reptil PPT

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: graceruvina (3 month(s) ago)

izin download yaa

By: saddanblue (4 month(s) ago)

izin download

By: erickwang31 (6 month(s) ago)

plz kpn bisa d download niii

By: erickwang31 (6 month(s) ago)

izin download

By: dyanpertiwi (12 month(s) ago)

iyaaaa

See all

Presentation Transcript

REPTIL: 

REPTIL AMALIA FAUZIAH ARWINDA TRI YUNITA BETRA RATNASARI DIAN IKA PERTIWI FKIP/PEND.BIOLOGI 4C UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR HAMKA 2012

KLASIFIKASI: 

KLASIFIKASI Reptil dibagi menjadi 4 ordo: Testudinata, Rhynchocephalia, Squamata dan Crocodilia. a. Ordo Testudinata Terdiri dari dua subordo : 1.) Subordo Cryptodira Subordo Cryptodira dibagi dalam 11 famili diantaranya: Famili Chelydridae (contoh : Chelydra serpentina) 1)Superfamilia Testudinoidea Famili Geoemydidae Batagurbaska Callagur borneoensis Geoemyda japonica

PowerPoint Presentation: 

Famili Testudinidae Geochelone gigantea Testudo hermanii Testudo elephantopus Famili Emydidae Trachemys scripta

PowerPoint Presentation: 

2)Superfamilia Trionychoidea Famili Carettochelydae Famili Trionychidae Famili Kinosternidae Famili Dermatemydidae Amyda cartilaginea Dogania subplana Pelodiscus sp Chitra chitra

PowerPoint Presentation: 

3)Superfamilia Chelonioidea Famili Cheloniidae Lephidochelys olivacea Eretmochelys imbricata Chelonia mydas Famili Dermochelyidae Dermochelys coriacea

PowerPoint Presentation: 

2.) Subordo Pleurodira Subordo Pleurodira dibagi menjadi 3 Famili yaitu: - famili Chelidae Chelodina oblonga - famili Pelomedusidae - famili Podocnemididae b. Ordo Rhynchocephalia Ordo ini mencakup satu familia, yaitu Sphenodontidae dengan spesies Sphenodon punctatus .

PowerPoint Presentation: 

c. Ordo Squamata Ordo Squamata dibedakan menjadi 3 sub ordo yaitu : 1) Subordo Lacertilia/ Sauria Dari kesemua famili anggota lacertilia, terdapat 4 famili yang ada di Indonesia, yaitu Agamidae, Gekkonidae, Scincidae, Varanidae. Mabouya sp Chameleon sp Mabouya multifasciata 2) Subordo Serpentes/ Ophidia Colubrid Morelia Phyton

PowerPoint Presentation: 

Phyton albino Venomos 3) Subordo Amphisbaenia d. Ordo Crocodilia

PowerPoint Presentation: 

Famili Alligatoridae Famili Crocodylidae Famili Gavialidae

PowerPoint Presentation: 

Umumnya bernapas dengan paru-paru, tetapi ada juga yang dengan kloaka Menghasilkan telur amniotik bercangkang lunak Hewan berdarah dingin (poikiloterm, yaitu suhu tubuh tergantung pada suhu lingkungan) Ciri - Ciri

PowerPoint Presentation: 

Fertilisasi secara internal Ovipar meskipun ada pula yang ovovivipar dan vivipar Mempunyai kelenjar bau Umumnya hidup di darat (lingkungan kering) meskipun ada juga yang di air Mempunyai alat suara yang terdapt pada pangkal trakea

PowerPoint Presentation: 

Peredaran darah tertutup dengan jantung yang terdiri atas 2 atrium dan 2 ventrikel tetapi sekat diantara kedua bilik belum sempurna Sel darah merahnya (eritrosit) berinti Umumnya mempunyai 2 pasang tungkai yang dilengkapi oleh cakar sehingga termasuk tetrapoda Mempunyai sepasang ginjal yang pipih dan kandung kemih

PowerPoint Presentation: 

Memiliki otak dengan 12 pasang saraf kranial Kulit reptil mengandung pigmen seperti santofora (kuning), guanofora (biru) dan melanofora (coklat kehitaman) Kulitnya dapat mengelupas atau dapat pergantian kulit secara total dan sebagian Alat gerak reptil yang hidup di air berupa sirip, sedangkan yang hidup di dart berupa kaki yang dilengkapi cakar Bergerak merayap atau melata

MORFOLOGI: 

MORFOLOGI Tubuhnya tertutupi oleh sisik yang mengandung protein keratin ( zat tanduk),kulit yang kering, tak berlendir, dan sedikit mengandung kelenjar Mata terdiri dari kelopak mata bawah dan membran niktitans ( selaput tidur) Mempunyai 2 pasang kaki yang kuat untuk merayap,memanjat, atau untuk menggali tanah Mempunyai gigi dengan perlekatan gigi yang acrodont,pleurodont,dan thecodont, kecuali kura-kura tidak memiliki gigi

PowerPoint Presentation: 

Umumnya mempunyai telinga luar Reptil jantan mempunyai hemipenis Hewan reptil berkloka dengan celah berbentuk transversal atau longitudinal Embrio memiliki gigi telur untuk merobek cangkang pada waktu menetas Umum mempunyai ekor yang panjang

SISTEM INTEGUMENT: 

SISTEM INTEGUMENT Tubuh reptil umumnya tertutupi oleh sisik-sisik yang beraneka bentuk, terkecuali anggota suku Amphisbaenidae yang tak bersisik. Sisik-sisik itu berupa modifikasi lapisan kulit luar (epidermis) yang mengeras oleh zat tanduk, dan terkadang dilengkapi dengan pelat-pelat tulang di lapisan bawahnya, yang dikenal sebagai osteoderm. Beberapa bentuk sisik yang umum pada reptil adalah: sikloid (cenderung datar membundar), granular (berbingkul-bingkul), dan berlunas (memiliki gigir memanjang di tengahnya, seperti lunas perahu).

PowerPoint Presentation: 

Integument pada Reptilia umumnya juga tidak mengandung kelenjar keringat. Lapisan terluar dari integument yang menanduk tidak mengandung sel-sel saraf dan pembuluh darah. Bagian ini mati, dan lama-lama akan mengelupas. Permukaan lapisan epidermal mengalami keratinisasi . Lapisan ini akan ikut hilang apabila hewan berganti kulit. Sisik granular sisik sikloid

SISTEM RANGKA: 

SISTEM RANGKA Sistem rangka (skeleton) berupa tulang keras. Columna vertebralis terdiri dari cervix, thorax, lumbar, sacrum, dan caudal. Reptil memiliki badan ruas tulang belakang tipe procoelus yaitu bagian anterior konkaf, bagian posterior konveks atau datar. Rusuknya selalu terdapat hanya satu pasang, dianggap sama dengan rusuk ventral, umumnya bicipital, yaitu terdapat tuberculum dan dan capitulum (kepala sebenarnya) dan rongga diantaranya dianggap homolog dengan foramen vertebra anterial. Sternum reptil khas, letaknya medioventral , dan berhubungan dengan gerak gelang pectoral. Skelet apendikular dibangun oleh gelang pectoral (gelang bahu) dan gelang pelvic (gelang panggul) serta tulang-tulang interclavicula atau episternum. Gelang pectoral dan gelang pelvic ini dari anggota tubuh tereduksi (pada bangsa kadal) dan tak beranggota dan hilang sama sekali (pada bangsa ular)

SISTEM PENCERNAAN: 

SISTEM PENCERNAAN Pada sistem pencernaan dibedakan antara : Tractus Digestivum Terdiri dari: cavum oris, pharynx, esophagus, vetriculus, intestinum tenve, cecum, intestinum crassum dan cloaca. Didalam cavum oris terdapat dentes yang berbentuk canus. Dentes ini berbentuk pleurodont, artinya menempel pada sisi samping gingiva, sedikit melengkung ke arah medial cavum oris. Selain itu dalam cavum oris terdapat lingua yang berpangkal pada Os hyldeum di sebelah caudal cavum oris, ujungnya bersifat befida. Intestinum crassum berfungsi sebagai rectum. Cecum merupakan batas antara instestinum tenve dan intestinum crassum

PowerPoint Presentation: 

Glandula digestoria Terdiri dari hepar dan pancreas, empedu yang dihasilkan oleh hepar ditampung kantong yang disebut vesica fellea. Hepar terdiri atas 2 lobi, yaitu sinister dan dexter dan berwarna coklat kemerahan. Vesica fellea terletak pada tepi coudal lobus dexter hepatis. Pancreas terletak dalam suatu lengkung antara ventriculus dan duodenum. Ductus cysticus dari vesica fellea menuju jaringan pancreas bergabung dengan ductulli pancreatici, kemudian keluar menjadi satu ductus yang besar disebut hepato-pancreaticus atau ductus choledochus yang bermuara pada duodenum. Ventriculus terikat pada dinding tubuh dengan perantaraan suatu alat penggantung yang disebut mesogastrium. Kemudian alat penggantung instestinum tenue disebut mesenterium, alat penggantung intestinum crassum (rectum) disebut mesorectum. Antara permukaan dorsal hepar dan ventriculus terdapat suatu lipatan tipis yaitu omentum gastrohepaticum. Omentum ini memanjang ke caudal disebut omentum duodeno-hepaticum yang menghabungkan hepar dengan duodenum

SISTEM PERNAPASAN/RESPIRASI: 

SISTEM PERNAPASAN/RESPIRASI Umumnya reptilia mempunyai trachea yang panjang dimana dindingnya dilengkapi oleh sejumlah cincin cartilago. Larinx terletak di ujung anterior trachea. Dinding larinx ini dilengkapi oleh cartilago cricoida dan cartilago anytenoidea. Kearah posterior trachea membentuk percabangan (bifurcatio) menjadi bronchus kanan dan bronchus kiri, yang masing-masing menuju ke pulmo kanan dan pulmo kiri. Pada beberapa reptilia, bagian internal pulmo terbagi tidak sempurna dan menjadi 2 bagian, yaitu bagian anterior berdinding saccuter sedang bagian posterior berdinding licin, tidak vasculer dan berfungsi terutama untuk reservoir.

SISTEM EKSKRESI: 

SISTEM EKSKRESI Sistem ekskresi pada reptil berupa ginjal, paru-paru, kulit dan kloaka. Kloaka merupakan satu-satunya lubang untuk mengeluarkan zat-zat hasil metabolisme. Reptil yang hidup di darat sisa hasil metabolismenya berupa asam urat yang dikeluarkan dalam bentuk bahan setengah padat berwarna putih

SISTEM PEREDARAN DARAH: 

SISTEM PEREDARAN DARAH Terdiri dari 2 atria, yaitu atrium dextrum dan sinistrum, 2 ventriculus yaitu ventriculus dexter serta ventriculus sinister, dan sinus venosus. Atrium dextrum dipisah dengan atrium sinistrum oleh septum atriarum. Antara atrium dan ventriculus ada sekat yang disebut apertura atriovenricularis dengan katup valvula atrioventricularis. Ventriculus dexter dipisah dari ventriculus sinister oleh septum ventriculorum ialah tidak sempurna sehingga darah di ventriculus dexter dan sinister untuk sebagian masih tercampur.

REPRODUKSI: 

REPRODUKSI a. Jantan 1) Memiliki alat kelamin khusus : HEMIPENIS 2) Sepasang testis 3) Memiliki epididimis 4) Memiliki vas deferens b. Betina 1) Memiliki sepasang ovarium 2) Memiliki saluran telur (oviduk) 3) Berakhir pada saluran kloaka

Urogenital: 

Urogenital S i stem urogenital pada reptilia dibedakan menjadi dua bagian yaitu organa uropoetica ( ekskresi ) dan organa genitalia ( reproduksi ). Organ uropoetica terdiri dari ren ( ginjal ), ureter , dan vesica urinaria ( kandung kencing ). Organ genitalia pada hewan jantan terdiri atas alat kelamin khusus ( hemipenis ), sepasang testes, vas deferens, dan epididimis . Organ genitalia pada hewan betina terdiri dari sepasang ovarium , oviduk ( saluran telur ), dan kloaka .

HABITAT: 

HABITAT Reptil bisa ditemui di semua benua kecuali Antartika, walaupun distribusi Reptil yang utama hanya di daerah tropis dan sub-tropis. Habitat dari kelas Reptilia ini bermacam-macam. Ada yang merupakan hewan akuatik seperti penyu dan beberapa jenis ular, semi akuatik yaitu ordo Crocodilia dan beberapa anggota Ordo Chelonia, beberapa sub-ordo Ophidia, terrestrial yaitu pada kebanyakan sub-kelas Lacertilia dan Ophidia, beberapa anggota ordo Testudinata, sub-terran pada sebagian kecil anggota sub-kelas Ophidia, dan arboreal pada sebagian kecil sub-ordo Ophidia dan Lacertilia

Kesimpulan: 

Kesimpulan Reptil diklasifikasikan menjadi 4 ordo: Testudinata, Rhynchocephalia, Squamata dan Crocodilia. Reptil memiliki ciri-ciri: Umumnya bernapas dengan paru-paru, tetapi ada juga yang dengan kloaka Menghasilkan telur amniotik bercangkang lunak Hewan berdarah dingin (poikiloterm, yaitu suhutubuh tergantung pada suhu lingkungan) Fertilisasi secara internal Ovipar meskipun ada pula yang ovovivipar dan vivipar Mempunyai kelenjar bau Umumnya hidup di darat (lingkungan kering) meskipun ada juga yang di air

PowerPoint Presentation: 

Pada sistem pencernaan dibedakan antara tractus digestivus dan glandula digestoria. System urogenital pada reptilia dibedakan menjadi dua bagian yaitu organa uropoetica ( ekskresi ) dan organa genitalia ( reproduksi ). Reptil bisa ditemui di semua benua kecuali Antartika, walaupun distribusi Reptil yang utama hanya di daerah tropis dan sub-tropis

PowerPoint Presentation: 

TERIMA KASIH TERIMA KASIH