesis tersebut.

Slide 37:

Dalam pengembangan, aspek pragmatis lebih dominan daripada aspek provability (sifat dapat dibuktikan kebenarannya). Sebagai contoh, sebuah sistem berujud program komputer tidak bisa diuji dengan menggunakan sistem logika penalaran (bagaimana membuktikan bahwa program tersebut dapat menjawab kebutuhan pemakainya ?). Bukti yang dapat dimunculkan bersifat empiris (mis: berdasarkan pengakuan), bukan diperoleh dari metode penalaran ilmiah (mis: cara deduktif atau induktif). Dengan argumen seperti di atas, maka dalam sebuah penelitian keinformatikaan yang berorientasi pengembangan, bagian Hipotesis dapat tidak dicantumkan.

Metodologi penelitian :

Metodologi penelitian Metodologi penelitian pada umumnya mengandung uraian tentang: bahan atau materi, alat, langkah-langkah penelitian, variabel dan data yang akan dikumpulkan, dan metoda analisis hasil.

Metodologi penelitian :

Metodologi penelitian Bahan atau materi penelitian yang dapat berwujud populasi atau sampel harus dikemukakan dengan jelas dan disebutkan sifat-sifat atau spesifikasi yang harus ditentukan. Apabila bahan atau materi berupa sampel maka perlu diuraikan cara penentuan sampel tersebut. Alat penelitian yang dipakai untuk menjalankan penelitian harus diuraikan secara jelas dan kalau perlu disertai dengan gambar dan keterangan-keterangan. Langkah penelitian memuat uraian yang cukup terinci tentang cara melaksanakan penelitian dan mengumpulkan data. Variabel yang akan dipelajari dan data yang akan dikumpulkan, diuraikan dengan jelas, termasuk jenis dan kisarannya. Metoda analisis hasil mencakup uraian tentang model dan cara menganalisis hasil.

Slide 40:

Langkah-langkah: Penelitian Kepustakaan Observasi Wawancara Survey Kuisener

Slide 41:

Pembangunan Perangkat Lunak Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak Analisis dilakukan dengan menganalisis data dan informasi yang diperoleh sehingga dapat dijadikan bahan pengembangan perangkat lunak. Hasil analisis adalah berupa model perangkat yang dituliskan dalam dokumen teknis Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL)

Slide 42:

Perancangan Perangkat Lunak Perancangan dilakukan untuk mendapatkan deskripsi arsitektural perangkat lunak, deskripsi antarmuka, deskripsi data, dan deskripsi prosedural. Hasil perancangan berupa dokumen Deskripsi Perancangan Perangkat Lunak (DPPL)  pendekatan terstruktur / OO

Slide 43:

Implementasi Perangkat Lunak Implementasi dilakukan dengan menterjemahkan deskripsi perancangan ke dalam bahasa pemrograman. Pengujian Perangkat Lunak Pengujian dilakukan untuk menguji fungsionalitas perangkat lunak. Hasil pengujian berupa dokumen Perencanaan Deskripsi dan Hasil Uji Perangkat Lunak (PDHUPL).

Slide 44:

Produk perangkat lunak hasil penelitian dapat pula diujikan kepada user dengan menggunakan kuisener Kuisener berguna untuk mengetahui kepuasan user dalam menggunakan perangkat lunak dalam hal: Antarmuka grafis Kemudahan penggunaan sistem Keandalan sistem Kontribusi sistem

Jadwal penelitian :

Jadwal penelitian Dalam jadwal penelitian ditunjukkan : tahap-tahap penelitian; rincian kegiatan pada setiap tahap; waktu yang diperlukan untuk melaksanakan setiap tahap. Jadwal penelitian dapat disajikan dalam bentuk bar-chart atau uraian. Mengacu dari metodologi penelitian

C. Bagian Akhir :

C. Bagian Akhir Bagian akhir terdiri atas daftar pustaka dan lampiran (jika ada).

Daftar pustaka:

Daftar pustaka Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang diacu dalam proposal dan disusun ke bawah menurut abjad nama akhir penulis pertama. Cara pengutipan sumber pustaka untuk buku dan majalah diatur sebagai berikut di bawah ini. Buku: nama penulis, tahun terbit, judul buku, jilid, terbitan ke, nomer halaman yang diacu (kecuali kalau seluruh buku), nama penerbit, dan kotanya. Majalah: nama penulis, tahun terbit, judul tulisan, nama majalah termasuk dengan singkatan resminya, jilid, dan nomer halaman yang diacu. Jurnal: nama penulis, tahun terbit, judul jurnal, nama jurnal, volume,

Lampiran:

Lampiran Dalam lampiran (jika ada) terdapat keterangan atau informasi yang diperlukan pada pelaksanaan penelitian, misal : tabel (lebih dari dua halaman), kuesioner, dan hal lain yang bersifat melengkapi proposal tesis .

PENYUSUNAN LAPORAN TESIS:

PENYUSUNAN LAPORAN TESIS BAB 1 Pendahuluan Latar belakang Rumusan masalah Batasan masalah Manfaat penelitian Tujuan penelitian Sistematika penulisan BAB 2 Tinjauan Pustaka

PENYUSUNAN LAPORAN TESIS:

PENYUSUNAN LAPORAN TESIS BAB 3 Analisis Dan Perancangan / metodologi BAB 4 Implementasi dan Pengujian BAB 5 Kesimpulan dan saran Daftar Pustaka Lampiran Tabel, grafik Dokumen SKPL, DPPL, PDHUPL Lain-lain

BAB 1 Pendahuluan:

BAB 1 Pendahuluan Sama dengan format penulisan proposal Bagian jadwal dihilangkan Ditambah dengan sistematika penulisan tesis

BAB 2 Tinjauan Pustaka:

BAB 2 Tinjauan Pustaka Isinya mirip dengan Tinjauan Pustaka pada proposal Ditambah dengan landasan teori yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan Lebih lengkap dibandingkan dengan proposal

Bab 3 Analisis dan Perancangan:

Bab 3 Analisis dan Perancangan Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak Analisis dilakukan dengan menganalisis data dan informasi yang diperoleh sehingga dapat dijadikan bahan pengembangan perangkat lunak. Perancangan Perangkat Lunak Perancangan dilakukan untuk mendapatkan deskripsi arsitektural perangkat lunak, deskripsi antarmuka, deskripsi data, dan deskripsi prosedural.

BAB 4 Implementasi dan Pengujian :

BAB 4 Implementasi dan Pengujian Berisi hasil implementasi sistem Pengujian dilakukan untuk menguji fungsionalitas perangkat lunak Pengujian responden Analisis numeris (bila ada) Keandalan sistem Kekurangan sistem Kontribusi Perbandingan metode

BAB 5 Kesimpulan dan Saran:

BAB 5 Kesimpulan dan Saran Kesimpulan diperoleh berdasarkan perumusan masalah, tujuan dan pembahasan yang telah dibuat Saran berguna untuk pengembangan ke depan bagi penelitian yang sudah dilakukan

Daftar Pustaka:

Daftar Pustaka Seperti pada proposal, hanya diperbaharui sesuai dengan kondisi terbaru

Lampiran:

Lampiran Tabel, grafik Dokumen SKPL, DPPL, PDHUPL Gambar Foto Dokumentasi Source code Lain-lain

JUDUL:

JUDUL Judul penelitian hendaklah singkat dan spesifik, tetapi cukup jelas memberi gambaran mengenai penelitian yang diusulkan judul yang kita buat harus mencerminkan isi keseluruhan makalah. usahakan judul yang dibuat menjawab pertanyaan ataupun menawarkan sebuah jawaban. Bisa juga anda membuat tulisan mengenai sesuatu hal yang sedang ramai dibicarakan, misalnya saat ini sedang ramai mengenai masalah isu pemanasan global. Cobalah buat sebuah judul artikel ilmiah mengenai hal ini, niscaya orang yang membaca judul ini akan tertarik untuk membaca keseluruhan artikel Anda.

ABSTRAK:

ABSTRAK Abstrak merupakan rangkuman dari isi tulisan dalam format yang sangat singkat. Biasanya abstrak itu hanya terdiri dari satu atau dua paragraf saja. Sementara itu untuk thesis dan tugas akhir, abstrak biasanya dibatasi satu halaman. Untuk itu isi dari abstrak tidak perlu “berbunga-bunga” dan berpanjang lebar, cukup langsung kepada intinya saja. Memang kesulitan yang dihadapi adalah bagaimana merangkumkan semua cerita dalam satu halaman.