DISTOSIA AKIBAT GANGGUAN pada jalan lahir

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: Rara_chara (35 month(s) ago)

maaf sebelumnya dok.. boleh gak saya minta kirimin materi ini,, buat menambah pengetahuan saya,, tentang distosia mksih (rhinie_93@yahoo.co.id)

By: PAULUSSAGALA (38 month(s) ago)

maaf pak,, kalau bisa tolong dibantu kirimke email saya ini, karena tdk bisa di download

By: riantiodi (44 month(s) ago)

dok saya bole minta filenya n dikirm ke email saya ya dok

By: plywheel (46 month(s) ago)

dok, minta ijin untuk dkirim k email saya, thanks alot..

By: putra_mpds (48 month(s) ago)

dok, bs dikirim ke email saya dok... terima kasih sblm nya..... mail_fansclub@yahoo.com

See all

Presentation Transcript

DISTOSIA AKIBAT GANGGUAN pada JALAN LAHIR : 

DISTOSIA AKIBAT GANGGUAN pada JALAN LAHIR dr. Bambang Widjanarko SpOG Bag. Ilmu Kebidanan & Peny.Kandungan Fakultas Kedokteran & Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta LECTURE HANDOUT

OBJEKTIF PEMBAHASAN : 

OBJEKTIF PEMBAHASAN Setelah pembahasan, mahasiswa diharapkan untuk dapat memahami dan menjelaskan tentang: DISPROPORSI FETOPELVIK KESEMPITAN PINTU ATAS PANGGUL KESEMPITAN BIDANG TENGAH PANGGUL KESEMPITAN PINTU BAWAH PANGGUL PENILAIAN KAPASITAS PANGGUL GANGGUAN PADA JALAN LAHIR LUNAK

DISPROPORSI FETOPELVIK : 

DISPROPORSI FETOPELVIK Disproporsi fetopelvik diakibatkan oleh : Berkurangnya kapasitas panggul, Ukuran anak yang besar atau yang paling sering adalah Kombinasi antara kedua hal tersebut.

KAPASITAS PANGGUL : 

KAPASITAS PANGGUL Berkurangnya diameter panggul dapat menyebabkan DISTOSIA selama proses persalinan. Kesempitan panggul dapat terjadi pada : Pintu atas panggul, Bidang tengah panggul Pintu bawah panggul atau kombinasi diantaranya.

KESEMPITAN PINTU ATAS PANGGUL : 

KESEMPITAN PINTU ATAS PANGGUL Pintu atas panggul dinyatakan sempit bila : Diameter antero-posterior terpendek < 10 cm Diameter tranversal terbesar < 12 cm Perkiraan Diameter AP - PAP dilakukan melalui pengukuran CD secara manual (VT) dan kemudian dikurangi 1.5 cm ; sehingga kesempitan pintu atas panggul sering ditegakkan bila CD < 11.5 cm.

KESEMPITAN PINTU ATAS PANGGUL : 

KESEMPITAN PINTU ATAS PANGGUL Kehamilan aterm : BPD 9.5 – 9.8 cm ? kepala janin normal tidak mungkin dapat melalui panggul bila Ø AP - PAP < 10 cm Kesempitan PAP merupakan predisposisi terjadinya kelainan presentasi Pada wanita dengan kesempitan panggul, angka kejadian letak muka dan letak lintang meningkat 3 kali lipat dan angka kejadian prolapsus talipusat meningkat 5 – 6 kali lipat

KESEMPITAN BIDANG TENGAH PANGGUL : 

KESEMPITAN BIDANG TENGAH PANGGUL Kesempitan BTP tidak dapat dinyatakan secara tegas seperti kesempitan PAP Chen dan Huang ( 1982) : BTP diperkirakan mengalami kesempitan bila jumlah dari Ø Interspinous + DSP ( normal 10.5cm + 5cm = 15.5 cm) < 13.5 cm Dengan demikian maka BTP diduga mengalami penyempitan bila Ø interspinous < 10 cm dan bila < 8 cm, dinyatakan bahwa pasti terdapat kesempitan pada BTP Dugaan adanya kesempitan BTP adalah bila pada pemeriksaan panggul teraba adanya penonjolan spina ischiadica yang menyolok

KESEMPITAN PINTU BAWAH PANGGUL : 

KESEMPITAN PINTU BAWAH PANGGUL Berkurangnya nilai diameter intertuberosa menyebabkan sempitnya segitiga anterior sehingga pada kala II, kepala terdorong lebih kearah posterior dengan konskuensi robekan perineum yang luas. Distosia akibat kesempitan PBP saja jarang terjadi oleh karena kesempitan PBP hampir selalu disertai dengan kesempitan BTP.

FRAKTURA dan KONTRAKTUR PANGGUL : 

FRAKTURA dan KONTRAKTUR PANGGUL Trauma panggul akibat cedera kecelakaan lalulintas sering terjadi. Riwayat adanya cedera panggul membutuhkan evaluasi lebih lanjut pada kehamilan lanjut. Tinggi badan, cara berjalan, bentuk perut “gantung”, kelainan tulang punggung dapat mendorong pemikiran adanya kecurigaan pada kesempitan panggul.

Slide 10: 

PERUT GANTUNG ? KELAINAN LETAK & GANGGUAN ENGAGEMEN

PENILAIAN KAPASITAS PANGGUL ( klinis ) : 

PENILAIAN KAPASITAS PANGGUL ( klinis ) Pengukuran Conjugata Diagonalis (VT) Pengukuran diameter interspinarum (VT) Penonjolan spina ischiadica Sudut arcus pubis [ Pemeriksan X-ray pelvimetri ] [ Computed Tomography Scanning ] [ Magnetic Resonance Imaging ]

DISTOSIA AKIBAT JALAN LAHIR LUNAK : 

DISTOSIA AKIBAT JALAN LAHIR LUNAK Abnormalitas anatomik organ reproduksi wanita dapat menyebabkan abnormalitas atau gangguan jalannya proses persalinan. Kelainan dapat meliputi : uterus- servix – vagina – vesika urinaria – rektum dan masa adneksa serta parametrium [ kista ovarium, mioma uteri ].

DISTOSIA AKIBAT JALAN LAHIR LUNAK : 

DISTOSIA AKIBAT JALAN LAHIR LUNAK Kelainan Uterus: Kelainan bentuk uterus ( uterus bicornu, uterus septus ) Prolapsus uteri Torsi uterus

DISTOSIA AKIBAT JALAN LAHIR LUNAK : 

DISTOSIA AKIBAT JALAN LAHIR LUNAK Kelainan servix uteri: jaringan sikatrik yang menyebabkan stenosis servik Kelainan vulva - vagina : Septum vagina, sikatrik vulva dan vagina , “Giant Condyloma Accuminata” Vesica urinaria dan rectum yang penuh dapat menyebabkan distosia Masa adneksa : mioma uteri dibagian servik, kista ovarium

Slide 15: 

Kista Ovarium Dalam kehamilan

Slide 16: 

RUJUKAN : Anim-Somuah M, Smyth R, Howell C. Epidural versus non-epidural or no analgesia in labour. Cochrane Database Syst Rev. Oct 19 2005;CD000331. [Medline]. Cunningham FG, Leveno KL, Bloom SL, et al. Abnormal labor. In: Williams Obstetrics. 22nd ed. Appleton & Lange; 2007:415-434 Critchclow CW, Leet TL, Beneditti TJ et al: Risk factors and infant outcomes associated with umbilical cord prolapse: A population-base case control study among births in Washington state. Am J Obstet Gynecol 170;163, 1994 Gabbe SJ, O'Brien WF, Cefalo RC. Labor and delivery. In: Obstetrics: Normal and Problem Pregnancies. 5th ed. 2007:322-326 Sporri S, Hanggi W, Brahetti A et al: Pelvimetry by magnetic resonance imaging as a diagnostic tool to evaluate dystocia. Obstet Gynecol 89;902, 1997

sekian : 

sekian dr. Bambang Widjanarko SpOG Bag. Ilmu Kebidanan & Peny.Kandungan Fakultas Kedokteran & Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta E mail : bwrko@yahoo.co.id